Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: perubahan sosial
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Internalisasi Nilai-Nilai Islam Dalam Tradisi Keagamaan Masyarakat Desa Bumiharjo; Studi Etnografis Tentang Praktik Keagamaan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tradisi keagamaan berperan sebagai sarana penting dalam penanaman nilai-nilai islam di dalam komunitas, tetapi mengalami transformasi sejalan dengan kemajuan modern dan teknologi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai islam dalam tradisi keagamaan masyarakat desa Bumiharjo, mendeskripsikan makna dan fungsi tradisi keagamaan sebagai media internalisasi nilai-nilai islam dalam kehidupan masyarakat, menganalisis perubahan praktik keagamaan masyarakat desa Bumiharjo dari segi bentuk, intensitas,dan partisipasi,serta mengkaji perbedaan respons antara generasi tua dan generasi muda dalam menjalankan tradisi keagamaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik etnografi untuk memahami makna praktik keagamaan dari sudut pandang data diperoleh melalui pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Temuan penelitian menunjukan bahwa tradisi keagamaan seperti, pengajian, yasinan, dan tahlilan tetap berperan penting sebagai sarana utama dalam menginternalisasikan nilai-nilai islam melalui proses hubilitasi, interaksi sosial, dan pengalaman bersama.Namun praktik keagamaan menunjukan adanya praktik keagamaan, menunjukan adanya perubahan, dicirikan oleh variasi bentuk, tingkat keterlibatan, dan pemaknaan, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung bersikap fleksibel dan individualistik. Studi ini memberikan konstribusi dalam kajian sosial keagamaan dengan mengungkapkan bahwa tradisi keagamaan adalah medium yang dinamis untuk menjaga kelangsungan nilai-nilai islam ditengah perubahan sosial

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Dinamika Perubahan Sosial Pada Era Digital Dan Imlikasinya Terhadap Pendidikan Agama Islam Di Masyarakat Pedesaan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji dinamika perubahan sosial di masyarakat pedesaan dan implikasinya terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI). Perubahan sosial yang didorong oleh modernisasi, perkembangan teknologi informasi, dan meningkatnya mobilitas sosial telah mengubah pola kehidupan beragama masyarakat desa secara signifikan. Lembaga-lembaga pendidikan Islam tradisional seperti masjid, surau, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), dan madrasah diniah kini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan relevansinya di tengah arus digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi tokoh agama, guru PAI, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial telah melemahkan otoritas keagamaan tradisional, menggeser pola pewarisan nilai-nilai Islam, dan mengurangi partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan. Meskipun demikian, teknologi digital juga membuka peluang baru bagi inovasi pendidikan agama apabila dimanfaatkan secara positif. Penelitian ini merekomendasikan strategi adaptasi pendidikan agama Islam yang integratif, memadukan pendekatan tradisional dengan pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana, serta memperkuat peran keluarga dan lembaga keagamaan dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berpengetahuan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tradisi Tedhak Siten Di Desa Sukajadi Lampung Tengah Perspektif Kontruksi Sosial Dan Pendidikan Islam

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan realitas sosial dalam tradisi tedhak siten di Desa Sukajadi, Lampung Tengah, melalui perspektif konstruksi sosial. Tradisi tedhak siten sebagai bagian dari warisan budaya Jawa mengalami dinamika makna dan praktik seiring perubahan sosial, modernisasi, serta pergeseran pola pikir masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori konstruksi sosial yang meliputi tahapan eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tedhak siten tidak hanya merepresentasikan ekspresi budaya lokal, tetapi juga merupakan hasil konstruksi sosial yang dibentuk melalui interaksi antar generasi dan negosiasi makna dalam konteks sosial-keagamaan masyarakat. Proses eksternalisasi tampak dalam pelaksanaan tradisi sebagai ekspresi nilai kolektif, objektivasi tercermin pada pelembagaan simbol dan ritual, sedangkan internalisasi terjadi melalui pewarisan nilai sosial dan pendidikan Islam dalam keluarga. Namun demikian, modernisasi dan pertimbangan ekonomi menyebabkan terjadinya penyederhanaan praktik serta pergeseran pemaknaan tradisi di kalangan generasi muda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail