ResearchOpen AccessMetadata saja
•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<ol>
<li>
<strong>Tujuan Penelitian</strong></li>
</ol>
<p style="margin-left:21.3pt;">
Berdasarkan rumusan masalah yang diberikan, berikut adalah tujuan penelitian yang dapat disusun:</p>
<ol style="list-style-type:lower-alpha;">
<li>
Untuk menganalisis hubungan signifikan antara literasi numerasi, literasi multibahasa, dan gaya kepemimpinan program studi terhadap prestasi akademik mahasiswa baik secara parsial maupun simultan.</li>
<li>
Untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa terhadap literasi numerasi, literasi multibahasa, dan gaya kepemimpinan program studi dalam mendukung prestasi akademiknya.</li>
<li>
Untuk mengevaluasi kesesuaian hasil analisis kuantitatif dan kualitatif terkait pengaruh literasi numerasi, literasi multibahasa, dan gaya kepemimpinan program studi terhadap prestasi akademik mahasiswa.</li>
</ol>
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat inklusi keuangan syariah pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam hal akses, ketersediaan, dan penggunaan layanan keuangan syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis optimalisasi peran Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dalam mendorong inklusi keuangan syariah bagi UMKM di Bank Aman Syariah serta mengkaji pemanfaatan teknologi dalam mendukung peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pimpinan, customer service, dan nasabah UMKM, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPRS telah berjalan namun belum optimal, terlihat dari masih terbatasnya aksesibilitas akibat rendahnya literasi keuangan, belum maksimalnya availabilitas layanan terutama berbasis digital, serta rendahnya tingkat usage layanan oleh nasabah UMKM. Pemanfaatan teknologi memiliki potensi besar dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah, namun terkendala oleh rendahnya literasi digital dan keterbatasan infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi, inovasi layanan digital, serta strategi edukasi yang berkelanjutan agar inklusi keuangan syariah dapat tercapai secara optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbasis eksplorasi alam terhadap literasi numerasi peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa, terutama dalam menyelesaikan masalah matematika kontekstual. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen berupa pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMP IT Darul Mutaqin tahun ajaran 2025/2026, dengan sampel dua kelas yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling sebagai kelas eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest yang didukung oleh observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan uji t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan literasi numerasi pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL berbasis eksplorasi alam efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah kontekstual peserta didik.berpengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi numerasi peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis implementasi program literasi digital melalui teknologi informasi pada pembelajaran Fiqih kelas X MAN 1 Lampung Timur. Program menggunakan perangkat digital seperti laptop, proyektor, video, dan PowerPoint untuk mendukung proses belajar serta meningkatkan penguasaan materi Fiqih dan keterampilan literasi digital siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan kepala madrasah, guru Fiqih, dan siswa kelas X yang dipilih secara dikumpulkan melalui wawancara, purposive sampling. Data observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dilakukan melalui tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang memberikan kesempatan bagi siswa siswa untuk aktif mencari, mengolah, dan menyajikan informasi menggunakan media digital. Aktivitas presentasi, diskusi kelompok, pembuatan powerpoint, dan penggunaan proyektor mendorong keterampilan berpikir kritis, kerja sama, komunikasi, serta kreativitas siswa. Kesiapan guru dan sarana pendukung seperti proyektor serta laptop menjadi faktor pendukung tercapainya hasil pembelajaran yang interaktif, menarik, dan sesuai kebutuhan pendidikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembinaan karakter literasi santri di Pondok Pesantren Nurul Qodiri dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kendala dalam pembinaan literasi santri, seperti kurangnya konsistensi kegiatan belajar ketika ustadz tidak hadir, rendahnya motivasi sebagian santri, serta penggunaan handphone yang lebih dominan untuk hiburan dibandingkan sebagai sarana belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi ustadz dan santri yang telah lulus Alfiyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan literasi santri dilakukan melalui kegiatan ngaji kitab, diskusi, dan belajar mandiri. Kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter santri seperti kebiasaan membaca, kemandirian, serta tanggung jawab dalam belajar. Peran ustadz sangat penting sebagai pembimbing dan motivator dalam membentuk kebiasaan literasi santri. Selain itu, penggunaan handphone memberikan dampak ganda, yaitu sebagai alat bantu belajar sekaligus potensi pengganggu konsentrasi. Faktor pendukung pembinaan literasi meliputi lingkungan pesantren yang kondusif dan tradisi keagamaan yang kuat, sedangkan faktor penghambat antara lain kurangnya konsistensi, rasa malas, serta penggunaan handphone untuk hiburan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter literasi di pesantren berjalan dengan baik, namun perlu penguatan dalam pengawasan penggunaan teknologi dan peningkatan motivasi belajar santri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Minat belajar membaca merupakan faktor penting dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Program literasi sekolah dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan minat belajar membaca siswa. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan minat belajar membaca siswa melalui program literasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan minat belajar membaca siswa kelas II SD melalui program literasi sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan desktiptif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian lapangan adalah penelitian yang dilakukan dengan cara mendatangi langsung tempat yang menjadi objek penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu : metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya melalui tiga tahapan yaitu: Data Reduction, Data Display, dan Conclusion Drawing/Verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat meningkatkan minat belajar membaca siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran yang menarik dan membangun hubungan yang baik dengan siswa melalui program literasi sekolah dengan menerapkan kegiatan membaca buku 10-15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai dan melaksanakan program kunjungan perpustakaan sekolah. Kegiatan kunjungan perpustakaan ini dilakukan seminggu sekali secara bergantian setiap kelasnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program literasi pagi dalam meningkatkan perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa siswa. Program literasi pagi merupakan kegiatan rutin membaca sebelum pembelajaran dimulai yang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dasar siswa. Namun, pelaksanaan program ini di lapangan belum berjalan secara optimal karena rendahnya keterlibatan siswa yang dipengaruhi oleh kurangnya bimbingan dan instruksi dari guru.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP dengan sampel sebanyak 260 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket program literasi pagi serta tes perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi non-parametrik Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi pagi berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 29,99, sedangkan perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan rata-rata masing-masing sebesar 83,38 dan 75,04. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara program literasi pagi dengan perkembangan kognitif siswa (sig. 0,634 > 0,05) maupun dengan kemampuan berbahasa siswa (sig. 0,618 > 0,05).
Kesimpulan penelitian ini adalah program literasi pagi belum memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa siswa. Hal ini disebabkan oleh kurangnya peran aktif guru dalam memberikan arahan dan pendampingan, sehingga siswa kurang fokus dan kurang terlibat dalam kegiatan literasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan peran guru dalam merancang, membimbing, dan mengevaluasi kegiatan literasi agar program berjalan lebih optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Di tengah gempuran transformasi digital yang semakin luas, keutuhan moral manusia kini sedang menghadapi tantangan baru berupa penyajian visual dan pemasaran tubuh dalam dunia maya. Penelitian ini bertujuan mewujudkan pesan penting Q.S. An-Nūr ayat 30-32 melalui sudut pandang Tafsir Maqāṣidī perspektif Abdul Mustaqim untuk menjawab tantangan gaya hidup modern yang semakin terbuka. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka (library research), studi ini dapat membedah teks ayat melalui kajian bahasa, keselarasan sosial, dan kesimpulan tujuan syari’at. Temuan utama menyatakan bahwa ayat-ayat kehormatan ini bukan sekedar peraturan yang ketat, melainkan sebuah sistem pertahanan kehormatan yang sangat sesuai. Perintah menjaga pandangan dan menutup urat dalam ayat 30-31 dirubah menjadi kebutuhan penggunaan digital dan kekuasaan privasi untuk mencegah terjadinya dampak negatif prosedur media sosial. Lebih jauh anjuran pernikahan pada ayat 32 hadir sebagai solusi utama serta yang menganalisis terjadinya hambatan ekonomi akibat standar gaya hidup yang boros. Sintesisnya syari’at menghadirkan pelindungan yang ganda mulai dari cara berfikir, etika sosial, hingga solusi menyeluruh demi menjaga harga diri dan martabat manusia. Melelui sudut pandang baru ini Al-Qur’an terbukti menjadi perisai moral yang kuat bagi setiap individu agar tetap teguh pada nilai rohaninya ditengah arus globalisasi. Kata Kunci:
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pendekatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi tantangan digital di kelas VII SMP Islam Plus Sabilunnajah. Hal ini dikarnakan masih terdapat beberapa problem utama di antaranya kesenjangan literasi digital, keterbatasan sarana prasarana kompetensi guru dalam transformasi digital dan potensi penyalahgunaan di gital. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mengubah pola belajar peserta didik sehingga guru PAI dituntut berinovasi agar pembelajaran tetap relevan, efektif, dan mampu membentuk karakter Islami. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PAI dan peserta didik kelas VII, dengan uji pengesahan data melalui reduksi, analisis data, penyajian, dan penarikan secara deskriptif analitis. Hasil permasalahn ini adalah Guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing dalam membangun kesadaran digital yang etis. Tantangan meliputi keterbatasan sarana, perbedaan literasi digital, dan potensi penyalahgunaan teknologi. Transformasi ini menekankan penguatan nilai spiritual, moral, dan karakter.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH NARASI CERITA DALAM MENINGKATKAN LITERASI VISUAL DAN VERBAL MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI DONGENG SISWA KELAS 3 DI MIS AL YAZIER RAWAJITU UTARA Literasi umumnya diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis. Literasi lebih dari sekedar kemampuan membaca dan menulis namun mencakup keterampilan berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital dan auditori. Salah satu komponen literasi informasi yaitu literasi visual. Literasi visual merupakan kemampuan seseorang untuk menerjemahkan dan menginterpretasikan makna dari sebuah pesan visual serta menyusun sebuah pesan visual yang bermakna. Adapun berbicara merupakan kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan atau menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Kemampuan para siswa khususnya kelas 3 MIS Al Yazier Rawajitu Utara berbeda-beda dalam segi pengetahuan pelajaran. Hal tersebut dikarenakan latar belakang keluarga dan lingkungan yang berbeda-beda. Ada beberapa siswa yang memiliki kemampuan menulis, membaca, dan berbicara yang luar biasa, dan ada juga siswa minat membacanya sangat rendah serta masih terdapat siswa yang kesulitan dalam membaca. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh narasi cerita dalam meningkatkan literasi visual dan verbal mata pelajaran Bahasa Indonesia materi dongeng siswa kelas 3 di MIS Al Yazier Rawajitu Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bertujuan menguji hipotesis dari data-data yang telah dikumpulkan sesuai dengan konsep dan teori sebelumnya. Penelitian dilakukan di MIS Al Yazier Rawajitu Utara tepatnya pada kelas 3 dengan jumlah siswa 15 orang. Peneliti dalam mengumpulkan data-data yang diperlukan sebagai sumber informasi, menggunakan teknik observasi, wawancara, angket, tes dan dokumentasi. Dari data yang diperoleh, kemudian dikumpulkan dan diolah agar dapat ditarik suatu kesimpulan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa narasi cerita dapat meningkatkan literasi visual dan verbal mata pelajaran Bahasa Indonesia materi dongeng pada siswa kelas 3 di MIS Al Yazier Rawajitu Utara. Hal ini terbukti dari nilai yang diperoleh dalam penelitian ini lebih kecil jika dibandingkan dengan nilai Chi Kuadrat yang ada pada tabel baik pada taraf signifikansi 5 % maupun taraf signifikansi 1 %, maka dengan demikian dapat disederhanakan menjadi 5,991 > 13,42 9,210, dengan demikian hipotesis diterima. Kata Kunci : Narasi Cerita, Literasi Visual dan Verbal & Bahasa Indonesia
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SMA Taruna Gajah Mada merupakan sekolah berbasis militer yang menekankan disiplin dan ketangguhan. Di tengah fokus utama pada pendidikan fisik, sekolah ini juga menerapkan pembiasaan membaca Al-Qur’an untuk membentuk karakter spiritual siswa. Literasi Al-Qur'an tidak hanya mencakup kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya. Oleh karena itu, peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat penting dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an di SMA Taruna Gajah Mada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru PAI, kepala sekolah, serta beberapa siswa kelas X, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai fasilitator, motivator, dan teladan dalam pembelajaran Al-Qur'an. Strategi yang diterapkan meliputi pembelajaran berbasis praktik langsung, pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum dan di antara jam pelajaran, serta penguatan karakter berbasis nilai Islam. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan kurangnya motivasi siswa, guru PAI mengatasinya melalui kolaborasi dengan pihak sekolah dan orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif guru PAI dalam pembelajaran Al-Qur’an memiliki dampak positif terhadap literasi Al-Qur'an siswa, baik dalam aspek membaca, memahami, maupun mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari seluruh elemen sekolah, literasi Al-Qur’an dapat terus ditingkatkan secara efektif.