Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: kemampuan berbahasa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Program Literasi Pagi Terhadap Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Berbahasa Siswa SMPN 09 Tulang Bawang Barat

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program literasi pagi dalam meningkatkan perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa siswa. Program literasi pagi merupakan kegiatan rutin membaca sebelum pembelajaran dimulai yang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dasar siswa. Namun, pelaksanaan program ini di lapangan belum berjalan secara optimal karena rendahnya keterlibatan siswa yang dipengaruhi oleh kurangnya bimbingan dan instruksi dari guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP dengan sampel sebanyak 260 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket program literasi pagi serta tes perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi non-parametrik Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi pagi berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 29,99, sedangkan perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan rata-rata masing-masing sebesar 83,38 dan 75,04. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara program literasi pagi dengan perkembangan kognitif siswa (sig. 0,634 > 0,05) maupun dengan kemampuan berbahasa siswa (sig. 0,618 > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah program literasi pagi belum memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa siswa. Hal ini disebabkan oleh kurangnya peran aktif guru dalam memberikan arahan dan pendampingan, sehingga siswa kurang fokus dan kurang terlibat dalam kegiatan literasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan peran guru dalam merancang, membimbing, dan mengevaluasi kegiatan literasi agar program berjalan lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail