ResearchOpen AccessMetadata saja
•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis motif pemilihan produk kosmetik di kalangan mahasiswa perempua prodi perbankan syariah Universitas Ma’arif Lampung.</p>
ResearchOpen AccessMetadata saja
•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<ol style="list-style-type:lower-alpha;">
<li>
Menganalisis penerapan Project Based-Edupreneurship Learning Program Studi Matematika Dalam Meningkatkan 4C Skills Mahasiswa Dalam Kurikulum Merdeka.</li>
<li>
Mengidentifikasi dampak Edupreneur terhadap peningkatan 4C Skills (<em>Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication</em>) siswa.</li>
<li>
Mengevaluasi efektivitas Edupreneur dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.</li>
</ol>
<p>
catatan </p>
<p>
Judul ini sudah tepat karena sejalan dengan konsep <strong>Kurikulum Merdeka</strong> yang menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mendorong kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, serta komunikasi. Implementasi project-based learning sangat sesuai dengan filosofi Kurikulum Merdeka.</p>
<p>
Namun, perlu dipastikan bahwa cakupan penelitian ini dapat diukur dan dianalisis dengan jelas. Judul ini cukup kompleks, sehingga peneliti perlu menetapkan lingkup penelitian yang spesifik agar dapat diukur dengan valid dan reliabel.</p>
BookOpen AccessMetadata saja
•Buku Bahan Ajar
BookOpen AccessMetadata saja
•Buku Bahan Ajar
BookOpen AccessMetadata saja
•Buku Bahan Ajar
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
A B S T R A K Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I di SDN 21 Tegineneng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah merancang strategi pembelajaran secara sistematis melalui penyusunan modul ajar, pemilihan metode seperti read aloud dan mengeja, serta penggunaan media pembelajaran berupa kartu kata dan gambar. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan membaca bersama dan latihan individu. Respon siswa terhadap pembelajaran menunjukkan kecenderungan positif, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dan minat membaca, meskipun kemampuan membaca masih beragam. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa, rendahnya motivasi, serta keterbatasan dukungan orang tua. Guru mengatasi kendala tersebut melalui bimbingan individual, penggunaan media konkret, serta pemberian motivasi. Temuan penelitian menegaskan bahwa strategi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual berperan penting dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengetahuan agama Islam terhadap perilaku sosial siswa di SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah dengan menggunakan instrumen Kaffah of Islamic Scale (KIS) sebagai alat ukur religiusitas yang bersifat komprehensif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara nilai-nilai ideal ajaran Islam dan realitas perilaku sosial siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, di mana data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji korelasi serta regresi linier sederhana. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pemahaman agama Islam, sedangkan variabel terikat adalah perilaku sosial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman agama Islam yang dimiliki siswa belum sepenuhnya terimplementasi dalam bentuk perilaku sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, terdapat kesenjangan antara aspek pengetahuan (kognitif) dengan aspek pengamalan (perilaku), sehingga pemahaman agama yang baik tidak secara otomatis diikuti oleh perilaku sosial yang baik. Hal ini mengindikasikan bahwa perilaku sosial siswa tidak hanya ditentukan oleh pemahaman agama, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti lingkungan keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah, serta pengaruh media dan kondisi sosial yang lebih luas.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Nahdlatul Ulama Metro. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang ditandai dengan kurangnya kemampuan dalam menganalisis, mengemukakan pendapat, dan menarik kesimpulan dalam pembelajaran IPA yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah (sesuaikan jumlah siswa). Teknik pengumpulan data meliputi tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, observasi untuk mengetahui aktivitas siswa selama pembelajaran, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TGT mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar dari pra-siklus ke siklus I, dan meningkat kembali pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Perbaikan pembelajaran yang dilakukan pada setiap siklus, terutama dalam pengelolaan waktu dan pembagian kelompok, turut mendukung keberhasilan penerapan metode ini. Dengan demikian, metode Teams Games Tournament (TGT) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, TGT, berpikir kritis, pembelajaran IPA, sekolah dasar.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di wilayah Kecamatan Bandar Surabaya. Efektivitas pembelajaran merupakan salah satu indikator utama dalam menilai keberhasilan proses pendidikan, yang dapat dilihat dari aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran di MTs dan SMP memiliki persamaan dalam penerapan kurikulum serta metode pembelajaran. Namun demikian, terdapat perbedaan dalam hal penanaman nilai keagamaan, tingkat kedisiplinan, serta pola interaksi sosial antara guru dan siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran antara lain kompetensi guru, ketersediaan sarana dan prasarana, motivasi belajar siswa, serta dukungan lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, proses pembelajaran di kedua lembaga tergolong cukup efektif, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya variasi metode pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, seperti inovasi dalam metode mengajar, peningkatan kompetensi guru, serta pemanfaatan sarana dan prasarana secara optimal guna mencapai hasil belajar yang lebih baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fenomena nikah daring (online) menjadi isu kontemporer yang menimbulkan perdebatan di kalangan ulama, terutama terkait keabsahannya menurut hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan praktik nikah daring di Desa Batanghari Nuban dengan menggunakan perspektif empat madzhab, yaitu Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi’i, dan Mazhab Hanbali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh agama, aparat desa, dan masyarakat yang pernah atau mengetahui praktik nikah daring, serta dokumentasi dan studi literatur dari kitab-kitab fiqh klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik nikah daring di Desa Batanghari Nuban umumnya dilakukan melalui media komunikasi seperti video call dengan mempertimbangkan kondisi tertentu, seperti jarak dan keterbatasan mobilitas. Dalam perspektif empat madzhab, terdapat perbedaan pendapat terkait keabsahan akad nikah yang tidak dilakukan dalam satu majelis secara fisik. Mazhab Hanafi cenderung lebih fleksibel selama ijab dan kabul dapat dipastikan kesinambungannya, sedangkan Mazhab Maliki, Syafi’i, dan Hanbali pada umumnya mensyaratkan ittihad al-majlis (kesatuan majelis) secara lebih ketat, sehingga akad nikah daring dipandang tidak sah apabila tidak memenuhi syarat tersebut. Namun, sebagian ulama kontemporer memberikan kelonggaran dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi dan prinsip kemaslahatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ketidakpatuhan mantan suamidalam melaksanakan kewajiban nafkah anak pasca perceraian merupakan permasalahan yang berdampak pada tidak terpenuhinya hak anak secara optimal
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengetahuan agama Islam terhadap perilaku sosial siswa di SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah dengan menggunakan instrumen Kaffah of Islamic Scale (KIS) sebagai alat ukur religiusitas yang bersifat komprehensif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara nilai-nilai ideal ajaran Islam dan realitas perilaku sosial siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, di mana data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji korelasi serta regresi linier sederhana. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pemahaman agama Islam, sedangkan variabel terikat adalah perilaku sosial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman agama Islam yang dimiliki siswa belum sepenuhnya terimplementasi dalam bentuk perilaku sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, terdapat kesenjangan antara aspek pengetahuan (kognitif) dengan aspek pengamalan (perilaku), sehingga pemahaman agama yang baik tidak secara otomatis diikuti oleh perilaku sosial yang baik. Hal ini mengindikasikan bahwa perilaku sosial siswa tidak hanya ditentukan oleh pemahaman agama, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti lingkungan keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah, serta pengaruh media dan kondisi sosial yang lebih luas.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Fenomena nikah daring (online) menjadi isu kontemporer yang menimbulkan perdebatan di kalangan ulama, terutama terkait keabsahannya menurut hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan praktik nikah daring di Desa Batanghari Nuban dengan menggunakan perspektif empat madzhab, yaitu Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi’i, dan Mazhab Hanbali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh agama, aparat desa, dan masyarakat yang pernah atau mengetahui praktik nikah daring, serta dokumentasi dan studi literatur dari kitab-kitab fiqh klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik nikah daring di Desa Batanghari Nuban umumnya dilakukan melalui media komunikasi seperti video call dengan mempertimbangkan kondisi tertentu, seperti jarak dan keterbatasan mobilitas. Dalam perspektif empat madzhab, terdapat perbedaan pendapat terkait keabsahan akad nikah yang tidak dilakukan dalam satu majelis secara fisik. Mazhab Hanafi cenderung lebih fleksibel selama ijab dan kabul dapat dipastikan kesinambungannya, sedangkan Mazhab Maliki, Syafi’i, dan Hanbali pada umumnya mensyaratkan ittihad al-majlis (kesatuan majelis) secara lebih ketat, sehingga akad nikah daring dipandang tidak sah apabila tidak memenuhi syarat tersebut. Namun, sebagian ulama kontemporer memberikan kelonggaran dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi dan prinsip kemaslahatan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
This study aims to analyze the implementation of an Islamic psychology approach in Islamic Religious Education (PAI) learning and its role in shaping students’ character at SMK Terpadu Nurul Qodiri. This research employs a qualitative approach with a field research design. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the application of Islamic psychology is carried out through role modeling, habituation, advice, and a personal approach to students. This approach is effective in shaping students’ character, particularly in the aspects of discipline, responsibility, honesty, and religiosity. Therefore, PAI learning based on Islamic psychology is proven to be effective in integrating cognitive, affective, and spiritual aspects, and contributes to the comprehensive development of students’ character
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Nahdlatul Ulama Metro. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang ditandai dengan kurangnya kemampuan dalam menganalisis, mengemukakan pendapat, dan menarik kesimpulan dalam pembelajaran IPA yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah (sesuaikan jumlah siswa). Teknik pengumpulan data meliputi tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, observasi untuk mengetahui aktivitas siswa selama pembelajaran, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TGT mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar dari pra-siklus ke siklus I, dan meningkat kembali pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Perbaikan pembelajaran yang dilakukan pada setiap siklus, terutama dalam pengelolaan waktu dan pembagian kelompok, turut mendukung keberhasilan penerapan metode ini. Dengan demikian, metode Teams Games Tournament (TGT) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, TGT, berpikir kritis, pembelajaran IPA, sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to analyze the implementation of an Islamic psychology approach in Islamic Religious Education (PAI) learning and its role in shaping students’ character at SMK Terpadu Nurul Qodiri. This research employs a qualitative approach with a field research design. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the application of Islamic psychology is carried out through role modeling, habituation, advice, and a personal approach to students. This approach is effective in shaping students’ character, particularly in the aspects of discipline, responsibility, honesty, and religiosity. Therefore, PAI learning based on Islamic psychology is proven to be effective in integrating cognitive, affective, and spiritual aspects, and contributes to the comprehensive development of students’ character
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa menjadi latar belakang utama penelitian ini, hal ini ditandai dengan masih rendahnya kemampuan membaca siswa dalam memahami isi teks, menentukan ide pokok serta menjawab pertanyaan berdasarkan bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital berbasis e-comic dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV di MI Ma'arif 01 Punggur. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV MI Ma'arif 01 Punggur yang berjumlah 24 siswa. Metode pengumpulan data meliputi angket, observasi, wawancara, dan dokumen.. Produk yang dikembangkan diberi nama "BACOBACA" (Baca Cerita, Baca Makna), yaitu e-comic digital yang memuat teks narasi berbasis Kurikulum Merdeka kelas IV. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sangat tinggi, dengan persentase validasi ahli materi sebesar 93,33% dan ahli media sebesar 91,42%. Selain itu, media dinyatakan sangat praktis berdasarkan respon siswa dengan skor rata-rata 4,50 dan respon guru sebesar 4,80. Dari aspek efektivitas, terjadi peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa, di mana sebelum penggunaan media terdapat 15 siswa yang mengalami kesulitan memahami isi bacaan, sedangkan setelah penggunaan media siswa mampu memahami isi bacaan dengan lebih baik dan dapat menjawab soal secara benar berdasarkan lima indikator membaca pemahaman kemampuan yaitu menentukan ide pokok, menjawab pertanyaan tersurat, membuat inferensi, menyimpulkan isi bacaan, dan menafsirkan makna kata dalam konteks. Dengan demikian, media e-comic “BACOBACA” dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa.