2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstract This research aims to examine the effect of Cognitive Behavior Therapy (CBT) group counseling using cognitive defusion techniques to increase students' self-confidence at Sunan Ampel Punggur Middle School. Adolescents' low self-confidence is a critical issue in education, considering that puberty is a sensitive period for forming self-concept. The decreasing self-confidence in junior high school students can be seen in withdrawn behavior, difficulty interacting socially, and the inability to express one's potential optimally. The research used a true-experimental design with a pretest-posttest control group design. From a population of 103 students, a sample of 14 students was selected through purposive sampling and divided into experimental and control groups. The experimental group received group counseling intervention for 6 meetings. The research instrument is a questionnaire with 19 items that have been tested for validity (rcount 0.499-0.612 > rtable 0.497) and reliability (Cronbach's Alpha X=0.850; Y=0.735). Data analysis used the Shapiro-Wilk normality test, Levene's Test of homogeneity, and paired sample t-test. Cognitive defusion techniques are focused on helping students not become over-identified with negative thoughts, allowing them to take a more objective perspective on internal experiences. The results showed a significant difference in the experimental group (t=16.644; p=0.0000.05) with an increase in scores from 52.29 to 86.71, while the control group did not show a significant change (t=0.669; p=0.528>0.05). In conclusion, CBT group counseling with cognitive defusion techniques effectively increases junior high school students' self-confidence through mechanisms for separating themselves from negative thoughts, developing adaptive thinking patterns, and strengthening personal competence.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di MTs Ma'arif 02 Kota Gajah Lampung Tengah INDONESIA Guru merupakan seorang pendidik yang professional yang memiliki tugas utama yaitu mendidik, membimbing, mengajar, mengarahkan, melatih, menilai, dan memberikan evaluasi terhadap para peserta didik dalam pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, dan sekolah menengah. strategi pembelajaran adalah suatu rangkaian kegiatan yang mana dalam kegiatan tersebut menggunakan metode dan pemanfaatan sumber daya yang telah disusun hal tersebut guna agar tujuan pembelajaran yang telah direncanakan dapat terwujud.Penelitian ini adalah tentang Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di MTs Ma'arif 02 Kota Gajah Lampung Tengah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di MTs Ma'arif 02 Kota Gajah Lampung Tengah.Penelitian ini merupakan Penelitian yang menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif lapangan (field research). Sumber dari penelitian ini adalah guru akidah akhlak, kepala madrasah,Peserta didik kelas 8 MTs Ma'arif 02 Kota Gajah. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, melakukan analisis dan penarikan kesimpulan Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik antara lain guru membentuk kesadaran diri pada siswa akan pentingnya memiliki karakter, guru membiasakan siswa belajar mandiri, guru memberikan motivasi dan arahan kepada Siswa untuk berkompetisi dengan sehat dan memiliki rasa percaya diri, Guru memberikan teladan dan contoh tentang karakter tersebut baik di dalam kelas maupun di luar kelas.Dalam proses Pembelajaran, Guru Akidah Akhlak menggunakan strategi pembelajaran ekspositori , strategi pembelajaran afektif dan strategi pembelajaran kooperatif .Tujuan dari tiga strategi tersebut adalah agar siswa memiliki karakter yang baik atau akhlak yang karimah..
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan teknologi digital yang pesat mempengaruhi pola pikir dan perilaku siswa, sehingga peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi krusial dalam pembentukan perilaku peserta didik. Penelitian ini berfokus dalam mengkaji peran guru PAI dalam membentuk perilaku peserta didik pada perkembangan digital di kelas VIII SMP Islam Plus Sabilunnajah. Pendekatan dilakukan dengan kualitatif studi kasus dan pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI SMP Islam Plus Sabilunnajah memiliki peran yang penting dalam menginternalisasi prinsip ajaran Islam kepada siswa melalui teladan pribadi, pembelajaran berbasis teknologi, serta penguatan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu guru PAI tidak hanya memiliki peran sebagai pengajar agama, tetapi juga sebagai pembimbing dalam membentuk perilaku peserta didik di tengah perkembangan digital.
Kata Kunci: Era digital, guru PAI, pendidikan karakter, siswa SMP.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to examine the role of Aqidah Akhlak teachers in shaping students' independent and creative character at MTs Asa’adah Gunung Sugih. The issue highlighted in this background is the lack of independence and creativity among seventh-grade students, as indicated by their dependence on teachers' guidance in learning, habitual cheating, and lack of confidence in asking questions and expressing opinions. This condition demands the role of Aqidah Akhlak teachers in fostering students' independent and creative character through more effective learning approaches.This study employs a qualitative method with data collection techniques consisting of observations and interviews with the head of the madrasa, Aqidah Akhlak teachers, and seventh-grade students as the main informants. To enhance data validity, this study applies triangulation techniques, including source triangulation, which compares information from various informants, and methodological triangulation, which confirms observational findings with interviews and documentation. This ensures a more comprehensive understanding of the issues being studied.The findings reveal that Aqidah Akhlak teachers play a crucial role not only as instructors but also as
Nanda Mukaromah, Jaenullah, Rina Mida Hayati, Peran Guru Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Siswa yang Mandiri Kreatif Kelas VII di MTs Asa’adah Gunung SugihAl-Manar:Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam -Volume 14, Nomor 1, Juni 202592educators and mentors who guide students in character development through habitual activities, extracurricular programs, and project-based learning. Character habituation is implemented through daily worship activities and moral studies, while students’ creativity is nurtured through art-based assignments and activities that facilitate the expression of creative ideas.However, the study also identifies several challenges, such as limited time and inadequate facilities, as well as external environmental influences that do not fully support character development. Despite these challenges, teachers and the madrasa head continue to seek solutions by enhancing teacher training and strengthening collaboration with parents to support the development of student creative character
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract This research aims to examine the effect of Cognitive Behavior Therapy (CBT) group counseling using cognitive defusion techniques to increase students' self-confidence at Sunan Ampel Punggur Middle School. Adolescents' low self-confidence is a critical issue in education, considering that puberty is a sensitive period for forming self-concept. The decreasing self-confidence in junior high school students can be seen in withdrawn behavior, difficulty interacting socially, and the inability to express one's potential optimally. The research used a true-experimental design with a pretest-posttest control group design. From a population of 103 students, a sample of 14 students was selected through purposive sampling and divided into experimental and control groups. The experimental group received group counseling intervention for 6 meetings. The research instrument is a questionnaire with 19 items that have been tested for validity (rcount 0.499-0.612 > rtable 0.497) and reliability (Cronbach's Alpha X=0.850; Y=0.735). Data analysis used the Shapiro-Wilk normality test, Levene's Test of homogeneity, and paired sample t-test. Cognitive defusion techniques are focused on helping students not become over-identified with negative thoughts, allowing them to take a more objective perspective on internal experiences. The results showed a significant difference in the experimental group (t=16.644; p=0.0000.05) with an increase in scores from 52.29 to 86.71, while the control group did not show a significant change (t=0.669; p=0.528>0.05). In conclusion, CBT group counseling with cognitive defusion techniques effectively increases junior high school students' self-confidence through mechanisms for separating themselves from negative thoughts, developing adaptive thinking patterns, and strengthening personal competence.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji penerapan metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an di SMP Islam YPI 1 Seputih Mataram. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana metode ini membantu siswa dalam memahami Al-Qur'an serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi teknik pengajaran An-Nahdliyah yang dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa serta menganalisis dukungan dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, dokumentasi, dan observasi partisipatif. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi, dan formulasi hipotesis untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an di sekolah belum sepenuhnya terealisasi, sehingga tujuan utamanya belum tercapai. Terdapat beberapa faktor yang menghambat siswa SMP dalam menggunakan metode An-Nahdliyah untuk mencapai tujuan mereka. Keberhasilan metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an sangat bergantung pada keterlibatan aktif orang tua dan dukungan lingkungan sekitar. Namun, kurangnya pengetahuan, lingkungan yang kurang kondusif, serta keterbatasan fasilitas pendukung menjadi hambatan dalam penerapan metode ini.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT Penelitian ini didasarkan pada studi kasus terkait keprihatinan peneliti terhadap penurunan kualitas karakter bangsa, yang tampak pada rendahnya prestasi belajar siswa, kurang baiknya akhlak siswa, minimnya rasa percaya diri dan kemandirian, serta masih adanya siswa yang melanggar peraturan sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di MTs Ma’arif 7 Purbolinggo. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Pertama, perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru Aqidah Akhlak dalam upaya membentuk karakter peserta didik disusun dengan melibatkan media pembelajaran. Perencanaan ini mencakup penyusunan penggunaan media serta metode belajar yang selaras dengan tujuan pembelajaran. Kedua, penerapan pembelajaran Aqidah Akhlak dalam membentuk karakter siswa telah berpedoman pada aturan serta tata tertib yang telah dirancang dan diterapkan dalam setiap proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Ketiga, evaluasi pembelajaran dilakukan melalui tugas yang diberikan oleh guru, ulangan harian, nilai Ujian Tengah Semester (UTS), serta nilai Ujian Akhir Semester (UAS) siswa. Pelaksanaan pembelajaran Aqidah Akhlak yang diterapkan oleh para guru dari setiap lokasi penelitian memberikan hasil yang signifikan. Adapun bentuk kualitas diri yang berkembang di MTs Ma’arif 7 Purbolinggo meliputi akhlak mulia, kemandirian, kedisiplinan, dan kepercayaan diri. Namun, dari keempat aspek kualitas diri ini, hanya sebagian siswa yang menunjukkan perkembangan yang baik, sementara sebagian lainnya hanya memiliki beberapa aspek kualitas diri tersebut. Keywords: Pendidikan Karak
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT Penelitian ini didasarkan pada studi kasus terkait keprihatinan peneliti terhadap penurunan kualitas karakter bangsa, yang tampak pada rendahnya prestasi belajar siswa, kurang baiknya akhlak siswa, minimnya rasa percaya diri dan kemandirian, serta masih adanya siswa yang melanggar peraturan sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di MTs Ma’arif 7 Purbolinggo. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Pertama, perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru Aqidah Akhlak dalam upaya membentuk karakter peserta didik disusun dengan melibatkan media pembelajaran. Perencanaan ini mencakup penyusunan penggunaan media serta metode belajar yang selaras dengan tujuan pembelajaran. Kedua, penerapan pembelajaran Aqidah Akhlak dalam membentuk karakter siswa telah berpedoman pada aturan serta tata tertib yang telah dirancang dan diterapkan dalam setiap proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Ketiga, evaluasi pembelajaran dilakukan melalui tugas yang diberikan oleh guru, ulangan harian, nilai Ujian Tengah Semester (UTS), serta nilai Ujian Akhir Semester (UAS) siswa. Pelaksanaan pembelajaran Aqidah Akhlak yang diterapkan oleh para guru dari setiap lokasi penelitian memberikan hasil yang signifikan. Adapun bentuk kualitas diri yang berkembang di MTs Ma’arif 7 Purbolinggo meliputi akhlak mulia, kemandirian, kedisiplinan, dan kepercayaan diri. Namun, dari keempat aspek kualitas diri ini, hanya sebagian siswa yang menunjukkan perkembangan yang baik, sementara sebagian lainnya hanya memiliki beberapa aspek kualitas diri tersebut. Keywords: Pendidikan Karak
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini mengkaji penerapan metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an di SMP Islam YPI 1 Seputih Mataram. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana metode ini membantu siswa dalam memahami Al-Qur'an serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi teknik pengajaran An-Nahdliyah yang dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa serta menganalisis dukungan dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, dokumentasi, dan observasi partisipatif. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi, dan formulasi hipotesis untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an di sekolah belum sepenuhnya terealisasi, sehingga tujuan utamanya belum tercapai. Terdapat beberapa faktor yang menghambat siswa SMP dalam menggunakan metode An-Nahdliyah untuk mencapai tujuan mereka. Keberhasilan metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an sangat bergantung pada keterlibatan aktif orang tua dan dukungan lingkungan sekitar. Namun, kurangnya pengetahuan, lingkungan yang kurang kondusif, serta keterbatasan fasilitas pendukung menjadi hambatan dalam penerapan metode ini.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan adalah sebuah proses holistik yang bertujuan untuk mempersiapkan individu agar mampu mengembangkan potensi secara maksimal, mencakup aspek spiritual, moral, intelektual, dan keterampilan praktis. Di era modern ini, pesantren terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, menghadapi berbagai tantangan, dan tetap berkomitmen untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab terhadap agama, bangsa, dan negara.Masalahnya sering terjadi sehubungan dengan kasus kasus moral di lingkungan sekitar dilatar belakangi oleh semakin canggihnya media sosial, Sehubungan dengan hal tersebut , maka terjadilah fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang sebagai contoh Kurangnya Pendidikan Karakter, kurangnya perhatian dan pengawasan orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka dalam menggunakan teknologi dan media sosial dapat menyebabkan mereka terjebak dalam perilaku yang tidak baik. Dari masa ke masa Pesantren telah memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Pondok pesantren sendiri merupakan ladang dalam pembiasaan sikap religius yang menjadi budaya religius dapat dibangun dengan tiga cara yaitu : ajakan, pengelaman, dan pembiasaan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif pada penelitian ini, peneliti memilih untuk memakai jenis penelitian lapangan (field research) dengan Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam bagaimana peran pesantren dalam membudayakan sikap religius, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan sikap religius antara santri dan non-santri di SMP Quran Tri Bhakti At Taqwa Lampung Timur. Setelah peneliti Sowan ke Pengasuh Pondok Pesantren, Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa memainkan peran sentral dalam membentuk karakter religius santri melalui kegiatan-kegiatan budaya religius yang diadakan di dalam pondok. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan temuan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan agama di Indonesia, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang lebih religius dan berbudi pekerti luhur.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
problems faced by teachers of moral beliefs in instilling attitudes social values among students at Madrasah Aliyah Darul Ulum, namely the lack of practical activities to practice social values at Madarsah Aliyah Darul Ulum and the process of learning moral beliefs is more focused on theory without being equipped with practical activities that involve real social interactions such as social service activities, mutual cooperation, so that students do not get the opportunity to practice social values directly. This research was carried out at Madarsah Aliyah Darul Ulum which is located in the Bone Bawang Barat district of the village. Panaragan Jaya, in the 2025 academic year. This research aims to determine the role of moral aqidah teachers in instilling social attitudes in students at Madrasah Aliyah Darul Ulum. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. In this research, the researcher used several data collection tools, namely through interviews, observation and documentation involving the madrasa head, moral aqidah teachers and students as research subjects. This research uses source triangulation. This research finds that moral belief teachers have a strategic role in instilling social attitudes in students through example, interactive learning, integration of moral values, and habituation in the school environment. With an effective approach, students can develop positive social attitudes and apply them in everyday life. The research results show that there are efforts made by moral aqidah teachers in instilling social attitudes in students at Madrasah Aliyah Darul Ulum, students become more polite, helpful, have a sense of empathy, strengthen cooperation and tolerance, behave fairly and honestly
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran kitab kuning merupakan elemen esensial dalam pendidikan pesantren, khususnya dalam memahami literatur klasik Islam yang tidak berharakat. Namun, tantangan utama yang dihadapi santri adalah rendahnya pemahaman terhadap Nahwu & Shorof, yang menjadi kunci dalam membaca kitab kuning secara efektif. Salah satu metode yang digunakan untuk mengatasi kendala ini adalah Metode Amtsilati, sebuah pendekatan sistematis yang disusun untuk mempercepat pemahaman gramatika Arab dengan konsep hafalan dan penerapan berbasis rumus-rumus tata bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Amtsilati dalam meningkatkan keterampilan membaca kitab kuning santri di Pondok Pesantren Al Falahiyah, Batanghari, Lampung Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta verifikasi temuan berdasarkan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Amtsilati efektif dalam meningkatkan pemahaman Nahwu & Shorof santri. Metode ini memberikan struktur pembelajaran yang lebih sistematis, memudahkan santri dalam menghafal kaidah bahasa Arab, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam membaca dan memahami kitab kuning secara mandiri. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan utama dalam implementasi metode ini adalah keterbatasan sumber daya pengajar yang kompeten serta kurangnya konsistensi santri dalam mempraktikkan materi yang telah dipelajari. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi pembelajaran berbasis metode Amtsilati dengan pendekatan yang lebih interaktif dan adaptif, serta peningkatan kualitas pengajar guna mendukung efektivitas metode ini dalam jangka panjang.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran kitab kuning merupakan elemen esensial dalam pendidikan pesantren, khususnya dalam memahami literatur klasik Islam yang tidak berharakat. Namun, tantangan utama yang dihadapi santri adalah rendahnya pemahaman terhadap Nahwu & Shorof, yang menjadi kunci dalam membaca kitab kuning secara efektif. Salah satu metode yang digunakan untuk mengatasi kendala ini adalah Metode Amtsilati, sebuah pendekatan sistematis yang disusun untuk mempercepat pemahaman gramatika Arab dengan konsep hafalan dan penerapan berbasis rumus-rumus tata bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Amtsilati dalam meningkatkan keterampilan membaca kitab kuning santri di Pondok Pesantren Al Falahiyah, Batanghari, Lampung Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta verifikasi temuan berdasarkan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Amtsilati efektif dalam meningkatkan pemahaman Nahwu & Shorof santri. Metode ini memberikan struktur pembelajaran yang lebih sistematis, memudahkan santri dalam menghafal kaidah bahasa Arab, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam membaca dan memahami kitab kuning secara mandiri. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan utama dalam implementasi metode ini adalah keterbatasan sumber daya pengajar yang kompeten serta kurangnya konsistensi santri dalam mempraktikkan materi yang telah dipelajari. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi pembelajaran berbasis metode Amtsilati dengan pendekatan yang lebih interaktif dan adaptif, serta peningkatan kualitas pengajar guna mendukung efektivitas metode ini dalam jangka panjang.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
problems faced by teachers of moral beliefs in instilling attitudes social values among students at Madrasah Aliyah Darul Ulum, namely the lack of practical activities to practice social values at Madarsah Aliyah Darul Ulum and the process of learning moral beliefs is more focused on theory without being equipped with practical activities that involve real social interactions such as social service activities, mutual cooperation, so that students do not get the opportunity to practice social values directly. This research was carried out at Madarsah Aliyah Darul Ulum which is located in the Bone Bawang Barat district of the village. Panaragan Jaya, in the 2025 academic year. This research aims to determine the role of moral aqidah teachers in instilling social attitudes in students at Madrasah Aliyah Darul Ulum. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. In this research, the researcher used several data collection tools, namely through interviews, observation and documentation involving the madrasa head, moral aqidah teachers and students as research subjects. This research uses source triangulation. This research finds that moral belief teachers have a strategic role in instilling social attitudes in students through example, interactive learning, integration of moral values, and habituation in the school environment. With an effective approach, students can develop positive social attitudes and apply them in everyday life. The research results show that there are efforts made by moral aqidah teachers in instilling social attitudes in students at Madrasah Aliyah Darul Ulum, students become more polite, helpful, have a sense of empathy, strengthen cooperation and tolerance, behave fairly and honestly
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Selama sesuatu tidak membahayakan nyawa, seseorang dapat mengonsumsi makanan dan minuman apa pun. Namun, terdapat aturan yang harus dipatuhi, terutama ketika berkaitan dengan agama, moral, dan norma sosial. Kepatuhan terhadap ajaran agama, etika, dan tradisi dapat menjadi elemen penting dalam membentuk identitas seseorang, membedakannya berdasarkan keyakinan, asal-usul, dan status sosialnya. Dalam konteks ini, makanan dan minuman tidak hanya sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi simbol eksistensi serta identitas individu. Bahkan, pola konsumsi dapat berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Meski demikian, masih banyak pedagang minuman kemasan yang belum mencantumkan label halal. Hal ini terutama terlihat di kawasan Pasar Pagi 28 Purwosari, Metro Utara, di mana sebagian besar produk yang dijual belum memiliki sertifikasi halal. Penelitian ini menganalisis penjualan minuman tanpa label halal di Pasar Pagi 28 Purwosari, Metro Utara, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2021 tentang Jaminan Produk Halal. Menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengamati fenomena secara langsung dengan mengandalkan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi ini memperbolehkan penjualan minuman tanpa label halal di lokasi tersebut, sebagaimana diatur dalam Pasal 91 Ayat (3) Huruf b, yang mengecualikan kewajiban label halal untuk produk yang dikemas langsung di hadapan konsumen dalam jumlah kecil.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The aim of this research is to examine how the moral growth of class XI students at Tri Bhakti Attaqwa Vocational School is maximized through the use of extraordinary Islamic Religious Education (PAI) teachers. This research uses qualitative methodology, collecting data through documentation, interviews and observation. The research results show that the example of PAI teachers plays an important role in shaping students' morals through attitudes, behavior and teaching methods. Key supporting factors include teachers' commitment to integrating moral values into teaching and school activities and a supportive school environment. However, barriers such as limited parental involvement and inadequate facilities for moral education were also identified. This study recommends increasing collaboration between schools and parents and developing value-based programs to support optimal student character development.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan merupakan kunci penting dalam mengembangkan potensi manusia, membentuk karakter, serta mempersiapkan individu untuk menghadapi kehidupan. Salah satu tantangan dalam dunia pendidikan adalah fenomena bullying yang dapat mengganggu kesehatan psikologis siswa dan menghambat proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Aqidah Akhlak dalam mengatasi perilaku bullying di MTs Darul Ulum Panaragan Jaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Peneliti secara purposive memilih partisipan yang relevan, termasuk guru dan siswa, untuk menggali wawasan mendalam mengenai pendekatan yang diambil dalam menghadapi perilaku bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru akidah akhlak berperan sebagai penggerak perubahan dan fasilitator yang aktif. Dengan pendekatan inovatif, seperti penggunaan media edukatif yang menarik dan diskusi interaktif, guru berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif bullying. Temuan ini mencerminkan transformasi positif dalam sikap siswa di MTs Darul Ulum Panaragan Jaya, yang kini lebih saling menghargai dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari bullying. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan akhlak yang terintegrasi tidak hanya menciptakan suasana belajar yang aman, tetapi juga mendukung pengembangan karakter siswa secara menyeluruh, menjadikan mereka generasi yang lebih baik di masa depan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pendidikan merupakan kunci penting dalam mengembangkan potensi manusia, membentuk karakter, serta mempersiapkan individu untuk menghadapi kehidupan. Salah satu tantangan dalam dunia pendidikan adalah fenomena bullying yang dapat mengganggu kesehatan psikologis siswa dan menghambat proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Aqidah Akhlak dalam mengatasi perilaku bullying di MTs Darul Ulum Panaragan Jaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Peneliti secara purposive memilih partisipan yang relevan, termasuk guru dan siswa, untuk menggali wawasan mendalam mengenai pendekatan yang diambil dalam menghadapi perilaku bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru akidah akhlak berperan sebagai penggerak perubahan dan fasilitator yang aktif. Dengan pendekatan inovatif, seperti penggunaan media edukatif yang menarik dan diskusi interaktif, guru berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif bullying. Temuan ini mencerminkan transformasi positif dalam sikap siswa di MTs Darul Ulum Panaragan Jaya, yang kini lebih saling menghargai dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari bullying. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan akhlak yang terintegrasi tidak hanya menciptakan suasana belajar yang aman, tetapi juga mendukung pengembangan karakter siswa secara menyeluruh, menjadikan mereka generasi yang lebih baik di masa depan.