Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Tafsir Komparatif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penafsiran Surah Al-Qodr (Studi Komperatif Tafsir Al-Alusi dan Ahmad Yasin)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji penafsiran Surah Al-Qadr melalui pendekatan studi komparatif terhadap dua karya tafsir: Tafsir Rûh al-Ma’ânî karya Al-Alusi (w. 1854 M) dan Tafsīr Sūrah Al-Qadr karya Ahmad Yasin Asymuni (w. 2021). Kajian ini bertolak dari kesenjangan dalam literatur tafsir komparatif Indonesia yang belum secara mendalam mempertemukan dua tradisi penafsiran berbeda yaitu tradisi intelektual Baghdad abad ke-19 dan tradisi pesantren Nusantara abad ke-20. Penelitian ini berjenis pustaka (library research) dengan metode deskriptif-analitis dan analisis komparatif. Sumber data primer terdiri atas kedua kitab tafsir tersebut, sedangkan sumber sekunder mencakup literatur tafsir dan kajian Al-Qur'an yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Alusi menafsirkan Surah Al-Qadr dengan pendekatan analitis-komparatif yang mengintegrasikan dalil naqli, rasionalitas, dan pendapat ulama lintas mazhab, sementara Ahmad Yasin Asymuni menekankan dimensi sufistik dan transformasi batin dalam memaknai malam Lailatulqadar. Persamaan keduanya terletak pada pengakuan atas keagungan malam Lailatulqadar dan penggunaan metode tafsir bi al-ma’tsur wa bi al-ra’yi. Perbedaan mendasarnya terletak pada orientasi epistemologis yaitu Al-Alusi cenderung pada validasi ilmiah, sedangkan Asymuni menekankan penghayatan spiritual.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Konsep Interaksi Sosial Asosiatif dalam Al-Qur’an (Studi Komparatif Tafsīr Al-Munīr Dan Tafsīr Al-Mīṣbaḥ)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji konsep interaksi sosial asosiatif dalam Al-Qur’an melalui analisis komparatif terhadap penafsiran Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsīr al-Munīr dan M. Quraish Shihab dalam Tafsīr al-Miṣbāḥ, serta menelaah relevansinya dengan teori interaksi sosial menurut Ahmad Siddiq dan soerjono soekanto. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami nilai-nilai sosial Qur’ani dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat modern saat ini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan tafsir komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep interaksi sosial asosiatif dalam Al-Qur’an tercermin dalam nilai ta‘āwun (kerja sama), ta‘āruf (saling mengenal), dan tanggung jawab sosial, sebagaimana termuat dalam ayat-ayat ijtimā‘iyyah. Kedua mufasir memiliki kesamaan bahwa interaksi sosial harus berlandaskan kebaikan dan ketakwaan. Perbedaannya, Wahbah Az-Zuhaili lebih menekankan aturan dan konsekuensi hukum, sedangkan M. Quraish Shihab lebih menekankan nilai kemanusiaan dan penerapannya dalam kehidupan sekarang. Lebih lanjut, konsep tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pemikiran Ahmad Siddiq melalui Trilogi Ukhuwwah serta teori interaksi sosial asosiatif Soerjono Soekanto. Dengan demikian, nilai sosial dalam Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun masyarakat yang rukun, harmonis, dan saling menghargai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail