Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

419 hasil
Subjek: Islam
DaftarKartu
ResearchOpen AccessMetadata saja

Manajemen Pesantren Sebagai Khazanah Dasar Internasionalisasi Pendidikan Tinggi Islam Komentar: Sesuaikan dengan tujuan & latar belakang masalah penelitian

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<ol style="list-style-type:lower-alpha;"> <li> &nbsp;Menganalisis literatur terkait internasionalisasi pendidikan tinggi Islam dan <span style="background-color:#ff0000;">manajemen khazanah pesantren</span>.</li> <li> Mengidentifikasi praktik terbaik dan model manajemen khazanah pesantren yang relevan untuk internasionalisasi.</li> <li> Menyusun rekomendasi strategis untuk implementasi berbasis manajemen khazanah pesantren dalam pendidikan tinggi Islam.</li> </ol> <p> Komentar:</p> <p> 1. Manajemen Khazanah Pesantren atau Manajemen Pesantren Khazanah?</p> <p> 2. Sebaikknya lebih difokuskan saja pada &quot;Manajemen&quot;.</p> <p> &nbsp;</p>

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

PRAKTEK PERCERAIAN ADAT LAMPUNG PEPADUN MARGA ANAK TUHA LAMPUNG TENGAH DAN RELEVANSINYA TERHADAP HUKUM KELUARGA ISLAM

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<ol> <li> Untuk mengetahui praktek perceraian adat Lampung Pepadun Marga Anak Tuha Lampung Tengah</li> <li> Untuk mengetahui&nbsp; Relevansinya Praktek Perceraian Adat Lampung Pepadun Marga Anak Tuha Lampung Tengah Terhadap Hukum Keluarga Islam.</li> </ol> <p> &nbsp;</p>

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

MAK DIJUK SIANG: AKULTURASI ISLAM DAN HUKUM KELUARGA ADAT LAMPUNG PEPADUN MEGOU PAK TULANG BAWANG

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<ol> <li> Menemukan bentuk akluturasi Islam dalam penerapan hukum adat <em>Mak Di</em><em>j</em><em>uk Siang</em> Lampung Pepadun <em>Megou Pak</em><em>.</em></li> <li> Menganalisis alasan tokoh adat Lampung Pepadun <em>Megou Pak</em> mempertahankan hukum keluarga adat <em>Mak Di</em><em>j</em><em>uk Siang</em>.</li> <li> Menganalisis implikasi hukum keluarga adat <em>Mak D</em><em>ij</em><em>uk Siang</em> Lampung Pepadun <em>Megou Pak</em> terhadap hak-hak perempuan.</li> </ol> <p> &nbsp;</p>

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Herbarium Sebagai Media Pembelajaran Inovatif: Meningkatkan Kreativitas dalam Pembelajaran PAI Melalui Eksplorasi Alam

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> <strong>Tujuan Penelitian</strong></p> <p> Penelitian ini bertujuan untuk:</p> <ol> <li> Mengidentifikasi cara-cara implementasi herbarium sebagai media pembelajaran PAI.</li> <li> Menganalisis pengaruh penggunaan herbarium terhadap peningkatan kreativitas peserta didik dalam PAI.</li> </ol> <p> &nbsp;</p>

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Nilai-Nilai Pola Asuh Authoritative dalam kisah Nabi Ibrahim A.S. (Studi Penafsiran Ayat-ayat Pola Asuh)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract. Penelitian ini dilatarbelakangi meningkatnya problem pengasuhan dalam keluarga, seperti lemahnya komunikasi, kekerasan, dan ketidakseimbangan antara kontrol serta kasih sayang. Di sisi lain, konsep authoritative parenting dipandang efektif, namun masih memerlukan landasan nilai yang sesuai dengan konteks keluarga Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis penafsiran ayat-ayat kisah Nabi Ibrahim AS serta mengidentifikasi nilai-nilai pola asuh authoritative yang terkandung di dalamnya dan relevansinya bagi pengasuhan kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui tafsir tematik (maudhu‘i). Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an tentang kisah Nabi Ibrahim AS, sedangkan data sekunder berasal dari kitab tafsir, buku, dan jurnal ilmiah terkait parenting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS memuat tiga nilai utama pengasuhan, yaitu keteladanan sebagai dasar otoritas moral, komunikasi dialogis-partisipatif sebagai bentuk penghargaan terhadap anak, dan orientasi spiritual melalui doa sebagai fondasi pendidikan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakteristik authoritative parenting yang menekankan keseimbangan antara ketegasan dan kehangatan, bahkan melampauinya melalui dimensi tauhid. Penelitian ini menegaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS relevan dijadikan model pengasuhan keluarga Muslim masa kini karena mampu menghadirkan pola asuh yang seimbang, humanis, dan religius.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Aktualisasi Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam Pada Jama'ah Manaqib Jawahirul Ma'ani desa sumbergede dusun v

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang meliputi akidah, ibadah, dan akhlak dalam kegiatan Jama’ah Manaqib Jawahirul Ma’ani di Desa Sumbergede Dusun V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berlangsung melalui tahapan pemahaman, penghayatan, pembiasaan, dan internalisasi nilai melalui keteladanan. Nilai akidah, ibadah, dan akhlak tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari jama’ah, seperti meningkatnya kesadaran beribadah, sikap tawakal, keikhlasan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan proses ini didukung oleh lingkungan religius, kegiatan manaqib yang rutin, keteladanan tokoh agama, serta kuatnya ukhuwah antar jama’ah. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan tingkat pemahaman, kurangnya kesadaran individu, serta pengaruh lingkungan sosial dan modernisasi. Dengan demikian, kegiatan manaqib terbukti menjadi media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius jama’ah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tawkil Qabul Calon Mempelai Laki-Laki Tunawicara dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di KUA Kecamatan Air Hitam)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik akad nikah bagi mempelai laki-laki tunawicara serta menelaahnya dalam perspektif hukum Islam di KUA Kecamatan Air Hitam. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya keterbatasan komunikasi verbal pada penyandang tunawicara yang berdampak pada pelaksanaan ijab qabul sebagai rukun utama dalam pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan utama yaitu Kepala KUA, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akad nikah bagi mempelai tunawicara dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu penggunaan bahasa isyarat dan tawkil qabul (perwakilan). Tawkil qabul menjadi praktik yang dominan, di mana qabul diwakilkan kepada pihak keluarga atau tokoh agama berdasarkan persetujuan mempelai tunawicara yang dinyatakan melalui tulisan atau isyarat. Dalam pelaksanaannya, penghulu dan saksi berperan penting dalam memastikan kejelasan kehendak mempelai serta keabsahan akad nikah. Dari perspektif hukum Islam, praktik ini dinilai sah karena didasarkan pada prinsip maslahah mursalah yang mengedepankan kemudahan (taysir) dan menghindari kesulitan (masyaqqah), serta didukung oleh Kompilasi Hukum Islam Pasal 29 ayat (2) yang memperbolehkan perwakilan qabul dalam kondisi tertentu. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya praktik yang belum sepenuhnya memenuhi ketentuan administratif, seperti tidak adanya surat kuasa tertulis dalam beberapa kasus. Oleh karena itu, diperlukan penguatan aspek prosedural agar pelaksanaan akad nikah bagi penyandang tunawicara tidak hanya sah secara syar’i, tetapi juga memiliki kepastian hukum secara administratif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Dinamika Perubahan Sosial Pada Era Digital Dan Imlikasinya Terhadap Pendidikan Agama Islam Di Masyarakat Pedesaan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji dinamika perubahan sosial di masyarakat pedesaan dan implikasinya terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI). Perubahan sosial yang didorong oleh modernisasi, perkembangan teknologi informasi, dan meningkatnya mobilitas sosial telah mengubah pola kehidupan beragama masyarakat desa secara signifikan. Lembaga-lembaga pendidikan Islam tradisional seperti masjid, surau, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), dan madrasah diniah kini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan relevansinya di tengah arus digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi tokoh agama, guru PAI, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial telah melemahkan otoritas keagamaan tradisional, menggeser pola pewarisan nilai-nilai Islam, dan mengurangi partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan. Meskipun demikian, teknologi digital juga membuka peluang baru bagi inovasi pendidikan agama apabila dimanfaatkan secara positif. Penelitian ini merekomendasikan strategi adaptasi pendidikan agama Islam yang integratif, memadukan pendekatan tradisional dengan pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana, serta memperkuat peran keluarga dan lembaga keagamaan dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berpengetahuan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Emosional Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Madrasah Ibtidaiyah Nurul Qodiri

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research is motivated by the importance of teachers' emotional roles in enhancing students' learning motivation in Islamic Religious Education (PAI) learning. Student learning motivation at MI Nurul Qodiri still shows varying conditions, so an approach that focuses not only on cognitive aspects, but also on emotional aspects is needed. This study aims to describe the forms and analyze the implementation of teachers' emotional aspects in enhancing students' learning motivation. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation with PAI teachers and students. The results show that teachers' emotional implementation is carried out through providing attention, empathy, positive reinforcement, and effective communication. This implementation can increase student activeness, learning interest, and self-confidence in PAI learning. Thus, teachers' emotional plays an important role in creating a conducive learning atmosphere and increasing student learning motivation.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Budaya Islam Dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik SMP Nurul Qodiri Menggala Tulang Bawang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to analyze the implementation of Islamic culture in shaping the religious character of students at SMP Nurul Qodiri Menggala Tulang Bawang. The background of this research is based on the importance of developing students' religious character amidst the declining moral quality of students, as well as the gap between the formal application of religious values and their actual practice in daily school life. This study employs a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects include the principal, Islamic Education teachers, and students. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation, while data analysis uses an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The expected results indicate that the implementation of Islamic culture is carried out through various habituation activities, such as congregational prayers, Qur'an recitation, joint prayers, and the application of Islamic manners in daily interactions. However, its effectiveness in shaping students' religious character is still influenced by factors such as teachers’ role modeling, consistency in program implementation, and students’ awareness in internalizing Islamic values. Therefore, Islamic culture in schools needs to be implemented holistically and sustainably to optimally shape students' religious character.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Relevansi Penguatan Tradisi Aswaja Oleh Guru PAI di Tengah Dinamika Sosial Keagamaan Modern (studikasus pada SMP Islam plus At Tholibin).

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi penguatan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di tengah dinamika sosial keagamaan modern. Penelitian ini di latarbelakangi oleh semakin kompleksnya tantangan yang ditandai dengan berkembangnya arus globalisasi, digitalisasi, serta munculnya berbagai paham keagamaan yang mana berpotensi memengaruhi pemahaman dan perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Islam Plus At-Tholibin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah masih sangat relevan dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat, toleran, seimbang, serta berakhlakul karimah. Guru PAI berperan strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai Aswaja melalui pembelajaran, keteladanan, dan pembiasaan. Namun terdapat tantangan berupa pengaruh media sosial, keterbatasan pemahaman siswa, serta dinamika lingkungan sosial. Di perlukan sebuah strategi inovatif dan kontekstual agar nilai-nilai Ahlussunnah wal jama’ah tetap eksis dan adaptif di tengah arus globalisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Nilai Pendidikan Islam dalam Unggah Ungguh Remaja Di Desa Bumi Nabung Lampung Tengah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam unggah-ungguh remaja di Desa Bumi Nabung, Lampung Tengah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan perilaku remaja yang dipengaruhi oleh perkembangan zaman dan teknologi sehingga dalam beberapa kondisi terjadi penurunan sikap sopan santun atau unggah-ungguh terhadap orang yang lebih tua. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai pendidikan Islam menjadi penting dalam menjaga dan memperkuat karakter sosial remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan beberapa informan yang terdiri dari kepala desa, tokoh agama, orang tua, dan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai pendidikan Islam di Desa Bumi Nabung tercermin melalui tiga aspek utama yaitu nilai itiqodiyah (akidah), nilai khuluqiyah (akhlak), dan nilai amaliyah (ibadah dan muamalah). Nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam perilaku unggah-ungguh remaja yang meliputi tata krama, lembah manah (mengalah), andhap asor (rendah hati), tepa slira (toleransi), grapyak (ramah), serta ewuh-pekewuh (sungkan). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran keluarga, tokoh agama, serta lingkungan masyarakat sangat penting dalam memperkuat implementasi nilai-nilai pendidikan Islam sehingga mampu membentuk karakter remaja yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki sikap sosial yang santun dalam kehidupan bermasyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Literasi Islam Dalam Penguatan Minat Baca Siswa Kelas III Di MIS Terpadu Nurul Qodiri Perspektif Pemikiran Nurcholish Madjid

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Literacy is a crucial indicator in determining the quality of education, encompassing not only the ability to read and write but also the capacity to understand and critically analyze information. In the Islamic perspective, literacy has a spiritual dimension rooted in the command of iqra’; however, its implementation in primary education institutions still faces various challenges, particularly the low level of students’ reading interest. This phenomenon is also found at MIS Terpadu Nurul Qodiri, where literacy activities have not optimally fostered students’ reading interest. This study aims to analyze the implementation of Islamic literacy in strengthening the reading interest of third-grade students from the perspective of Nurcholish Madjid’s thought. This research employs a qualitative approach with a field research design. The research subjects include the principal, teachers, students, and parents, who were selected purposively. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity ensured through triangulation techniques. The findings reveal that the implementation of Islamic literacy has been carried out through habitual activities such as reading the Qur’an and Islamic texts before learning begins; however, it has not been optimal in improving students’ reading interest. This is due to the lack of systematic planning, limited availability of engaging literacy media, and monotonous teaching methods. In addition, program evaluation has not been conducted in a structured manner and does not yet reflect the humanistic approach proposed by Nurcholish Madjid, which emphasizes the development of critical awareness, active student participation, and contextual learning. Therefore, it is necessary to develop a more innovative, structured, and sustainable Islamic literacy program to enhance students’ reading interest and foster a critical and reflective literacy culture

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pendidikan Agama Islam sebagai Sarana Internalisasi Nilai Toleransi di Era Masyarakat Multikultural Didesa Bumi Mas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to examine the role of Islamic religious instruction in promoting tolerance within the multicultural community of Desa Bumi Mas. The research is grounded in the social reality that, although interreligious relations in the village are generally peaceful, the internalization of tolerance through Islamic religious instruction has not yet been fully developed. Several issues were identified, including residents difficulty in accepting differing opinions, the presence of relatively exclusive religious perspectives, and the tendency for tolerance to be shaped more by long-standing social and cultural habits rather than by a deep understanding of Islamic teachings. This study employs a qualitative method using a case study approach. Data were collected through interviews with religious leaders and community figures, observation of religious and social activities, and documentation. The findings show that Islamic Religious Education in Desa Bumi Mas functions as a medium for the transformation, transaction, and internalization of tolerance values within the community. Through various religious activities such as study gatherings, sermons, and community social activities, religious leaders convey values of tolerance including good moral character, mutual respect, maintaining harmony, and not forcing beliefs on others. These values are not only communicated through one-way teaching but also through two-way interactions between religious leaders and community members in activities such as mutual cooperation and village deliberations. Through this process, tolerance values are gradually internalized in community life, as reflected in the peaceful coexistence of residents despite differences in religious backgrounds. However, some community members still perceive tolerance mainly as a social habit, indicating the need for continuous Islamic religious guidance to strengthen tolerance as an integral part of religious values.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Metode Yanbu'a Untuk Meningkatkan Tahsin Qura'an Santri Di Pondok Pesantren Darul Ma'arif Sekampung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to analyze the implementation of the Yanbu'a method to improve the tahsin Al-Qur'an of students at Pondok Pesantren Darul Ma'arif Sekampung. The Yanbu'a method is one of the structured learning approaches developed to facilitate the reading of the Qur'an according to tajwid rules. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of the learning process. Data analysis was carried out with interactive models including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the Yanbu'a method at Pondok Pesantren Darul Ma'arif Sekampung was carried out systematically through seven levels from basic to advanced. The effectiveness of this method is indicated by an increase in students' ability to read the Qur'an with correct makharijul huruf, proper application of tajwid rules, and improvement in reading fluency. Supporting factors include systematic curriculum, competent teachers, adequate facilities, and student motivation. While the inhibiting factors include the limited time allocation for learning and the variation in the initial ability of students. This study concludes that the Yanbu'a method can be an effective solution to improve the quality of tahsin Al-Qur'an students in Islamic boarding schools.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MAJELIS TA`LIM SHOLAWAT TERHADAP PARTISIPASI KEAGAMAAN REMAJA ISLAM DI ERA MEDIA SOSIAL DESA HARGOMULYO, SEKAMPUNG, LAMPUNG TIMUR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo pada era media sosial. Pergeseran pola interaksi dari kegiatan keagamaan tatap muka ke aktivitas digital menyebabkan keterlibatan remaja dalam majelis ta’lim semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Majelis Ta’lim dalam meningkatkan partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur dengan ketua majelis ta’lim dan remaja, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ta’lim memiliki peran sebagai fasilitator pembinaan keagamaan, penguat nilai spiritual, serta agen dakwah yang perlu beradaptasi dengan media sosial agar lebih relevan dengan dunia remaja. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi metode dakwah berbasis digital untuk meningkatkan partisipasi keagamaan remaja secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru akidah akhlak dalam menanamkan Nilai-Nilai keislaman pada siswa

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendidikan merupakan sistem terstruktur untuk memberdayakan kualitas hidup manusia, namun proses internalisasi nilai seringkali terkendala oleh dominansi metode ceramah yang membuat siswa cenderung pasif dan kurang disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Akidah Akhlak dalam menanamkan nilainilai keislaman serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di MA Terpadu Nurul Qodiri. Pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif lapangan digunakan untuk memperoleh data autentik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri atas guru, siswa, dan pimpinan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak menjalankan peran sentral sebagai teladan (uswatun hasanah), motivator, dan pembimbing spiritual. Nilai-nilai keislaman diinternalisasi melalui strategi pembiasaan ibadah rutin, pemberian nasihat persuasif, dan pengawasan kedisiplinan yang terintegrasi dengan budaya pesantren. Data empiris menunjukkan peningkatan signifikan perilaku religius siswa dari jenjang kelas X hingga XII, di mana aspek adab terhadap guru mencapai tingkat capaian tertinggi sebesar 95%. Lingkungan pesantren yang kondusif menjadi faktor pendukung utama, sementara pengaruh teknologi digital menjadi penghambat dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengoptimalan peran guru sebagai agen perubahan melalui pendekatan keteladanan sangat efektif dalam membentuk karakter islami yang permanen pada peserta didik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pendekatan Psikologi Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMK Terpadu Nurul Qodiri

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to analyze the implementation of an Islamic psychology approach in Islamic Religious Education (PAI) learning and its role in shaping students’ character at SMK Terpadu Nurul Qodiri. This research employs a qualitative approach with a field research design. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the application of Islamic psychology is carried out through role modeling, habituation, advice, and a personal approach to students. This approach is effective in shaping students’ character, particularly in the aspects of discipline, responsibility, honesty, and religiosity. Therefore, PAI learning based on Islamic psychology is proven to be effective in integrating cognitive, affective, and spiritual aspects, and contributes to the comprehensive development of students’ character

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Strategi Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di SMP Ma'arif 1 Metro

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang masih dipengaruhi oleh penggunaan strategi pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung berpusat pada guru. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep ideal pembelajaran yang interaktif dan praktik pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya pada mata pelajaran PAI di SMP Ma’arif 1 Metro. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling yang melibatkan guru PAI dan siswa kelas VIII. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan secara integratif melalui bimbingan individual, pendekatan afektif berupa pujian dan nasihat, penggunaan media pembelajaran, serta penerapan kuis sebagai evaluasi formatif. Strategi tersebut mampu meningkatkan minat, keterlibatan, dan pemahaman siswa, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan variasi strategi. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran PAI tidak hanya ditentukan oleh metode, tetapi juga oleh interaksi pedagogik yang adaptif dan kontekstual, sehingga memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan humanis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

implikasi penggunaan artificial intelligance dalam pembelajaran PAI terhadap kecerdasan emosional siswa di SMA negeri 1 pagar dewa lampung barat

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta implikasinya terhadap internalisasi nilai-nilai keislaman dan kecerdasan emosional siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman serta makna yang dirasakan oleh siswa dan guru dalam proses pembelajaran berbasis teknologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif guna memperoleh gambaran yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI mampu meningkatkan keaktifan, minat belajar, dan pemahaman siswa terhadap materi keagamaan. Selain itu, AI juga berkontribusi dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa, seperti kesadaran diri, pengendalian emosi, motivasi, dan empati. Dalam konteks internalisasi nilai-nilai keislaman, AI berperan sebagai media pembelajaran yang membantu siswa memahami serta mengaplikasikan nilai-nilai tersebut secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan AI juga memiliki tantangan, seperti potensi berkurangnya interaksi sosial dan munculnya distraksi selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, peran guru tetap sangat penting dalam mengarahkan, membimbing, dan mengelola penggunaan teknologi secara seimbang. Dengan demikian, AI dapat menjadi media pendukung yang efektif dalam pembelajaran PAI apabila digunakan secara bijak dan terarah sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail