ResearchOpen AccessMetadata saja
•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<ol>
<li>
Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan antara kemampuan berpikir aritmatik terhadap kualitas hafalan juz amma mahasiswa PGMI UMALA</li>
<li>
Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan antara kelancaran membaca al-qur’an terhadap kualitas hafalan juz amma mahasiswa PGMI UMALA</li>
<li>
Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan antara lingkungan belajar terhadap kualitas hafalan juz amma mahasiswa PGMI UMALA</li>
<li>
Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh simultan yang signifikan antara kemampuan berpikir aritmatik, kelancaran membaca al-qur’an dan lingkungan belajar terhadap kualitas hafalan juz amma mahasiswa PGMI UMALA.</li>
</ol>
<p>
catatan</p>
<ul>
<li>
Judul ini sudah cukup jelas, namun penggunaan kata “Eksplorasi” menunjukkan bahwa penelitian ini mungkin bersifat deskriptif atau kualitatif. Jika penelitian lebih cenderung kuantitatif dengan pengujian pengaruh, kata “Analisis” atau “Pengaruh” mungkin lebih tepat. Misalnya, "Analisis Pengaruh Kemampuan Berpikir Aritmatika, Kelancaran Membaca Al-Qur'an, dan Lingkungan Belajar terhadap Kualitas Hafalan Juz Amma pada Mahasiswa PGMI UMALA."</li>
<li>
Teori yang digunakan harus mendalam, terutama terkait bagaimana kemampuan berpikir aritmatika berhubungan dengan kemampuan menghafal. Sebutkan literatur yang mendukung bahwa keterampilan kognitif tertentu (seperti matematika) dapat mempengaruhi daya ingat. Selain itu, teori tentang hafalan Al-Qur'an dan bagaimana lingkungan belajar, seperti dukungan keluarga atau fasilitas pendidikan, dapat memengaruhi hasil hafalan perlu dijelaskan lebih jelas.</li>
<li>
<p>
Secara keseluruhan, proposal ini memiliki tema yang sangat relevan dan menarik, terutama dalam konteks pendidikan di lingkungan berbasis keagamaan seperti PGMI. Pendekatan multidimensi yang menggabungkan kemampuan kognitif, kemampuan membaca, dan faktor lingkungan dalam pengaruhnya terhadap hafalan Al-Qur'an memberikan penelitian ini nilai tambah. Namun, metodologi, rumusan masalah, dan hipotesis perlu lebih diperinci agar penelitian ini dapat menghasilkan data yang kuat dan konklusif.</p>
</li>
</ul>
<p>
</p>
<p>
</p>
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji deforestasi melalui perspektif konsep ekologi sakral Seyyed Hossein Nasr dengan mengintegrasikannya dengan ayat-ayat Al-Qur’an tentang pelestarian lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan studi tokoh untuk menganalisis kerangka pemikiran Nasr serta ajaran ekologis dalam Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi bukan hanya persoalan lingkungan atau ekonomi, melainkan merupakan krisis spiritual yang berakar pada desakralisasi alam. Ekologi sakral Nasr menekankan keterkaitan antara Tuhan, manusia, dan alam, di mana alam dipandang sebagai manifestasi tanda-tanda Ilahi (āyāt). Ayat-ayat Al-Qur’an juga menegaskan prinsip keseimbangan (mīzān), amanah kekhalifahan (khalīfah), serta larangan berbuat kerusakan (fasād), yang menunjukkan tanggung jawab etis dan teologis manusia dalam menjaga lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya mengatasi deforestasi tidak cukup hanya melalui pendekatan teknis dan kebijakan, tetapi juga memerlukan transformasi kesadaran manusia menuju pemahaman sakral terhadap alam. Dengan mengintegrasikan ajaran Islam dan pemikiran Nasr, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kerangka ekoteologi yang komprehensif untuk pelestarian lingkungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pertambangan emas di Desa Negeri Batin serta implikasinya ditinjau dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pekerja tambang, masyarakat setempat, dan aparatur desa, serta didukung oleh dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kegiatan pertambangan emas di Desa Negeri Batin belum memenuhi ketentuan perizinan sebagaimana diatur dalam Pasal 35 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025. Selain itu, pengelolaan lingkungan pascatambang belum dilaksanakan secara optimal sesuai dengan prinsip perlindungan lingkungan. Implikasi dari praktik pertambangan tersebut menunjukkan adanya dampak positif berupa peningkatan pendapatan masyarakat dan terbukanya lapangan kerja, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti kerusakan lingkungan, pencemaran sungai, serta meningkatnya risiko keselamatan kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pengawasan, penegakan hukum, serta kebijakan yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dalam pengelolaan pertambangan emas berbasis masyarakat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keberagaman latar belakang agama siswa di sekolah dasar menuntut penerapan strategi pembelajaran yang mampu membangun lingkungan belajar yang inklusif serta menumbuhkan sikap toleransi antar siswa. Dalam hal ini, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya berperan sebagai penyampai materi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan sikap saling menghormati melalui proses pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif guna menumbuhkan toleransi antar siswa beragama di SD Negeri 1 Metro Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru PAI, guru kelas, dan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif dilakukan melalui penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran, pemberian keteladanan sikap saling menghargai, pembiasaan kegiatan belajar bersama tanpa diskriminasi, serta kerja sama antar guru dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Strategi tersebut berperan dalam menumbuhkan sikap toleransi antar siswa sejak dini. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru PAI memiliki peran penting dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif serta menanamkan sikap toleransi beragama di sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar tehadap minat belajar siswa SMP se-Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP se-Kabupaten Lampung Tengah. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 101. Teknik pengambilan sampel menggunakan porbabilty sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner/angket sedangkan studi dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data pelengkap. Berdasarkan hasil pengujian statistik uji-t bahwa nilai thitung = 6.745 dan ttabel = 1.96, dengan signifikan yang diperoleh adalah sebesar 0,000 yang artinya H0 ditolak. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan belajar terhadap minat belajar siswa. Adapun koefisien determinasi menunjukan skor 0,315 yang artinya pengaruh lingkungan belajar terhadap minat belajar siswa sebesar 31,5% sedangkan sisanya 68,5% dipengaruji oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian untuk meningkatkan minat belajar siswa, maka perlu lingkungan yang kondusif baik lingkungan bersifat fisik maupun non fisik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada kepala sekolah maupun orang tua untuk dapat melakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman perbaikan lingkungan belajar dengan cara menambah sarana prasarana sehingga minat belajar siswa dapat meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang lingkungan hidup di kelas X SMK Tri Bhakti At Taqwa. Sangat penting untuk menanamkan kesadaran akan lingkungan hidup sejak dini dalam era globalisasi yang semakin kompleks ini, terutama melalui pendidikan yang didasarkan pada nilai-nilai agama. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif yang menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI yang menggabungkan nilai-nilai agama dengan masalah lingkungan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan agama tetapi juga terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan melalui aktivitas diskusi, simulasi, dan pembelajaran berbasis proyek yang berfokus pada lingkungan. Oleh karena itu, strategi pembelajaran PAI yang efektif sangat penting untuk membangun sifat siswa yang peduli terhadap lingkungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menganalisis bahasa istilah hujan Anzala Mā', Anzalnā dan Yunazzilu yang terdapat dalam Q.S Az-Zumar:21, Q.S Al-Mu’minun:18, Q.S Ar-Rum ayat 24 dan menggunakan Q.S Al-A’raf (7): 56-57 untuk dijadikan sebuah upaya dalam penemuan tentang makna bagaimana bumi ini diciptakan dengan baik (fenomena hujan turun sebagai rahmat) dan menyingkap makna berisi hak, larangan dan kewajiban dalam menjaga bumi (lingkungan). Jenis penelitian ini kualitatif, menggunakan sumber data Library Research dengan pendekatan Tafsir Maqasidi. Penulis menemukan penggalan kalimat بَعۡدَ إِصۡلَٰحِهَا (setelah (diciptakan) dengan baik) bahwa dalam Ayat tersebut mengandung makna yang terhimpun dari adanya beberapa peristiwa seperti fenomena hujan turun sebagai rahmat yang membawa keberkahan bagi kehidupan di bumi khususnya lingkungan tempat makhluk hidup. Adapun aspek-aspek maqasidiyah dari penggalan ayat tersebut yaitu: Hifz al’Bi’ah (menjaga lingkungan) Karena dari adanya Hifz Al-Bi’ah memiliki beberapa upaya untuk mewujudkan prinsip Maqashid al-'Ammah, yaitu Hifz an-Nafs (menjaga jiwa), Hifz al-Mal (menjaga harta benda), Hifz Ad-Daulah (menjaga negara) dan Interpretasinya berpusat pada ekosentrisme yang menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan yaitu pelestarian alam. Relevansinya dengan kondisi saat ini yaitu dengan menerapkan prinsip Amar Ma’ruf Nahi Munkar, mengoptimalkan potensi manusia dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan, dan menumbuhkan tindak perilaku ramah tamahan terhadap lingkungan (bumi) tempat makhluk hidup.