ResearchOpen AccessMetadata saja
•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan dan menerapkan modul pembelajaran numerasi terintegrasi sosial emosional yang dapat digunakan oleh guru di RA Ma'arif 1 Kota Metro dalam mengajarkan konsep-konsep dasar matematika kepada anak usia dini. Secara spesifik, tujuan pengabdian ini adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>
Mengembangkan Modul Pembelajaran Numerasi Terintegrasi Sosial Emosional</li>
</ol>
<p style="margin-left:21.3pt;">
Menyusun modul pembelajaran yang mengintegrasikan pengajaran numerasi (angka, penghitungan, pola, dan bentuk) dengan pengembangan keterampilan sosial emosional pada anak usia dini. Modul ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh, yang tidak hanya mengembangkan keterampilan kognitif, tetapi juga membantu anak dalam membangun kemampuan mengelola emosi dan berinteraksi secara positif dengan orang lain.</p>
<ol>
<li value="2">
Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Numerasi dan Sosial Emosional</li>
</ol>
<p style="margin-left:21.3pt;">
Melatih dan memberdayakan guru RA Ma'arif 1 Kota Metro untuk memahami dan mengimplementasikan pendekatan pengajaran yang mengintegrasikan numerasi dan sosial emosional. Melalui pelatihan dan pendampingan, guru diharapkan dapat menerapkan strategi pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk anak-anak, yang memperhatikan kebutuhan kognitif dan emosional mereka.</p>
<ol>
<li value="3">
Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Emosional Anak</li>
</ol>
<p style="margin-left:21.3pt;">
Meningkatkan kemampuan anak untuk mengenali dan mengelola emosi, berempati terhadap orang lain, serta bekerja sama dalam konteks pembelajaran matematika. Pembelajaran yang terintegrasi dengan sosial emosional ini bertujuan untuk menciptakan anak-anak yang tidak hanya mahir dalam konsep-konsep dasar matematika, tetapi juga memiliki keterampilan sosial yang baik, yang mendukung perkembangan holistik mereka.</p>
<ol>
<li value="4">
Menyediakan Solusi Pembelajaran yang Kontekstual dan Relevan untuk Anak Usia Dini</li>
</ol>
<p style="margin-left:21.3pt;">
Menghasilkan sebuah solusi pembelajaran yang kontekstual, berbasis pada kebutuhan dan kondisi nyata di lapangan, sehingga modul yang dikembangkan benar-benar relevan dan efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di RA Ma'arif 1 Kota Metro. Modul ini diharapkan dapat digunakan oleh guru secara berkelanjutan dan bermanfaat untuk anak-anak dalam jangka panjang.</p>
<ol>
<li value="5">
Meningkatkan Kolaborasi antara Guru dan Pengabdi Universitas Ma'arif Lampung</li>
</ol>
<p style="margin-left:21.3pt;">
Meningkatkan kerjasama antara tim pengabdi dari Universitas Ma'arif Lampung dengan guru RA Ma'arif 1 Kota Metro melalui pendekatan partisipatif. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta pengalaman belajar yang saling memperkaya, baik bagi guru maupun tim pengabdi, dalam rangka mengembangkan kemampuan profesional di bidang pendidikan anak usia dini.</p>
<p>
</p>
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbasis eksplorasi alam terhadap literasi numerasi peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa, terutama dalam menyelesaikan masalah matematika kontekstual. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen berupa pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMP IT Darul Mutaqin tahun ajaran 2025/2026, dengan sampel dua kelas yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling sebagai kelas eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest yang didukung oleh observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan uji t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan literasi numerasi pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL berbasis eksplorasi alam efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah kontekstual peserta didik.berpengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi numerasi peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project based learning (PjBL) yang terintegrasi dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan numerasi siswa pada materi aritmetika sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe NonEquivalent Control Group Design. Populasi penelitian dari salah satu SMA Swasta di kota Metro. Sampel terdiri atas 44 siswa kelas XI yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 22 siswa. Instrumen penelitian berupa tes numerasi pilihan ganda yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, serta uji Independent Sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (t(42) = −3,737; p = 0,001). Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,557 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,278 (kategori rendah). Disimpulkan bahwa integrasi PjBL dan RME efektif meningkatkan kemampuan numerasi siswa serta dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menyelidiki tantangan-tantangan yang dihadapi siswa kelas III SDN 1 Way Sari dalam memahami materi matematika, terutama dalam kemampuan numerasi. Penelitian ini berfokus pada kesulitan siswa dalam memahami konsep satuan panjang, berat, dan waktu, serta faktor-faktor yang memengaruhi belajar mereka. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian melibatkan seorang guru kelas dan 22 siswa kelas III. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa kesulitan dalam memahami soal cerita, menentukan operasi hitung yang tepat, dan melakukan perhitungan dengan benar. Akar permasalahan ini berasal dari faktor internal, seperti motivasi belajar yang rendah dan gaya belajar siswa yang beragam, serta faktor eksternal, seperti metode mengajar yang kurang variatif dan terbatasnya media pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan pentingnya penerapan strategi belajar yang lebih kreatif dan interaktif untuk meningkatkan pemahaman numerasi siswa dalam pelajaran matematika.