ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Critical Thinking, Collaboration, dan Communication) serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang dilanjutkan dengan uji coba quasi experimental desain nonequivalent control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Kesumajaya semester genap tahun ajaran 2025/2026. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kritis dan kreatif, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta angket respons siswa. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis 4C yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Nilai N-Gain kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen sebesar 0,72 (kategori tinggi) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,31 (kategori sedang). Nilai N-Gain kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen sebesar 0,68 (kategori sedang) sedangkan kelas kontrol 0,25 (kategori rendah). Hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (p 0,05). Respons siswa terhadap pembelajaran sangat positif dengan rata-rata skor 86,5%. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian game-based learning, media manipulatif, dan permainan tradisional dalam kerangka 4C secara sistematis dan terpadu. Kata kunci: pemb
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung kesiapan siswa mengikuti pembelajaran melalui pemenuhan kebutuhan gizi sebelum kegiatan belajar dimulai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Makan Bergizi Gratis terhadap kehadiran dan konsentrasi belajar siswa kelas IV di SD Negeri 8 Mesuji Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Sampel penelitian berjumlah 34 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kehadiran siswa sebesar 55,8% serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsentrasi belajar siswa sebesar 62,1%. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis berperan sebagai salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kehadiran dan konsentrasi belajar siswa di sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media fraction board terhadap pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV MI Wali Songo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep pecahan yang abstrak serta dominasi metode ceramah tanpa media konkret. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen (menggunakan fraction board) dan kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep pecahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata skor posttest kelompok eksperimen dan kontrol. Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan fraction board berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep pecahan. Media ini efektif karena memvisualisasikan konsep abstrak menjadi konkret sesuai tahap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Minat belajar membaca merupakan faktor penting dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Program literasi sekolah dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan minat belajar membaca siswa. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan minat belajar membaca siswa melalui program literasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan minat belajar membaca siswa kelas II SD melalui program literasi sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan desktiptif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian lapangan adalah penelitian yang dilakukan dengan cara mendatangi langsung tempat yang menjadi objek penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu : metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya melalui tiga tahapan yaitu: Data Reduction, Data Display, dan Conclusion Drawing/Verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat meningkatkan minat belajar membaca siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran yang menarik dan membangun hubungan yang baik dengan siswa melalui program literasi sekolah dengan menerapkan kegiatan membaca buku 10-15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai dan melaksanakan program kunjungan perpustakaan sekolah. Kegiatan kunjungan perpustakaan ini dilakukan seminggu sekali secara bergantian setiap kelasnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran inkuiri terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD IT Al Ikhlas Gaya Baru III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental melalui One Group Pretest–Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling jenis sampling jenuh (total sampling), sehingga seluruh populasi yang berjumlah 11 siswa dijadikan sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji paired sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri berada pada kategori baik dengan persentase 85,71%. Nilai rata-rata pemahaman konsep IPA siswa meningkat dari 46,36 pada pretest menjadi 90,91 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05), sedangkan hasil analisis N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,8346 dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa kelas V pada materi ekosistem.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini, yang disebabkan oleh kurangnya variasi media pembelajaran sehingga pembelajaran cenderung monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui penerapan media pembelajaran puzzle edukasi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas II SD. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, ketuntasan klasikal sebesar 25% dengan kategori rendah, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 87,5% dengan kategori sangat baik. Peningkatan ini ditunjukkan melalui keaktifan, perhatian, dan keterlibatan siswdalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media puzzle edukasi efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan membaca siswa kelas II tergolong rendah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan kualitas keterampilan membaca siswa sekolah dasar. Selain itu, rendahnya kemampuan membaca siswa menjadi alasan utama perlunya penerapan media yang lebih menarik dan efektif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II D MI NU Metro. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif desain pre-eksperimental. Teknik pengumpulan data berupa tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya penggunaan media gambar nilai rata-rata kemampuan membaca siswa kelas II D adalah 77.72. Setelah diterapkannya penggunaan media gambar ternyata meningkatkan nilai rata-rata kemampuan membaca siswa kelas II D di MINU Metro yaitu menjadi 82.61. Hasil Uji Friedman diperoleh nilai Chi- Square hitung sebesar 60.000 lebih besar dari nilai Chi-Square sebesar 3.481. Artinya Ha diterima dan menolak H0. Dengan demikian, disimpulkan bahwa media gambar efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II D MI NU Metro.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media cerita bergambar serta mengetahui peningkatan minat membaca siswa kelas II SD N 1 Banarjoyo setelah penerapan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas II.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media cerita bergambar dilakukan melalui tahapan kegiatan awal, inti, dan penutup secara sistematis. Pada kegiatan inti, media digunakan untuk membantu siswa membaca, memahami isi cerita, serta mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Penggunaan media ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan interaktif. Selain itu, penerapan media cerita bergambar terbukti dapat meningkatkan minat membaca siswa. Peningkatan tersebut ditunjukkan melalui perubahan sikap siswa yang menjadi lebih antusias, aktif, dan tertarik dalam kegiatan membaca. Siswa juga lebih mudah memahami isi bacaan serta menunjukkan keinginan untuk membaca secara mandiri. Hasil observasi dan wawancara memperkuat bahwa media visual berupa gambar membantu siswa dalam menginterpretasikan teks dan mengurangi rasa bosan saat membaca. Dengan demikian, media cerita bergambar merupakan alternatif yang efektif dalam meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penggunaan gadget di kalangan siswa sekolah dasar meningkat pesat seiring perkembangan teknologi digital. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap konsentrasi belajar siswa, terutama pada jenjang pendidikan dasar yang merupakan masa kritis pembentukan kebiasaan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa kelas IV SDNU Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah siswa kelas IVB sebanyak 24 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa (r = -0,862; p 0,001). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,743 menunjukkan bahwa penggunaan gadget memberikan kontribusi sebesar 74,3% terhadap konsentrasi belajar siswa. Persamaan regresi yang diperoleh adalah y =31,016 - 0,881X, yang berarti setiap peningkatan satu unit skor penggunaan gadget akan menurunkan konsentrasi belajar sebesar 0,881 unit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa kelas IV SDNU Metro, Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengawasan dan pembatasan waktu penggunaan gadget oleh orang tua dan guru.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penggunaan game online secara berlebihan di kalangan siswa sekolah dasar yang diduga berdampak pada menurunnya minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan game online terhadap minat belajar siswa kelas V di SD Negeri 2 Sukadana. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 24 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, Korelasi dan uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha > 0,60. Data juga berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji korelasi nilaPearson Correlation sebesar 1,000 antara variabel game online dan minat belajar. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p 0,05) dengan nilai t hitung -4,968 dan mean difference -4,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan game online terhadap minat belajar siswa. Semakin tinggi durasi bermain game online, maka semakin rendah minat belajar siswa. Dengan demikian, penggunaan game online secara berlebihan terbukti memberikan dampak negatif terhadap minat belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada lembaga pendidikan saat ini proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru cenderung hanya didominasi dengan model satu arah dan tidak diselingi dengan yang lain sehingga siswa tidak antusias dalam mengikuti pembelajaran. Untuk itu diperlukan minat dan motivasi belajar saat proses pembelajaran berlangsung. Jika siswa tertarik saat kegiatan belajar mengajar, maka diharapkan prestasi belajarpun meningkat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “apakah ada pengaruh yang positif minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI siswa kelas VIII di SMP Ma’arif 9 Kecamatan Seputih banyak kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2024/2025”. Tujuan penelitian ini adalah: “untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang positif minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI siswa kelas VIII di SMP Ma’arif 9 Kecamatan Seputih banyak kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2024/2025”. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif kemudian yang menjadi populasinya terdiri dari 208 siswa sehingga dinamakan penelitian sampel penelitian dengan 90 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode angket (Questionare), metode wawancara (Interview) dan metode dokumentasi. Hasil analisa data yang telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan statistik Regresi Linier Multiple dan menghasilkan model persamaan regresi (Yc=113.984,07+(-0,033)X1+3,057X2) menunjukkan bahwa harga Fhitung jika di bandingkan dengan Ftabel ternyata lebih besar, yaitu -41,736 > 3,13. Maupun Fhitung yang diperoleh untuk menguji keberartian koefisien korelasi multiple -41,778 sehingga mampu menjelaskan pengaruh yang positif minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI. Hal ini menunjukkan model regresi tersebut sangat signifikan. Berarti hipotesis (Ha) yang penulis ajukan dalam penelitian ini diterima yaitu terdapat pengaruh yang positif minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI siswa kelas VIII di SMP Ma’arif 9 Seputih Banyak Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2024/2025.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to determine the effect of Big Book media on the early reading skills of Grade I students at SD IT Al Ikhlas Gaya Baru III. The study employed a quantitative approach using a one-group pretest-posttest experimental design. The participants were all Grade I students (N = 13). Data were collected through early reading tests administered as pretest and posttest, then analyzed using descriptive statistics, a normality test, a paired-sample t-test, and N-Gain analysis. The results showed that the mean score increased from 59.69 on the pretest to 77.38 on the posttest. The normality test indicated that the data were normally distributed (p > 0.05). The paired-sample t-test showed a significant difference between pretest and posttest scores (t = -14.010, p 0.001). In addition, the average N-Gain score was 0.44, which falls into the medium category, indicating that Big Book media was moderately effective in improving students’ early reading skills. Big Book media not only helped students recognize letters and words, but also increased their interest and engagement in reading activities. It can be concluded that the use of Big Book media was effective in improving the early reading skills of Grade I students.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran IPAS di sekolah dasar sering terkendala oleh minimnya media interaktif yang berdampak pada rendahnya minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran teka-teki silang serta mengetahui tingkat kelayakan media dan respon peserta didik terhadap penggunaannya dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III A MI Ma’arif 18 Trimurjo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara dengan guru kelas dan kepala sekolah, angket validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media teka-teki silang yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar (100%) dari ahli materi dan ahli media dengan kategori sangat layak. Respon peserta didik terhadap penggunaan media teka-teki silang juga memperoleh persentase (100%) dengan kategori sangat baik, yang menunjukkaan bahwa media ini sangat valid dan layak untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPAS. Hasil studi menunjukkan bahwa media teka-teki silang layak diandalkan sebagai solusi alternatif dalam pembelajaran IPAS. Penggunaan media kreatif ini berdampak positif terhadap peningkatan minat belajar peserta didik, dapat menjadikan pilihan strategis untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis dan menyeneangkan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keterampilan membaca merupakan kompetensi fundamental yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan proses belajar peserta didik di sekolah dasar, terutama pada jenjang kelas awal. Berdasarkan hasil pengamatan di kelas I SDNU Metro, diketahui bahwa kemampuan membaca siswa masih berada pada kategori rendah, yang ditunjukkan melalui kesulitan dalam mengenal huruf dan bunyinya, menggabungkan huruf menjadi kata, serta memahami bacaan sederhana. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya variasi metode pembelajaran serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan media edukasi berbasis pop up book serta dampaknya terhadap peningkatan keterampilan membaca siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SD NU Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes awal dan tes akhir, serta dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop up book mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa. Dengan hasil t-test, diperoleh nilai t hitung sebesar 12,782 dengan df 52 dan nilai signifikasi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 dan lebih kecil dari 0,05, maka terdapat perbedaan keterampilan membaca siswa menggunakan media pop up book dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvesional pada siswa kelas 1 SDNU Metro.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menyelidiki tantangan-tantangan yang dihadapi siswa kelas III SDN 1 Way Sari dalam memahami materi matematika, terutama dalam kemampuan numerasi. Penelitian ini berfokus pada kesulitan siswa dalam memahami konsep satuan panjang, berat, dan waktu, serta faktor-faktor yang memengaruhi belajar mereka. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian melibatkan seorang guru kelas dan 22 siswa kelas III. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa kesulitan dalam memahami soal cerita, menentukan operasi hitung yang tepat, dan melakukan perhitungan dengan benar. Akar permasalahan ini berasal dari faktor internal, seperti motivasi belajar yang rendah dan gaya belajar siswa yang beragam, serta faktor eksternal, seperti metode mengajar yang kurang variatif dan terbatasnya media pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan pentingnya penerapan strategi belajar yang lebih kreatif dan interaktif untuk meningkatkan pemahaman numerasi siswa dalam pelajaran matematika.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dampak emosional dan psikologis yang dialami oleh pelaku bullying serta menganalisis pengaruh pola asuh dalam membentuk perilaku tersebut di lingkungan Madrasah Aliyah (MA). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku, guru BK, serta pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku bullying umumnya mengalami tekanan emosional seperti rasa bersalah, penyesalan, hingga perubahan sikap menjadi tertutup dan setelah dikenakan sanksi. Pola pengasuhan yang tidak suportif, minim komunikasi, serta tekanan lingkungan sosial menjadi faktor utama pemicu perilaku bullying. Dalam beberapa kasus, pelaku juga menunjukkan keinginan untuk memperbaiki diri setelah mendapatkan konseling dan refleksi atas tindakannya. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan rehabilitatif yang komprehensif, tidak hanya bersifat sanksional, dalam menangani kasus bullying, termasuk perhatian pada dukungan emosional dan psikologis secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penerapan manajemen keuangan sekolah yang cermat dan teliti sangat diperlukan. Keadilan, efisiensi, keterbukaan, dan tanggung jawab publik merupakan landasan manajemen keuangan pendidikan. Tetapi masih banyak sekolah yang belum menerapkan manajemen keuangan yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses manajemen keuangan sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang ada di MI Nurussalam. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bertempat di MI Nurussalam Labuhan Ratu, Lampung Timur. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data. Pelaksanaan manajemen keuangan di MI Nurussalam diteliti menggunakan indikator Budgeting, Accounting dan Auditing. Hasil dari penelitian ini adalah adanya peningkatan kualitas layanan pendidikan di MI Nurussalam setelah menerapkan manajemen keuangan sekolah, seperti penambahan sarana prasarana yang dibutuhkan peserta didik dalam kegiatan belajar dan adanya kegiatan pelatihan bagi tenaga pendidik guna meningkatkan kualitas kurikulum yang ada di sekolah MI Nurussalam
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi masalah bullying di SMPN Satu Atap 2 Selagai Lingga serta srtategi guru dalam mengatasi bullying dan faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam menangasi kasus tersebut hal ini dilakukan karena adanya masalah Fenomena bullying yang meningkat di lingkungan sekolah seperti memukul, mendorong, mengejek, mengolok-olok dengan sebutan yang tida pantas ini menunjukkan perlunya campur tangan yang efektif dari para guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam, dan siswa, serta diperkuat menggunakan dokumentasi. Uji keabsahan datanya menggunakan Tringulasi. Teknik analisis datanya yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru pendidikan agama Islam berperan sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam menghadani masalah bullying. Mereka berhasil menggabungkan materi tentang bullying dalam pengajaran, memberikan pemahaman kepada siswa tentang perilaku tidak pantas dan dampaknya, serta menciptakan lingkungan yang aman. Guru aktif mendeteksi perilaku bullying dan memberikan bimbingan kepada siswa yang terlibat baik sebagai pelaku maupun korban. Di samping itu, kepala sekolah turut mendukung usaha pengurangan bullying melalui program sosialisasi dan pelatihan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengurangan bullying dan menciptakan suasana belajar yang lebih positif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang neurosains, telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Neurosains, sebagai studi tentang sistem saraf dan otak, memberikan wawasan berharga tentang proses pembelajaran, yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan neurosains dalam pembelajaran PAI di kelas V SDN 01 Gading Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan neurosains, seperti penggunaan musik instrumental, brain gym, strategi chunking, dan jeda istirahat otak, mampu meningkatkan motivasi, pemahaman, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Namun, tantangan seperti keterbatasan waktu, sarana pendukung, dan perbedaan gaya belajar siswa masih menjadi hambatan. Rekomendasi yang diajukan meliputi pengembangan profesional guru, alokasi sumber daya, pembentukan komunitas praktisi, penelitian tindakan kelas, dan kolaborasi dengan orang tua. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran PAI yang lebih efektif dan berkarakteristik di era digital.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan