BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Ilmu fikih adalah satu disiplin ilmu yang sangat penting kedudukannya dalam umat Islam. Fikih termasuk ilmu yang muncul pada awal berkembangnya agama Islam. Secara esensial, fikih sudah ada pada masa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, walaupun belum menjadi sebuah disiplin ilmu tersendiri. Sebab semua persoalan keagamaan yang muncul waktu itu langsung ditanyakan kepada Rasulullah. Maka seketika itu solusi persoalan langsung teratasi, dengan bersumber pada Al-Qur`an dan sunnah Nabi. Setelah wafatnya Nabi, ilmu fikih mulai muncul, seiring dengan timbulnya permasalahan-permasalahan yang muncul di tengah-tengah umat dan membutuhkan sebuah hukum melalui jalan istinbath. Buku ini bisa dikatakan sebagai buku pengantar sejarah perkembangan fikih Islam, karena isinya membahas perjalanan fikih Islam dari awal, terbentuknya madzhab-madzhab, hingga fikih untuk masa depan. Buku sangat layak dijadikan referensi atau sebagai pengantar dalam mengenal fikih Islam bagi para mahasiswa, pemerhati, dan pegiat hukum Islam. -Pustaka Al-Kautsar-
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku yang hadir di hadapan pembaca merupakan salah satu upaya khidmah yang dimaksud dan diharapkan dapat memberikan sumbangan khazanah keilmuan dalam bidang tafsir tematis dan membantu mahasiswa FEBI ( Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ) dalam memahami ajaran-ajaran ekonomi sesuai dengan wordview dan epesemologi al-Qur’an.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Suatu ketika, Dr. Aidh Al-Qarni pernah menulis dan menyatakan bahwa sudah seharusnya seorang muslim yang menghormati akal sehatnya untuk benar-benar memperhatikan nash-nash syar'i baik itu Al-Qur`an maupun As-Sunnah sebab kata beliau, "Hanya dengan nash itu sendirilah, Allah akan melemparkan cahaya iman ke dalam hati, keberkahan paham pada akal dan sinar hikmah dalam pemikiran..." Seorang muslim sejati seharusnya menyediakan waktu lebih banyak untuk menyelami sumber cahaya keselamatannya di dunia dan akhirat itu; Al-Qur`an dan As-Sunnah. Meski tentu saja, untuk memahami keduanya, telebih dahulu ia harus mengetahui rambu-rambunya. Ketidakpahaman akan rambu-rambu itu justru akan membuatnya semakin menjauh dari kebenaran yang dipancarkan oleh kedua sumber cahaya itu. Buku ini adalah salah satu karya alternatif penting yang hadir untuk menjadi pegangan Anda dalam menyelami sunnah nabawiyah. Buku ini menjadi penting karena ditulis oleh seorang ulama yang mumpuni, Syaikh Manna' Al-Qaththan - seorang profesor yang pernah menjadi Ketua Program Pasca Sarjana di Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Saudi Arabia-. Buku ini juga akan melengkapi karya beliau yang lain, Pengantar Studi Ilmu Al-Qur`an. -Pustaka Al-Kautsar-
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Diskursus Studi Qur’an-Hadis Kontemporer PENULIS: Sakti Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-270-573-9 Terbit : Agustus 2020 www.guepedia.com Sinopsis: Pergolakan ilmu pengetahuan di dunia, telah berevolusi dengan perkembangannya yang begitu luar biasa, membuat bermunculannya diskursus serta fenomena baru dalam bidang ilmu pengetahuan yang didasari dengan sifat manusia yang selalu mempunyai rasa keingintahuan yang besar untuk mengetahui, mengkritisi dan memahami sesuatu. Hal ini menjadi fakta dalam dinamika ilmu pengetahuan. Dan hal ini sampai kepada singgungan kitab keagamaan yang dijadikan sebagai objek ilmu pengetahuan, termasuk menempatkan al-Qur’an dan Hadis sebagai objek penelitian, dengan beragam metode, pemikiran, teori dan pendekatan, sebagai upaya memahami bahkan mengkritisi dua sumber utama hukum Islam ini. Fenomena yang demikian berkembang diperkuat dengan pandangan bahwa al-Qur’an dan hadis juga memberikan kemungkinan-kemungkinan arti yang tak terbatas, atau terbuka untuk di interpretasi baru, tidak pernah pasti dan tertutup dalam interpretasi tunggal atau makna yang satu. Karena al-Qur’an dan hadis akan selalu dimaknai oleh manusia pada setiap kondisi dimana manusia itu hidup, dan sesuai pada tiap-tiap pola dunia. Buku ini berusaha untuk mengeksplorasi perkembangan seputar dunia studi al-Qur’an dan hadis yang pada setiap masanya selalu berkembang dan akan terus berkembang demi relevansi setiap zamannya. Bahkan dalam perkembangan ini pula terdapat proses Islamisasi Ilmu pengetahuan produk Barat, sebagai alat interpretasi baru tanpa harus mengurangi nilai-nilai substansial dari al-Qur’an dan hadis. Semua itu yang akan dibahas dalam buku singkat ini. www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Ilmu sudah menjadi kata Indonesia sehari-hari, Dalam bahasa Jawa juga dikenal dengan istilah ngelmu. Keduannya berasal dari kata yang sama, ilm kata yang berasal dari bahasa Arab. Dalam pengertian seharihari, yang pertama berkaitan dengan pengetahuan umum, sedangkan yang kedua dengan soal-soal kebatinan. Tapi, apakah “ilmu” yang padanannya dalam bahasa Inggris adalah science, dalam bahasa Jerman wissenschaft dan dalam bahasa Belanda wetenschaf itu? Jawabannya ternyata tidak satu. Pada umumnya, ilmu didefinisikan sebagai jenis pengetahuan, tapi bukan sebarang pengetahuan, melainkan pengetahuan yang diperoleh dengan cara-cara tententu berdasarkan kesepakatan di antara para ilmuan. Ilmu ini pada umumnya dibagi menjadi tiga bidang: ilmu-ilmu pasti dan alam, ilmu-ilmu sosial, dan humaniora. Di antara ketiganya, yang benarbenar diakui paling “ilmiah” atau benar-benar science adalah yang pertama, walaupun dalam tradisi Jerman umpamanya, yang disebut wissenschaft termasuk juga sastra dan sejarah. Pandangan di atas tampak juga di Indonesia. Sebagian orang, terutama dari kalangan ilmu-ilmu eksakta dari ITB dan IPB, karena tidak puas dengan terjemahan yang ada, menerjemahkan science dengan “sains” dan bukannya “ilmu pengetahuan” seperti yang lazim berlaku.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan studi kritis atas Tafsir Al-Manar, yang dijuduli Tafsir al-Qur’an al-Hakim, salah satu kitab tafsir paling populer. Sikap kritis yang ditunjukkan M. Quraish Shihab dalam buku ini sebenarnya tak lepas dari kritisisme yang ditunjukkan oleh penulis Tafsir Al-Manar terhadap mufasir-mufasir sebelumnya. Dengan kepiawaiannya, Anda diajak untuk berkenalan lebih jauh dengan wacana tafsir al-Qur’an dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Dengan membaca buku ini, cakrawala keberagamaan Anda makin terkuak.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Asal hukum adalah membiarkan orang-orang kafir (hidup) dan mengawasi mereka, karena sesungguhnya Allah tidaklah menghendaki untuk membinasakan makhluk. Allah juga tidak menciptakan mereka agar dibunuh. Sesungguhnya diperbolehkannya membunuh mereka adalah karena adanya sebab lain yang membahayakan dan mengancam yang ada pada diri mereka. Meskipun demikian, semua itu tidak bisa dijadikan alasan sebagai balasan dan hukuman atas kekufuran mereka karena sesungguhnya dunia ini bukanlah tempat pembalasan, tetapi pembalasan adanya di alam akhirat. (Ibn Shalah, dalam al-Fatâwa, 121) Kewajiban jihad merupakan kewajiban yang bersifat perantara, bukan kewajiban yang menjadi sebuah tujuan. Sebab tujuan utama dari perang adalah turunnya petunjuk dari Allah dan tujuan lain, seperti mati dalam keadaan syahid. Adapun memerangi orang-orang kafir, maka hal itu bukanlah maksud dan tujuan. Jika saja hidayah itu dapat didatangkan dengan mengetengahkan dalil-dalil dan hujjah yang kuat, dengan tanpa melalui jihad , maka sesungguhnya hal tersebut jauh lebih baik dan lebih utama daripada jihad. (al-Khatib as-Syarbini, Mughnî al-Muhtâj Syarh al-Minhâj, 6/44) Saat Rasulullah sampai di Madinah, beliau berdamai dengan orangorang Yahudi dan membiarkan mereka pada agamanya. Tapi ketika mereka melanggar perjanjian dan mulai mngobarkan peperangan, Rasulullah pun memerangi mereka. Begitu halnya dengan apa yang terjadi pada kaum Quraisy selama 10 tahun. Rasulullah tidak pernah memulai memerangi mereka sampai mereka sendiri yang mulai mengobarkan peperangan dan melanggar perjanjian yang dibuatnya. Saat seperti inilah Rasulullah memerangi mereka atas peperangan yang mereka lakukan terhadap Rasulullah. (Ibnu Qayyim, Hidayatil Hayari, 1/12)
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Meskipun studi keislaman terutama studi Al-Qur'an telah banyak dilakukan oleh para sarjana luar dan dalam negeri, dengan menggunakan ragam teori dan dengan fokus kajiannya masing-masing seiring dengan perkembangan keilmuan kontemporer, karya ini tetap layak diapresiasi karena ia berusaha menghadirkan cara pendekatan yang berbeda terhadap Al-Qur'an, dan dengan kemasan sistematika penulisan yang mudah dicerna dan dipahami.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku ini di ditulis secara ilmiah, juga disusun menyesuaikan kurikulum mata kuliah ulumul Qur’an dengan beberapa pengembangan analis terkait pembahasan pada setiap bab. Perlu diketahui bahwa lahirnya buku ini, pada hakekatnya, sebagai salah satu usaha sungguh-sungguh dalam merekonstruksi arah pemahaman dan pengkajian al-Qur’an secara utuh. Diharapkan dengan terbitnya buku ini, selain mendukung keberadaan ilmu tafsir dalam sistem keilmuan, juga dapat memperluas wawasan keilmuan sehingga memudahkan bagi setiap orang melaksanakan tugas kemanusiaannya, mengkaji dan meneliti al-Qur’an dalam menghadapi era baru di abad ke-21 ini, untuk menjadikan abad ini sebagai abad Qur’ani, serta dapat menjadi bahan referensi dalam peningkatan kualitas SDM, terutama dalam kajian sumber (al-Qur’an dan hadis) yang mutlak diperlukan dalam membangun masyarakat madani.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku ini adalah hasil gubahan penulis sendiri dari tesis penulis yang berhasil dipertahankan di hadapan dewan penguji di Program Pascasarjana Institut (Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an) PTIQ Jakarta dengan judul tesis asli “Kewajiban Dakwah dalam Al-Qur’an antara Fardu Ain dan Fardu Kifayah (Studi Komparatif atas Tafsîr Ibn Katsîr dan Tafsîr Al-Mishbâh)”.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Studi Hadits dan Implementasi Penafsiran hadits ini adalah salah satu bidang Studi atau mata kuliah yang sangat penting bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin mempelajari ilmu Hadits dan ilmu keislaman secara mendalam. Baik dipesantren, di Madrasah Tsanawiya, madrasah aliyah maupun di perguruan tinggi. Hadits Adalah segala perkataan Spesimin perbuatan dan persetujuan Nabi Muhammad SAW. Yang dijadikan dasar Hukum islam setelah Al Qur’an, sedangakan Ilmu Studi Hadits adalah ilmu yang akan menggiring dan akan mengantarkan Umat islam untuk memahami kajian Hadits dengan Mudah dan benar. Artinya seorang insan tidak akan mampu memahami Hadits dan permasalahan secara benar tanpa mengertahu pembelajaran studi untuk mendaki perjalanan rimba gunung yang terjal, yang dimaksut denga tangga disini adalah Studi hadits. Hadits terlebih dahulu, baik permaslahan intern keluarga maupun permaslaha extern lainnya. ibarat seorang, tangkkan sampai kepuncak gunung untuk meraih berlian permata, jika tidak menggunakan tangga yang dipersiapkan sebagai pelantara.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku ini berupaya mengantarkan pembaca ke gerbang pemahaman Al-Quran yang lebih mendalam. Untuk itu, secara garis besar, buku ini dibagi dalam dua bagian besar; yang berkaitan dengan berbagai hal seputar kitab ini dan yang berkaitan dengan isi kitab ini. Di bagian pertama, pembahasan yang dihadirkan adalah seputar kitab ini, meliputi: sejarah turunnya Al-Quran, penulisan Al-Quran, hingga bagaimana pandangan orientalis terhadap kitab tersebut. Adapun di bagian kedua, yang menjadi fokus pembahasan adalah berbagai hal yang berkaitan dengan isi kitab ini: asbaab an-nuzuul; muhkam dan mutasyabih; makkiyah dan madaniyah; serta nasikh dan mansukh. Di akhir dengan pembahasan tentang perbedaan antara takwil dan tafsir, berbagai tema yang diangkat dan dipaparkan dalam buku ini adalah pondasi pengkajian lebih dalam tentang Al-Quran agar dapat mencapai pemaknaan ayat demi ayat dan surah demi surah yang lebih komprehensifdi dalam berbagai sisi kehidupan. Karena itu, buku ini menjadi penting bagi siapa saja yang ingin mendalami Al-Quran dan menjadikannya sebagai inspirasi hidupnya, sekarang dan di masa yang akan datang. Buku persembahan penerbit prenadaMedia -PrenadaMedia-
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Pendidikan merupakan sesuatu yang tidak asing bagi kita, terlebih lagi kita sedang berinteraksi aktif di dalamnya. Kita sepakat bahwa pendidikan diperlukan oleh semua orang. Bahkan dapat dikatakan bahwa dalam proses menuju kedewasaannya, setiap manusia melalui tahap pendidikan ini. Al-Islam merupakan agama yang sempurna, agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW, ini diajarkan melalui mukjizat yang berupa teks al-Qur’an, al-Qur’an merupakan teks rujukan dan pedoman bagi ummatnya dalam seluruh aspek kehidupan termasuk pendidikan. Di dalam al-Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang tidak menyebutkan makna secara jelas, penjelasan dari ayat tersebut diperoleh melalui penjelasan Hadits Nabi yang kemudian disebut sebagai teks utama setelah al-Qur’an. Sebenarnya agama Islam sangat mengutamakan proses pendidikan, hal tersebut dapat dilihat dari lima ayat yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dalam surat al-‘Alaq. Banyak juga hadits yang menjelaskan tetang pentingnya pendidikan bagi manusia. Namun sebagai dua teks utama, ummat Islam seringkali lupa akan ajaran-ajaran yang dijelasknnya. Buku ini merupakan hand out perkuliahan Al-Islam Studi Hadits yang disampaikan untuk mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, bertujuan memberikan wawasan keilmuan kepada mahasiswa khususnya mengenai konsep-konsep pendidikan yang di contohkan oleh Rasul melalui Hadits. Buku Al-Islam Studi Hadits Tarbawi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Diskursus studi Al-Qur’an yang berkembang di tanah air sampai saat ini masih dibilang sepi dari sorotan. Padahal kajian ini menjadi entry point bagi pengembangan studi-studi keilmuan Islam lainnya. Setidaknya inilah yang coba ditawarkan oleh buku ini. Al-Qur’an yang dilihat dari berbagai perspektif dan pendekatan memungkinkan kitab suci lebih kontekstual secara praksis dan menjadi pembebas dari kejumudan pemahaman. Bisa dikatakan inilah karya yang mengkover banyak tema bahasan terkait materi studi Al-Qur’an dan menjadi referensi yang memadai bagi kalangan pengkaji studi Al-Qur’an maupun mahasiswa yang konsen dalam bidang Islamics studies, khususnya studi Al-Qur’an.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Kedudukan hadis sebagai salah satu sumber terpenting telah lama menjadi objek kajian para ulama dari masa ke masa hingga kemudian mengkristal dalam disiplin keilmuan tersendiri. Berbagai hal penting dalam disiplin tersebut dipaparkan secara komprehensif dan sistematis dalam buku ini. Kelengkapan bahasan mencakup pula kajian hadis para orientalis terkait dalam perspektif mereka terhadap autentitas dan validitas hadis sebagai salah satu sumber hukum Islam. Buku persembahan penerbit Prenada Media Group.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku yang ada di hadapan Anda ini, Pengantar Studi Ilmu Al-Qur`an, sengaja kami hadirkan untuk menjadi salah satu sahabat Anda dalam menyelami ayat-ayat Al-Qur`an yang dalam tak berujung dan luas tak bertepi. Melalui buku ini, Anda akan diajak untuk mengenal lebih jauh tentang Al-Qur`an dan hal-hal lain yang mengitarinya. Mungkin bahasanya sedikit akademis, tapi kami yakin insya Allah ia termasuk yang paling mudah untuk buku sejenisnya, semoga Anda dapat memetik manfaat yang luas melalui buku ini, dan hari-hari Anda menjadi hari-hari yang dihiasi dengan tadabbur Al-Qur`an. Sesungguhnya kitab yang mulia ini adalah kitab terbesar dan teragung yang mengajak Anda kepada kebahagiaan, kegembiraan, kesukacitaan dan kesenangan. Ia membahagiakan Anda seolah mengatakan: `Tenanglah, teguhlah, bahagialah, berfikir positiflah, suka-cita dan gembiralah, karena di penghujung setiap malam ada pagi yang cerah, di balik setiap bukit ada taman, setelah perjalanan jauh ada sungai yang mengalir, dan di balik batu yang besar ada mata air yang sejuk, di bawah terik matahari ada tempat bernaung, dan setelah kelelahan ada tidur yang tenang yang lelap dan melapangkan. Dan âÂÂSesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan.â (Al-Insyirah: 6). (DR. âÂÂAidh Al-Qarni) - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
“Edisi kedua karya sahabat Aksin Wijaya ini merupakan lanjutan dari karya sebelumnya yang berjudul Menggugat Autentisitas Wahyu Tuhan, di sisi lain menjadi pijakan dasar dari karya berikutnya yang berjudul Sejarah Kenabian dalam Perspektif Tafsir Nuzuli. Sebagai lanjutan, karena buku ini menampilkan gagasan inti dari karya sebelumnya tentang diferensiasi pesan Tuhan menjadi wahyu, al-Qur’an dan Mushaf Utsmani; dan menjadi pijakan karena karya berikutnya itu bertolak pada buku ini terutama tentang dialog al-Qur’an dan Mushaf Utsmani dengan realitas masyarakat Arab yang hidup pada pra, era, dan pasca kehadiran al-Qur’an. Ketiga buku itu menjadi satu kesatuan yang harus dibaca oleh mereka yang hendak memahami pemikiran keislaman Aksin Wijaya secara utuh.” [Dr. Hefni Zein, Wakil Rektor III IAIN Jember] “Buku ini membahas unsur-unsur Ulum al-Qur’an dengan cara baru, mensistematisasinya serta mendiferensiasi antara wahyu, al-Qur’an, dan Mushaf Utsmani. Ketiga istilah itu menurut Aksin mempunyai makna yang berbeda, kendati menunjuk pada satu titik yang sama, yakni pesan Tuhan. Pesan Tuhan yang tersimpan di dalam ketiga istilah itu juga berbeda dari segi autentisitasnya, sehingga dia menawarkan pendekatan baru dalam memburu pesan autentik Tuhan, yakni hermeneutika. Di sinilah letak kesegaran dan kebaruan buku karya Aksin Wijaya ini.” [Dr. Suwendi, M.Ag., Kepala Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat PTKI, Kemenag RI]