Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh transformasi BUMDes Mekar Gemilang yang merevitalisasi tata kelolanya dengan mengintegrasikan nilai-nilai syari'ah setelah mengalami kegagalan pada unit simpan pinjam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai syari'ah dalam aspek kelembagaan, pembiayaan, kegiatan usaha, dan distribusi hasil pada BUMDes Mekar Gemilang serta implikasinya terhadap perekonomian lokal di Desa Gedung Harapan, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pertama, implementasi nilai Ekonomi Syari'ah pada BUMDes Mekar Gemilang diterapkan secara komprehensif pada aspek kelembagaan melalui prinsip amanah dan musyawarah (syura), aspek pembiayaan yang bebas riba dengan pengelolaan modal secara hati-hati, aspek kegiatan usaha budidaya ikan lele yang memenuhi prinsip halalan thayyiban, serta aspek distribusi hasil yang menerapkan keadilan ('adl) melalui pola bagi hasil yang disepakati bersama dan program sosial 5% untuk masyarakat miskin. Kedua, implementasi nilai-nilai syari'ah tersebut berimplikasi positif terhadap perekonomian lokal, yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peluang usaha jual beli ikan segar serta menyerap tenaga kerja part-time dari kalangan ekonomi lemah melalui sistem pemanenan bergilir yang inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai syari'ah secara konsisten dalam pengelolaan BUMDes mampu menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan sosial sekaligus berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Gedung Harapan.