ResearchOpen AccessMetadata saja
•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis motif pemilihan produk kosmetik di kalangan mahasiswa perempua prodi perbankan syariah Universitas Ma’arif Lampung.</p>
BookOpen AccessMetadata saja
•Buku Bahan Ajar
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku ini membahas tentang pengantar ilmu sosial dasar, manusia sebagai makhluk individu dan sosial, masyarakat dan interaksi sosial, kebudayaan dan peradaban, stratifikasi sosial dan mobilitas sosial, perubahan sosial, masalah sosial di masyarakat dan ekonomi dalam perspektif sosial.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang menekankan pembelajaran fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), kurikulum ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai keislaman melalui pendekatan yang lebih kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI di MA Nurul Qodiri menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi (Mulyasa, 2022; Marsela, 2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka mampu meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa melalui penerapan Project Based Learning dan pembelajaran diferensiasi. Pembelajaran menjadi lebih interaktif dan relevan dengan kehidupan siswa (Noor et al., 2023; Setiawati, 2024). Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman guru dan sarana pembelajaran (Fauzi et al., 2023; Hasanah, 2024). Dengan demikian, diperlukan peningkatan kompetensi guru dan dukungan fasilitas agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan optimal serta meningkatkan kualitas pembelajaran PAI secara menyeluruh (Nurjanah et al., 2023)
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang meliputi akidah, ibadah, dan akhlak dalam kegiatan Jama’ah Manaqib Jawahirul Ma’ani di Desa Sumbergede Dusun V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berlangsung melalui tahapan pemahaman, penghayatan, pembiasaan, dan internalisasi nilai melalui keteladanan. Nilai akidah, ibadah, dan akhlak tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari jama’ah, seperti meningkatnya kesadaran beribadah, sikap tawakal, keikhlasan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan proses ini didukung oleh lingkungan religius, kegiatan manaqib yang rutin, keteladanan tokoh agama, serta kuatnya ukhuwah antar jama’ah. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan tingkat pemahaman, kurangnya kesadaran individu, serta pengaruh lingkungan sosial dan modernisasi. Dengan demikian, kegiatan manaqib terbukti menjadi media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius jama’ah.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembinaan karakter literasi santri di Pondok Pesantren Nurul Qodiri dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kendala dalam pembinaan literasi santri, seperti kurangnya konsistensi kegiatan belajar ketika ustadz tidak hadir, rendahnya motivasi sebagian santri, serta penggunaan handphone yang lebih dominan untuk hiburan dibandingkan sebagai sarana belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi ustadz dan santri yang telah lulus Alfiyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan literasi santri dilakukan melalui kegiatan ngaji kitab, diskusi, dan belajar mandiri. Kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter santri seperti kebiasaan membaca, kemandirian, serta tanggung jawab dalam belajar. Peran ustadz sangat penting sebagai pembimbing dan motivator dalam membentuk kebiasaan literasi santri. Selain itu, penggunaan handphone memberikan dampak ganda, yaitu sebagai alat bantu belajar sekaligus potensi pengganggu konsentrasi. Faktor pendukung pembinaan literasi meliputi lingkungan pesantren yang kondusif dan tradisi keagamaan yang kuat, sedangkan faktor penghambat antara lain kurangnya konsistensi, rasa malas, serta penggunaan handphone untuk hiburan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter literasi di pesantren berjalan dengan baik, namun perlu penguatan dalam pengawasan penggunaan teknologi dan peningkatan motivasi belajar santri.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT This study aims to examine the strategy of religious escalation efforts in enhancing religious values among inmates at the Correctional Facility of Polres Mesuji. The background of this research is based on the importance of religious development as a part of moral and spiritual rehabilitation to help inmates lead better lives after serving their sentences.The research uses a qualitative method with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The informants consist of correctional officers, religious leaders, and inmates who participate in religious development programs. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions in a descriptive manner.The findings show that the religious escalation strategy implemented at the Polres Mesuji correctional facility includes several steps: (1) strengthening routine religious programs such as Qur'anic study sessions, congregational prayers, and Islamic lectures; (2) active involvement of local religious figures as spiritual mentors; (3) personal and religious counseling approaches; and (4) motivation and Accepted rewards for inmates who demonstrate positive behavioral changes. This strategy has proven effective in building inmates' spiritual awareness, improving discipline, and reinforcing religious values such as honesty, responsibility, and repentance.This research recommends Enriches the body of knowledge in the fields of criminology, religious psychology, and religious education, particularly in the context of inmate rehabilitation.Offers a new perspective on the escalation of religious effort as a strategy for moral and spiritual development within correctional institutions.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian berjudul “Interpretasi Ayat-Ayat Sains dalam Al-Qur’an (Studi Tematik Tafsir Klasik dan Tafsir Kontemporer Mengenai Bentuk Bumi)” ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dialog antara wahyu dan ilmu pengetahuan modern, khususnya dalam memahami ayat-ayat kauniyyah yang menggambarkan fenomena alam semesta. Isyarat ilmiah tentang bentuk bumi dalam Al-Qur’an menjadi kajian menarik karena mencerminkan keterpaduan antara teks suci dan pengetahuan empiris manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan bentuk bumi dalam perspektif tafsir klasik dan kontemporer, dengan fokus pada pemikiran Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Mafātīḥ al-Ghayb dan Tantawi Jauhari dalam Al-Jawāhir fī Tafsīr al-Qur’ān al-Karīm. Metode yang digunakan ialah tafsir tematik (maudhu‘i) melalui pengumpulan ayat-ayat relevan seperti Q.S. An-Nāzi‘āt [79]: 30, Al-Ghāshiyah [88]: 20, An-Naba’ [78]: 6, dan Adz-Dzāriyāt [51]: 48; analisis linguistik terhadap kata kunci seperti dahāhā, mihād, dan farashnāhā; serta kajian makna kontekstual berdasarkan penafsiran kedua mufasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam ar-Razi menafsirkan ayat-ayat tersebut melalui pendekatan filosofis-kosmologis yang dipengaruhi paradigma geosentris abad pertengahan, namun tetap membuka kemungkinan bentuk bumi yang bulat. Sementara itu, Tantawi Jauhari, sebagai mufasir kontemporer, menggunakan pendekatan ilmiah-empiris yang selaras dengan temuan sains modern, menegaskan bumi sebagai bulat dan berotasi, serta menjadikannya bukti i‘jāz ‘ilmī Al-Qur’an. Perbedaan keduanya tidak menunjukkan kontradiksi, melainkan menggambarkan dinamika epistemologi tafsir yang terus berkembang sesuai kemajuan ilmu pengetahuan dan konteks zaman. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Al-Qur’an bersifat transhistoris, terbuka terhadap perkembangan sains, dan mendorong integrasi antara wahyu dan akal dalam memahami fenomena alam ciptaan Allah.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Latar belakang penelitian ini berawal dari rendahnya penguasaan kosakata bahasa Arab pada siswa kelas VII di Ma'had Darul Ma'arif, serta rendahnya motivasi siswa dalam belajar bahasa Arab akibat penggunaan metode pembelajaran tradisional yang masih berfokus pada penjelasan langsung dan hafalan saja, sehingga menyebabkan rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media pembelajaran digital interaktif yang dapat membantu meningkatkan penguasaan kosakata dan motivasi belajar siswa, salah satunya melalui penggunaan permainan edukatif digital Quiz Arab. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan penerapan media permainan edukatif Quiz Arab dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas VII di Ma'had Darul Ma'arif, dan (2) menjelaskan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan media permainan edukatif Quiz Arab dalam pembelajaran kosakata siswa kelas VII di Ma'had Darul Ma'arif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Quiz Arab dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara sistematis, sehingga mampu meningkatkan penguasaan kosakata dan motivasi belajar siswa. Selain itu, ditemukan faktor pendukung seperti motivasi siswa yang tinggi, tersedianya fasilitas teknologi, interaksi kelompok, serta peran guru dalam membimbing pembelajaran. Di sisi lain, terdapat faktor penghambat seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi, lemahnya jaringan internet, serta kurangnya pengalaman siswa dalam pembelajaran interaktif. Meskipun demikian, penggunaan media Quiz Arab tetap efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Abstract. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin kuatnya pengaruh media pers dalam dinamika penentuan kebijakan hukum di Indonesia, terutama di era digital yang ditandai dengan cepatnya arus informasi dan pembentukan opini publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran media pers dalam membentuk agenda kebijakan hukum, memengaruhi opini publik, serta menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research) yang mengkaji berbagai literatur ilmiah berupa buku dan jurnal nasional yang relevan. Secara teoritis, penelitian ini berlandaskan pada konsep media sebagai agenda setter, pembentuk opini publik, dan kontrol sosial dalam sistem hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pers memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan hukum melalui pemberitaan, tekanan opini publik, serta fungsi pengawasan terhadap pemerintah. Namun demikian, media juga menghadapi tantangan seperti hoaks, bias informasi, dan kepentingan politik yang dapat memengaruhi objektivitas kebijakan. Kesimpulannya, media pers merupakan aktor penting dalam sistem kebijakan hukum modern yang harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial dan etika jurnalistik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi media serta peningkatan literasi masyarakat agar peran media dapat berjalan secara optimal dan konstruktif.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh transformasi BUMDes Mekar Gemilang yang merevitalisasi tata kelolanya dengan mengintegrasikan nilai-nilai syari'ah setelah mengalami kegagalan pada unit simpan pinjam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai syari'ah dalam aspek kelembagaan, pembiayaan, kegiatan usaha, dan distribusi hasil pada BUMDes Mekar Gemilang serta implikasinya terhadap perekonomian lokal di Desa Gedung Harapan, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pertama, implementasi nilai Ekonomi Syari'ah pada BUMDes Mekar Gemilang diterapkan secara komprehensif pada aspek kelembagaan melalui prinsip amanah dan musyawarah (syura), aspek pembiayaan yang bebas riba dengan pengelolaan modal secara hati-hati, aspek kegiatan usaha budidaya ikan lele yang memenuhi prinsip halalan thayyiban, serta aspek distribusi hasil yang menerapkan keadilan ('adl) melalui pola bagi hasil yang disepakati bersama dan program sosial 5% untuk masyarakat miskin. Kedua, implementasi nilai-nilai syari'ah tersebut berimplikasi positif terhadap perekonomian lokal, yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peluang usaha jual beli ikan segar serta menyerap tenaga kerja part-time dari kalangan ekonomi lemah melalui sistem pemanenan bergilir yang inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai syari'ah secara konsisten dalam pengelolaan BUMDes mampu menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan sosial sekaligus berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Gedung Harapan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
The boarding school program is implemented in accordance with the curriculum established by the national education department, as well as agreements with the foundation. It is designed and developed by providing dormitory facilities as a place for students to reside, hence it is known as a boarding school system. Based on the results of an interview with a guidance and counseling (BK) teacher, it was found that students who live in dormitories have high enthusiasm (motivation) in carrying out activities. In contrast, some students who live outside the dormitory show low discipline some are frequently late, passive during learning activities, and only a few achieve academic success.The purpose of this study is to determine the effect of social support on the learning motivation of students living in dormitories and those living outside the dormitories, as well as to identify the level of learning motivation in both groups. This research uses a quantitative method. The study was conducted at MAN 1 East Lampung, starting in January 2025 until completion. The population in this study consisted of 936 students. The sample included 110 students living in dormitories and 110 students living outside the dormitories.Based on the data presented, it was found that the relationship between social support and group status (boarding and non boarding) simultaneously with learning motivation falls into a strong category. Social support and residential status have a significant effect on students’ learning motivation.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin kuatnya pengaruh media pers dalam dinamika penentuan kebijakan hukum di Indonesia, terutama di era digital yang ditandai dengan cepatnya arus informasi dan pembentukan opini publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran media pers dalam membentuk agenda kebijakan hukum, memengaruhi opini publik, serta menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research) yang mengkaji berbagai literatur ilmiah berupa buku dan jurnal nasional yang relevan. Secara teoritis, penelitian ini berlandaskan pada konsep media sebagai agenda setter, pembentuk opini publik, dan kontrol sosial dalam sistem hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pers memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan hukum melalui pemberitaan, tekanan opini publik, serta fungsi pengawasan terhadap pemerintah. Namun demikian, media juga menghadapi tantangan seperti hoaks, bias informasi, dan kepentingan politik yang dapat memengaruhi objektivitas kebijakan. Kesimpulannya, media pers merupakan aktor penting dalam sistem kebijakan hukum modern yang harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial dan etika jurnalistik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi media serta peningkatan literasi masyarakat agar peran media dapat berjalan secara optimal dan konstruktif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji penafsiran Surah Al-Qadr melalui pendekatan studi komparatif terhadap dua karya tafsir: Tafsir Rûh al-Ma’ânî karya Al-Alusi (w. 1854 M) dan Tafsīr Sūrah Al-Qadr karya Ahmad Yasin Asymuni (w. 2021). Kajian ini bertolak dari kesenjangan dalam literatur tafsir komparatif Indonesia yang belum secara mendalam mempertemukan dua tradisi penafsiran berbeda yaitu tradisi intelektual Baghdad abad ke-19 dan tradisi pesantren Nusantara abad ke-20. Penelitian ini berjenis pustaka (library research) dengan metode deskriptif-analitis dan analisis komparatif. Sumber data primer terdiri atas kedua kitab tafsir tersebut, sedangkan sumber sekunder mencakup literatur tafsir dan kajian Al-Qur'an yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Alusi menafsirkan Surah Al-Qadr dengan pendekatan analitis-komparatif yang mengintegrasikan dalil naqli, rasionalitas, dan pendapat ulama lintas mazhab, sementara Ahmad Yasin Asymuni menekankan dimensi sufistik dan transformasi batin dalam memaknai malam Lailatulqadar. Persamaan keduanya terletak pada pengakuan atas keagungan malam Lailatulqadar dan penggunaan metode tafsir bi al-ma’tsur wa bi al-ra’yi. Perbedaan mendasarnya terletak pada orientasi epistemologis yaitu Al-Alusi cenderung pada validasi ilmiah, sedangkan Asymuni menekankan penghayatan spiritual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang meliputi akidah, ibadah, dan akhlak dalam kegiatan Jama’ah Manaqib Jawahirul Ma’ani di Desa Sumbergede Dusun V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berlangsung melalui tahapan pemahaman, penghayatan, pembiasaan, dan internalisasi nilai melalui keteladanan. Nilai akidah, ibadah, dan akhlak tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari jama’ah, seperti meningkatnya kesadaran beribadah, sikap tawakal, keikhlasan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan proses ini didukung oleh lingkungan religius, kegiatan manaqib yang rutin, keteladanan tokoh agama, serta kuatnya ukhuwah antar jama’ah. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan tingkat pemahaman, kurangnya kesadaran individu, serta pengaruh lingkungan sosial dan modernisasi. Dengan demikian, kegiatan manaqib terbukti menjadi media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius jama’ah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ketimpangan persaingan antara pasar tradisional dan pasar modern merupakan permasalahan yang terus berkembang dalam sektor perdagangan ritel di Indonesia. Keberadaan pasar modern dengan dukungan modal besar, manajemen profesional, serta jaringan distribusi yang luas seringkali menempatkan pasar tradisional pada posisi yang lemah. Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 56/MDAG/PER/9/2014 sebagai upaya untuk mengatur penataan dan pembinaan pasar guna menciptakan persaingan usaha yang sehat dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui pengaturan penataan dan pembinaan pasar tradisional dan pasar modern dalam Permendag Nomor 56/MDAG/PER/9/2014, dan 2) Menganalisis efektivitas peraturan tersebut dalam mengatasi ketimpangan persaingan antara pasar tradisional dan pasar modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, serta dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif Permendag Nomor 56/M-
DAG/PER/9/2014 telah mengatur aspek perizinan, zonasi, serta pembinaan dan pengawasan pasar. Namun, dalam implementasinya, peraturan tersebut belum sepenuhnya efektif dalam mengatasi ketimpangan persaingan akibat lemahnya pengawasan dan inkonsistensi penerapan di daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan serta evaluasi kebijakan agar tercipta keseimbangan dan keadilan dalam struktur perdagangan ritel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This study aims to examine the strategy of religious escalation efforts in enhancing religious values among inmates at the Correctional Facility of Polres Mesuji. The background of this research is based on the importance of religious development as a part of moral and spiritual rehabilitation to help inmates lead better lives after serving their sentences.The research uses a qualitative method with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The informants consist of correctional officers, religious leaders, and inmates who participate in religious development programs. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions in a descriptive manner.The findings show that the religious escalation strategy implemented at the Polres Mesuji correctional facility includes several steps: (1) strengthening routine religious programs such as Qur'anic study sessions, congregational prayers, and Islamic lectures; (2) active involvement of local religious figures as spiritual mentors; (3) personal and religious counseling approaches; and (4) motivation and Accepted rewards for inmates who demonstrate positive behavioral changes. This strategy has proven effective in building inmates' spiritual awareness, improving discipline, and reinforcing religious values such as honesty, responsibility, and repentance.This research recommends Enriches the body of knowledge in the fields of criminology, religious psychology, and religious education, particularly in the context of inmate rehabilitation.Offers a new perspective on the escalation of religious effort as a strategy for moral and spiritual development within correctional institutions.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Abstrak Penelitian berjudul “Interpretasi Ayat-Ayat Sains dalam Al-Qur’an (Studi Tematik Tafsir Klasik dan Tafsir Kontemporer Mengenai Bentuk Bumi)” ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dialog antara wahyu dan ilmu pengetahuan modern, khususnya dalam memahami ayat-ayat kauniyyah yang menggambarkan fenomena alam semesta. Isyarat ilmiah tentang bentuk bumi dalam Al-Qur’an menjadi kajian menarik karena mencerminkan keterpaduan antara teks suci dan pengetahuan empiris manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan bentuk bumi dalam perspektif tafsir klasik dan kontemporer, dengan fokus pada pemikiran Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Mafātīḥ al-Ghayb dan Tantawi Jauhari dalam Al-Jawāhir fī Tafsīr al-Qur’ān al-Karīm. Metode yang digunakan ialah tafsir tematik (maudhu‘i) melalui pengumpulan ayat-ayat relevan seperti Q.S. An-Nāzi‘āt [79]: 30, Al-Ghāshiyah [88]: 20, An-Naba’ [78]: 6, dan Adz-Dzāriyāt [51]: 48; analisis linguistik terhadap kata kunci seperti dahāhā, mihād, dan farashnāhā; serta kajian makna kontekstual berdasarkan penafsiran kedua mufasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam ar-Razi menafsirkan ayat-ayat tersebut melalui pendekatan filosofis-kosmologis yang dipengaruhi paradigma geosentris abad pertengahan, namun tetap membuka kemungkinan bentuk bumi yang bulat. Sementara itu, Tantawi Jauhari, sebagai mufasir kontemporer, menggunakan pendekatan ilmiah-empiris yang selaras dengan temuan sains modern, menegaskan bumi sebagai bulat dan berotasi, serta menjadikannya bukti i‘jāz ‘ilmī Al-Qur’an. Perbedaan keduanya tidak menunjukkan kontradiksi, melainkan menggambarkan dinamika epistemologi tafsir yang terus berkembang sesuai kemajuan ilmu pengetahuan dan konteks zaman. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Al-Qur’an bersifat transhistoris, terbuka terhadap perkembangan sains, dan mendorong integrasi antara wahyu dan akal dalam memahami fenomena alam ciptaan Allah.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
This study aims to analyze the implementation of the halaqah method in improving students’ interest and understanding of the book Fathul Qorib at Al-Hikmah Islamic Boarding School in Bandar Lampung. The background of this research is based on the importance of effective learning methods in the study of classical Islamic texts (kitab kuning), as traditional methods such as bandongan often result in limited student participation during the learning process. The halaqah method is considered a more dialogical and participatory approach because it encourages direct interaction between teachers and students through discussion, question-and-answer sessions, and collaborative study of the text. This research employed a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of teachers (ustadz), pesantren administrators, and students who participated in the learning of Fathul Qorib. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The implementation of the halaqah method in this study involved four main stages: reading the text, translating the meaning, understanding the content, and presenting arguments in an academic discussion forum. These stages were designed to enhance students’ active participation in the learning process. The results show that the implementation of the halaqah method significantly improves students’ interest and understanding of Fathul Qorib. This can be seen from students’ increased attention during learning activities, active participation in questioning and discussions, and their ability to explain the content of the book more comprehensively. Furthermore, the halaqah method creates a more interactive and communicative learning environment, enabling students not only to understand the text literally but also to relate fiqh concepts to real-life contexts