ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Efektifitas Pembiayaan Murabahah Terhadap Produktivitas Usaha Mikro Anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional” Skripsi Universitas Ma’arif Lampung (UMALA), 2026 Pembiayaan murabahah merupakan suatu pembiayaan yang diberikan kepada anggota untuk membeli barang yang diperlukan dengan perjanjian. Efektifitas pembiayaan kepada Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Assyafiiyah yang dilakukan oleh nasabah bertujuan untuk menambah modal usaha yang dimilikinya dengan harapan kedepannya usaha yang dijalankan bisa berjalan dengan lancar. Efektivitas pada produktivitas usaha mikro anggota semakin berhasil rencana yang dilaksanakan semakin efektif terencana. Pembiayaan berfokus pada produktivitas usaha mikro anggota, karena menentukan kemampuan seseorang untuk menghasilkan barang atau produk untuk anggota. Efektivitas disini menunjukkan keberhasilan tercapai atau tidaknya sasaran yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional. Manfaat penelitian Memperluas wawasan penulis dibidang perbankan Syariah, khususnya pada pengaruh efektifitas pembiayaan Murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif.. Populasi adalah jumlah keseluruhan dari unit analisis (subjek) yang ciri-cirinya akan diduga, Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Teknik pengumpulan datanya Angket dan dokumentasi. Analisis data dalam suatu proses pengolahan datanya dengan Analisis regresi sederhana digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen dengan skala pengukuran interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efektifitas pembiayaan murabahah yang diperoleh dari hasil penelitian adalah 1791 skor teoritik tertinggi variabel ini, karena jumlah responden 50 anggota, Sehingga, produktivitas usaha mikro anggota adalah 1791: 2000 = 0.8955 atau 89% termasuk kategori sangat baik. Pernyataan di atas dapat diketahui nilai thitung = 4.555 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh yang signifikan efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional dengan kondisi bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel dan nilai Sig yang lebih kecil dari alfha (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa menerima Ha yang berarti terdapat efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh moral hazard terhadap risiko pembiayaan bermasalah pada KSPPS BMT Artha Buana Metro. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya peningkatan jumlah pembiayaan murabahah yang tidak selalu diiringi dengan peningkatan kualitas pembiayaan, sehingga memunculkan risiko pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing). Moral hazard diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut, baik dari sisi nasabah maupun internal lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah anggota pembiayaan bermasalah dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan pengujian asumsi klasik meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moral hazard berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko pembiayaan bermasalah, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,420. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,264 menunjukkan bahwa moral hazard memberikan kontribusi sebesar 26,4% terhadap variasi risiko pembiayaan bermasalah, sedangkan sisanya sebesar 73,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat moral hazard, maka semakin meningkat pula risiko pembiayaan bermasalah pada KSPPS BMT Artha Buana Metro. Oleh karena itu, diperlukan penguatan analisis pembiayaan, peningkatan monitoring, serta pembinaan kepada nasabah guna meminimalkan risiko tersebu
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dimotivasi oleh pentingnya pembiayaan Islam dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya melalui kontrak Murabahah, yang merupakan produk unggulan di BMT Asy-Syafi'iyah Kota Gajah. Pembiayaan Murabahah dianggap mampu menyediakan solusi modal yang terjangkau, transparan, dan sesuai syariah, sehingga memerlukan evaluasi efektivitas implementasinya bagi pelaku UMKM. Studi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pembiayaan Murabahah berkontribusi pada pengembangan usaha, kemudahan akses pembiayaan, dan kesesuaian penggunaan dana dengan kebutuhan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari kepala BMT, petugas akuntansi, dan pelanggan pembiayaan Murabahah. Analisis data dilakukan melalui reduksi, presentasi, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sebagai teknik validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan Murabahah di BMT AsySyafi'iyah Kota Gajah efektif meningkatkan omset usaha, memperluas kapasitas produksi, dan memfasilitasi modal kerja bagi pelaku UMKM. Prosedur aplikasi yang mudah, pendampingan langsung, dan kesesuaian dana dengan kebutuhan usaha merupakan faktor pendukung utama efektivitas pembiayaan ini. Dengan demikian, pembiayaan Murabahah terbukti berperan positif dalam pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan. Direvisi: Maret 2026
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko dan strategi mitigasi pembiayaan bermasalah pada akad murabahah di KSPPS BMT Arta Buana Metro Cabang Tulang Bawang, serta mengidentifikasi faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala cabang dan staf, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko di BMT Arta Buana dilakukan melalui tahap identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan monitoring dengan menerapkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) secara konsisten sejak tahap survei hingga pasca realisasi. Strategi mitigasi yang dilakukan meliputi tindakan preventif (analisis 5C ketat), kuratif (pendekatan persuasif dan kekeluargaan, komunikasi intensif), dan restrukturisasi pembiayaan (reschedule) bagi anggota yang memenuhi kriteria. Adapun faktor penyebab pembiayaan bermasalah adalah faktor internal (lemahnya analisis/monitoring) dan faktor eksternal, yang dominan disebabkan oleh kegagalan usaha dan penurunan ekonomi anggota.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembiayaan murabahah adalah pembiayaan yang paling besar diminati masyarakat pada perbankan syariah khususnya Bank Umum Syariah, dari besarnya pembiayaan murabahah yang di salurkan oleh bank tersebut akan menjadi sumber utama dalam kontribusinya memperoleh pendapatan pada bank sehingga berpeluang untuk mendapatkan laba yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendapatan Pembiayaan Murabahah Terhadap Return On Asset (ROA) di Bank Syariah Indonesia Periode 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Bank Syariah Indonesia pada periode tahun penelitian yaitu tahun 2020 hingga 2024, metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Pendapatan pembiayaan murabahah berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA) pada Bank Syariah Indonesia periode 2025. Semakin besar pendapatan dari pembiayaan murabahah, maka semakin besar pula laba yang dihasilkan, yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai Return On Assets (ROA). ROA merupakan rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan bank dalam menghasilkan laba dari total aset yang dimiliki. Ketika pendapatan murabahah meningkat dan dikelola secara efisien, maka laba bersih meningkat sehingga ROA juga mengalami kenaikan. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan pembiayaan murabahah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko serta strategi mitigasi yang diterapkan dalam layanan door to door pada produk pembiayaan murabahah di BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional Kantor Cabang Metro. Layanan ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas pembiayaan bagi anggota, khususnya pelaku usaha mikro., namun dalam implementasinya berpotensi menimbulkan berbagai risiko operasional dan risiko pembiayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko operasional meliputi keterbatasan pengawasan lapangan, potensi kesalahan pencatatan transaksi, risiko keamanan petugas, serta tingginya biaya operasional. Sementara itu, risiko pembiayaan berkaitan dengan potensi keterlambatan pembayaran dan meningkatnya Non Performing Financing (NPF) akibat ketidakstabilan usaha anggota. Untuk memitigasi risiko tersebut, BMT menerapkan prinsip kehati-hatian melalui analisis 5C, pengawasan berlapis, penggunaan sistem digital Mobile Collection yang terintegrasi, pembatasan transaksi tunai dalam jumlah besar, serta mekanisme penanganan pembiayaan bermasalah secara bertahap. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara penguatan prosedur internal dan pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas pembiayaan murabahah serta memastikan layanan door to door tetap berjalan efektif, aman, dan sesuai prinsip syariah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan kewajiban penggunaan aplikasi Berkah Digital dalam upaya mengoptimalkan penyaluran dan pengawasan pembiayaan murabahah di BMT Assafiyah Berkah Nasional KC Metro. Transformasi digital dipandang krusial untuk meningkatkan efisiensi operasional lembaga keuangan mikro syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan ini bertujuan untuk mempercepat administrasi dan meningkatkan transparansi, praktik di lapangan belum sepenuhnya optimal. Implementasi aplikasi berhasil mempermudah kontrol angsuran secara sistematis, namun efektivitasnya terhambat secara signifikan oleh rendahnya literasi digital anggota senior dan kendala teknis jaringan yang kerap muncul. Akibatnya, sebagian proses pengawasan masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi secara utuh sesuai target kebijakan. Secara keseluruhan, kebijakan ini memberikan fondasi digitalisasi yang baik, namun memerlukan evaluasi mendalam pada aspek kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung agar optimalisasi pembiayaan murabahah dapat benar-benar tercapai secara akuntabel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepatuhan syariah merupakan fondasi utama yang menjamin keabsahan produk perbankan syariah, termasuk pada pembiayaan kepemilikan emas dengan akad murābaḥah. Sebagai komoditas ribawi, emas memerlukan mekanisme transaksi khusus untuk terhindar dari riba, gharar, dan maysir. Namun, implementasi skema pembiayaan emas di perbankan syariah masih menghadapi permasalahan krusial, terutama terkait mekanisme serah terima fisik (taqabudh), transparansi margin keuntungan, serta peran pengawasan syariah dalam penanganan wanprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme akad murābaḥah pada pembiayaan kepemilikan emas dan mengevaluasi tingkat kepatuhan syariah di Bank Aman Syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) di Bank Aman Syariah Sekampung, Lampung Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS), petugas pemasaran, dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme akad murābaḥah diimplementasikan melalui beberapa tahapan: pengajuan pembiayaan oleh nasabah, pembelian emas oleh bank dari supplier (PT Aneka Tambang), penguasaan fisik emas sebelum akad, penandatanganan akad dengan margin yang transparan, dan penyimpanan emas sebagai agunan hingga angsuran lunas. Evaluasi kepatuhan syariah mengungkapkan bahwa skema ini secara fundamental telah memenuhi prinsip transparansi, penghindaran riba melalui harga tetap, dan penguasaan fisik sebelum penjualan (taqabudh). Namun, aspek yang perlu penyempurnaan meliputi kepastian waktu serah terima fisik sesuai Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 dan No. 77/DSN-MUI/V/2010 , serta penguatan pengawasan DPS dalam penanganan wanprestasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa skema pembiayaan emas di Bank Aman Syariah secara fundamental telah memenuhi prinsip kepatuhan syariah, meskipun optimalisasi pengawasan dan mekanisme penyelesaian masalah masih diperlukan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional KC Kotagajah menjadi lembaga keuangan syariah yang berperan dalam mendanai usaha tani melalui akad murabahah, namun pemanfaatannya masih terbatas karena rendahnya pemahaman petani dan kurangnya sosialisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan BMT dalam menjangkau petani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi strategi pemasaran pada akad murabahah sebagai pembiayaan syariah di sektor pertanian. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pemasaran akad murabahah di BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional KC. Kotagajah diterapkan secara terpadu dengan menggabungkan prinsip strategi pemasaran Islam dan konsep 4P (Product, Price, Place, Promotion). Produk unggulan “Murabahah Ceria” dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan petani, dengan keunggulan transparansi harga, tanpa bunga, dan proses pengajuan yang mudah melalui layanan jemput syarat serta pencairan dana via transfer. Strategi harga menggunakan margin tetap yang disepakati di awal akad, sehingga dianggap adil dan terjangkau. Kantor BMT yang terletak di pusat ekonomi Kotagajah memperkuat strategi place karena memudahkan akses petani. Promosi dilakukan secara edukatif dan spiritual melalui media sosial, forum kelompok tani, balai desa, dan masjid, yang membangun kepercayaan masyarakat. Selain itu, BMT juga menerapkan tujuh strategi menurut Veithzal Rivai, yaitu menembus pasar melalui pendekatan langsung ke petani, mengembangkan pasar ke desa sekitar, mengembangkan produk dengan inovasi layanan, melakukan diversifikasi pembiayaan pertanian, menerapkan efisiensi biaya, memfokuskan pasar pada segmen petani, serta melakukan diferensiasi layanan berbasis nilai-nilai Islam. Kombinasi strategi ini menjadikan BMT unggul dalam membangun loyalitas anggota, memperluas pasar, dan meningkatkan kepercayaan petani terhadap pembiayaan syariah secara berkelanjutan dan sesuai dengan syariat.