ResearchOpen AccessMetadata saja
•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<ol style="list-style-type:lower-alpha;">
<li>
Menganalisis penerapan Project Based-Edupreneurship Learning Program Studi Matematika Dalam Meningkatkan 4C Skills Mahasiswa Dalam Kurikulum Merdeka.</li>
<li>
Mengidentifikasi dampak Edupreneur terhadap peningkatan 4C Skills (<em>Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication</em>) siswa.</li>
<li>
Mengevaluasi efektivitas Edupreneur dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.</li>
</ol>
<p>
catatan </p>
<p>
Judul ini sudah tepat karena sejalan dengan konsep <strong>Kurikulum Merdeka</strong> yang menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mendorong kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, serta komunikasi. Implementasi project-based learning sangat sesuai dengan filosofi Kurikulum Merdeka.</p>
<p>
Namun, perlu dipastikan bahwa cakupan penelitian ini dapat diukur dan dianalisis dengan jelas. Judul ini cukup kompleks, sehingga peneliti perlu menetapkan lingkup penelitian yang spesifik agar dapat diukur dengan valid dan reliabel.</p>
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman konsep pecahan siswa yang ditandai dengan kesulitan dalam memahami makna pecahan, operasi hitung pecahan, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran deep learning dipilih karena menekankan pada pemahaman mendalam, keterkaitan konsep, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII, dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model deep learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep pecahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol serta hasil uji-t yang menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, model pembelajaran deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep matematika dalam musik tradisional Jawa, dengan fokus pada struktur irama dan pola bilangan. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnomatematika ini dilaksanakan di Sanggar Tari Kridho Bhirowo, Lampung Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan pengrawit dan guru seni, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur irama gending lancaran dan ladrang merepresentasikan pola bilangan aritmetika dan geometri. Ditemukan bahwa ketukan kethuk mengikuti pola Mn = 2n-1, sementara siklus kolotomis (gong, kenong, kempul) mencerminkan konsep kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan pola periodik. Prinsip pengulangan, pembagian waktu, dan pengelompokan dalam struktur gatra (4, 8, 16, 32 ketukan) secara eksplisit mengimplementasikan aktivitas matematika fundamental seperti membilang loncat (skip counting), perkalian, dan himpunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa musik tradisional Jawa merupakan artefak budaya yang kaya akan struktur matematis. Temuan ini memiliki implikasi penting sebagai sumber pembelajaran matematika kontekstual berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan literasi numerik siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media papan perkalian untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika kelas III Mi Ma’arif 18 Trimurjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilaksanakan di MI Ma’arif 18 Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, dengan subjek penelitian sebanyak 21 siswa kelas III B yang terdiri dari 12 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan hasil belajar siswa, serta statistik inferensial dengan uji paired sample t-test untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman konsep perkalian siswa setelah penerapan media papan pintar perkalian. Nilai rata-rata pretest sebesar 64,76 meningkat menjadi 81,67 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 16,91 poin. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk, sehingga memenuhi syarat untuk analisis lebih lanjut. Uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media papan pintar Perkalian efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) yang didukung oleh media flipchart terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa SMP. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan komunikasi matematika siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional dan berpusat pada guru. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Ma'arif 1 Metro, dengan sampel dua kelas yang dipilih melalui sampling acak berkluster: kelas VIII B sebagai kelas eksperimen (TSTS dengan flipchart) dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Data dikumpulkan melalui tes keterampilan komunikasi matematika dalam bentuk pertanyaan deskriptif. Validitas instrument diuji melalui penilaian ahli dan reliabilitasnya diukur menggunakan Cronbach's Alpha. Analisis prasyarat meliputi uji normalitas dan homogenitas, diikuti dengan uji hipotesis menggunakan t-test sampel independen. Hasil menunjukkan perbedaan yang signifikan pada skor post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi 0.003 0.05. Selain itu, perhitungan ukuran efek menghasilkan nilai 0,80 yang termasuk dalam kategori “tinggi”. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran kooperatif TSTS yang berbantu media flipchart memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan komunikasi matematika siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif inovatif bagi guru matematika untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memerlukan pemahaman konsep yang kuat, terutama pada materi perbandingan yang seringkali menjadi tantangan bagi siswa kelas VII. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dengan media KELMAT (Kelereng Matematika) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental (Pre-experimental). Adapun populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII SMP Ma’arif 1 Metro pada semester genap tahun ajaran 2024/2025, selanjutnya teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen penelitian ini meliputi tes kemampuan pemecahan masalah dan lembar observasi aktivitas siswa. Data diperoleh melalui tes pemahaman konsep matematika dan lembar observasi aktivitas siswa. Berdasarkan hasil analisis data nilai sign = 0,000 = 0,05 artinya H0 ditolak dan H1 diterima, dengan kata lain model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dengan media KELMAT secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa pada materi perbandingan siswa kelas VII SMP Ma’arif 1 Metro.