Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Upaya Guru
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOGNITIF ANAK PENYANDANG TUNAGRAHITA RINGAN MENGGUNAKAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF FLASH CARD DI RA AL MUNAWAROH USIA (4-5 TAHUN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya guru dalam mengembangkan keterampilan kognitif anak penyandang tunagrahita ringan menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) flash card di RA Al Munawaroh usia 4–5 tahun. Keterampilan kognitif menjadi fokus utama karena anak tunagrahita ringan sering mengalami hambatan dalam mengingat, memahami simbol, serta memproses informasi yang bersifat abstrak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan dua anak didik yang terindikasi tunagrahita ringan yang berinisial (A dan R) di RA Al Munawaroh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi seperti RPPH dan catatan perkembangan anak dengan skala ceklis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dilakukan melalui tiga tahap utama: Perencanaan, dengan melakukan modifikasi kurikulum berupa penyederhanaan indikator keberhasilan dan pemilihan media flash card yang memiliki visual kontras serta ukuran yang proporsional Pelaksanaan, menggunakan strategi scaffolding (bantuan bertahap) dan repetition (pengulangan) untuk membantu anak mengenali huruf vokal dan warna dasar dan Evaluasi, tahap evaluasi di lakukan dengan menggunakan instrument ceklis yang di sesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif anak tuna grahita ringan melalui hasil pengenalan simbol,warna,dan huruf pada media flash card untuk melihat progress perkembangan yang dicapai. Penggunaan flash card terbukti efektif sebagai media konkret yang menjembatani kesulitan anak tunagrahita ringan dalam memahami konsep simbolik, sehingga mampu meningkatkan fokus dan daya ingat mereka dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UPAYA GURU DALAM MENGENALKAN HURUF HIJAIYAH MELALUI METODE BERNYANYI PADA ANAK USIA 5–6 TAHUN DI RA NURUL ULUM PAYUNG REJO

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Astiningsih, Yuli. UPAYA GURU DALAM MENGENALKAN HURUF HIJAIYAH MELALUI METODE BERNYANYI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA NURUL ULUM PAYUNG REJO Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode bernyanyi dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengenal huruf hijaiyah serta mengatasi berbagai kesulitan belajar yang dihadapi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan pembelajaran secara terencana melalui penyusunan RPP yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Implementasi metode bernyanyi didukung oleh berbagai strategi, seperti penggunaan media pembelajaran yang menarik, penciptaan suasana kelas yang kondusif, pendekatan individual dan emosional, pemberian motivasi dan reward, penerapan disiplin yang mendidik, serta evaluasi dan refleksi pembelajaran secara berkala. Selain itu, guru juga menjalin kerjasama dengan orang tua untuk mendukung proses pembelajaran di rumah. Metode bernyanyi terbukti efektif dalam membantu siswa mengatasi kesulitan dalam membedakan huruf hijaiyah, melafalkan bunyi, serta memahami perubahan bentuk huruf dalam suatu kata. Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, meningkatkan keaktifan, kepercayaan diri, dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, metode bernyanyi dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada peserta didik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya guru Mengembangkan Motorik Halus Anak Menggunakan Media Tengram Pada Anak Usia 4-5 Tahun di RA Insan Madani Tahun Ajaran 2024/2025.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UPAYA GURU MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN MEDIA TANGRAM PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA INSAN MADANI TAHUN AJARAN 2024/2025 ABSTRAK Penelitianinidilatarbelakangi oleh pentingnya media pembelajarandalammenstimulasiperkembangananakusiadini, khususnyamotorikhalus yang berpengaruh pada keterampilansehari-hari. Tangram sebagai media permainanedukatiftidakhanyamengenalkanbentukgeometri, tetapi juga melatihkoordinasitangan-mata, imajinasi, dan kreativitasanak. Hasil prasurvey di RA InsanMadanimenunjukkansebagianbesaranakusia 4–5 tahunmasihbelumberkembang optimal dalammotorikhalus, sementarapenggunaan tangram lebihdifokuskan pada aspekkognitif. Karena itu, penelitianinimemfokuskan pada peran guru dalammengembangkanmotorikhalusanakmelaluipenerapan media tangram secaralebihterarah. Tujuanpenelitianiniuntukmengetahuiupaya guru mengembangkan motoric halusanakmenggunakan media tangram pada anakusia 4-5 tahun di RA InsanMadani. Penelitianiniadalahpenelitiandeskriptifkualitatif. Metodepengumpulan data yaituobservasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan Teknik analisisdatanyamenggunakanreduksi, display dan menarikkesimpulan. Berdasarkanhasilpenelitian, dapatdisimpulkanbahwapenggunaan media tangram terbuktiefektifdalammengembangkanmotorikhalusanakusia 4–5 tahun di RA InsanMadani. Guru berperanpentingbukanhanyasebagaipemberiinstruksi, tetapi juga sebagaifasilitator yang mendampingi, memotivasi, dan membimbinganakdalammenyusunberbagaibentuksesuaikreativitasmereka. Melaluikegiatanini, anakterlatihmenggerakkanjari-jemarisecaraterkoordinasi, meningkatkankonsentrasi, sertamengasahketerampilanmenggambar, menempel, dan menyusunbentuk. Hasil observasi dan wawancaramenunjukkanadanyapeningkatansignifikan, darikategorimulaiberkembangmenjadiberkembangsesuaiharapanbahkanberkembang sangat baik. Dengandemikian, media tangram dapatdijadikanalternatifpembelajaran yang menyenangkansekaligusbermanfaatbagipengembanganketerampilanmotorikhalusanakusiadini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA SERBUK KAYU DI TK ISLAM ROHMAN NUR KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pengembangan motorik halus pada anak usia dini khususnya pada usia 5-6 tahun, karena kemampuan ini berperan dalam mendukung aktivitas belajar anak. Kemampuan motorik halus anak dalam pembelajaran di TK Islam Rohman Nur Kecamatan Natar Belum Berkembang, terbukti masih terdapat beberapa anak yang masih sulit dalam kegiatan mengancingkan baju, menggunting, melipat kertas dan memegang pensil warna dengan baik. guru perlu menggunakan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak. salah satu bahan alam yang dapat digunka adalah serbuk kayu, karena memiliki tesktur yang ringan dan mudah dibentuk serta mudah ditemukan dilingkungan sekitar. Oleh karena itu, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam mengembangkan motorik halus pada anak usia dini usia 5-6 Tahun melalui media serbuk kayu di TK Islam Rohman Nur Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sabjek penelitian berfokus pada siswa kelompok usia 5-6 Tahun yang berjumlah 21 anak, dengan temuan 6 siswa Belum Berkembang, 9 Siswa Mulai Berkembang dan 6 Siswa Berkembang Sesuai Harapan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakukan kepada kegiatan pembelajaran yang menggunkan media serbuk kayu, sedangkan wawancara dilakukan dengan guru untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Data yang diperoleh kemudian di analisis melalui tahap pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya guru dalam mengembangkan motorik halus pada anak yang dilakukan melalui kegiatan mencetak berbagai bentuk melalui media serbuk kayu mampu mengembangkan motorik halus pada anak usia dini. Dengan demikian, penggunaan serbuk kayu dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mendukung perkembangan motorik halus pada anak usia

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas XII SMA Ma'arif 1 seputih banyak

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat siswa dalam pembelajaran pendidikan agama islam dan upaya guru agama dalam meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran pendidikan agama islam serta hambatan dan dukungan dalam meningkatklan minat tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Ma’arif 01 seputih banyak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dan hasil yang diperolah merupakan hasil dari data deskriptif, yakni berupa kata-kata, gambaran bukan angka-angka. Sumber serta informasi yaitu dari guru agama dan siswa serta pihak-pihak yang terkait dalam penelitian ini bila diperlukan. Adapun hasil penelitian ini adalah 1). Minat siswa dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMA Ma’arif 01 seputih banyak sangat baik juga memiliki semangat yang tinggi. 2). Upaya yang dilakukan guru dalam meningkatkan minat siswa di SMA Ma’arif 01 seputih banyak yaitu: a) motivasi, b). pembiasaan shalat berzamaah, c) menjelaskan tujuan pelajaran, d.Latihann, e. Kelas tidak kosong, f. Memberi siswa kebebasan, g. Kemempuan Guru 3). Faktor pendukung dan penghambat meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMA Ma’arif 01 seputih banyak 1). pendukung yaitu : a). kesiapan guru, b). Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan bagi guru dan sekolah dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk meninkatkan minat belajar siswa/I dalam mempelajari Pendidikan agama islam, serta mengindentifikasi faktor-faktor yan dapat mendukung atau menghambat proses pembelajaran. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi dalam mengembangkan kurikulum dan metode pengajaran yang lebih baik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Melalui Pendekatan Saintifik di SMK Ma’arif 1 Metro

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan keterampilan berfikir kritis siswa melalui pendekatan saintifik. Hal ini dikarenakan rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, pemahaman konsep PAI yang tidak memadai, dan keterbatasan strategi pengajaran yang dapat mendorong pemikiran kritis. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitiannya yaitu guru pendidikan agama Islam, dan siswa siswi SMK Ma’arif 1 Metro. Uji keabsahan datanya menggunakan tringulasi. Teknik analisis datanya yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode saintifik berguna untuk membantu siswa belajar berpikir kritis, terutama dalam memahami dan menganalisis konsep agama. Mengamati, menanyakan, mengumpulkan data, menalar, dan berkomunikasi adalah lima langkah utama yang diperlukan untuk menerapkan metode ini. Selain itu, penelitian ini menemukan beberapa masalah dengan menerapkan metodologi saintifik, seperti kekurangan sumber daya dan kurangnya kebiasaan berpikir kritis siswa. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dan mengajarkan siswa berpikir kritis adalah solusi yang disarankan. Oleh karena itu, guru PAI harus terus mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dengan dukungan yang memadai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail