Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

941 karya publik ditemukan.

2026: 2712025: 2092024: 72023: 582022: 1342021: 12020: 1832018: 12016: 66

Penerapan Analisis SWOT Dalam Menentukan Strategi Bisnis Kafi Mart Pondok Pesantren Wali Songo

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats (SWOT) dalam menentukan strategi bisnis Koperasi Kafi Mart Pondok Pesantren Wali Songo Sukajadi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terstruktur kepada pengelola, karyawan, santri, serta masyarakat sekitar, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kafi Mart memiliki kekuatan berupa captive market santri, lokasi strategis, dukungan pesantren, dan loyalitas pelanggan. Kelemahan utama terletak pada sistem manajemen yang belum terdigitalisasi dan keterbatasan variasi produk. Peluang pengembangan berasal dari tren ekonomi pesantren dan digitalisasi usaha, sedangkan ancaman berasal dari persaingan toko sekitar dan perubahan preferensi konsumen. Strategi yang direkomendasikan adalah penguatan manajemen digital, diversifikasi produk, dan peningkatan kualitas pelayanan. Penerapan analisis SWOT terbukti membantu koperasi dalam merumuskan strategi bisnis yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Marketing Funding Officer Berbasis Nilai Ahlussunnah wal Jamaah dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Pembiayaan Haji dan Umroh: Studi di BMT Artha Buana Kota Metro

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan dalam penelitian ini terletak pada belum optimalnya internalisasi nilai Ahlussunnah Wal Jamaah (ASWAJA) dalam strategi pemasaran oleh Marketing Funding Officer (MFO), sehingga nilai keagamaan belum terintegrasi secara sistematis dan belum mampu secara maksimal meningkatkan kepercayaan serta daya saing produk pembiayaan haji dan umroh.Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai ASWAJA dalam strategi pemasaran serta implikasinya terhadap daya saing produk pembiayaan haji dan umroh di BMT Artha Buana Kota Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap MFO, manajemen, dan nasabah yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis kebutuhan, peran MFO sebagai agen kepercayaan melalui pendekatan relasi sosial, serta keunggulan produk berupa kebijakan diskon menjadi faktor utama daya saing. Namun, internalisasi nilai ASWAJA masih bersifat implisit dan belum terstandarisasi dalam strategi pemasaran maupun evaluasi kinerja. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan daya saing memerlukan integrasi nilai ASWAJA secara sistematis serta optimalisasi peran MFO sebagai pendamping spiritual guna meningkatkan kepercayaan dan loyalitas anggota

Analisis Hubungan antara Karakter Religius Dengan Kontrol Diri Pada Siswa Madrasah Aliyah

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Religious character is widely recognized as an essential component in shaping students’ moral attitudes and behavioral regulation. In Islamic educational institutions such as Madrasah Aliyah, the internalization of religious values is expected to support the development of students’ self-control. Methods: This research applied a quantitative approach with a correlational design to explore the relationship between religious character and self-control. The population included students from grade X and XI at Madrasah Aliyah Wali Songo Sukajadi, Lampung Tengah. Based on the Slovin formula with a 5% margin of error, 155 students were selected as participants using a simple random sampling technique. Data were gathered through structured questionnaires based on a Likert scale measuring both variables. Prior to the main analysis, the instruments were tested for validity using Pearson correlation and for reliability using Cronbach’s Alpha. Statistical analysis was conducted using SPSS, including tests of normality, linearity, Pearson correlation, and simple linear regression. Results: The findings indicated that the data met the assumptions of normal distribution and linear relationship. Correlation analysis revealed a positive and statistically significant association between religious character and students’ self-control (r = 0.186, p = 0.008). The regression test also confirmed that religious character significantly predicted students’ self-control (F = 6.118, p = 0.014). Conclusion: These results suggest that students with stronger religious character tend to demonstrate better self-control. Strengthening religious values within educational practices may therefore contribute to improving students’ behavioral regulation and emotional management.

Penggunaan Metode Students Teams Achievement Divisions Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII SMP Pancasila Sidokerto Kecamatan Bumi Ratu Nuban Tahun 2025/2026

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstract Education plays a role as the main foundation to grow the next generation who are able to build the country, with the hope of creating sustainable quality improvement. One approach that is in line with this spirit is cooperative learning, which according to experts such as Gunawan and Suprijono, is a structured group learning system that supports contextual learning. This study aims to determine the learning outcomes of students of Ikhsan Pancasila Bumi Ratu Nuban Junior High School, Central Lampung Regency using the STAD method. The research method used is Classroom Action Research (PTK) with STAD as the main strategy, carried out in two cycles each through four stages: planning, action, observation, and reflection of the theory developed by Kemmis Mc Taggart. Based on the findings at Ikhsan Pancasila Junior High School which was contained in the Pre-Cycle, there were students who did not pass the learning which reached 76%, then the teacher changed the learning method with the STAD method which was compiled as follows, The data collection technique applied in the first cycle started from the planning stage where the teacher prepared learning tools and student worksheets consisting of several questions and answer keys, then in the implementation of class actions was carried out In 1x meetings which are arranged in learning activities as usual using the STAD method with the arrangement of initial activities, core and closing activities where students get quite good learning results with details of 76% of students passing and 24% with the provision that 25 students pass and 8 students do not pass. Then it was developed again through the second cycle where the results obtained from the second cycle were more increased than the first cycle with the provision that the percentage of 93% of students graduated with a total of 31 students and 7% of students did not graduate with a total of 2 students. The results of this study include the condition of student learning outcomes using the application of the STAD method which greatly supports the increasing student learning outcomes. Keywords: Islamic Religious Education, STAD Learning Methods, Student Learning Outcomes. Abstract Pendidikan berperan sebagai fondasi utama untuk menumbuhkan generasi penerus yang mampu membangun negeri, dengan harapan terciptanya peningkatan kualitas yang berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang sejalan dengan semangat ini adalah pembelajaran kooperatif, yang menurut para ahli seperti Gunawan dan Suprijono, merupakan sistem belajar kelompok terstruktur yang mendukung pembelajaran kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa SMP Ikhsan Pancasila Bumi Ratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah dengan menggunakan metode STAD. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan STAD sebagai strategi utama, dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing melalui empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi teori tersebut dikembangkan oleh Kemmis Mc Taggart. Berdasarkan hasil temuan di SMP Ikhsan Pancasila yang dimuat dalam Pra Siklus terdapat siswa yang tidak lulus dalam pembelajaran yang mencapai 76% kemudian Guru merubah metode pembelajaran dengan metode STAD yang disusun sebagai berikut, Teknik pengumpulan data yang diterapkan pada siklus I dimulai dari tahap perencanaan yang dimana Guru menyipkan perangkat pembelajaran serta lembar kerja siswa yang terdiri dari beberapa soal dan kunci jawabanya kemudian dalam pelaksanaan tindak kelas dilakukan dalam 1x pertemuan yang di susun dalam kegiatan pembelajaran seperti biasanya dengan menggunakan metode STAD dengan susunan kegiatan awal, kegiatan inti dan penutup yang dimana siswa mendapatkan hasil belajar yang cukup baik dengan rincian 76% siswa lulus dan 24% dengan ketentuan 25 siswa lulus dan 8 siswa tidak lulus. Kemudian dikembangkan lagi melalui sisklus II yang dimana hasil yang didapat dari siklus II lebih meningkat dari sisklus pertama dengan ketentuan presentase 93% siswa lulus dengan jumlah siswa 31 dan 7% siswa tidak lulus dengan jumlah siswa 2 siswa. Hasil dari penelitian ini yang mencakup tentang kondisi hasil belajar siswa menggunakan penerapan metode STAD yang sangat mendukung hasil belajar siswa yang semakin meningkat. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Metode Pembelajaran STAD, Hasil Belajar Siswa.

Budaya dan Seni Dalam Pendidikan Agama Islam Melalui Interdisiplener Dalam Mengarjakan Nilai-Nilai Islam Melalui Seni dan Budaya

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstract This study aims to examine the application of art and culture in Islamic Religious Education (PAI) learning through an interdisciplinary approach at SMA Al-Qur'an Tri Bhakti At-Taqwa. The main issue is the limited range of contextual learning methods in PAI, which tend to be theoretical and fail to address students' affective aspects and character development. Therefore, an innovative approach is needed to integrate Islamic values with art and culture elements relevant to students' lives. This research uses a qualitative, descriptive approach, drawing on observations, interviews with teachers and students, and documentation of learning activities. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that integrating art and culture into PAI learning enhances students' interest and participation and strengthens their understanding of Islamic values. The integration of art, such as religious music, calligraphy, and Islamic-themed performances, helps shape students' character to be moderate, tolerant, and virtuous. Thus, art and culture serve as an effective medium for shaping a holistic Islamic character relevant to the demands of the times within the school environment.

Dinamika Sosial dan Kultural Dalam Interaksi Antar Santri di Lingkungan Pesantren Qur'anic Center Tulang Bawang Barat

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perbedaan etnis, bahasa, agama, serta kondisi sosial ekonomi dalam masyarakat dapat menjadi sumber kekuatan, namun sekaligus menghadirkan tantangan dalam membangun kesatuan sosial. Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya kecenderungan polarisasi, munculnya konflik identitas, serta berkurangnya nilai-nilai kebersamaan menjadi indikasi bahwa integrasi sosial tidak selalu tercipta secara harmonis. Dalam konteks ini, pesantren tidak semata-mata berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang sosial yang merefleksikan kehidupan masyarakat yang beragam, di mana para santri dari latar belakang berbeda hidup bersama dan menjalin interaksi yang intens dalam keseharian mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika sosial dan kultural dalam interaksi antar santri, serta menganalisis keterkaitan fungsional antara keduanya dalam menciptakan interaksi yang harmonis di lingkungan pesantren. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada pola interaksi sosial santri, proses adaptasi budaya, serta peran nilai-nilai pesantren dalam membentuk solidaritas dan penyelesaian konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika sosial dan kultural santri berlangsung.

Analisis Faktor Penyebab Kurangnya Pembelajaran Fikih Terhadap Penggunaan Make-Up Waterproof Santri Pondok Pesantren Ma’arif 28 Purwosari Metro Utara Kota Metro

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The use of waterproof make-up among female students (santri putri) in Islamic boarding schools has the potential to invalidate ablution (wudu) due to its function as a barrier (ha’il) that prevents water from reaching the skin. This phenomenon reflects a weak understanding of fiqh al-thaharah, which is closely related to the suboptimal implementation of fiqh instruction at Pondok Pesantren Ma’arif Metro 28 Purwosari. This study aims to analyze the factors contributing to inadequate fiqh learning, describe students’ behavior in using waterproof make-up, and explain its relationship with worship practices, particularly ablution. The research employed a qualitative approach using a descriptive-analytical case study design. The findings indicate that weak fiqh instruction is influenced by the lack of integration of contemporary fiqh issues, predominantly theoretical and textual teaching methods, minimal practical demonstrations related to man‘ al-wuṣūl, and low levels of religious awareness among students. These findings confirm that non-contextual fiqh learning leads to a low understanding of the legal requirements of valid ablution, thereby encouraging the use of waterproof make-up without consideration of worship validity. Therefore, strengthening contextual and case-based fiqh education is an urgent necessity in responding to the dynamics of modern lifestyles. Keywords: Islamic Boarding School, Waterproof Make-up, Fiqh, Thaharah, Ablution. Penggunaan make-up waterproof di kalangan santri putri di pondok pesantren berpotensi membatalkan wudu karena fungsinya sebagai penghalang (ḥā’il) yang mencegah air sampai ke kulit. Fenomena ini mencerminkan lemahnya pemahaman fikih al-thaharah yang berkaitan erat dengan belum optimalnya pelaksanaan pembelajaran fikih di Pondok Pesantren Ma’arif 28 Purwosari Metro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kurangnya pembelajaran fikih, mendeskripsikan perilaku santri dalam penggunaan make-up waterproof, serta menjelaskan kaitannya dengan praktik ibadah, khususnya wudu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya pembelajaran fikih dipengaruhi oleh kurangnya integrasi isu-isu fikih kontemporer, metode pengajaran yang masih dominan bersifat teoritis dan tekstual, minimnya demonstrasi praktis terkait konsep man‘ al-wuṣūl, serta rendahnya tingkat kesadaran religius santri. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran fikih yang tidak kontekstual menyebabkan rendahnya pemahaman terhadap syarat sah wudu, sehingga mendorong penggunaan make-up waterproof tanpa mempertimbangkan keabsahan ibadah. Oleh karena itu, penguatan pendidikan fikih yang kontekstual dan berbasis kasus menjadi kebutuhan mendesak dalam merespons dinamika gaya hidup modern.

Analisis Faktor Penyebab Kurangnya Pembelajaran Fikih Terhadap Penggunaan Make-Up Waterproof Santri Pondok Pesantren Ma’arif 28 Purwosari Metro Utara Kota Metro

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

The use of waterproof make-up among female students (santri putri) in Islamic boarding schools has the potential to invalidate ablution (wudu) due to its function as a barrier (ha’il) that prevents water from reaching the skin. This phenomenon reflects a weak understanding of fiqh al-thaharah, which is closely related to the suboptimal implementation of fiqh instruction at Pondok Pesantren Ma’arif Metro 28 Purwosari. This study aims to analyze the factors contributing to inadequate fiqh learning, describe students’ behavior in using waterproof make-up, and explain its relationship with worship practices, particularly ablution. The research employed a qualitative approach using a descriptive-analytical case study design. The findings indicate that weak fiqh instruction is influenced by the lack of integration of contemporary fiqh issues, predominantly theoretical and textual teaching methods, minimal practical demonstrations related to man‘ al-wuṣūl, and low levels of religious awareness among students. These findings confirm that non-contextual fiqh learning leads to a low understanding of the legal requirements of valid ablution, thereby encouraging the use of waterproof make-up without consideration of worship validity. Therefore, strengthening contextual and case-based fiqh education is an urgent necessity in responding to the dynamics of modern lifestyles. Keywords: Islamic Boarding School, Waterproof Make-up, Fiqh, Thaharah, Ablution. Penggunaan make-up waterproof di kalangan santri putri di pondok pesantren berpotensi membatalkan wudu karena fungsinya sebagai penghalang (ḥā’il) yang mencegah air sampai ke kulit. Fenomena ini mencerminkan lemahnya pemahaman fikih al-thaharah yang berkaitan erat dengan belum optimalnya pelaksanaan pembelajaran fikih di Pondok Pesantren Ma’arif 28 Purwosari Metro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kurangnya pembelajaran fikih, mendeskripsikan perilaku santri dalam penggunaan make-up waterproof, serta menjelaskan kaitannya dengan praktik ibadah, khususnya wudu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya pembelajaran fikih dipengaruhi oleh kurangnya integrasi isu-isu fikih kontemporer, metode pengajaran yang masih dominan bersifat teoritis dan tekstual, minimnya demonstrasi praktis terkait konsep man‘ al-wuṣūl, serta rendahnya tingkat kesadaran religius santri. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran fikih yang tidak kontekstual menyebabkan rendahnya pemahaman terhadap syarat sah wudu, sehingga mendorong penggunaan make-up waterproof tanpa mempertimbangkan keabsahan ibadah. Oleh karena itu, penguatan pendidikan fikih yang kontekstual dan berbasis kasus menjadi kebutuhan mendesak dalam merespons dinamika gaya hidup modern.

Dinamika Sosial dan Kultural Dalam Interaksi Antar Santri di Lingkungan Pesantren Qur'anic Center Tulang Bawang Barat

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perbedaan etnis, bahasa, agama, serta kondisi sosial ekonomi dalam masyarakat dapat menjadi sumber kekuatan, namun sekaligus menghadirkan tantangan dalam membangun kesatuan sosial. Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya kecenderungan polarisasi, munculnya konflik identitas, serta berkurangnya nilai-nilai kebersamaan menjadi indikasi bahwa integrasi sosial tidak selalu tercipta secara harmonis. Dalam konteks ini, pesantren tidak semata-mata berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang sosial yang merefleksikan kehidupan masyarakat yang beragam, di mana para santri dari latar belakang berbeda hidup bersama dan menjalin interaksi yang intens dalam keseharian mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika sosial dan kultural dalam interaksi antar santri, serta menganalisis keterkaitan fungsional antara keduanya dalam menciptakan interaksi yang harmonis di lingkungan pesantren. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada pola interaksi sosial santri, proses adaptasi budaya, serta peran nilai-nilai pesantren dalam membentuk solidaritas dan penyelesaian konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika sosial dan kultural santri berlangsung.

Analisis Karakteristik Buku Teks Bahasa Arab 2 Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Kurikulum Merdeka Berdasarkan Kriteria Buku Ajar Yang Baik

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to analyze the feasibility of the Arabic language textbook for secondgrade students at an Islamic elementary school based on the Independent Curriculum, with reference to the standards set by the National Education Standards Agency. The research employs a qualitative approach in the form of library research and content analysis. The data consist of the textbook’s content, which includes aspects of content feasibility, presentation, language, and graphic design. The findings indicate that, in general, the Arabic language textbook for second-grade students at the Islamic elementary school meets the feasibility standards established by the National Education Standards Agency. In terms of content, the materials are appropriate to the learners’ characteristics and aligned with the learning outcomes of Phase A of the Independent Curriculum as well as the values of the Pancasila Student Profile. Regarding presentation, the book is organized systematically and sequentially, although the variety of learning activities remains limited. In terms of language, the use of vocabulary and structures is simple and appropriate to the students’ cognitive development; however, some inconsistencies remain in the writing of diacritical marks and transliteration. As for graphic design, the visual appearance is sufficiently attractive and contextual, though improvements in print quality are needed in certain sections. Therefore, the textbook is considered suitable for use as instructional material, although further improvements are still necessary to achieve a higher level of quality.

Peran Guru Laki-Laki dalam Pengembangan Karakter Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun di RA Al Khairiyah Tanjung Aji

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan karakter anak usia dini, khususnya pada usia 5-6 tahun yang merupakan masa emas dalam pembentukan nilai moral,sosial dan emosional. Keberadaan guru laki-laki di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih relatif terbatas, padahal mereka memiliki potensi besar dalam memberikan keteladanan, terutama dalam aspek kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan. Hasil prasurvey di RA Al Khairiyah Tanjung Aji menunjukkan bahwa kemampuan karakter anak belum berkembang secara optimal, serta peran guru laki-laki dalam proses pembelajaran dan pembiasaan nilai karakter masih kurang maksimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru laki-laki dalam pengembangan karakter anak usia 5-6 tahun di RA Al Khairiyah Tanjung Aji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, guru, dan 12 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data di uji melalui teknik triangualisasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru laki-laki dalam pengembangan karakter anak usia dini dilaksanakan melalui tiga fungsi utama, yaitu sebagai pengajar, pendidik, dan pemimpin sebagai pengajar, guru laki-laki mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, sopan santun, dan empati dalam kegiatan pembelajaran. Sebagai pendidik guru laki-laki memberikan keteladanan melalui sikap dan perilaku sehari-hari serta membimbing anak dengan pendekatan yang persuasif. Sebagai pemimpin, guru laki-laki mampu mengelola kelas menerapkan nilai kedisiplinan dan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Peran tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter anak meskipun masih belum sepenuhnya optimal dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

Implementasi Tabungan Ta'awun Dengan Akad Mudharabah di BPRS Aman Syariah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tabungan Ta’awun dengan akad mudharabah di BPRS Aman Syariah serta kesesuaiannya dengan perspektif ekonomi syariah. Tabungan Ta’awun merupakan produk yang menggabungkan prinsip tolong-menolong (ta’awun) dengan sistem bagi hasil (mudharabah) dalam pengelolaan dana nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak terkait di BPRS Aman Syariah, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tabungan ta’awun dengan akad mudharabah telah berjalan sesuai prinsip operasional perbankan syariah, menggunakan sistem setoran rutin dengan mekanisme keuntungan berbasis undian dan bagi hasil. Implementasi produk tabungan ta’awun dengan akad mudharabah dalam perspektif ekonomi syariah telah sesuai dengan prinsip syariah, seperti terhindar dari riba, mengandung nilai ta’awun, serta mendukung inklusi keuangan. Namun, dalam praktiknya masih belum optimal penerapan prinsip mudharabah dan nilai solidaritas sosial. Oleh karena itu, disarankan agar BPRS Aman Syariah meningkatkan transparansi dan edukasi kepada nasabah, nasabah lebih memahami mekanisme produk, serta peneliti selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam dampak produk terhadap kesejahteraan masyarakat.

analisis manajemen risiko dan mitigasi pembiayaan bermasalah pada akad murabahah studi kasus di bmt arta buana metro kc. tulang bawang

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko dan strategi mitigasi pembiayaan bermasalah pada akad murabahah di KSPPS BMT Arta Buana Metro Cabang Tulang Bawang, serta mengidentifikasi faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala cabang dan staf, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko di BMT Arta Buana dilakukan melalui tahap identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan monitoring dengan menerapkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) secara konsisten sejak tahap survei hingga pasca realisasi. Strategi mitigasi yang dilakukan meliputi tindakan preventif (analisis 5C ketat), kuratif (pendekatan persuasif dan kekeluargaan, komunikasi intensif), dan restrukturisasi pembiayaan (reschedule) bagi anggota yang memenuhi kriteria. Adapun faktor penyebab pembiayaan bermasalah adalah faktor internal (lemahnya analisis/monitoring) dan faktor eksternal, yang dominan disebabkan oleh kegagalan usaha dan penurunan ekonomi anggota.

Kesejahteraan Spiritual pada Pengamal dan Non-Pengamal Dzikir Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dirancang untuk menganalisis perbedaan kesejahteraan spiritual sebagai indikator ketenangan batin antara santri pengamal dan non-pengamal Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Lampung Tengah. Menggunakan metode kuantitatif komparatif non-eksperimental, sebanyak 108 santri dipilih melalui teknik sampling jenuh berdasarkan kriteria purposive, yang terdiri dari 55 santri pengamal dan 53 santri non-pengamal. Skala Kesejahteraan Spiritual (Spiritual Well-Being Scale/SWBS) yang mengukur dimensi religius dan eksistensial digunakan sebagai instrumen dengan validitas dan reliabilitas yang telah teruji. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji independent sample t-test untuk menguji perbedaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesejahteraan spiritual santri pengamal (Mean=87,49; SD=11,117) secara deskriptif lebih tinggi dibandingkan santri non-pengamal (Mean=86,25; SD=9,663). Namun, uji independent sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,536 (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menolak hipotesis alternatif (H₁) dan menerima hipotesis nol (H₀). Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa praktik thoriqoh saja tidak cukup untuk menjamin peningkatan kesejahteraan spiritual, dan pendekatan holistik yang mempertimbangkan dukungan sosial serta aspek eksistensial perlu dipertimbangkan dalam layanan bimbingan dan konseling di pesantren.

Pengaruh Self-Efficacy dan Pola Asuh Demokratis Terhadap Pengambilan Keputusan Karir Remaja

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengambilan keputusan karier merupakan aspek penting bagi remaja dalam menentukan arah masa depan mereka. Kemampuan ini dianggap dipengaruhi oleh faktor internal berupa self-efficacy dan faktor eksternal berupa gaya pengasuhan demokratis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy dan gaya pengasuhan demokratis terhadap pengambilan keputusan karier pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Metro, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner atau angket. Populasi penelitian ini terdiri dari 1.040 siswa kelas sepuluh dan sebelas, dengan sampel sebanyak 289 siswa yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala self-efficacy, skala pola asuh demokratis, dan skala pengambilan keputusan karir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan karir dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Pola pengasuhan demokratis juga memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Selain itu, self-effcacy, memiliki pengaruh yang lebih dominan daripada pola pengasuhan demokratis, ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,895 dan nilai Beta sebesar 0,481. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan karir. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi self-efficacy dan semakin baik pola pengasuhan demokratis yang diterima siswa, semakin baik kemampuan siswa dalam mengambil keputusan karir dan sebaliknya.

Analisis Karakteristik Buku Teks Bahasa Arab 2 Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Kurikulum Merdeka Berdasarkan Kriteria Buku Ajar Yang Baik

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

This study aims to analyze the feasibility of the Arabic language textbook for secondgrade students at an Islamic elementary school based on the Independent Curriculum, with reference to the standards set by the National Education Standards Agency. The research employs a qualitative approach in the form of library research and content analysis. The data consist of the textbook’s content, which includes aspects of content feasibility, presentation, language, and graphic design. The findings indicate that, in general, the Arabic language textbook for second-grade students at the Islamic elementary school meets the feasibility standards established by the National Education Standards Agency. In terms of content, the materials are appropriate to the learners’ characteristics and aligned with the learning outcomes of Phase A of the Independent Curriculum as well as the values of the Pancasila Student Profile. Regarding presentation, the book is organized systematically and sequentially, although the variety of learning activities remains limited. In terms of language, the use of vocabulary and structures is simple and appropriate to the students’ cognitive development; however, some inconsistencies remain in the writing of diacritical marks and transliteration. As for graphic design, the visual appearance is sufficiently attractive and contextual, though improvements in print quality are needed in certain sections. Therefore, the textbook is considered suitable for use as instructional material, although further improvements are still necessary to achieve a higher level of quality.

Kesejahteraan Spiritual pada Pengamal dan Non-Pengamal Dzikir Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dirancang untuk menganalisis perbedaan kesejahteraan spiritual sebagai indikator ketenangan batin antara santri pengamal dan non-pengamal Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Lampung Tengah. Menggunakan metode kuantitatif komparatif non-eksperimental, sebanyak 108 santri dipilih melalui teknik sampling jenuh berdasarkan kriteria purposive, yang terdiri dari 55 santri pengamal dan 53 santri non-pengamal. Skala Kesejahteraan Spiritual (Spiritual Well-Being Scale/SWBS) yang mengukur dimensi religius dan eksistensial digunakan sebagai instrumen dengan validitas dan reliabilitas yang telah teruji. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji independent sample t-test untuk menguji perbedaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesejahteraan spiritual santri pengamal (Mean=87,49; SD=11,117) secara deskriptif lebih tinggi dibandingkan santri non-pengamal (Mean=86,25; SD=9,663). Namun, uji independent sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,536 (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menolak hipotesis alternatif (H₁) dan menerima hipotesis nol (H₀). Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa praktik thoriqoh saja tidak cukup untuk menjamin peningkatan kesejahteraan spiritual, dan pendekatan holistik yang mempertimbangkan dukungan sosial serta aspek eksistensial perlu dipertimbangkan dalam layanan bimbingan dan konseling di pesantren.

analisis manajemen risiko dan mitigasi pembiayaan bermasalah pada akad murabahah studi kasus di bmt arta buana metro kc. tulang bawang

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko dan strategi mitigasi pembiayaan bermasalah pada akad murabahah di KSPPS BMT Arta Buana Metro Cabang Tulang Bawang, serta mengidentifikasi faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala cabang dan staf, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko di BMT Arta Buana dilakukan melalui tahap identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan monitoring dengan menerapkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) secara konsisten sejak tahap survei hingga pasca realisasi. Strategi mitigasi yang dilakukan meliputi tindakan preventif (analisis 5C ketat), kuratif (pendekatan persuasif dan kekeluargaan, komunikasi intensif), dan restrukturisasi pembiayaan (reschedule) bagi anggota yang memenuhi kriteria. Adapun faktor penyebab pembiayaan bermasalah adalah faktor internal (lemahnya analisis/monitoring) dan faktor eksternal, yang dominan disebabkan oleh kegagalan usaha dan penurunan ekonomi anggota.

Implementasi Tabungan Ta'awun Dengan Akad Mudharabah di BPRS Aman Syariah

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tabungan Ta’awun dengan akad mudharabah di BPRS Aman Syariah serta kesesuaiannya dengan perspektif ekonomi syariah. Tabungan Ta’awun merupakan produk yang menggabungkan prinsip tolong-menolong (ta’awun) dengan sistem bagi hasil (mudharabah) dalam pengelolaan dana nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak terkait di BPRS Aman Syariah, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tabungan ta’awun dengan akad mudharabah telah berjalan sesuai prinsip operasional perbankan syariah, menggunakan sistem setoran rutin dengan mekanisme keuntungan berbasis undian dan bagi hasil. Implementasi produk tabungan ta’awun dengan akad mudharabah dalam perspektif ekonomi syariah telah sesuai dengan prinsip syariah, seperti terhindar dari riba, mengandung nilai ta’awun, serta mendukung inklusi keuangan. Namun, dalam praktiknya masih belum optimal penerapan prinsip mudharabah dan nilai solidaritas sosial. Oleh karena itu, disarankan agar BPRS Aman Syariah meningkatkan transparansi dan edukasi kepada nasabah, nasabah lebih memahami mekanisme produk, serta peneliti selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam dampak produk terhadap kesejahteraan masyarakat.