ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan dalam penelitian ini terletak pada belum optimalnya internalisasi nilai Ahlussunnah Wal Jamaah (ASWAJA) dalam strategi pemasaran oleh Marketing Funding Officer (MFO), sehingga nilai keagamaan belum terintegrasi secara sistematis dan belum mampu secara maksimal meningkatkan kepercayaan serta daya saing produk pembiayaan haji dan umroh.Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai ASWAJA dalam strategi pemasaran serta implikasinya terhadap daya saing produk pembiayaan haji dan umroh di BMT Artha Buana Kota Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap MFO, manajemen, dan nasabah yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis kebutuhan, peran MFO sebagai agen kepercayaan melalui pendekatan relasi sosial, serta keunggulan produk berupa kebijakan diskon menjadi faktor utama daya saing. Namun, internalisasi nilai ASWAJA masih bersifat implisit dan belum terstandarisasi dalam strategi pemasaran maupun evaluasi kinerja. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan daya saing memerlukan integrasi nilai ASWAJA secara sistematis serta optimalisasi peran MFO sebagai pendamping spiritual guna meningkatkan kepercayaan dan loyalitas anggota
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Strategi pemasaran merupakan serangkaian langkah terencana yang dilakukan untuk mempromosikan dan mendistribusikan produk kepada konsumen dengan tujuan meningkatkan daya tarik dan jumlah anggota. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi masyarakat terhadap produk Tabungan Idul Fitri di KSPPS BMT Artha Buana Metro Cabang Mulyojati, meskipun produk ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) serta membantu masyarakat dalam merencanakan kebutuhan Hari Raya. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana strategi pemasaran yang diterapkan dapat meningkatkan jumlah anggota produk tersebut. Penelitian ini menggunakan teori bauran pemasaran 4P (Product, Price, Place, Promotion) untuk menganalisis strategi yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, serta dilengkapi observasi dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data menggunakan induktif melalui tahapan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi untuk menguji keabsahan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran 4P mampu meningkatkan jumlah anggota Tabungan Idul Fitri secara bertahap, dari 167 orang pada tahun 2022 menjadi 215 orang pada tahun 2024. Walaupun peningkatan jumlah anggota belum signifikan, strategi ini cukup baik dalam mempertahankan loyalitas anggota lama serta menarik anggota baru. Penelitian ini menyarankan agar KSPPS BMT Artha Buana Metro Cabang Mulyojati lebih mengoptimalkan aspek promosi digital dan memperluas jaringan distribusi produk untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas serta meningkatkan daya tarik program tabungan serupa di masa mendatang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional KC Kotagajah menjadi lembaga keuangan syariah yang berperan dalam mendanai usaha tani melalui akad murabahah, namun pemanfaatannya masih terbatas karena rendahnya pemahaman petani dan kurangnya sosialisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan BMT dalam menjangkau petani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi strategi pemasaran pada akad murabahah sebagai pembiayaan syariah di sektor pertanian. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pemasaran akad murabahah di BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional KC. Kotagajah diterapkan secara terpadu dengan menggabungkan prinsip strategi pemasaran Islam dan konsep 4P (Product, Price, Place, Promotion). Produk unggulan “Murabahah Ceria” dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan petani, dengan keunggulan transparansi harga, tanpa bunga, dan proses pengajuan yang mudah melalui layanan jemput syarat serta pencairan dana via transfer. Strategi harga menggunakan margin tetap yang disepakati di awal akad, sehingga dianggap adil dan terjangkau. Kantor BMT yang terletak di pusat ekonomi Kotagajah memperkuat strategi place karena memudahkan akses petani. Promosi dilakukan secara edukatif dan spiritual melalui media sosial, forum kelompok tani, balai desa, dan masjid, yang membangun kepercayaan masyarakat. Selain itu, BMT juga menerapkan tujuh strategi menurut Veithzal Rivai, yaitu menembus pasar melalui pendekatan langsung ke petani, mengembangkan pasar ke desa sekitar, mengembangkan produk dengan inovasi layanan, melakukan diversifikasi pembiayaan pertanian, menerapkan efisiensi biaya, memfokuskan pasar pada segmen petani, serta melakukan diferensiasi layanan berbasis nilai-nilai Islam. Kombinasi strategi ini menjadikan BMT unggul dalam membangun loyalitas anggota, memperluas pasar, dan meningkatkan kepercayaan petani terhadap pembiayaan syariah secara berkelanjutan dan sesuai dengan syariat.