Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Wahbah Az-Zuhaili.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Praktik Utang Piutang Sembako Perspektif Wahbah Az-Zuhaili

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Praktik utang-piutang sembako di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, merupakan salah satu bentuk solidaritas sosial yang diimplementasikan oleh masyarakat setempat untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok dalam rangka acara-acara penting, seperti pernikahan dan khitanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik tersebut dari perspektif fiqh Islam, khususnya berdasarkan pandangan Wahbah Az-Zuhaili mengenai qardh (pinjaman). Penelitian ini mengkaji bagaimana transaksi utang-piutang sembako sejalan dengan prinsip-prinsip qardh yang sah menurut fiqh Islam, yang mengutamakan kesetaraan nilai dan pengembalian barang tanpa adanya keuntungan tambahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang realitas sosial, fenomena, atau perilaku yang terjadi di lapangan. Sumber data yang di gunakan yaitu sumber data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik utang-piutang sembako di Desa Sidosari dinilai sah dan sesuai dengan prinsip fiqh qardh menurut perspektif Wahbah Az-Zuhaili. Dikarenakan transaksi tersebut telah memenuhi rukun qordh yaitu Shigot qordh ijab dan qobul, para pihak yang terlibat bertanggung jawab, serta barang yang dipinjamkan harus barang yang dapat di serah terimakan (muslam fih). Selain rukun, syarat qardh juga sudah terpenuhi seperti : Ijab dan qobul (shigot), kecakapan untuk berakad dari semua pihak, dan harta yang di pinjamkan berupa harta mitsli. Serta tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan syariat Islam, khususnya dalam konteks prinsip qardh menurut Wahbah Az-Zuhaili

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail