Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

HABIB FAKIH

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

Internalisasi Nilai - Nilai Islam Melalui Seni Hadrah AL-MANNAR Pondok Pesantren Tri Bhakti At- Taqwa

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Seni hadroh yang ada di pesantren menawarkan keuntungan sebagai alat pembelajaran yang dapat menyatukan nilai-nilai spiritual, sosial, dan karakter dalam aplikasi nyata. Melalui kegiatan kelompok, hadroh berperan tidak hanya sebagai seni keagamaan, tetapi juga sebagai media untuk menginternalisasi nilai-nilai Islam secara efektif.Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Islam diinternalisasikan melalui seni Hadroh Al-Mannar di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Selain ini, studi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang terbentuk dalam diri para santri serta mengkaji objek dan faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini juga berupaya untuk memahami pentingnya pembinaan yang terencana dalam membentuk karakter santri.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan fokus pada studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama 28 hari, wawancara mendalam, serta dokumentasi, ditambah dengan teknik purposive sampling dan analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman.Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai dilakukan melalui kebiasaan, keteladanan, dan pengkondisian sosial. Nilai-nilai yang terbentuk terdiri dari aspek spiritual (sabar, ketenangan, syukur), sosial (gotong royong, ukhuwah), serta karakter (disiplin, tanggung jawab).Secara teoritis, studi ini menggaris bawahi bahwa seni hadroh sebagai suatu pengalaman kolektif mampu memperkuat proses internalisasi nilai dengan lebih efektif bila dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional.

Internalisasi Nilai - Nilai Islam Melalui Seni Hadrah AL-MANNAR Pondok Pesantren Tri Bhakti At- Taqwa

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Seni hadroh yang ada di pesantren menawarkan keuntungan sebagai alat pembelajaran yang dapat menyatukan nilai-nilai spiritual, sosial, dan karakter dalam aplikasi nyata. Melalui kegiatan kelompok, hadroh berperan tidak hanya sebagai seni keagamaan, tetapi juga sebagai media untuk menginternalisasi nilai-nilai Islam secara efektif.Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Islam diinternalisasikan melalui seni Hadroh Al-Mannar di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Selain ini, studi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang terbentuk dalam diri para santri serta mengkaji objek dan faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini juga berupaya untuk memahami pentingnya pembinaan yang terencana dalam membentuk karakter santri.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan fokus pada studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama 28 hari, wawancara mendalam, serta dokumentasi, ditambah dengan teknik purposive sampling dan analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman.Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai dilakukan melalui kebiasaan, keteladanan, dan pengkondisian sosial. Nilai-nilai yang terbentuk terdiri dari aspek spiritual (sabar, ketenangan, syukur), sosial (gotong royong, ukhuwah), serta karakter (disiplin, tanggung jawab).Secara teoritis, studi ini menggaris bawahi bahwa seni hadroh sebagai suatu pengalaman kolektif mampu memperkuat proses internalisasi nilai dengan lebih efektif bila dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional.