Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

426 hasil
Subjek: Pendidikan
DaftarKartu
ResearchOpen AccessMetadata saja

Manajemen Pesantren Sebagai Khazanah Dasar Internasionalisasi Pendidikan Tinggi Islam Komentar: Sesuaikan dengan tujuan & latar belakang masalah penelitian

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<ol style="list-style-type:lower-alpha;"> <li> &nbsp;Menganalisis literatur terkait internasionalisasi pendidikan tinggi Islam dan <span style="background-color:#ff0000;">manajemen khazanah pesantren</span>.</li> <li> Mengidentifikasi praktik terbaik dan model manajemen khazanah pesantren yang relevan untuk internasionalisasi.</li> <li> Menyusun rekomendasi strategis untuk implementasi berbasis manajemen khazanah pesantren dalam pendidikan tinggi Islam.</li> </ol> <p> Komentar:</p> <p> 1. Manajemen Khazanah Pesantren atau Manajemen Pesantren Khazanah?</p> <p> 2. Sebaikknya lebih difokuskan saja pada &quot;Manajemen&quot;.</p> <p> &nbsp;</p>

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Herbarium Sebagai Media Pembelajaran Inovatif: Meningkatkan Kreativitas dalam Pembelajaran PAI Melalui Eksplorasi Alam

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> <strong>Tujuan Penelitian</strong></p> <p> Penelitian ini bertujuan untuk:</p> <ol> <li> Mengidentifikasi cara-cara implementasi herbarium sebagai media pembelajaran PAI.</li> <li> Menganalisis pengaruh penggunaan herbarium terhadap peningkatan kreativitas peserta didik dalam PAI.</li> </ol> <p> &nbsp;</p>

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Aktualisasi Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam Pada Jama'ah Manaqib Jawahirul Ma'ani desa sumbergede dusun v

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang meliputi akidah, ibadah, dan akhlak dalam kegiatan Jama’ah Manaqib Jawahirul Ma’ani di Desa Sumbergede Dusun V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berlangsung melalui tahapan pemahaman, penghayatan, pembiasaan, dan internalisasi nilai melalui keteladanan. Nilai akidah, ibadah, dan akhlak tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari jama’ah, seperti meningkatnya kesadaran beribadah, sikap tawakal, keikhlasan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan proses ini didukung oleh lingkungan religius, kegiatan manaqib yang rutin, keteladanan tokoh agama, serta kuatnya ukhuwah antar jama’ah. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan tingkat pemahaman, kurangnya kesadaran individu, serta pengaruh lingkungan sosial dan modernisasi. Dengan demikian, kegiatan manaqib terbukti menjadi media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius jama’ah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Model Pembelajaran inklusif anak usia dini berbasis parenting pada keluarga masyarakat di kota metro

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN INKLUSIF ANAK USIA DINI BERBASIS PARENTING PADA KELUARGA MASYARAKAT DI KOTA METRO Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam membentuk perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan karakter anak, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus seperti ADHD, disleksia, dan speech delay. Namun, implementasi pembelajaran inklusif di lingkungan keluarga masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya pemahaman orang tua, keterbatasan model pembelajaran adaptif, serta minimnya dukungan fasilitas. Padahal, keluarga memiliki peran utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif melalui pendekatan parenting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran inklusif anak usia dini berbasis parenting pada keluarga masyarakat di Kota Metro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia dini berkebutuhan khusus di Kota Metro. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inklusif berbasis parenting berlangsung melalui lima tahapan utama, yaitu identifikasi dan asesmen kebutuhan anak, penyesuaian materi dan aktivitas pembelajaran, kegiatan bermain edukatif, keterlibatan aktif orang tua, serta evaluasi berkelanjutan. Pembelajaran dilakukan secara fleksibel, alami, dan berbasis pengalaman sehari-hari dalam keluarga. Orang tua berperan sebagai pendidik utama yang menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan anak serta memberikan pendampingan secara intensif. Kesimpulannya, model ini efektif dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus, meskipun masih diperlukan penguatan dalam sistematisasi dan dukungan profesional agar hasilnya lebih optimal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Dinamika Perubahan Sosial Pada Era Digital Dan Imlikasinya Terhadap Pendidikan Agama Islam Di Masyarakat Pedesaan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji dinamika perubahan sosial di masyarakat pedesaan dan implikasinya terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI). Perubahan sosial yang didorong oleh modernisasi, perkembangan teknologi informasi, dan meningkatnya mobilitas sosial telah mengubah pola kehidupan beragama masyarakat desa secara signifikan. Lembaga-lembaga pendidikan Islam tradisional seperti masjid, surau, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), dan madrasah diniah kini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan relevansinya di tengah arus digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi tokoh agama, guru PAI, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial telah melemahkan otoritas keagamaan tradisional, menggeser pola pewarisan nilai-nilai Islam, dan mengurangi partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan. Meskipun demikian, teknologi digital juga membuka peluang baru bagi inovasi pendidikan agama apabila dimanfaatkan secara positif. Penelitian ini merekomendasikan strategi adaptasi pendidikan agama Islam yang integratif, memadukan pendekatan tradisional dengan pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana, serta memperkuat peran keluarga dan lembaga keagamaan dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berpengetahuan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Strategi Guru Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Di RA Al Huda Tulung Balak

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DI RA AL HUDA TULUNG BALAK Oleh : Alisa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi strategi guru dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini di RA Al Huda Tulung Balak. Urgensi penelitian ini didasarkan pada pentingnya perkembangan sosial emosional sebagai fondasi dalam pembentukan karakter, kemampuan adaptasi sosial, serta pengendalian emosi anak. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah mencapai perkembangan sosial emosional yang sesuai dengan tahap usianya, namun masih ditemukan beberapa anak yang mengalami kendala dalam mengelola emosi, menunjukkan kepercayaan diri, dan berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosialnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan guna memperoleh pemahaman yang komprehensif terkait implementasi strategi pembelajaran yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi guru dalam mengembangkan sosial emosional anak dilakukan secara terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran, melalui pembiasaan perilaku positif, kegiatan bermain peran, aktivitas kelompok, metode bercerita, serta keteladanan guru dalam interaksi sehari-hari. Guru juga berperan dalam menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, suportif, dan responsif terhadap kebutuhan emosional anak. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi tersebut meliputi lingkungan sekolah yang mendukung serta adanya kolaborasi antara guru dan orang tua, sedangkan faktor penghambat mencakup keragaman karakteristik anak, keterbatasan waktu pembelajaran, serta pengaruh lingkungan keluarga. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi strategi guru di RA Al Huda Tulung Balak telah dilaksanakan secara sistematis dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual maupun praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran yang berorientasi pada aspek sosial emosional dalam pendidikan anak usia dini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Relevansi Penguatan Tradisi Aswaja Oleh Guru PAI di Tengah Dinamika Sosial Keagamaan Modern (studikasus pada SMP Islam plus At Tholibin).

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi penguatan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di tengah dinamika sosial keagamaan modern. Penelitian ini di latarbelakangi oleh semakin kompleksnya tantangan yang ditandai dengan berkembangnya arus globalisasi, digitalisasi, serta munculnya berbagai paham keagamaan yang mana berpotensi memengaruhi pemahaman dan perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Islam Plus At-Tholibin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah masih sangat relevan dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat, toleran, seimbang, serta berakhlakul karimah. Guru PAI berperan strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai Aswaja melalui pembelajaran, keteladanan, dan pembiasaan. Namun terdapat tantangan berupa pengaruh media sosial, keterbatasan pemahaman siswa, serta dinamika lingkungan sosial. Di perlukan sebuah strategi inovatif dan kontekstual agar nilai-nilai Ahlussunnah wal jama’ah tetap eksis dan adaptif di tengah arus globalisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Nilai Pendidikan Islam dalam Unggah Ungguh Remaja Di Desa Bumi Nabung Lampung Tengah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam unggah-ungguh remaja di Desa Bumi Nabung, Lampung Tengah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan perilaku remaja yang dipengaruhi oleh perkembangan zaman dan teknologi sehingga dalam beberapa kondisi terjadi penurunan sikap sopan santun atau unggah-ungguh terhadap orang yang lebih tua. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai pendidikan Islam menjadi penting dalam menjaga dan memperkuat karakter sosial remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan beberapa informan yang terdiri dari kepala desa, tokoh agama, orang tua, dan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai pendidikan Islam di Desa Bumi Nabung tercermin melalui tiga aspek utama yaitu nilai itiqodiyah (akidah), nilai khuluqiyah (akhlak), dan nilai amaliyah (ibadah dan muamalah). Nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam perilaku unggah-ungguh remaja yang meliputi tata krama, lembah manah (mengalah), andhap asor (rendah hati), tepa slira (toleransi), grapyak (ramah), serta ewuh-pekewuh (sungkan). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran keluarga, tokoh agama, serta lingkungan masyarakat sangat penting dalam memperkuat implementasi nilai-nilai pendidikan Islam sehingga mampu membentuk karakter remaja yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki sikap sosial yang santun dalam kehidupan bermasyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Pengurus IPNU Dalam Pembentukan Karakter Anggota IPNU di PAC Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung timur

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya karakter generasi muda, yang ditunjukkan dengan meningkatnya berbagai perilaku menyimpang seperti pergaulan bebas, konsumsi minuman keras, serta melemahnya nilai-nilai moral di kalangan pelajar. Organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sebagai wadah pembinaan generasi muda memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengurus IPNU dalam pembentukan karakter anggota di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus serta anggota IPNU sebagai subjek penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurus IPNU berperan aktif dalam pembentukan karakter melalui kegiatan kaderisasi, pembinaan keagamaan, pelatihan kepemimpinan, serta program pengembangan diri. Peran tersebut diimplementasikan melalui fungsi manajemen organisasi seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Proses pembinaan tersebut berhasil menanamkan nilai-nilai religius, tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian sosial pada anggota. Oleh karena itu, peran pengurus IPNU memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk anggota yang berakhlak mulia dan berkepribadian kuat dalam menghadapi tantangan zaman modern.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran keluarga dalam membentuk karakter religius anak desa tanjung harapan kecamatan marga tiga kabupaten Lampung Timur

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dalam membentuk karakter religius anak di tengah tantangan perkembangan zaman dan pengaruh lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga serta faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan karakter religius anak di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai pendidik, panutan, pendorong, teman, dan pengawas dalam proses internalisasi nilai-nilai religius. Pembentukan karakter religius anak juga dipengaruhi oleh lingkungan sekolah, masyarakat, teman sebaya, serta perkembangan media dan teknologi. Upaya yang dilakukan keluarga meliputi pembiasaan ibadah, komunikasi yang terbuka, keteladanan, serta pengawasan penggunaan teknologi. Temuan ini menegaskan bahwa konsistensi dan komitmen keluarga menjadi kunci utama dalam membangun karakter religius anak secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Strategi Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di SMP Ma'arif 1 Metro

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang masih dipengaruhi oleh penggunaan strategi pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung berpusat pada guru. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep ideal pembelajaran yang interaktif dan praktik pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya pada mata pelajaran PAI di SMP Ma’arif 1 Metro. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling yang melibatkan guru PAI dan siswa kelas VIII. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan secara integratif melalui bimbingan individual, pendekatan afektif berupa pujian dan nasihat, penggunaan media pembelajaran, serta penerapan kuis sebagai evaluasi formatif. Strategi tersebut mampu meningkatkan minat, keterlibatan, dan pemahaman siswa, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan variasi strategi. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran PAI tidak hanya ditentukan oleh metode, tetapi juga oleh interaksi pedagogik yang adaptif dan kontekstual, sehingga memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan humanis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

implikasi penggunaan artificial intelligance dalam pembelajaran PAI terhadap kecerdasan emosional siswa di SMA negeri 1 pagar dewa lampung barat

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta implikasinya terhadap internalisasi nilai-nilai keislaman dan kecerdasan emosional siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman serta makna yang dirasakan oleh siswa dan guru dalam proses pembelajaran berbasis teknologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif guna memperoleh gambaran yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI mampu meningkatkan keaktifan, minat belajar, dan pemahaman siswa terhadap materi keagamaan. Selain itu, AI juga berkontribusi dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa, seperti kesadaran diri, pengendalian emosi, motivasi, dan empati. Dalam konteks internalisasi nilai-nilai keislaman, AI berperan sebagai media pembelajaran yang membantu siswa memahami serta mengaplikasikan nilai-nilai tersebut secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan AI juga memiliki tantangan, seperti potensi berkurangnya interaksi sosial dan munculnya distraksi selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, peran guru tetap sangat penting dalam mengarahkan, membimbing, dan mengelola penggunaan teknologi secara seimbang. Dengan demikian, AI dapat menjadi media pendukung yang efektif dalam pembelajaran PAI apabila digunakan secara bijak dan terarah sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Integrasi Nilai-Nilai Kepribadian Keislaman Dan Pembelajaran Teknologi Informasi Dalam Komunikasi Di Smp Unggulan Qur'an

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The purpose of this study is to describe in depth the integration of Islamic personality values in Information and Communication Technology (ICT) learning at SMP Unggulan Qur’an Tumijajar. This research is motivated by the rapid development of the digital era, which brings various challenges to students’ behavior and morality, such as low digital ethics, tendencies toward plagiarism, and a lack of responsibility in the use of technology. Therefore, it is necessary to implement learning strategies that not only focus on technical aspects but also instill Islamic values such as honesty (shiddiq), responsibility (amanah), and proper conduct (adab) in digital interactions. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation, while data analysis is conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the integration of Islamic values in ICT learning can be effectively carried out through contextual learning strategies, teacher role modeling, and the habituation of positive behavior in technology use, which in turn enhances students’ awareness of digital ethics, strengthens academic responsibility, and fosters Islamic character in learning activities. In conclusion, ICT learning plays a strategic role not only in improving technological competence but also as an effective medium for shaping students’ character and Islamic personality in the midst of the digital era

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Orang Tua Dalam Mendidik Keagamaan Anak di Dusun II Desa Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran orang tua sebagai pendidik utama dalam pendidikan keagamaan anak, khususnya di Dusun II Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Perubahan gaya hidup, pengaruh teknologi, serta keterbatasan waktu menjadi tantangan yang dapat mengurangi intensitas dan kualitas pendidikan agama di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam pendidikan keagamaan anak, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menemukan pendekatan efektif yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan sifat deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan teknik purposive sampling terhadap 4 keluarga yang memenuhi kriteria. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua mencakup keteladanan, pengajaran nilai-nilai agama, pembiasaan ibadah, dan penciptaan lingkungan religius di rumah. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu akibat pekerjaan, rendahnya konsistensi teladan, serta pengaruh negatif teknologi dan lingkungan. Meski demikian, orang tua berupaya mengatasinya dengan strategi seperti pembiasaan positif, pengawasan ketat, dan keterlibatan anak dalam kegiatan keagamaan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran dan dukungan bagi orang tua agar dapat optimal menjalankan perannya membentuk religius anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI MTS DARUSSALAM DAN SMP PGRI KECAMATAN BANDAR SURABAYA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di wilayah Kecamatan Bandar Surabaya. Efektivitas pembelajaran merupakan salah satu indikator utama dalam menilai keberhasilan proses pendidikan, yang dapat dilihat dari aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran di MTs dan SMP memiliki persamaan dalam penerapan kurikulum serta metode pembelajaran. Namun demikian, terdapat perbedaan dalam hal penanaman nilai keagamaan, tingkat kedisiplinan, serta pola interaksi sosial antara guru dan siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran antara lain kompetensi guru, ketersediaan sarana dan prasarana, motivasi belajar siswa, serta dukungan lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, proses pembelajaran di kedua lembaga tergolong cukup efektif, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya variasi metode pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, seperti inovasi dalam metode mengajar, peningkatan kompetensi guru, serta pemanfaatan sarana dan prasarana secara optimal guna mencapai hasil belajar yang lebih baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMPETENSI PEDAGOGIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK PEMBELAJARAN BERMAKNA BAGI PESERTA DIDIK (STUDI KASUS DI MI Al MAUNAH BANDAR SAKTI)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk pembelajaran bermakna bagi peserta didik di MI Al-Maunah Bandar Sakti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru PAI, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru PAI tergolong cukup baik dalam perencanaan pembelajaran, namun dalam pelaksanaannya masih didominasi metode ceramah yang bersifat teacher-centered sehingga keterlibatan aktif peserta didik belum optimal. Upaya penerapan pembelajaran bermakna telah dilakukan melalui pendekatan kontekstual dan pemberian contoh kehidupan sehari-hari, tetapi belum terstruktur secara konsisten dalam perangkat pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi pedagogik guru PAI memiliki peran penting dalam mewujudkan pembelajaran bermakna, namun perlu ditingkatkan melalui pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik agar proses pembelajaran tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga transformatif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi kurikulum berbasis cinta KBC pada mata pelajaran Aqidah akhlak di madrasah Aliyah terpadu Nurul Qodiri

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara kebijakan moderasi beragama dengan praktik lapangan terkait internalisasi nilai kasih sayang yang belum sistematis. Penelitian bertujuan menganalisis strategi integrasi nilai teologis (cinta/mahabbah) ke dalam kurikulum formal serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di MA Terpadu Nurul Qodiri.Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi lapangan, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) diimplementasikan melalui lima pilar: cinta Tuhan, ilmu, lingkungan, sesama, dan tanah air. Perencanaan dilakukan dengan memodifikasi modul ajar berbasis psikopedagogis, sementara pelaksanaan menggunakan pedagogi humanis-religius yang mengedepankan keteladanan (uswah). Dampak positif terlihat pada terciptanya lingkungan belajar aman dan menurunnya angka perundungan. Namun, kendala utama terletak pada dominasi evaluasi kognitif dan kurangnya instrumen penilaian afektif yang baku. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya komitmen kepemimpinan dan penguatan kompetensi guru dalam mengevaluasi karakter secara terstandar agar nilai rahmah terinternalisasi secara optimal dalam transformasi karakter siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Media Puzzle Edukasi Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas II SD Roudlotut Tholibin

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini, yang disebabkan oleh kurangnya variasi media pembelajaran sehingga pembelajaran cenderung monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui penerapan media pembelajaran puzzle edukasi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas II SD. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, ketuntasan klasikal sebesar 25% dengan kategori rendah, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 87,5% dengan kategori sangat baik. Peningkatan ini ditunjukkan melalui keaktifan, perhatian, dan keterlibatan siswdalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media puzzle edukasi efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh pembiyasaan Pembacaan Surat Yasin dan Tahlil Terhadap Pembentukan Karakter Spiritual Siswa MTs Darussalam Gayau Sakti

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Al-Qur’an memiliki peran fundamental sebagai sumber pembinaan spiritual yang mampu membentuk perilaku dan kesadaran manusia, sehingga internalisasinya menjadi sangat penting dalam pendidikan Islam. Namun, fenomena penurunan karakter spiritual siswa akibat pengaruh modernisasi menuntut adanya strategi yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, seperti pembacaan surat Yasin dan tahlil secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiasaan pembacaan surat Yasin dan tahlil terhadap pembentukan karakter spiritual siswa di MTs Darussalam Gayau Sakti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan dan desain ex post facto dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 17 siswa kelas VII yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert, observasi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana menggunakan bantuan SPSS, yang didahului dengan uji prasyarat berupa uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pembiasaan pembacaan surat Yasin dan tahlil terhadap karakter spiritual siswa, yang ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 3,910 lebih besar dari t tabel 2,131 serta nilai signifikansi 0,001 0,05. Koefisien regresi sebesar 0,620 menunjukkan hubungan yang searah, sedangkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,710 berada pada kategori kuat. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,504 menunjukkan bahwa 50,4% karakter spiritual siswa dipengaruhi oleh pembiasaan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa pembiasaan keagamaan yang terstruktur memiliki peran penting dalam membentuk karakter spiritual siswa di lingkungan madrasah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pembentukan karakter Santri melalui pendidikan pesantren di pondok pesantren Darul Hidayah Al Anshori Tulang Bawang Barat Lampung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pembinaan karakter santriwati di Pondok Pesantren Darul Hidayah Al-Anshori Tulang Bawang Barat Lampung serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Menggunakan teori Thomas Lickona yang mencakup tiga dimensi karakter (moral knowing, moral feeling, dan moral action), penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap santriwati dan ustadzah pembina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan karakter telah berhasil membangun aspek moral knowing melalui kajian kitab dan moral action melalui pembiasaan ibadah serta kedisiplinan asrama. Namun, aspek moral feeling masih memerlukan penguatan agar santriwati melakukan kebaikan berdasarkan kesadaran hati, bukan sekadar kepatuhan terhadap sanksi. Faktor pendukung utama adalah lingkungan religius dan keteladanan pendidik, sedangkan hambatan muncul dari heterogenitas latar belakang santri dan pengaruh lingkungan luar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail