Abstrak
Al-Qur’an memiliki peran fundamental sebagai sumber pembinaan spiritual yang mampu membentuk perilaku dan kesadaran manusia, sehingga internalisasinya menjadi sangat penting dalam pendidikan Islam. Namun, fenomena penurunan karakter spiritual siswa akibat pengaruh modernisasi menuntut adanya strategi yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, seperti pembacaan surat Yasin dan tahlil secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiasaan pembacaan surat Yasin dan tahlil terhadap pembentukan karakter spiritual siswa di MTs Darussalam Gayau Sakti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan dan desain ex post facto dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 17 siswa kelas VII yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert, observasi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana menggunakan bantuan SPSS, yang didahului dengan uji prasyarat berupa uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pembiasaan pembacaan surat Yasin dan tahlil terhadap karakter spiritual siswa, yang ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 3,910 lebih besar dari t tabel 2,131 serta nilai signifikansi 0,001 0,05. Koefisien regresi sebesar 0,620 menunjukkan hubungan yang searah, sedangkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,710 berada pada kategori kuat. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,504 menunjukkan bahwa 50,4% karakter spiritual siswa dipengaruhi oleh pembiasaan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa pembiasaan keagamaan yang terstruktur memiliki peran penting dalam membentuk karakter spiritual siswa di lingkungan madrasah.