ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract. This study investigates the use of Smartboard technology to enhance teaching techniques within the framework of the Merdeka Curriculum in an English as a Foreign Language (EFL) classroom at a rural junior high school in Indonesia. Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation involving three teachers and thirteen students. The findings reveal that Smartboard technology was consistently utilized in all observed sessions; however, its use was predominantly limited to interactive presentation (62.5%), with less frequent implementation of collaborative learning (25%) and gamification (12.5%). A notable gap (25%) was identified between lesson planning and classroom implementation, indicating challenges in translating student-centered instructional design into practice. While 69.2% of students responded positively to Smartboard-based learning, engagement levels varied depending on opportunities for direct interaction. The study highlights that the effectiveness of technology integration is influenced more by teachers’ pedagogical competence than by the availability of digital tools. This research contributes to the literature by providing empirical evidence from a rural EFL context and by identifying discrepancies between technological access, pedagogical practices, and student participation. The findings suggest the need for targeted professional development to support interactive and inclusive teaching practices aligned with the Merdeka Curriculum.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo pada era media sosial. Pergeseran pola interaksi dari kegiatan keagamaan tatap muka ke aktivitas digital menyebabkan keterlibatan remaja dalam majelis ta’lim semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Majelis Ta’lim dalam meningkatkan partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur dengan ketua majelis ta’lim dan remaja, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ta’lim memiliki peran sebagai fasilitator pembinaan keagamaan, penguat nilai spiritual, serta agen dakwah yang perlu beradaptasi dengan media sosial agar lebih relevan dengan dunia remaja. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi metode dakwah berbasis digital untuk meningkatkan partisipasi keagamaan remaja secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam mengembangkan sosial emosional anak melalui bermain loose part di TK Tunas Muda Way Pengubuan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya perkembangan sosial emosional anak usia dini yang perlu di kembangkan melalui kegiatan pembelajaran yang tepat dan menyenangkan. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah kegiatan bermain loose part yang memberikan kebebasan kepada anak untuk bereksplorasi dan berkreasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan anak di TK Tunas Muda Way Pengubuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting sebagai fasilitator, pembimbing, dan motivator dalam kegiatan bermain loose part. Guru mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan, serta memberikan kebebasan kepada anak untuk berkreasi. Kegiatan bermain loose part terbukti efektif dalam mengembangkan sosial emosional anak, yang di tandai dengan meningkatnya kemampuan bekerja sama, interaksi sosial, empati, serta pengendalian emosi. Selain itu anak juga menunjukkan perubahan perilaku yang positif, seperti lebih mandiri, percaya diri,dan mampu menyelesaikan konflik sederhana. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain loose part merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan karena pentingnya peran lembaga pendidikan Islam informal dalam mengatasi tantangan degradasi moral pemuda di era digital, khususnya di Desa Jati Datar. Fokus utama isu ini adalah bagaimana menjaga integrasi sosial pemuda sejalan dengan nilai-nilai agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyoroti kontribusi Majelis Ta’lim dalam pembentukan karakter dan penciptaan kondisi untuk partisipasi aktif pemuda dalam masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dan data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan para pengelola, jemaah muda, serta pimpinan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ta’lim telah beradaptasi dengan baik – dari lokasi pendidikan menjadi pusat realisasi pemuda, di mana mereka menjadi praktisi dalam semua kegiatan sosial dan keagamaan. Mengenai peningkatan disiplin ibadah berjamaah dan kesopanan majelis Ta’lim merupakan instrumen yang efektif untuk integrasi melalui model pengajaran yang interaktif dan adaptif. Sementara itu, para pengelola harus terus berinovasi dalam model dakwah untuk mengakomodasi tuntutan remaja. kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kajian tentang peran lembaga pendidikan Islam non-formal sebagai agen pembentukan karakter pemuda di era digital, khususnya dalam konteks pedesaan. Penelitian ini juga memberikan gambaran empiris mengenai strategi adaptif Majelis Ta’lim dalam menarik dan mempertahankan partisipasi pemuda. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan model dakwah yang kreatif, partisipatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi sangat diperlukan untuk meningkatkan keterlibatan pemuda, serta dapat dijadikan acuan bagi pengelola Majelis Ta’lim dan pemangku kebijakan dalam merancang program pembinaan generasi muda yang berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
*Abstract:* This study aims to develop a loose parts-based learning media using bottle caps to stimulate early childhood in learning English. This research uses a qualitative approach with a development research design. The results show that the loose parts-based learning media using bottle caps is effective in improving early childhood English language skills. This research is expected to be a reference for teachers and parents in developing creative and interactive learning media.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Seni hadroh yang ada di pesantren menawarkan keuntungan sebagai alat pembelajaran yang dapat menyatukan nilai-nilai spiritual, sosial, dan karakter dalam aplikasi nyata. Melalui kegiatan kelompok, hadroh berperan tidak hanya sebagai seni keagamaan, tetapi juga sebagai media untuk menginternalisasi nilai-nilai Islam secara efektif.Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Islam diinternalisasikan melalui seni Hadroh Al-Mannar di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Selain ini, studi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang terbentuk dalam diri para santri serta mengkaji objek dan faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini juga berupaya untuk memahami pentingnya pembinaan yang terencana dalam membentuk karakter santri.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan fokus pada studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama 28 hari, wawancara mendalam, serta dokumentasi, ditambah dengan teknik purposive sampling dan analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman.Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai dilakukan melalui kebiasaan, keteladanan, dan pengkondisian sosial. Nilai-nilai yang terbentuk terdiri dari aspek spiritual (sabar, ketenangan, syukur), sosial (gotong royong, ukhuwah), serta karakter (disiplin, tanggung jawab).Secara teoritis, studi ini menggaris bawahi bahwa seni hadroh sebagai suatu pengalaman kolektif mampu memperkuat proses internalisasi nilai dengan lebih efektif bila dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran matematika khususnya materi perbandingan sering menghadapi tantangan berupa rendahnya minat dan hasil belajar siswa akibat metode konvensional yang kurang melibatkan partisipasi aktif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Game-Based Learning (GBL) berbantu media kartu domino terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa pada materi perbandingan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain nonequivalent control group design. Sampel terdiri dari dua kelas pada salah satu Madrasah Tsanawiyah yang dipilih melalui cluster random sampling, dengan kelas eksperimen menerima pembelajaran GBL berbantu kartu domino dan kelas kontrol menerima pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar (20 soal pilihan ganda) dan angket minat belajar (20 pernyataan skala Likert) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji MANOVA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan signifikan peningkatan minat dan hasil belajar secara simultan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (Sig. 0,05); (2) Peningkatan minat belajar kelas eksperimen (rata-rata gain 0,69) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (rata-rata gain 0,46); (3) Peningkatan hasil belajar kelas eksperimen (rata-rata gain 0,72) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (rata-rata gain 0,47). Implikasi: Model GBL berbantu media kartu domino efektif meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi perbandingan, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran inovatif di sekolah menengah pertama.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to analyze the application of Article 1243 of the Civil Code to default in a rubber plantation land sale and purchase agreement without handing over the certificate in Bumi Mulya Village, Way Kanan Regency. The study uses a juridical-empirical approach with qualitative methods. Data were obtained through in-depth interviews and literature studies. The results of the study indicate that the failure to hand over the certificate after payment has been made fulfills the elements of default because the seller failed to fulfill the agreed performance. The legal consequence of this default is the emergence of the right for the buyer to demand fulfillment of the agreement or compensation. This study emphasizes the importance of integration between contractual agreements and compliance with formal procedures in ensuring legal certainty and protection of land rights.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to examine the use of ChatGPT as a learning media to improve students’ speaking ability in greeting activities. Speaking competence is a crucial component of English language learning because it enables learners to express ideas, opinions, and feelings in real-time communication. However, many students encounter difficulties in developing speaking ability due to limited practice opportunities, low self-confidence, and the lack of interactive learning media in the classroom. This research employed Classroom Action Research (CAR) consisting of two cycles, each involving the stages of planning, acting, observing, and reflecting. The participants were ten seventh-grade students of SMP Islam Tri Bhakti Al-Asna in the academic year 2025/2026. Data were collected through speaking tests, classroom observations, and interviews. Quantitative data were obtained from pre-test and post-test scores to measure improvement in students’ speaking performance, while qualitative data were gathered from observation notes and interview responses to analyze students’ participation and learning experiences. The results indicate a significant improvement in students’ speaking ability after the implementation of ChatGPT in the learning process. The mean score increased from 62.8 in the pre-test to 74.9 in Cycle I and further improved to 81.5 in Cycle II. Moreover, students showed greater confidence, participation, and fluency during speaking activities. These findings suggest that ChatGPT can serve as an interactive conversational partner that enhances speaking practice and contributes to a more engaging and effective language learning environment.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Customer Recovery dalam menangani gangguan layanan Mobile Banking serta pengaruhnya terhadap pemulihan kepercayaan anggota di BMT Artha Buana Metro. Perkembangan teknologi digital mendorong lembaga keuangan syariah untuk menghadirkan layanan Mobile Banking guna meningkatkan kemudahan dan efisiensi transaksi bagi anggota. Namun, penggunaan layanan digital seperti IBS Mobile dan MikroPay masih berpotensi mengalami gangguan, seperti error sistem, keterlambatan transaksi, dan notifikasi yang tertunda, sehingga diperlukan strategi pemulihan layanan yang efektif untuk menjaga kepuasan dan kepercayaan anggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di KSPPS BMT Artha Buana Metro. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan manajemen, staf Customer Service, staf teknologi informasi (IT), serta anggota pengguna layanan Mobile Banking. Selain itu, data juga dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, teknik, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT Artha Buana Metro telah menerapkan Customer Recovery secara terstruktur dan terintegrasi dalam menangani gangguan layanan Mobile Banking. Proses pemulihan layanan dilakukan melalui pengecekan awal oleh manajemen untuk mengidentifikasi penyebab masalah, pendampingan dan komunikasi yang responsif oleh Customer Service, serta perbaikan teknis dan evaluasi sistem oleh tim IT. Koordinasi antarbagian berjalan dengan baik sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat. Inovasi layanan melalui pengembangan aplikasi MikroPay yang lebih aman dan dilengkapi fitur transaksi seperti QRIS juga meningkatkan kenyamanan anggota dalam bertransaksi. Berdasarkan hasil analisis, penerapan Customer Recovery di BMT Artha Buana Metro dinilai efektif dalam meningkatkan kembali kepercayaan anggota terhadap layanan mobile banking. Peningkatan kepercayaan tersebut turut berkontribusi dalam menjaga dan memulihkan reputasi lembaga sebagai penyedia layanan keuangan syariah berbasis digital.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat oleh LAZISNU Kota Metro serta mengetahui peran kemitraan antara LAZISNU Kota Metro dengan BMT Artha Buana Metro dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Ketua LAZISNU Kota Metro, Manager BMT Artha Buana Metro, serta salah satu muzakki. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat oleh LAZISNU Kota Metro masih belum sepenuhnya optimal, karena sebagian masyarakat masih memilih menyalurkan zakat secara langsung kepada mustahik. Namun demikian, dari perspektif lembaga, tingkat kepercayaan masyarakat menunjukkan adanya peningkatan yang ditandai dengan bertambahnya jumlah muzakki serta partisipasi masyarakat dalam program- program sosial LAZISNU. Kemitraan antara LAZISNU Kota Metro dan BMT Artha Buana Metro dilaksanakan dalam bentuk kerja sama penghimpunan dan penyaluran dana zakat secara formal dan administratif. Faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan masyarakat meliputi kepercayaan terhadap lembaga, sistem kerja organisasi yang terencana, pengelolaan dana zakat yang terpusat, serta mekanisme penyaluran zakat yang dilakukan melalui proses survei terhadap calon mustahik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar LAZISNU Kota Metro terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, memperkuat sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penyaluran zakat melalui lembaga resmi, serta mengoptimalkan kerja sama dengan lembaga keuangan syariah seperti BMT guna meningkatkan efektivitas penghimpunan dan pendistribusian zakat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN HARTA KARUN BILANGAN UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA DINI DI TK ARSYA BUNDA BANDAR MATARAM LAMPUNG TENGAH TAHUN 2025/2026 Oleh: SITI ROKAYAH Media pembelajaran merupakan perangkat yang dimanfaatkan oleh guru atau pendidik untuk menunjang keselenggaraannya kegiatan belajar anak. Media juga dapat menjadi alternatif untuk membantu melatih kemampuan berhitung pada anak. Dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan ramah ligkungan untuk melatih berhitung pada anak usia dini di TK Arsya Bunda Bandar Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan Reseacrh and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Proses pengembangan dilakukan melalui tahap analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli media dan materi, serta uji coba produk terbatas dan lapangan pada anak usa 4-5 tahun. Adapun lokasi penelitian di TK Arsya Bunda Bandar Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk melatih motorik halus pada anak usia dini dengan mengembangkan media pembelajaran harta karun bilangan yang berbahan dasar triplek di TK Arsya Bunda Bandar Mataram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media harta karun bilangan ini efisien dalam meningkatkan kamampuan berhitung pada anak usia dini, khususnya dalam aspek menghitung jumlah objek dari satu hingga sepuluh, memahami makna dasar konsep bilangan, mengenali symbol atau tanda angka, menyesuaikan symbol bilangan dengan symbol bilangan yang sepadan, serta melafalkan symbol angka dari satu sampai sepuluh. Selain itu, media harta karun bilangan juga mendapat tanggapan positif dari guru kelas sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Dengan demikian , media pembelajaran harta karun bilangan berbahan dasar triplek ini layak digunakan sebagai sarana edukatif atau media pembelajaran yang mendukung perkembangan berhitung pada anak usia dini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anak merupakan subjek hukum yang memiliki hak-hak melekat, termasuk hak ekonomi dan hak atas kepemilikan harta yang dilindungi oleh hukum positif Indonesia. Namun dalam praktiknya, masih ditemukan penyalahgunaan harta anak oleh orang tua untuk kepentingan pribadi, termasuk dalam konteks poligami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum positif Indonesia dalam melindungi hak anak atas penyalahgunaan harta oleh orang tua untuk kepentingan poligami serta mengkaji langkah hukum yang dapat ditempuh anak dalam menghadapi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yang dilakukan di Desa Mataram Baru, Lampung Timur. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan anak, istri sah, dan anggota keluarga, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum positif Indonesia telah menyediakan perlindungan hukum secara preventif, represif, dan administratif, namun implementasinya di tingkat desa belum optimal karena rendahnya kesadaran hukum dan faktor sosial budaya. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan anak sebagai subjek hukum aktif yang dapat menuntut dan memulihkan hak ekonominya dalam konteks keluarga poligami di tingkat lokal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study investigates the effectiveness of using DeepL as a learning media to improve students’ descriptive writing ability in an Indonesian secondary school context. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed, involving an experimental group (17 students) and a control group (14 students). Both groups were administered a pre-test and a post-test to measure writing performance. The experimental group received descriptive writing instruction integrated with DeepL as a guided learning tool, while the control group was taught using conventional instruction. Data were analyzed using descriptive statistics and an independent samples t-test. The results revealed a statistically significant difference between the post-test scores of the experimental and control groups (p = 0.028 0.05). Although the magnitude of the effect was relatively small, the findings suggest that DeepL, when used pedagogically under teacher guidance, can function as a digital scaffolding tool to support vocabulary use, grammatical accuracy, and text organization in EFL writing classrooms.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) yang didukung oleh media flipchart terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa SMP. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan komunikasi matematika siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional dan berpusat pada guru. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Ma'arif 1 Metro, dengan sampel dua kelas yang dipilih melalui sampling acak berkluster: kelas VIII B sebagai kelas eksperimen (TSTS dengan flipchart) dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Data dikumpulkan melalui tes keterampilan komunikasi matematika dalam bentuk pertanyaan deskriptif. Validitas instrument diuji melalui penilaian ahli dan reliabilitasnya diukur menggunakan Cronbach's Alpha. Analisis prasyarat meliputi uji normalitas dan homogenitas, diikuti dengan uji hipotesis menggunakan t-test sampel independen. Hasil menunjukkan perbedaan yang signifikan pada skor post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi 0.003 0.05. Selain itu, perhitungan ukuran efek menghasilkan nilai 0,80 yang termasuk dalam kategori “tinggi”. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran kooperatif TSTS yang berbantu media flipchart memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan komunikasi matematika siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif inovatif bagi guru matematika untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to analyze the process of developing religius character among students through GASMI martial arts training at Ar Rohman Mosque, Metro Utara District, and to identify the supporting and inhibiting factors influencing its implementation. The research was motivated by preliminary findings indicating that several students demonstrated low levels of religious understanding, ethical behavior, and discipline prior to joining GASMI training. Employing a qualitative approach with a descriptive field research design, data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving fifteen students selected using purposive sampling based on their limited religious background before participating in training activities. The findings reveal that the development of religious character is fostered through the integration of religious practices into the training process, including habitual prayers before training, participation in congregational prayer, weekly recitations, fasting prior to level advancement examinations, and the implementation of educational sanctions such as calling the or reciting for students who violate training regulations. Thematic analysis highlights the strengthening of several dimensions of religious character, including discipline, responsibility, independence, honesty, cooperation, humility, courage, and patience. These results demonstrate that GASMI martial arts function not only as a physical training activity but also as an effective medium for the internalization of Islamic values. This study concludes that a religious-oriented martial arts training model significantly contributes to shaping students’ religious character and recommends further research to explore its applicability and effectiveness in broader educational and community contexts.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku ini relatif komplit untuk mengenal tasawuf sebagai sebuah studi sekaligus praktik-praktik yang dilakukan. Dimulai dari pembahasan mengenal tasawuf dalam landasan teologis sampai kepada empiris kemudian dilanjutkan pada sejarah tasawuf dan di bab berikutnya dijelaskan tentang thariqat yang menjadi sistem pelembagaan tasawuf. Buku ini pun memberikan informasi komprehensif tentang implementasi tasawuf melalui dzikir dan manakib serta perbedaan di antara banyak jenis metode yang dilakukan oleh praktisi tasawuf. Buku ini sangat berguna bagi masyarakat umum khususnya para pengamal tasawuf, apapun alirannya. Pun, tulisan ini pun bisa menjadi landasan teoritis bagi para pembelajar tasawuf secara khusus atau umumnya bagi mahasiswa yang belajar tentang Islam dan turunannya. “Abah menyambut gembira dengan rampungnya buku berjudul “Tasawuf dalam Dimensi Zaman” yang membahas mengenai beberapa point penting mengenai dunia tasawuf berikut thariqah dan sebagian sejarah-nya yang disusun oleh Ustadz Muda dari Singaparna, Yandi Irshad Badruzzaman. Bahasan tema pada perbabnya merupakan hal-hal yang penting untuk diketahui oleh Ikhwan thariqah khususnya ataupun kaum muslimin pada umumnya.” Syaikh KH. Moch Abdul Ghaos SM. (Mursyid TQN Suryalaya Sirnarasa Silsilah ke – 38) “Mengenal Tasawuf ibarat tersesat di hutan belantara yang membutuhkan kompas untuk keluar dari ketidak pahaman. Butuh mursyid untuk menunjukan jalan tujuan juga butuh ketekunan “salik” dalam menjalani thariqah yang sedang dijalaninya. Buku ini adalah salah satu panduan agar tasawuf tidak terjebak dalam sistem kebatinan yang sesat.” Prof. Dr. H. Muchtar Solihin, M.Ag. (Guru Besar Ilmu Tasawuf, UIN SGD Bandung)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Eksekusi Barang Jaminan Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Di KSPPS BMT Artha Buana Metro) Oleh: Ridwan Baihaqi Npm: 201130048 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan eksekusi jaminan di KSPPS BMT Artha Buana Metro dari perspektif etika bisnis Islam. Dalam konteks lembaga keuangan syariah, eksekusi jaminan sering dianggap sebagai langkah terakhir yang bisa memicu ketegangan antara lembaga dan anggota. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji apakah tindakan ini sesuai dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam yang menekankan keseimbangan, kebebasan, tanggung jawab, kebajikan, keadilan, maslahat, dan tolong-menolong. Penelitian ini dipilih karena pentingnya memahami apakah lembaga keuangan syariah seperti KSPPS BMT Artha Buana Metro dapat menjalankan eksekusi jaminan tanpa mengabaikan nilai-nilai etika yang terkandung dalam ajaran Islam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, serta observasi terhadap praktik eksekusi jaminan yang dilakukan oleh KSPPS BMT Artha Buana Metro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksekusi jaminan di lembaga ini tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi melalui proses yang sangat hati-hati dan berlandaskan pada prinsip-prinsip etika bisnis Islam. BMT Artha Buana Metro mempertimbangkan keseimbangan antara hak lembaga dan kondisi anggota, menghargai kebebasan anggota, serta menjalankan tanggung jawab melalui edukasi dan pendekatan persuasif. Proses eksekusi juga dilaksanakan dengan penuh kebajikan, keadilan, dan untuk kemaslahatan bersama. Selain itu, BMT selalu mengutamakan prinsip tolong-menolong, memberikan kesempatan bagi anggota untuk mencari solusi bersama sebelum eksekusi dilakukan. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa praktik eksekusi jaminan di KSPPS BMT Artha Buana Metro telah sejalan dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam, menunjukkan komitmen lembaga dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan lembaga dan kesejahteraan anggota, serta menjalankan operasional secara adil dan beretika.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keaktifan belajar merupakan salah satu unsur penting dalam pembelajaran. Keaktifan terdiri dari aktivitas fisik dan mental yaitu berbuat dan berpikir sebagai suatu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode learning start with a question pada materi IPAS khususnya pada materi bencana alam serta dampaknya kelas VI A SD NU Metro dan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar peserta didik dengan menggunakan metode learning start with a question. Berdasarkan hasil pra survei dan wawancara ditemukan permasalahan yaitu kurangnya perhatian dan konsentrasi siswa, cenderung sibuk dengan dunianya sendiri, serta kurangnya interaksi antara guru dan siswa, sehingga siswa sulit untuk fokus dalam belajar, dan kurangnya motivasi dalam belajar. Hal tersebut berdampak pada keaktifan belajar peserta didik yang tidak optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil pengukuran menggunakan angket menunjukkan bahwa keaktifan belajar peserta didik mencapai 79% dari nilai maksimal. Hal ini menyatakan bahwa rata-rata peserta didik memiliki tingkat keaktifan belajar dengan mayoritas peserta didik menunjukkan parsipasi aktif dalam proses pembelajaran. Dapat disimpulkan pengukuran keaktifan belajar peserta didik dengan menggunakan angket menunjukkan bahwa penerapan metode learning start with a question dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja karyawan menjadi faktor penting dalam pencapaian tujuan organisasi, dengan kualitas tata kelola Pengembangan Sumber Daya Manusia (HRD) sebagai penentu utamanya. Di KSPPS BMT Artha Buana Metro, meskipun HRD telah menerapkan sistem sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), tantangan seperti miskomunikasi operasional dan kendala teknis masih ditemui, berpotensi menghambat produktivitas dan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi tata kelola HRD serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan kinerja karyawan, dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam kepada manajer, HRD dan karyawan serta observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola HRD di lembaga ini telah dilaksanakan secara terstruktur, mencakup perencanaan SDM, rekrutmen berbasis kompetensi dan loyalitas, pelatihan berkala, evaluasi kinerja, serta sistem kompensasi dan benefit yang transparan. Efektivitasnya terbukti melalui 4 indikator meliputi peningkatan output kerja, kepuasan karyawan yang tercermin dari disiplin waktu dan semangat kerja, lingkungan kerja kondusif dengan solidaritas tim, serta komitmen kuat terhadap visi-misi organisasi. Temuan ini memperkuat teori yang menyatakan bahwa efektivitas organisasi bermula dari individu, di mana budaya kekeluargaan dan komunikasi dua arah melalui forum rutin seperti opening pagi menjadi cerminan koordinasi dan kerjasama yang baik di antara karyawan. Meski menghadapi kendala teknis, lembaga berhasil mengatasinya melalui evaluasi berkala dan pendekatan kolaboratif, menegaskan bahwa tata kelola HRD yang sistematis dan berorientasi pada pengembangan SDM berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan serta pencapaian tujuan organisasi.