Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.587 karya publik ditemukan.

2026: 4482025: 2782024: 252023: 1122022: 2162020: 3022018: 12016: 180

Nilai nilai akidah dalam Q.S al-Kahfi ayat 9-26 (Studi Komparatif Tafsir al-Ibriz dan Al-Munir)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pembahasan tentang Keimanan masih menjadi topik utama yang tidak pernah terlewatkan dalam kitab-kitab tafsir klasik seperti Tafsir al-Ibris karya Mustafa Bisri maupun kitab-kitab tafsir kontemporer seperti Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhayli. Dalam hal ini, penulis menemukan titik temu dari kedua tafsir tersebut. Pertama, tafsir Al-Ibriz cenderung bercorak fiqhi, sosial kemasyarakatan, dan shufi. Kedua, Tafsir al-Munir mencoba memegang konsep bahasa kontemporer yang dapat diintegrasikan ke dalam wacana tafsir klasik dengan corak tafsir fiqh. Penulis mengambil QS al-Kahfi [18] 9-26 sebagai objek tafsir dalam kajian perbandingan antara tafsir al-Ibriz dengan tafsir al-Munir berkenaan dengan berbagai nilai keimanan. Ayat ini dinilai memiliki nilai keimanan dari kisah Ashabul Kahfi yang tetap mempertahankan keimanannya meskipun dalam keadaan terancam. Melalui metode penelitian komparatif, ditemukan beberapa nilai keimanan dalam kajian QS al-Kahfi ayat 9-26, yaitu kedua tafsir ini sama-sama menganut konsep keimanan Ahlussunah Waljamaah sehingga nilai-nilai keimanan tersebut adalah: Tauhid Rububiyah, Tauhid Uluhiyah dan Asma'wasifat. Perbedaan nilai keimanan dalam Tafsir al-Ibriz dan al-Munir dikarenakan adanya pola tafsir dan karakteristik kedua Tafsir tersebut yang berbeda.

Peran pengurus pondok dalam menanamkan sifat disiplin santri tingkat Di Pondok pesantren Darul Ulum seputih banyak lampung tengah.

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstract Abstrak : Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis fenomena penurunan tingkat keaktifan pada santri tingkat Tsanawiyyah. Penurunan ini diduga disebabkan oleh peningkatan beban akademik yang signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pertanyaan utama mengenai bagaimana peran pengelola pondok pesantren dalam mengatasi permasalahan tersebut. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pemilihan metode kualitatif didasarkan pada sifat penelitian yang naturalistik. Proses pengumpulan data melibatkan teknik pengambilan sampel melalui dokumentasi, observasi partisipan, dan wawancara mendalam. Partisipan wawancara terdiri dari santri, ustadz, serta pimpinan pondok pesantren. Guna menjamin validitas data, dilakukan triangulasi sumber sebagai strategi untuk memastikan keabsahan informasi yang diperoleh. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang relevan.( Susanto 2023 ) Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengelola pondok pesantren memainkan peran krusial dalam internalisasi nilai-nilai kedisiplinan pada santri melalui program pembinaan yang terstruktur, pengawasan, dan bimbingan. penelitian ini difokuskan pada bagaimana pengurus pondok sebagai pembimbing dan pendamping untuk menjalankan tugasnya dalam mengendalikan program pondok serta mengawasi dan mengarahkan santri dalam kehidupan sehari-hari.(Rahmi,Afifah, 2024 ) Dengan pendekatan yang komprehensif penelitian ini mencoba mengidentifikasi tantangan dan proses yang dilalui Pengurus pondok dalam menciptakan santri yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki Karakter Disiplin yang kuat, sesuai dengan kaidah Islam sehingga dapat mencetak santri yang siap berjuang di masyarakat, yang memiliki jiwa santri yang kental. Studi ini mengimplikasikan urgensi fungsi kepengurusan pondok pesantren dalam upaya menumbuhkan karakter disiplin di lingkungan pendidikan pesantren Abstract : This research endeavors to investigate students at the Tsanawiyyah level who exhibit increasing inactivity due to heightened academic pressures, which subsequently leads to a decline in their overall engagement. Consequently, this study explores the role of administrators in addressing this issue. A qualitative research methodology was employed, utilizing interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The adoption of a qualitative approach was predicated on the naturalistic nature of the research context. Data were gathered through sampling techniques encompassing documentation, observation, and interviews involving students, teachers (ustadz), and the head of the boarding school. To ensure the reliability of the findings, data validity was established through triangulation of sources. Data analysis involved the processes of data reduction, data presentation, and the formulation of conclusions. The findings of this analysis indicate that boarding school administrators fulfill a crucial role in cultivating student discipline through coaching, supervision, and guidance. The central focus of this study is to examine how boarding school administrators, acting as mentors and guides, execute their responsibilities in overseeing the boarding school program and supervising and directing students in their daily routines. Utilizing a comprehensive approach, this research seeks to identify the challenges and processes encountered by the Boarding School Management in developing students who are not only academically proficient but also possess a robust disciplined character, aligned with Islamic principles, thereby preparing them to actively contribute to society with a strong sense of student ethos. The implications of this study underscore the significance of the role of Islamic boarding school management in fostering discipline within the context of Islamic boarding schools.

Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Madrsah Aliyah Negeri 1 Lampung Timur

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum merdeka yang difokuskan pada pelaksanaan program penguatan profil pelajar pancasila (P5) dalam konteks pembelajaran fiqih di MAN 1 lampung timur. Program P5 dirancang untuk membentuk kepribadian siswa berdasarkan prinsip prinsip pancasila. MAN 1 Lampung Timur telah menerapkan kurikulum merdeka sejak tahun 2020. Basic keagamaan di madrasah ini yang mendukung pengimplementasian P5 kurikulum merdeka di MAN 1 Lampung Timur. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data yang terdiri dari observasi wawancara dengan waka kurikulum, guru mata pelajaran fiqih, dan beberapa siswa kelas 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program P5 diakui sebagai bagian penting dalam pendidikan di madrasah. Di MAN 1 Lampung Timur, pelaksanaan P5 dalam konteks. pembelajaran Fiqih telah berjalan dengan sangat baik. Siswa tidak hanya memahami konsep yang diajarkan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Keberhasilan ini didukung oleh kompetensi guru yang mumpuni dalam mengelola pembelajaran berbasis proyek serta tersedianya fasilitas sekolah yang sangat memadai. Dengan adanya. dukungan tersebut, pelaksanaan Kurikulum Merdeka, khususnya dalam Program P5, dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa.

PEMANFAATAN BELAJAR BERBASIS MULTIMEDIA DALAM PELAJARAN PENDIDIKAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTS TERPADU NURUL QODIRI LAMPUNG TENGAH

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Media pembelajaran adalah segala jenis benda dan alat yang dapat membantu proses belajar dengan merangsang pikiran, menimbulkan perasaan, dan meningkatkan perhatian dan keinginan siswa untuk mempelajari lebih banyak tentang materi yang diberikan. Ini menghasilkan lingkungan belajar yang disengaja, teratur, terarah, dan efektif di bawah kendali guru. Sejarah Kebudayaan Islam terdiri dari tiga kata: sejarah, budaya, dan Islam.Studi ini dilakukan di Desa Kayu Palis, Kabupaten Way Pengubuan, Lampung, di Pondok Pesantren Nurul Qodiri, Lampung Tengah. Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Nurul Qodiri menggunakan belajar berbasis multimedia dengan beberapa tujuan dan manfaat. Salah satu tujuan adalah untuk memperluas pengetahuan tentang Sejarah Kebudayaan Islam melalui penggunaan multimedia. Media dapat membantu pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MT dengan membuat materi lebih menarik dan interaktif dan meningkatkan kualitas belajar siswa. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan media dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MT telah dilakukan dengan menggunakan berbagai macam media, termasuk suara, audio, visual, gambar, animasi, video, dan juga kata-kata. Ini menunjukkan bahwa media ini dapat meningkatkan kualitas belajar siswa.

Peran orang tua untuk meningkatkan motivasi anak dalam belajar membaca Al-Qur'an di TPA Nurul Huda desa Bumi ratu nuban Lampung Tengah

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan motivasi anak untuk belajar membaca Al-Qur’an di Desa Bhakti Negara, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterlibatan sebagian orang tua dalam mendampingi anak belajar membaca AlQur’an, yang disebabkan oleh kesibukan kerja dan kurangnya perhatian terhadap pendidikan agama anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi orang tua , dan anak-anak usia 10–11 tahun di RT 03 Desa Bhakti Negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kata Kunci: Peran orang keterlibatan orang tua memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi anak dalam belajar membaca Al-Qur’an. Bentuk keterlibatan tersebut tua, motivasi anak, meliputi bimbingan langsung, pengawasan, komunikasi yang baik, serta membaca Al-Qur’an.pemberian motivasi berupa pujian dan hadiah. Kendala yang dihadapi .orang tua antara lain keterbatasan waktu, kelelahan setelah bekerja, dan kurangnya kemampuan mengaji. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya peran aktif orang tua dalam membentuk karakter religius anak sejak dini.

Pengembangan Media Triplek Menjadi Tabung Bola Warna Untuk Melatih Motorik Halus Anak Usia Dini Di Tk Albarokah

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen vital dalam pendidikan yang berperan penting untuk membantu guru menyampaikan materi secara efektif, menarik dan relevan bagus siswa. Media juga dapat menjadi alternatif untuk membantu melatih motorik halus pada anak. Dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan ramah ligkungan untuk melatih motorik halus pada anak usia dini di TK Al-Barokah Metro. Penelitian ini menggunakan pendekatan Reseacrh and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Proses pengembangan dilakukan melalui tahap analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli media dan materi, serta uji coba produk terbatas dan lapangan pada anak usa 4-5 tahun. Adapun lokasi penelitian di TK Al-Barokah Metro. Penelitian ini bertujuan untuk melatih motorik halus pada anak usia dini dengan mengembangkan media pembelajaran berupa tabung bola warna yang berbahan dasar triplek di TK Al-Barokah Metro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media tabung bola warna ini efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini, khususnya dalam aspek koordinasi tangan dan mata, ketelitian gerakan, serta kekuatan dna kontrol jari. Selain itu, media tabung bola warna ini juga mendapat tanggapan positif dari guru kelas sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Dengan demikian , media pembelajaran tabun bola warna berbahan dasar triplek ini layak digunakan sebagai sarana edukatif atau media pembelajaran yang mendukung perkembengan motorik halus pada anak usia dini. Kata kunci: Media Pembelajaran, Tabung Bola Warna, Triplek, Motorik Halus, Anak Usia Dini

Pengaruh penggunaan alat peraga pernafasan terhadap minat belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA siswa kelas 5 MI Darul Ulum Panaragan Jaya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendidikan merupakan dasar kebutuhan manusia sepanjang hayatnya. Pendidikan memberikan bekal ilmu bagi manusia untuk mengembangkan diri, mencari pekerjaan, serta mempersiapkan diri dari kemajuan zaman yang terus berjalan. Maka dari itu, dengan adanya pendidikan sumber daya manusia dapat berkembang menuju ke arah yang lebih baik. Namun saat ini masih banyak permasalahan yang sering ditemukan dalam dunia pendidikan, sehingga hasil dari pendidikan belum maksimal. Hal semacam ini dapat terjadi karena rendahnya mutu pendidikan di Indonesia khususnya di jenjang pendidikan sekolah dasar

Penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran pendidikan Pancasila

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to analyze the use of image media in improving student learning outcomes in Pancasila Education subjects in class IIA MI NU Metro. The main problem raised is the low student learning outcomes due to less varied learning methods and minimal use of media that are in accordance with student characteristics. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were class IIA students consisting of 26 students. The results of the study showed that the use of image media made a real contribution to improving conceptual understanding, student activeness in learning, and higher learning motivation. Images that are relevant to the teaching material help students connect new knowledge with their concrete experiences. The main contribution of this study is to provide an empirical picture of the effectiveness of visual media in learning Pancasila Education at the elementary level, especially for students with concrete cognitive abilities. This study also shows the importance of the role of teachers in selecting and designing appropriate media so that the learning process becomes more meaningful and enjoyable.

Implementasi P5 menggunakan media pembelajaran DIY home projec : mengembangkan kemandirian siswa pelajaran seni budaya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemandirian belajar merupakan keterampilan yang sangat penting dan perlu dikembangkan, terutama pada pelajaran Seni Budaya di sekolah dasar. Pada saat melakukan observasi peneliti menemukan rendahnya tingkat kemandirian siswa di kelas III C MI NU Metro pada saat mengerjakan tugas, seperti menyalin jawaban temannya, tidak membawa perlengakapan untuk menggambar sehingga menyebabkan proses pembelajaran menjadi tidak kondusif. Sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang efektif yaitu dengan mengimplementasikan media DIY (Do It Yourself) home project dalam konteks P5 yaitu kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi P5 dalam“mengembangkan kemandirian belajar siswa pada pelajaran Seni Buday melalui proyek DIY home project. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode study kasus. Hasil data penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya implementasi media DIY home project pada pelajaran seni budaya di kelas III C MI NU Metro, kemandirian siswa semakin meningkat dibandingkan sebelum media tersebut diterpakan.

Pengembangan alat evaluasi berbasis word wall untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan pancasila

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemilihan alat evaluasi ini memiliki pertimbangan. Misalnya, materi pelajaran, sarana atau fasilittas yang tersedia di sekolah. Sehingga, tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai. Hal tersebut dapat di fasilitasi dengan mengembangkan alat evaluasi berbasis Wordwall di pelajaran pendidikan pancasila pada materi nilai-nilai pancasila. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluation). Subjek penelitian ini dilakukan pada 23peserta didik kelas III A MI NU Metro Lampung. Validasi oleh pakar materi dan media memastikan isi yang relevan serta tampilan yang efektif, sehingga materi lebih menarik bagi pengguna dan menghasilkan nilai kelayakn yang tinggi, yaitu 94% oleh pakar media dan 82% dari pakar materi. Uji coba dengan siswa menunjukan peningkatan hasil belajar yang signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 75% (pre-test) menjadi 88% (post-test). Masukan dari guru dan siswa menunjukan bahwa alat evaluasi berbasis Wordwall praktis, efektif, dan menarik. Dan dapat dinyatakan “Sangat Layak” digunakan pada peserta didik kelas III A MI NU Metro untuk meningkatkan hasil belajar.

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas V SD Nahdlatul Ulama Metro

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Fakta dan Opini di kelas V SD NU Metro. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam membedakan fakta dan opini serta kurangnya variasi metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT mampu meningkatkan hasil belajar , semangat belajar siswa (afektif), memperkuat interaksi antar siswa (psikomotorik), serta memudahkan pemahaman terhadap materi (kognitif). Kegiatan turnamen memberikan suasana kompetitif yang menyenangkan dan memotivasi siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Guru dan kepala sekolah juga menyatakan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa model TGT merupakan strategi pembelajaran yang efektif, karena dapat meningkatkan hasil belajar, keterlibatan siswa, serta membentuk karakter positif melalui kerja sama dan tanggung jawab. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan secara luas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Upaya Guru Dalam Mengembangkan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media buku Bergambar di TK Qur'an Ma'arif Sumber Rezeki Mataram Kec. Bandar Mataram Kab. Lampung Tengah Tahun Ajaran 2024/2025

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT TEACHER EFFORTS IN DEVELOPING THE LANGUAGE OF 5-6 YEAR-OLD CHILDREN THROUGH PICTURE BOOK MEDIA AT QUR'AN MA'ARIF KINDERGARTEN SUMBER REZEKI MATARAM DISTRICT. BANDAR MATARAM REGENCY. CENTRAL LAMPUNG REGENCY IN 2024/2025 Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang digunakan untuk berkomunikasi. Bahasa sebagai alat komunikasi yaitu hubungan individu yang satu dengan individu yang lain tidak dapat dipisahkan dari bahasa sebagai alat komunikasi. Metode tanya jawab adalah suatu cara atau prosedur yang ditempuh pendidik yang memungkinkan terjadinya interaksi antara dua arah secara langsung antara guru dengan anak. Sedangkan media visual adalah media yang hanya dapat dilihat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media buku bergambar dalam pengembangan bahasa anak di TK Qur’an Ma’arif Sumber Rezeki Mataram. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasilnya adalah pra siklus mendapatkan total rata-rata 7,6 dengan kategori penilaian Belum Berkembang (BB), siklus I meningkat menjadi 16,0 dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan siklus II meningkat menjadi 23,5 dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB).

Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menerapkan Konsep Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural di SMA Negeri 2 Metro

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mencegah timbulnya konflik akibat perbedaan budaya dan kebiasaan sosial. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan yang dikembangkan perlu mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, yaitu persatuan dalam keberagaman. Sebagai bentuk upaya meningkatkan inklusivitas dalam pendidikan formal, pemerintah membangun sekolah-sekolah yang terbuka untuk semua siswa, tanpa memandang agama, suku, atau etnis.Namun, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah penyampaian pelajaran agama di sekolah yang terkadang cenderung menanamkan pemahaman eksklusif bahwa keyakinan sendiri adalah satu-satunya kebenaran, sementara ajaran agama lain dianggap salah. Hal ini berisiko memunculkan prasangka, jarak emosional, dan bahkan kebencian antar pemeluk agama yang berbeda.Di SMA Negeri 2 Metro, guru Pendidikan Agama Islam memegang peran penting dalam dua aspek utama proses pendidikan. Pertama, mereka menyampaikan materi ajaran Islam secara proporsional dan kontekstual di dalam kelas. Kedua, mereka menanamkan nilai-nilai religius yang universal seperti saling menghormati, kerja sama, dan toleransi terhadap perbedaan dalam kehidupan siswa sehari-hari.Sekolah juga menyediakan ruang bagi siswa untuk berkembang sebagai individu yang mampu beradaptasi dengan keragaman sosial. Melalui proses ini, siswa diajarkan untuk menerima perbedaan, membangun kepercayaan antar sesama, menumbuhkan sikap saling pengertian, serta terbuka dan percaya dalam menjalin relasi sosial. Dengan demikian, pendidikan multikultural tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi praktik nyata yang mampu mencegah konflik dan kekerasan dalam kehidupan bermasyarakat.

implementasi sistem pembelajaran HOTS untuk meningkatkan kecerdasan matematis pada siswa kelas 3 Mi walisongo

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sistem pembelajaran Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran matematis serta dampaknya terhadap peningkatan kecerdasan matematis siswa kelas III di MI Walisongo. Latar belakang penelitian ini didasarkan peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, dan mampu memecahkan masalah secara kompleks. Dalam konteks ini, HOTS menjadi pendekatan strategis untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas III, kepala madrasah, dan seluruh siswa kelas III MI Walisongo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis HOTS sudah mulai diimplementasikan, namun belum maksimal dikarenakan masih terdapat beberapa kendala, seperti perbedaan tingkat pemahaman siswa, kurangnya pelatihan guru tentang HOTS, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Meskipun demikian, pembelajaran HOTS memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kecerdasan matematis siswa, khususnya dalam kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, serta penalaran induktif dan deduktif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik di tingkat dasar.

Pola Asuh Orang Tua Sambung Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun di RA MUSLIMAT BAITUL HUDA Tahun 2024/2025

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk perkembangan sosial emosional anak usia dini. Dalam keluarga yang melibatkan orang tua sambung, pola pengasuhan seringkali mengalami ketidakseimbangan karena adanya perbedaan pendekatan pengasuhan antara orang tua kandung dan orang tua sambung. Hal ini berpotensi menghambat tumbuh kembang anak, terutama jika tidak ada komunikasi yang baik antara orang tua sambung dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola asuh orang tua sambung dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini di RA Muslimat Baitul Huda Sidoharjo, Selagai Lingga, Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah lima orang tua yang memiliki pasangan orang tua sambung dan anak usia dini di lembaga tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga kecenderungan pola asuh yang diterapkan oleh orang tua sambung, yaitu pola asuh positif, negatif, dan netral. Pola asuh positif terlihat dari sikap membimbing, mengarahkan, dan mendampingi anak, terutama dalam kegiatan belajar dan sosialisasi. Pola asuh negatif ditunjukkan dengan penggunaan kekerasan, minimnya dukungan dan perhatian, serta kurangnya kasih sayang yang menyebabkan anak menjadi pendiam, tidak percaya diri, dan sulit berinteraksi. Sementara itu, pola asuh netral ditandai dengan pemberian kebebasan tanpa batas dan tanpa kontrol, sehingga anak merasa diabaikan meski tidak ditekan secara langsung. Ketiga pola ini memberikan pengaruh yang berbeda-beda terhadap perkembangan sosial emosional anak, tergantung pada konsistensi penerapan dan kualitas komunikasi antara orang tua sambung dan anak.

Peran pengurus pondok dalam menanamkan sifat disiplin santri tingkat Di Pondok pesantren Darul Ulum seputih banyak lampung tengah.

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract Abstrak : Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis fenomena penurunan tingkat keaktifan pada santri tingkat Tsanawiyyah. Penurunan ini diduga disebabkan oleh peningkatan beban akademik yang signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pertanyaan utama mengenai bagaimana peran pengelola pondok pesantren dalam mengatasi permasalahan tersebut. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pemilihan metode kualitatif didasarkan pada sifat penelitian yang naturalistik. Proses pengumpulan data melibatkan teknik pengambilan sampel melalui dokumentasi, observasi partisipan, dan wawancara mendalam. Partisipan wawancara terdiri dari santri, ustadz, serta pimpinan pondok pesantren. Guna menjamin validitas data, dilakukan triangulasi sumber sebagai strategi untuk memastikan keabsahan informasi yang diperoleh. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang relevan.( Susanto 2023 ) Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengelola pondok pesantren memainkan peran krusial dalam internalisasi nilai-nilai kedisiplinan pada santri melalui program pembinaan yang terstruktur, pengawasan, dan bimbingan. penelitian ini difokuskan pada bagaimana pengurus pondok sebagai pembimbing dan pendamping untuk menjalankan tugasnya dalam mengendalikan program pondok serta mengawasi dan mengarahkan santri dalam kehidupan sehari-hari.(Rahmi,Afifah, 2024 ) Dengan pendekatan yang komprehensif penelitian ini mencoba mengidentifikasi tantangan dan proses yang dilalui Pengurus pondok dalam menciptakan santri yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki Karakter Disiplin yang kuat, sesuai dengan kaidah Islam sehingga dapat mencetak santri yang siap berjuang di masyarakat, yang memiliki jiwa santri yang kental. Studi ini mengimplikasikan urgensi fungsi kepengurusan pondok pesantren dalam upaya menumbuhkan karakter disiplin di lingkungan pendidikan pesantren Abstract : This research endeavors to investigate students at the Tsanawiyyah level who exhibit increasing inactivity due to heightened academic pressures, which subsequently leads to a decline in their overall engagement. Consequently, this study explores the role of administrators in addressing this issue. A qualitative research methodology was employed, utilizing interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The adoption of a qualitative approach was predicated on the naturalistic nature of the research context. Data were gathered through sampling techniques encompassing documentation, observation, and interviews involving students, teachers (ustadz), and the head of the boarding school. To ensure the reliability of the findings, data validity was established through triangulation of sources. Data analysis involved the processes of data reduction, data presentation, and the formulation of conclusions. The findings of this analysis indicate that boarding school administrators fulfill a crucial role in cultivating student discipline through coaching, supervision, and guidance. The central focus of this study is to examine how boarding school administrators, acting as mentors and guides, execute their responsibilities in overseeing the boarding school program and supervising and directing students in their daily routines. Utilizing a comprehensive approach, this research seeks to identify the challenges and processes encountered by the Boarding School Management in developing students who are not only academically proficient but also possess a robust disciplined character, aligned with Islamic principles, thereby preparing them to actively contribute to society with a strong sense of student ethos. The implications of this study underscore the significance of the role of Islamic boarding school management in fostering discipline within the context of Islamic boarding schools.

Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Madrsah Aliyah Negeri 1 Lampung Timur

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum merdeka yang difokuskan pada pelaksanaan program penguatan profil pelajar pancasila (P5) dalam konteks pembelajaran fiqih di MAN 1 lampung timur. Program P5 dirancang untuk membentuk kepribadian siswa berdasarkan prinsip prinsip pancasila. MAN 1 Lampung Timur telah menerapkan kurikulum merdeka sejak tahun 2020. Basic keagamaan di madrasah ini yang mendukung pengimplementasian P5 kurikulum merdeka di MAN 1 Lampung Timur. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data yang terdiri dari observasi wawancara dengan waka kurikulum, guru mata pelajaran fiqih, dan beberapa siswa kelas 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program P5 diakui sebagai bagian penting dalam pendidikan di madrasah. Di MAN 1 Lampung Timur, pelaksanaan P5 dalam konteks. pembelajaran Fiqih telah berjalan dengan sangat baik. Siswa tidak hanya memahami konsep yang diajarkan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Keberhasilan ini didukung oleh kompetensi guru yang mumpuni dalam mengelola pembelajaran berbasis proyek serta tersedianya fasilitas sekolah yang sangat memadai. Dengan adanya. dukungan tersebut, pelaksanaan Kurikulum Merdeka, khususnya dalam Program P5, dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa.

Peran Mujahadah Maghrib Dalam Penguatan Spiritual Santri di Pondok Pesantren Roudlotul Qur'an

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

kesadaran spiritual, menjadi tantangan serius bagi generasi muda, termasuk di kalangan santri. Meskipun pesantren telah berupaya membentuk karakter dan akhlak santri, ancaman dekadensi moral, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan tindak kekerasan, masih menghantui akibat lemahnya fondasi spiritual. Kondisi ini juga dirasakan di Pondok Pesantren Rodlatul Qur'an Metro, di mana masih ditemukan sebagian santri yang memiliki akhlak kurang baik dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai Islam yang telah diajarkan, sehingga diperlukan upaya lebih intensif untuk memperkuat spiritualitas sebagai pijakan utama dalam membangun moralitas. Metode penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif lapangan, yang dikenal juga sebagai field research. Penelitian ini menitikberatkan pada analisis proses, pola berpikir, dan pendekatan logis ilmiah, dengan hasil yang difokuskan pada lokasi penelitian. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui survei langsung di tempat penelitian yang bertujuan untuk menganalisis kegiatan rutin Mujahadah di Pondok Pesantren Rodlatul Qur’an Metro sebagai upaya penguatan spiritualitas santri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang relevan dan mendalam terkait pelaksanaan Mujahadah. Teknik triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data melalui pengujian dari berbagai perspektif. Hasil dari penelitian ini menunjukan Mujahadah menjadi elemen penting dalam penguatan spiritualitas santri di Pondok Pesantren Rodlatul Qur'an Metro. Melalui rutinitas yang melibatkan salat Magrib berjamaah, Tilawatil Qur'an, pembacaan sholawat, dan doa, santri dilatih untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan konsistensi dan keikhlasan. Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga sarana untuk membangun kesadaran spiritual yang mendalam. Dampaknya terlihat pada perubahan positif dalam diri santri, seperti meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketenangan hati yang dirasakan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.