ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembahasan tentang Keimanan masih menjadi topik utama yang tidak pernah terlewatkan dalam kitab-kitab tafsir klasik seperti Tafsir al-Ibris karya Mustafa Bisri maupun kitab-kitab tafsir kontemporer seperti Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhayli. Dalam hal ini, penulis menemukan titik temu dari kedua tafsir tersebut. Pertama, tafsir Al-Ibriz cenderung bercorak fiqhi, sosial kemasyarakatan, dan shufi. Kedua, Tafsir al-Munir mencoba memegang konsep bahasa kontemporer yang dapat diintegrasikan ke dalam wacana tafsir klasik dengan corak tafsir fiqh. Penulis mengambil QS al-Kahfi [18] 9-26 sebagai objek tafsir dalam kajian perbandingan antara tafsir al-Ibriz dengan tafsir al-Munir berkenaan dengan berbagai nilai keimanan. Ayat ini dinilai memiliki nilai keimanan dari kisah Ashabul Kahfi yang tetap mempertahankan keimanannya meskipun dalam keadaan terancam. Melalui metode penelitian komparatif, ditemukan beberapa nilai keimanan dalam kajian QS al-Kahfi ayat 9-26, yaitu kedua tafsir ini sama-sama menganut konsep keimanan Ahlussunah Waljamaah sehingga nilai-nilai keimanan tersebut adalah: Tauhid Rububiyah, Tauhid Uluhiyah dan Asma'wasifat. Perbedaan nilai keimanan dalam Tafsir al-Ibriz dan al-Munir dikarenakan adanya pola tafsir dan karakteristik kedua Tafsir tersebut yang berbeda.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menganalisis bahasa istilah hujan Anzala Mā', Anzalnā dan Yunazzilu yang terdapat dalam Q.S Az-Zumar:21, Q.S Al-Mu’minun:18, Q.S Ar-Rum ayat 24 dan menggunakan Q.S Al-A’raf (7): 56-57 untuk dijadikan sebuah upaya dalam penemuan tentang makna bagaimana bumi ini diciptakan dengan baik (fenomena hujan turun sebagai rahmat) dan menyingkap makna berisi hak, larangan dan kewajiban dalam menjaga bumi (lingkungan). Jenis penelitian ini kualitatif, menggunakan sumber data Library Research dengan pendekatan Tafsir Maqasidi. Penulis menemukan penggalan kalimat بَعۡدَ إِصۡلَٰحِهَا (setelah (diciptakan) dengan baik) bahwa dalam Ayat tersebut mengandung makna yang terhimpun dari adanya beberapa peristiwa seperti fenomena hujan turun sebagai rahmat yang membawa keberkahan bagi kehidupan di bumi khususnya lingkungan tempat makhluk hidup. Adapun aspek-aspek maqasidiyah dari penggalan ayat tersebut yaitu: Hifz al’Bi’ah (menjaga lingkungan) Karena dari adanya Hifz Al-Bi’ah memiliki beberapa upaya untuk mewujudkan prinsip Maqashid al-'Ammah, yaitu Hifz an-Nafs (menjaga jiwa), Hifz al-Mal (menjaga harta benda), Hifz Ad-Daulah (menjaga negara) dan Interpretasinya berpusat pada ekosentrisme yang menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan yaitu pelestarian alam. Relevansinya dengan kondisi saat ini yaitu dengan menerapkan prinsip Amar Ma’ruf Nahi Munkar, mengoptimalkan potensi manusia dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan, dan menumbuhkan tindak perilaku ramah tamahan terhadap lingkungan (bumi) tempat makhluk hidup.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat media topi sulap untuk membantu anak-anak dalam rentang usia 5-6 tahun di RA AL KHAIRIYAH Tanjung Aji kecamatan melinting kabupaten Lampung Timur
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keuntungan dari Market Day untuk menumbuhkan keterampilan sosial pada anak-anak termasuk keberanian, kreativitas, kewirausahaan, tanggung jawab, ketahanan terhadap keputusasaan, kemandirian, kehati-hatian, kemampuan, dan keterampilan sosial adalah apa yang memacu penelitian ini. Karena interaksi langsung yang akan dimiliki anak-anak dengan teman sekelas dan guru, Market Day sedang dilaksanakan dengan cara yang sangat instruktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana Market Day diterapkan pada perkembangan sosial emosional siswa berusia 4 hingga 5 tahun di Taman Kanak-kanak Pagaruyung. Dengan tujuan mengoptimalkan penggunaan Market Day untuk mengembangkan emosi sosial anak-anak berusia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Pagaruyung, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metodologi deskriptif. Baik observasi maupun wawancara termasuk dalam metodologi penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana Market Day diterapkan pada perkembangan sosial emosional siswa berusia 4 hingga 5 tahun di Taman Kanak-kanak Pagaruyung. Temuan penelitian menunjukkan, dalam pelaksanaan Hari Pasar, emosi sosial anak usia empat sampai lima tahun sudah memenuhi syarat untuk menunjukkan kompetensi sosial emosional sesuai dengan tahapan perkembangannya dalam area ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan keterampilan gerak tari bungong jeumpa pada siswa kelas 4A SD NU Metro Barat, Metode Demonstrasi digunakan untuk meningkatkan kemampuan kinestetik siswa, yang meliputi fleksibilitas, stabilitas, agilitas, dan daya tahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa. Setelah penerapan, siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal kelenturan tubuh, kemampuan menjaga keseimbangan, respons cepat terhadap perubahan Gerakan, serta ketahanan fisik saat menari. Selain itu, metode ini juga berhasil meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran serta pemahaman mereka terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tari bungong jeumpa. Dengan demikian, penerapan metode demonstrasi dapat dijadikan strategi yang efektif dalam pembelajaran seni tari di sekolah dasar, terutama dalam mengembangkan keterampilan gerak dan pemahaman budaya siswa. Kata Kunci: Seni Tari, Metode demonstrasi, Keterampilan Belajar
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan keterampilan gerak tari bungong jeumpa pada siswa kelas 4A SD NU Metro Barat, Metode Demonstrasi digunakan untuk meningkatkan kemampuan kinestetik siswa, yang meliputi fleksibilitas, stabilitas, agilitas, dan daya tahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa. Setelah penerapan, siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal kelenturan tubuh, kemampuan menjaga keseimbangan, respons cepat terhadap perubahan Gerakan, serta ketahanan fisik saat menari. Selain itu, metode ini juga berhasil meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran serta pemahaman mereka terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tari bungong jeumpa. Dengan demikian, penerapan metode demonstrasi dapat dijadikan strategi yang efektif dalam pembelajaran seni tari di sekolah dasar, terutama dalam mengembangkan keterampilan gerak dan pemahaman budaya siswa. Kata Kunci: Seni Tari, Metode demonstrasi, Keterampilan Belajar
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji praktik jual beli online menggunakan sistem serok selama siaran langsung
di TikTok Shop, dengan fokus khusus pada Qiansoto, sebuah toko TikTok yang menjual produk
kecantikan dan kosmetik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum perlindungan
konsumen dan kepatuhan penjual terhadap Undang-Undang Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun
1999. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk penelitian lapangan, wawancara, dan
observasi partisipan, untuk mengumpulkan data primer. Data sekunder dikumpulkan dari literatur
terkait dan dokumen resmi. Temuan menunjukkan Tiktok Shop Qiansoto berhasil menciptakan
pengalaman belanja yang menarik dengan fitur live dan sistem "serok"
, namun menghadapi
beberapa masalah. Praktik "serok"
, yang memungkinkan konsumen membeli produk secara acak
tanpa informasi jelas, bertentangan dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8
Tahun 1999, yang mengharuskan pelaku usaha memberikan informasi yang akurat. Hal ini dapat
menyebabkan ketidakpuasan konsumen dan melanggar hak mereka. Selain itu, prosedur
penanganan keluhan perlu diperbaiki untuk menghindari penurunan kepercayaan. Untuk
meningkatkan kepuasan pelanggan dan mematuhi regulasi, Qiansoto disarankan untuk
meningkatkan transparansi informasi produk, memperbaiki penanganan keluhan, dan memastikan
kepatuhan terhadap peraturan perlindungan konsumen serta prinsip keadilan dalam transaksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas banyak mendapatkan keluhan dari KPM (kelompok penerima manfaat) karena untuk bahan pangan yang diberikan oleh KPM sudah ditentukan dan tidak bisa dipilih sesuai kemauan KPM, jadi sebagian KPM merasa membutuhkan bahan pokok lain namun yang didapat lain lagi. Selain itu, dalam pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tidak tepat sasaran dikarenakan masih banyak penerima BPNT yang berasal dari masyarakat mampu dan bahkan terdapat masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan tetapi tidak mendapatkan bantuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas dan untuk menganalisis apakah penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Permensos No.20 Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan sifat penelitiannya bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sehingga dapat di analisis dengan menggunakan teknik analisis yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa 1) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas belum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan saja dan hanya mengurangi beban pengeluaran yang sebelumnya pengeluaran untuk bahan pokok bisa dialihkan dengan memenuhi kebutuhan lainnya. Dimana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya diberikan kepada masyarakat 3 bulan sekali saja bukan setiap bulan sehingga masyarakat merasa tetap belum terpenuhi kebutuhannya. 2) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 20 Tahun 2019. Dimana dalam hal memberikan bantuan tersebut sudah diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan BPNT. Penyaluran bantuan untuk orang penerima kartu manfaat (KPM) berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) telah sesuai ketentuan yang ada. Namun, kenyataan yang terjadi data tidak ditinjau ulang untuk menemukan kejanggalan apabila terdapat masyarakat yang tergolong sejahtera mendapatkan bantuan dan sebaliknya masyarakat miskin kadangkala tidak mendapatkan bantuan pangan non tunai karena pihak yang memverifikasi data tersebut hanya terpaku pada data yang ada tanpa melakukan pengawasan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas banyak mendapatkan keluhan dari KPM (kelompok penerima manfaat) karena untuk bahan pangan yang diberikan oleh KPM sudah ditentukan dan tidak bisa dipilih sesuai kemauan KPM, jadi sebagian KPM merasa membutuhkan bahan pokok lain namun yang didapat lain lagi. Selain itu, dalam pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tidak tepat sasaran dikarenakan masih banyak penerima BPNT yang berasal dari masyarakat mampu dan bahkan terdapat masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan tetapi tidak mendapatkan bantuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas dan untuk menganalisis apakah penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Permensos No.20 Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan sifat penelitiannya bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sehingga dapat di analisis dengan menggunakan teknik analisis yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa 1) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas belum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan saja dan hanya mengurangi beban pengeluaran yang sebelumnya pengeluaran untuk bahan pokok bisa dialihkan dengan memenuhi kebutuhan lainnya. Dimana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya diberikan kepada masyarakat 3 bulan sekali saja bukan setiap bulan sehingga masyarakat merasa tetap belum terpenuhi kebutuhannya. 2) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 20 Tahun 2019. Dimana dalam hal memberikan bantuan tersebut sudah diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan BPNT. Penyaluran bantuan untuk orang penerima kartu manfaat (KPM) berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) telah sesuai ketentuan yang ada. Namun, kenyataan yang terjadi data tidak ditinjau ulang untuk menemukan kejanggalan apabila terdapat masyarakat yang tergolong sejahtera mendapatkan bantuan dan sebaliknya masyarakat miskin kadangkala tidak mendapatkan bantuan pangan non tunai karena pihak yang memverifikasi data tersebut hanya terpaku pada data yang ada tanpa melakukan pengawasan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Diskursus tafsir tematik sebagai tafsir ideal era kontemporer di Indonesia telah sampai pada pembagian dua arah penafsiran, yaitu dari teks ke realitas dan dari realitas ke teks. Pemilihan salah satu dari dua arah penafsiran tersebut dianggap menentukan hasil penafsiran yang aplikatif dalam menjawab problematika sosial di masyarakat. Beberapa penelitian terakhir menunjukkan bahwa arah penafsiran dari realitas ke teks lebih diminati oleh para pengkaji tafsir karena dianggap sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Buku ini menyimpulkan bahwa tafsir tematik yang digagas M. Dawam Rahardjo dalam Ensiklopedi Al-Qur'an dan Paradigma Al-Qur'an adalah tafsir tematik-sosial yang menjadikan realitas sosial sebagai titik tolak penafsiran. Dengan bentuk tafsir ensiklopedis yang menjadikan kata-kata kunci sebagai pijakannya, tafsir tematik-sosial ini mempunyai tiga titik tolak, yaitu: konsep ilmu-ilmu sosial dan budaya, istilah-istilah al-Qur'an, dan istilah-istilah keilmuan Islam klasik. Pemilihan konsep tersebut ditentukan berdasarkan permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, tafsir tematik-sosial menggunakan pendekatan kontekstual berupa pendekatan sosial-historis untuk mendialogkan teks dengan realitas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) merupakan salah satu faktor dalam penerapan Good Corporate Governance yang dapat memberikan gambaran yang akurat terkait organisasi untuk dinilai dan memberikan tindakan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya. Good Corporate Governance mengacu pada serangkaian prosedur dan struktur yang mengelola dan mengordinasikan berbagai individu yang terlibat dalam operasi sebuah organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dan menganalisis peran serta fungsi Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dalam mewujudkan Good Corporate Governance di KSPPS BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research). Adapun sifat dari penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang pada hakekatnya penelitian kualitatif adalah mengamati orang dalam lingkungan hidupnya, berinteraksi dengan mereka. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Dalam menganalisis data penelitian menggunakan tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dalam mewujudkan Good Corporate Governance melakukan upaya – upaya melalui kinerja yang dilakukan oleh tim Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) yaitu perencanaan kerja terukur, proses pemeriksaan profesional, serta pelaporan yang akurat dan independen. Sehingga Good Corporate Governance di KSPPS BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional dapat terwujud dan sustainability /keberlangsungan KSPPS BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional dapat terjaga sampai saat ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EFEKTIVITAS WHISTLEBLOWING TERHADAP PENGENDALIAN FRAUD DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH (Studi di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah) Tahun 2023 Maraknya kasus fraud di lembaga keuangan syariah telah menjadi perhatian serius dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini tidak hanya mengancam integritas sistem keuangan syariah, tetapi juga berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga tersebut. Whistleblowing, sebagai salah satu mekanisme pengendalian internal, dipandang sebagai alat yang efektif untuk mendeteksi dan mencegah praktik fraud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem whistleblowing dalam upaya pengendalian fraud di lembaga keuangan syariah, dengan studi di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah pada Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan karyawan dan manager BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah, serta analisis dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data efektivitas system whistleblowing. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpilkan bahwa penerapan Whistleblowing terhadap pengendalian Fraud di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah berhasil menciptakan budaya transparansi dan akuntabilitas. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi, tetapi juga sebagai pencegah potensial terhadap tindakan Fraud. Penerapan Whistleblowing efektif terhadap pengendalian Fraud di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah, hal ini telah terbukti efektif dalam mengendalikan Fraud sejak terjadinya peningkatan signifikan dalam deteksi dini kasus Fraud potensial.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
EFEKTIVITAS WHISTLEBLOWING TERHADAP PENGENDALIAN FRAUD DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH (Studi di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah) Tahun 2023 Maraknya kasus fraud di lembaga keuangan syariah telah menjadi perhatian serius dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini tidak hanya mengancam integritas sistem keuangan syariah, tetapi juga berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga tersebut. Whistleblowing, sebagai salah satu mekanisme pengendalian internal, dipandang sebagai alat yang efektif untuk mendeteksi dan mencegah praktik fraud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem whistleblowing dalam upaya pengendalian fraud di lembaga keuangan syariah, dengan studi di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah pada Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan karyawan dan manager BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah, serta analisis dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data efektivitas system whistleblowing. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpilkan bahwa penerapan Whistleblowing terhadap pengendalian Fraud di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah berhasil menciptakan budaya transparansi dan akuntabilitas. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi, tetapi juga sebagai pencegah potensial terhadap tindakan Fraud. Penerapan Whistleblowing efektif terhadap pengendalian Fraud di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah, hal ini telah terbukti efektif dalam mengendalikan Fraud sejak terjadinya peningkatan signifikan dalam deteksi dini kasus Fraud potensial.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) merupakan salah satu faktor dalam penerapan Good Corporate Governance yang dapat memberikan gambaran yang akurat terkait organisasi untuk dinilai dan memberikan tindakan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya. Good Corporate Governance mengacu pada serangkaian prosedur dan struktur yang mengelola dan mengordinasikan berbagai individu yang terlibat dalam operasi sebuah organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dan menganalisis peran serta fungsi Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dalam mewujudkan Good Corporate Governance di KSPPS BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research). Adapun sifat dari penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang pada hakekatnya penelitian kualitatif adalah mengamati orang dalam lingkungan hidupnya, berinteraksi dengan mereka. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Dalam menganalisis data penelitian menggunakan tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dalam mewujudkan Good Corporate Governance melakukan upaya – upaya melalui kinerja yang dilakukan oleh tim Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) yaitu perencanaan kerja terukur, proses pemeriksaan profesional, serta pelaporan yang akurat dan independen. Sehingga Good Corporate Governance di KSPPS BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional dapat terwujud dan sustainability /keberlangsungan KSPPS BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional dapat terjaga sampai saat ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem berperkara secara elektronik merupakan bentuk perwujudan Mahkamah Agung dalam menciptakan asas peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan dengan berpedoman kepada Perma no 7 tahun 2022. Pengadilan Agama Tanjung Karang telah menerapkan Perma tersebut sejak bulan April tahun 2022.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan