2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Selama sesuatu tidak membahayakan nyawa, seseorang dapat mengonsumsi makanan dan minuman apa pun. Namun, terdapat aturan yang harus dipatuhi, terutama ketika berkaitan dengan agama, moral, dan norma sosial. Kepatuhan terhadap ajaran agama, etika, dan tradisi dapat menjadi elemen penting dalam membentuk identitas seseorang, membedakannya berdasarkan keyakinan, asal-usul, dan status sosialnya. Dalam konteks ini, makanan dan minuman tidak hanya sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi simbol eksistensi serta identitas individu. Bahkan, pola konsumsi dapat berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Meski demikian, masih banyak pedagang minuman kemasan yang belum mencantumkan label halal. Hal ini terutama terlihat di kawasan Pasar Pagi 28 Purwosari, Metro Utara, di mana sebagian besar produk yang dijual belum memiliki sertifikasi halal. Penelitian ini menganalisis penjualan minuman tanpa label halal di Pasar Pagi 28 Purwosari, Metro Utara, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2021 tentang Jaminan Produk Halal. Menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengamati fenomena secara langsung dengan mengandalkan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi ini memperbolehkan penjualan minuman tanpa label halal di lokasi tersebut, sebagaimana diatur dalam Pasal 91 Ayat (3) Huruf b, yang mengecualikan kewajiban label halal untuk produk yang dikemas langsung di hadapan konsumen dalam jumlah kecil.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The aim of this research is to examine how the moral growth of class XI students at Tri Bhakti Attaqwa Vocational School is maximized through the use of extraordinary Islamic Religious Education (PAI) teachers. This research uses qualitative methodology, collecting data through documentation, interviews and observation. The research results show that the example of PAI teachers plays an important role in shaping students' morals through attitudes, behavior and teaching methods. Key supporting factors include teachers' commitment to integrating moral values into teaching and school activities and a supportive school environment. However, barriers such as limited parental involvement and inadequate facilities for moral education were also identified. This study recommends increasing collaboration between schools and parents and developing value-based programs to support optimal student character development.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan merupakan kunci penting dalam mengembangkan potensi manusia, membentuk karakter, serta mempersiapkan individu untuk menghadapi kehidupan. Salah satu tantangan dalam dunia pendidikan adalah fenomena bullying yang dapat mengganggu kesehatan psikologis siswa dan menghambat proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Aqidah Akhlak dalam mengatasi perilaku bullying di MTs Darul Ulum Panaragan Jaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Peneliti secara purposive memilih partisipan yang relevan, termasuk guru dan siswa, untuk menggali wawasan mendalam mengenai pendekatan yang diambil dalam menghadapi perilaku bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru akidah akhlak berperan sebagai penggerak perubahan dan fasilitator yang aktif. Dengan pendekatan inovatif, seperti penggunaan media edukatif yang menarik dan diskusi interaktif, guru berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif bullying. Temuan ini mencerminkan transformasi positif dalam sikap siswa di MTs Darul Ulum Panaragan Jaya, yang kini lebih saling menghargai dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari bullying. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan akhlak yang terintegrasi tidak hanya menciptakan suasana belajar yang aman, tetapi juga mendukung pengembangan karakter siswa secara menyeluruh, menjadikan mereka generasi yang lebih baik di masa depan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pendidikan merupakan kunci penting dalam mengembangkan potensi manusia, membentuk karakter, serta mempersiapkan individu untuk menghadapi kehidupan. Salah satu tantangan dalam dunia pendidikan adalah fenomena bullying yang dapat mengganggu kesehatan psikologis siswa dan menghambat proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Aqidah Akhlak dalam mengatasi perilaku bullying di MTs Darul Ulum Panaragan Jaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Peneliti secara purposive memilih partisipan yang relevan, termasuk guru dan siswa, untuk menggali wawasan mendalam mengenai pendekatan yang diambil dalam menghadapi perilaku bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru akidah akhlak berperan sebagai penggerak perubahan dan fasilitator yang aktif. Dengan pendekatan inovatif, seperti penggunaan media edukatif yang menarik dan diskusi interaktif, guru berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif bullying. Temuan ini mencerminkan transformasi positif dalam sikap siswa di MTs Darul Ulum Panaragan Jaya, yang kini lebih saling menghargai dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari bullying. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan akhlak yang terintegrasi tidak hanya menciptakan suasana belajar yang aman, tetapi juga mendukung pengembangan karakter siswa secara menyeluruh, menjadikan mereka generasi yang lebih baik di masa depan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diantara langkah yang harus ditempuh untuk bisa mentadabburi, memahami, meresapi dan menghayati Al-Qur`an adalah dengan mengetahui makna-makna setiap diksi dan entri kata yang digunakan Allah. Membuka kamus bahasa 'Arab tidak semudah membuka kamus bahasa Inggris apalagi jika kita tidak paham nahwu-sharaf. Buku Mahir Ratusan Mufradat (Kosa Kata) Al-Qur`an ini menghadirkan 197 entri kata keyword dalam Al-Qur`an dengan berbagai derivasinya yang sangat signifikan membantu kita menyelami kedalaman dan keluasan narasi Al-Qur`an. Rujukan utama buku ini adalah kitab karya Ar-Raghib Al-Asfahani berjudul Mu'jam Mufradat Alfazh Al-Qur`an.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya penanaman karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 2 Metro. Karakter disiplin dan tanggung jawab sangat penting dalam pendidikan karena berperan dalam pembentukan kepribadian dan akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Guru Bimbingan Konseling, dan Guru Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI di SMK Negeri 2 Metro dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab ke dalam bahan ajar maupun melalui kegiatan praktik, seperti kegiatan ibadah, tugas harian, dan kerja kelompok. Guru PAI berperan sebagai pembimbing, memberi contoh, dan memantau kedisiplinan dan tanggung jawab siswa dalam menyelesaikan tugas sekolah dan mengamalkan ibadah. Beberapa tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan kurangnya kesadaran siswa tentang pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab. Namun demikian, pendekatan yang konsisten dan dukungan dari pihak sekolah serta orang tua juga turut membantu meningkatkan pemahaman dan penerapan karakter positif tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 2 Metro yang diintegrasikan dengan program pembiasaan karakter pagi terbukti berperan penting dalam menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab pada siswa.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Al-Qur'an itu ibarat berlian yang mempunyai banyak sisi. Jika dipandang dari satu sisi, ia akan menampakkan keindahan tersendiri. Dilihat dari sisi yang lain, akan tampak keindahan yang lain. Berlian itu sendiri selalu berkerlipan sepanjang zaman. Untuk bisa menangkap keindahan nilai-nilai Al-Qur'an itu, para ulama menawarkan Ulumul Qur'an. Al-Qur'an dapat dilihat dalam tiga dimensi: pertama, pembacaan teks; kedua, penulisan teks; ketiga, pemahaman teks. Dimensi pertama dipelopori ulama qiraat. Mereka paling berjasa dalam menjaga keutuhan teks dari segi cara membacanya. Semua cara membaca teks Al-Qur'an telah mereka tulis dengan detail disertai para perawinya. Dimensi kedua diprakarsai ulama rasm yang sangat berjasa dalam meneliti ciri-ciri khas rasm yang telah dibubuhkan para penulis mushaf masa Usman bin Affan. Telah banyak kitab yang ditulis tentang Ilmu Rasm Usmani sejak abad pertama sampai sekarang. Dimensi ketiga digeluti ulama ahli tafsir yang telah melakukan segala upaya untuk memahami teks-teks Al-Qur'an. Kitab-kitab karya mereka telah bertebaran dalam berbagai metode, corak, dan aliran. Buku ini hadir untuk merekam jejak-jejak para ulama berinteraksi dengan Al-Qur'an dalam trilogi dimensi tersebut. Dikenal sebagai pakar Ilmu Qira'at dan Ulumul Qur'an, Dr. Ahsin mendedah sejarah, memetakan tema-tema utama, mengurai yang pelik, mengungkap yang jarang terungkap, dan juga mengulik titik-titik relevansi ilmuilmu Al-Qur'an dengan perkembangan zaman dan keindonesiaan. SAR Pola tanya-jawab di tiap bab tak saja memantik rasa ingin tahu kita, tapi juga mendorong kita untuk menjelajah ke cakrawala kequranan yang lebih luas dari apa yang sempat diulas sekilas.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Keberadaan Penyuluh Agama Islam Wilayah kabupaten Ponorogo khususnya, memiliki peran dan fungsi yang strategis untuk mensyiarkan agama dan program pembangunan kepada masyarakat melalui bahasa agama. Oleh karena itu sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas Penyuluh Agama Islam agar dapat menjadi media untuk menyambung risalah/ sumber ajaran Islam secara otentik, apresiatif dan aplikatif, maka diperlukan kajian dan penelitian tentang tema-tema atau wacana keislaman secara intensif dan berkelanjutan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP DISPENSASI KAWIN PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH (Study Kasus Di Pengadilan Agama Metro Kelas 1a) Abstrak Maslahah atau maqashid as-syariah juga sama dengan ilmu-ilmu islam yang lain, yakni membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga dapat dijadikan sebuah ilmu yang mandiri. Melangsungkan pernikahan di Negara Indonesia tentulah sudah diatur oleh Negara salah satunya adalah mengenai usia. Dispensasi kawin merupakan upaya bagi golongan yang akan melangsungkan pernikahan namun masih terkendala oleh batasan usia yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sihingga orang tua dari kedua calon mempelai dapat mengajukan dispensai pernikahan. Pengabulan pernikahan usia dini pada kasus nomor 58/Pdt.P/2023/PA.Mt. diketahui alasan hakim menerima dalam dispensasi kawin. Namun kasus nomor 50/Pdt.P/2023/PA.Mt. diketahui alasan hakim menolak dalam dispensasi kawin. Sedangkan tujuan dari penelitian ini Menganalisis terhadap pertimbangan hakim dalam menolak atau mengabulkan dispensasi kawin perspektif maslahah mursalah. Jenis penelitian adalah jenis penelitian kualitatif. Sedangkan sumber data yang peneliti gunakan dalam hal ini yaitu, pertama sumber data primer kedua sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode : observasi, wawancara dan dokumentasi. Analis data dalam penelitian ini yakni mereduksi data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pertama Pengabulan pernikahan usia dini pada kasus nomor 58/Pdt.P/2023/PA.Mt. diketahui alasan hakim menerima dalam dispensasi kawin Perspektif Maslahah dalam putusan Hakim Pengadilan Agama Metro dalam permohonan dispensasi nikah mengacu pada Maslahah mursalah yakni Adh-dharruriyyat. Adh-dharruriyyat sendiri merupakan konsep yang diambil dari tujuan diturunkannya syariat atau Maqasid As-Syariah yang terdiri dari penjagaan terhadap agama, jiwa, akal, nasab keturunann dan juga harta. Sedangkan dalam hal ini lebih fokus kepada memelihara jiwa, memelihara keturunan dan memelihara akal. Kedua Pada kasus nomor 50/Pdt.P/2023/PA.Mt. diketahui alasan hakim menolak dalam dispensasi kawin adalah bahwa kedua calon mempelai belum genap berusia 19 tahun. Perspektif Maslahah dalam putusan Hakim Pengadilan Agama Metro dalam permohonan dispensasi nikah mengacu pada Maslahah yang bersifat Hajiyat
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP DISPENSASI KAWIN PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH (Study Kasus Di Pengadilan Agama Metro Kelas 1a) Abstrak Maslahah atau maqashid as-syariah juga sama dengan ilmu-ilmu islam yang lain, yakni membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga dapat dijadikan sebuah ilmu yang mandiri. Melangsungkan pernikahan di Negara Indonesia tentulah sudah diatur oleh Negara salah satunya adalah mengenai usia. Dispensasi kawin merupakan upaya bagi golongan yang akan melangsungkan pernikahan namun masih terkendala oleh batasan usia yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sihingga orang tua dari kedua calon mempelai dapat mengajukan dispensai pernikahan. Pengabulan pernikahan usia dini pada kasus nomor 58/Pdt.P/2023/PA.Mt. diketahui alasan hakim menerima dalam dispensasi kawin. Namun kasus nomor 50/Pdt.P/2023/PA.Mt. diketahui alasan hakim menolak dalam dispensasi kawin. Sedangkan tujuan dari penelitian ini Menganalisis terhadap pertimbangan hakim dalam menolak atau mengabulkan dispensasi kawin perspektif maslahah mursalah. Jenis penelitian adalah jenis penelitian kualitatif. Sedangkan sumber data yang peneliti gunakan dalam hal ini yaitu, pertama sumber data primer kedua sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode : observasi, wawancara dan dokumentasi. Analis data dalam penelitian ini yakni mereduksi data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pertama Pengabulan pernikahan usia dini pada kasus nomor 58/Pdt.P/2023/PA.Mt. diketahui alasan hakim menerima dalam dispensasi kawin Perspektif Maslahah dalam putusan Hakim Pengadilan Agama Metro dalam permohonan dispensasi nikah mengacu pada Maslahah mursalah yakni Adh-dharruriyyat. Adh-dharruriyyat sendiri merupakan konsep yang diambil dari tujuan diturunkannya syariat atau Maqasid As-Syariah yang terdiri dari penjagaan terhadap agama, jiwa, akal, nasab keturunann dan juga harta. Sedangkan dalam hal ini lebih fokus kepada memelihara jiwa, memelihara keturunan dan memelihara akal. Kedua Pada kasus nomor 50/Pdt.P/2023/PA.Mt. diketahui alasan hakim menolak dalam dispensasi kawin adalah bahwa kedua calon mempelai belum genap berusia 19 tahun. Perspektif Maslahah dalam putusan Hakim Pengadilan Agama Metro dalam permohonan dispensasi nikah mengacu pada Maslahah yang bersifat Hajiyat
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembahasan tentang Keimanan masih menjadi topik utama yang tidak pernah terlewatkan dalam kitab-kitab tafsir klasik seperti Tafsir al-Ibris karya Mustafa Bisri maupun kitab-kitab tafsir kontemporer seperti Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhayli. Dalam hal ini, penulis menemukan titik temu dari kedua tafsir tersebut. Pertama, tafsir Al-Ibriz cenderung bercorak fiqhi, sosial kemasyarakatan, dan shufi. Kedua, Tafsir al-Munir mencoba memegang konsep bahasa kontemporer yang dapat diintegrasikan ke dalam wacana tafsir klasik dengan corak tafsir fiqh. Penulis mengambil QS al-Kahfi [18] 9-26 sebagai objek tafsir dalam kajian perbandingan antara tafsir al-Ibriz dengan tafsir al-Munir berkenaan dengan berbagai nilai keimanan. Ayat ini dinilai memiliki nilai keimanan dari kisah Ashabul Kahfi yang tetap mempertahankan keimanannya meskipun dalam keadaan terancam. Melalui metode penelitian komparatif, ditemukan beberapa nilai keimanan dalam kajian QS al-Kahfi ayat 9-26, yaitu kedua tafsir ini sama-sama menganut konsep keimanan Ahlussunah Waljamaah sehingga nilai-nilai keimanan tersebut adalah: Tauhid Rububiyah, Tauhid Uluhiyah dan Asma'wasifat. Perbedaan nilai keimanan dalam Tafsir al-Ibriz dan al-Munir dikarenakan adanya pola tafsir dan karakteristik kedua Tafsir tersebut yang berbeda.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menganalisis bahasa istilah hujan Anzala Mā', Anzalnā dan Yunazzilu yang terdapat dalam Q.S Az-Zumar:21, Q.S Al-Mu’minun:18, Q.S Ar-Rum ayat 24 dan menggunakan Q.S Al-A’raf (7): 56-57 untuk dijadikan sebuah upaya dalam penemuan tentang makna bagaimana bumi ini diciptakan dengan baik (fenomena hujan turun sebagai rahmat) dan menyingkap makna berisi hak, larangan dan kewajiban dalam menjaga bumi (lingkungan). Jenis penelitian ini kualitatif, menggunakan sumber data Library Research dengan pendekatan Tafsir Maqasidi. Penulis menemukan penggalan kalimat بَعۡدَ إِصۡلَٰحِهَا (setelah (diciptakan) dengan baik) bahwa dalam Ayat tersebut mengandung makna yang terhimpun dari adanya beberapa peristiwa seperti fenomena hujan turun sebagai rahmat yang membawa keberkahan bagi kehidupan di bumi khususnya lingkungan tempat makhluk hidup. Adapun aspek-aspek maqasidiyah dari penggalan ayat tersebut yaitu: Hifz al’Bi’ah (menjaga lingkungan) Karena dari adanya Hifz Al-Bi’ah memiliki beberapa upaya untuk mewujudkan prinsip Maqashid al-'Ammah, yaitu Hifz an-Nafs (menjaga jiwa), Hifz al-Mal (menjaga harta benda), Hifz Ad-Daulah (menjaga negara) dan Interpretasinya berpusat pada ekosentrisme yang menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan yaitu pelestarian alam. Relevansinya dengan kondisi saat ini yaitu dengan menerapkan prinsip Amar Ma’ruf Nahi Munkar, mengoptimalkan potensi manusia dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan, dan menumbuhkan tindak perilaku ramah tamahan terhadap lingkungan (bumi) tempat makhluk hidup.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keuntungan dari Market Day untuk menumbuhkan keterampilan sosial pada anak-anak termasuk keberanian, kreativitas, kewirausahaan, tanggung jawab, ketahanan terhadap keputusasaan, kemandirian, kehati-hatian, kemampuan, dan keterampilan sosial adalah apa yang memacu penelitian ini. Karena interaksi langsung yang akan dimiliki anak-anak dengan teman sekelas dan guru, Market Day sedang dilaksanakan dengan cara yang sangat instruktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana Market Day diterapkan pada perkembangan sosial emosional siswa berusia 4 hingga 5 tahun di Taman Kanak-kanak Pagaruyung. Dengan tujuan mengoptimalkan penggunaan Market Day untuk mengembangkan emosi sosial anak-anak berusia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Pagaruyung, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metodologi deskriptif. Baik observasi maupun wawancara termasuk dalam metodologi penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana Market Day diterapkan pada perkembangan sosial emosional siswa berusia 4 hingga 5 tahun di Taman Kanak-kanak Pagaruyung. Temuan penelitian menunjukkan, dalam pelaksanaan Hari Pasar, emosi sosial anak usia empat sampai lima tahun sudah memenuhi syarat untuk menunjukkan kompetensi sosial emosional sesuai dengan tahapan perkembangannya dalam area ini.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan keterampilan gerak tari bungong jeumpa pada siswa kelas 4A SD NU Metro Barat, Metode Demonstrasi digunakan untuk meningkatkan kemampuan kinestetik siswa, yang meliputi fleksibilitas, stabilitas, agilitas, dan daya tahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa. Setelah penerapan, siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal kelenturan tubuh, kemampuan menjaga keseimbangan, respons cepat terhadap perubahan Gerakan, serta ketahanan fisik saat menari. Selain itu, metode ini juga berhasil meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran serta pemahaman mereka terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tari bungong jeumpa. Dengan demikian, penerapan metode demonstrasi dapat dijadikan strategi yang efektif dalam pembelajaran seni tari di sekolah dasar, terutama dalam mengembangkan keterampilan gerak dan pemahaman budaya siswa. Kata Kunci: Seni Tari, Metode demonstrasi, Keterampilan Belajar
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan keterampilan gerak tari bungong jeumpa pada siswa kelas 4A SD NU Metro Barat, Metode Demonstrasi digunakan untuk meningkatkan kemampuan kinestetik siswa, yang meliputi fleksibilitas, stabilitas, agilitas, dan daya tahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa. Setelah penerapan, siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal kelenturan tubuh, kemampuan menjaga keseimbangan, respons cepat terhadap perubahan Gerakan, serta ketahanan fisik saat menari. Selain itu, metode ini juga berhasil meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran serta pemahaman mereka terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tari bungong jeumpa. Dengan demikian, penerapan metode demonstrasi dapat dijadikan strategi yang efektif dalam pembelajaran seni tari di sekolah dasar, terutama dalam mengembangkan keterampilan gerak dan pemahaman budaya siswa. Kata Kunci: Seni Tari, Metode demonstrasi, Keterampilan Belajar
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas banyak mendapatkan keluhan dari KPM (kelompok penerima manfaat) karena untuk bahan pangan yang diberikan oleh KPM sudah ditentukan dan tidak bisa dipilih sesuai kemauan KPM, jadi sebagian KPM merasa membutuhkan bahan pokok lain namun yang didapat lain lagi. Selain itu, dalam pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tidak tepat sasaran dikarenakan masih banyak penerima BPNT yang berasal dari masyarakat mampu dan bahkan terdapat masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan tetapi tidak mendapatkan bantuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas dan untuk menganalisis apakah penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Permensos No.20 Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan sifat penelitiannya bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sehingga dapat di analisis dengan menggunakan teknik analisis yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa 1) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas belum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan saja dan hanya mengurangi beban pengeluaran yang sebelumnya pengeluaran untuk bahan pokok bisa dialihkan dengan memenuhi kebutuhan lainnya. Dimana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya diberikan kepada masyarakat 3 bulan sekali saja bukan setiap bulan sehingga masyarakat merasa tetap belum terpenuhi kebutuhannya. 2) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 20 Tahun 2019. Dimana dalam hal memberikan bantuan tersebut sudah diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan BPNT. Penyaluran bantuan untuk orang penerima kartu manfaat (KPM) berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) telah sesuai ketentuan yang ada. Namun, kenyataan yang terjadi data tidak ditinjau ulang untuk menemukan kejanggalan apabila terdapat masyarakat yang tergolong sejahtera mendapatkan bantuan dan sebaliknya masyarakat miskin kadangkala tidak mendapatkan bantuan pangan non tunai karena pihak yang memverifikasi data tersebut hanya terpaku pada data yang ada tanpa melakukan pengawasan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas banyak mendapatkan keluhan dari KPM (kelompok penerima manfaat) karena untuk bahan pangan yang diberikan oleh KPM sudah ditentukan dan tidak bisa dipilih sesuai kemauan KPM, jadi sebagian KPM merasa membutuhkan bahan pokok lain namun yang didapat lain lagi. Selain itu, dalam pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tidak tepat sasaran dikarenakan masih banyak penerima BPNT yang berasal dari masyarakat mampu dan bahkan terdapat masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan tetapi tidak mendapatkan bantuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas dan untuk menganalisis apakah penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Permensos No.20 Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan sifat penelitiannya bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sehingga dapat di analisis dengan menggunakan teknik analisis yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa 1) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas belum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan saja dan hanya mengurangi beban pengeluaran yang sebelumnya pengeluaran untuk bahan pokok bisa dialihkan dengan memenuhi kebutuhan lainnya. Dimana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya diberikan kepada masyarakat 3 bulan sekali saja bukan setiap bulan sehingga masyarakat merasa tetap belum terpenuhi kebutuhannya. 2) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 20 Tahun 2019. Dimana dalam hal memberikan bantuan tersebut sudah diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan BPNT. Penyaluran bantuan untuk orang penerima kartu manfaat (KPM) berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) telah sesuai ketentuan yang ada. Namun, kenyataan yang terjadi data tidak ditinjau ulang untuk menemukan kejanggalan apabila terdapat masyarakat yang tergolong sejahtera mendapatkan bantuan dan sebaliknya masyarakat miskin kadangkala tidak mendapatkan bantuan pangan non tunai karena pihak yang memverifikasi data tersebut hanya terpaku pada data yang ada tanpa melakukan pengawasan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diskursus tafsir tematik sebagai tafsir ideal era kontemporer di Indonesia telah sampai pada pembagian dua arah penafsiran, yaitu dari teks ke realitas dan dari realitas ke teks. Pemilihan salah satu dari dua arah penafsiran tersebut dianggap menentukan hasil penafsiran yang aplikatif dalam menjawab problematika sosial di masyarakat. Beberapa penelitian terakhir menunjukkan bahwa arah penafsiran dari realitas ke teks lebih diminati oleh para pengkaji tafsir karena dianggap sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Buku ini menyimpulkan bahwa tafsir tematik yang digagas M. Dawam Rahardjo dalam Ensiklopedi Al-Qur'an dan Paradigma Al-Qur'an adalah tafsir tematik-sosial yang menjadikan realitas sosial sebagai titik tolak penafsiran. Dengan bentuk tafsir ensiklopedis yang menjadikan kata-kata kunci sebagai pijakannya, tafsir tematik-sosial ini mempunyai tiga titik tolak, yaitu: konsep ilmu-ilmu sosial dan budaya, istilah-istilah al-Qur'an, dan istilah-istilah keilmuan Islam klasik. Pemilihan konsep tersebut ditentukan berdasarkan permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, tafsir tematik-sosial menggunakan pendekatan kontekstual berupa pendekatan sosial-historis untuk mendialogkan teks dengan realitas.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem berperkara secara elektronik merupakan bentuk perwujudan Mahkamah Agung dalam menciptakan asas peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan dengan berpedoman kepada Perma no 7 tahun 2022. Pengadilan Agama Tanjung Karang telah menerapkan Perma tersebut sejak bulan April tahun 2022.