ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Astiningsih, Yuli. UPAYA GURU DALAM MENGENALKAN HURUF HIJAIYAH MELALUI METODE BERNYANYI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA NURUL ULUM PAYUNG REJO Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode bernyanyi dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengenal huruf hijaiyah serta mengatasi berbagai kesulitan belajar yang dihadapi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan pembelajaran secara terencana melalui penyusunan RPP yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Implementasi metode bernyanyi didukung oleh berbagai strategi, seperti penggunaan media pembelajaran yang menarik, penciptaan suasana kelas yang kondusif, pendekatan individual dan emosional, pemberian motivasi dan reward, penerapan disiplin yang mendidik, serta evaluasi dan refleksi pembelajaran secara berkala. Selain itu, guru juga menjalin kerjasama dengan orang tua untuk mendukung proses pembelajaran di rumah. Metode bernyanyi terbukti efektif dalam membantu siswa mengatasi kesulitan dalam membedakan huruf hijaiyah, melafalkan bunyi, serta memahami perubahan bentuk huruf dalam suatu kata. Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, meningkatkan keaktifan, kepercayaan diri, dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, metode bernyanyi dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas bagaimana guru di RA Nurul Muttaqin mengajarkan nilai-nilai multikultural seperti kejujuran, toleransi, dan cinta damai kepada anak usia dini. Hal ini penting dilakukan agar karakter positif anak terbentuk sejak dini dalam lingkungan yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui pengamatan langsung di sekolah, wawancara dengan kepala sekolah serta guru, dan pengumpulan dokumen pendukung. Data yang terkumpul kemudian diproses dan dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan yang jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam menerapkan pendidikan multikultural untuk menguatkan kejujuran, toleransi, dan cinta damai anak usia dini di RA Nurul Muttaqin Tahun Ajaran 2025/2026 dilakukan melalui pembiasaan nilai-nilai karakter secara preventif dalam kegiatan sehari-hari. Guru berperan sebagai teladan, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis, serta menanamkan nilai melalui metode seperti bercerita, bermain peran, dan kerja kelompok. Selain itu, penerapan aturan kelas, pemberian penguatan positif, serta kerja sama dengan orang tua menjadi faktor pendukung dalam membentuk karakter anak yang jujur, toleran, dan cinta damai secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN HARTA KARUN BILANGAN UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA DINI DI TK ARSYA BUNDA BANDAR MATARAM LAMPUNG TENGAH TAHUN 2025/2026 Oleh: SITI ROKAYAH Media pembelajaran merupakan perangkat yang dimanfaatkan oleh guru atau pendidik untuk menunjang keselenggaraannya kegiatan belajar anak. Media juga dapat menjadi alternatif untuk membantu melatih kemampuan berhitung pada anak. Dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan ramah ligkungan untuk melatih berhitung pada anak usia dini di TK Arsya Bunda Bandar Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan Reseacrh and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Proses pengembangan dilakukan melalui tahap analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli media dan materi, serta uji coba produk terbatas dan lapangan pada anak usa 4-5 tahun. Adapun lokasi penelitian di TK Arsya Bunda Bandar Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk melatih motorik halus pada anak usia dini dengan mengembangkan media pembelajaran harta karun bilangan yang berbahan dasar triplek di TK Arsya Bunda Bandar Mataram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media harta karun bilangan ini efisien dalam meningkatkan kamampuan berhitung pada anak usia dini, khususnya dalam aspek menghitung jumlah objek dari satu hingga sepuluh, memahami makna dasar konsep bilangan, mengenali symbol atau tanda angka, menyesuaikan symbol bilangan dengan symbol bilangan yang sepadan, serta melafalkan symbol angka dari satu sampai sepuluh. Selain itu, media harta karun bilangan juga mendapat tanggapan positif dari guru kelas sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Dengan demikian , media pembelajaran harta karun bilangan berbahan dasar triplek ini layak digunakan sebagai sarana edukatif atau media pembelajaran yang mendukung perkembangan berhitung pada anak usia dini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA KARDUS BEKAS MENJADI "WEATHER BOX" UNTUK MENGEMBANGKAN KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI USIA 4-5 TAHUN DI KB MELATI REJO BINANGUN, KEC. RAMAN UTARA, KAB. LAMPUNG TIMUR T.A 2024/2025 Arum Kumala Putri NPM. 211310016 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun di KB Melati Rejo Binangun dalam memahami konsep cuaca akibat keterbatasan media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan sesuai karakteristik anak usia dini. Data prasurvei menunjukkan sebagian besar anak masih berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB) pada indikator kognitif terkait pengenalan cuaca. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran dari kardus bekas yang dinamakan Weather Box serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah anak usia 4–5 tahun Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan posttest lisan menggunakan pertanyaan pemantik. Indikator kognitif yang diukur meliputi kemampuan mengenal simbol cuaca, mengaitkan cuaca dengan aktivitas harian, berpikir kritis dan kreatif, serta memahami dampak cuaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Weather Box menarik perhatian anak, mudah digunakan, menciptakan pembelajaran interaktif, serta membantu anak memahami konsep cuaca secara konkret. Media ini juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan bahan daur ulang sebagai sarana belajar yang edukatif dan menyenangkan.