ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
sistem pengendalian internal yang dilaksankan, dengan memperhatikan komponen kompenen pengendalian internal seperti lingkungan pengendalian, evaluasi resiko, komunikasi dan informasi, pengawasan dan aktivitas pengendalian, akan mampu menciptakan sebuah sistem pengendalian yang solid. Sebagai satu tim yang independen Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) menjadi sebuah tim yang mengambil posisi sebagai komponen pelaksana aktivitas pengendalian dimana dalam tugas dan tanggung jawabnya akan melaksnakan proses audit secara menyeluruh di semua bagian operasional kegiatan mulai dari bidang simpanan, pembiayaan, serta arsip dan transaksi, dimana adanya audit tersebut untuk memastikan seluruh kebijakan dan aturan yang dibuat di laksanakan dan mampu mendetekasi potensi terjadinya fraud, dimana dampak dari fraud akan mempengaruhi keberlangsungan kegiatan operasional lembaga serta mengakibatkan kerugian, baik kerugaian finansial juga penilaian kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengendalian internal dalam KSPPS BMT Assyafi'iyah dilaksnakan dan perannya dalam mendeteksi adanya potensi fraud, dimana Fraud dapat terjadi karena lemahnya pengendalian internal, yang seharusnya melindungi aset lembaga dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan. Fokus penelitian adalah pada dijalankannya sistem pengendalian internal, termasuk analisis risiko, pelaporan keuangan, dan aktivitas pengendalian. Dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Studi ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan pengendalian internal guna mencegah fraud dan meningkatkan efektivitas operasional dan kepercayaan terhadap lembaga keuangan syariah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EFEKTIVITAS WHISTLEBLOWING TERHADAP PENGENDALIAN FRAUD DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH (Studi di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah) Tahun 2023 Maraknya kasus fraud di lembaga keuangan syariah telah menjadi perhatian serius dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini tidak hanya mengancam integritas sistem keuangan syariah, tetapi juga berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga tersebut. Whistleblowing, sebagai salah satu mekanisme pengendalian internal, dipandang sebagai alat yang efektif untuk mendeteksi dan mencegah praktik fraud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem whistleblowing dalam upaya pengendalian fraud di lembaga keuangan syariah, dengan studi di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah pada Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan karyawan dan manager BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah, serta analisis dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data efektivitas system whistleblowing. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpilkan bahwa penerapan Whistleblowing terhadap pengendalian Fraud di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah berhasil menciptakan budaya transparansi dan akuntabilitas. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi, tetapi juga sebagai pencegah potensial terhadap tindakan Fraud. Penerapan Whistleblowing efektif terhadap pengendalian Fraud di BTM An-Nur Mandiri Jaya Punggur Lampung Tengah, hal ini telah terbukti efektif dalam mengendalikan Fraud sejak terjadinya peningkatan signifikan dalam deteksi dini kasus Fraud potensial.