Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: komunikasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Akhlak Tabayyun dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Maqashidi atas Ayat-Ayat Tabayyun

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemajuan teknologi informasi pada era digital telah memunculkan berbagai persoalan etika dalam komunikasi, seperti penyebaran hoaks, misinformasi, dan ujaran kebencian. Fenomena ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip verifikasi informasi dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep akhlak tabayyun dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir maqāṣidī, serta menjelaskan urgensinya dalam pembentukan etika komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang menjadikan Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir sebagai sumber utama, serta didukung oleh berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabayyun tidak hanya dipahami sebagai proses verifikasi secara teknis, tetapi juga sebagai prinsip akhlak yang berorientasi pada tujuan-tujuan syariat (maqāṣid al-syarī‘ah), seperti menjaga akal, kehormatan, dan stabilitas sosial. Oleh karena itu, internalisasi nilai-nilai tabayyun menjadi kebutuhan yang mendasar dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Guru Dan Orang Tua Dalam Pengembangan Akhlak Anak Melalui Metode Komunikasi Terpadu Pada Anak Usia Dini Di RA Nurul Huda

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UPAYA GURU DAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN AKHLAK ANAK MELALUI METODE KOMUNIKASI TERPADU PADA ANAK USIA DINI DI RA NURUL HUDA BANDAR MATARAM Oleh : Nur Thila Syarofa Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku anak usia dini yang belum sepenuhnya mencerminkan akhlak terpuji, seperti kebiasaan berbicara kasar dan mengumpat, yang sering kali dipengaruhi oleh lingkungan sekitar maupun paparan media digital tanpa pengawasan orang tua. Kondisi ini mengindikasikan adanya ketidaksinkronan (mismatch) antara pembiasaan nilai akhlak di sekolah dengan pola pengasuhan di rumah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya guru dan orang tua dalam mengembangkan akhlak anak melalui metode komunikasi terpadu pada Anak Usia Dini di RA Nurul Huda Bandar Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, Guru Kelas, Orang Tua/Wali Murid, serta Peserta Didik di RA Nurul Huda Bandar Mataram. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan induktif yang terdiri dari tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengembangan akhlak anak dilakukan secara efektif melalui metode komunikasi terpadu yang memiliki dimensi kolaboratif dan partisipatif. Guru dan orang tua menerapkan proses perancangan bersama (co-designing) untuk menyepakati target perilaku spesifik yang ingin dicapai, seperti adab berbicara. Upaya ini didukung oleh penggunaan berbagai media komunikasi secara optimal, mulai dari buku penghubung, pesan WhatsApp pribadi, hingga forum dialog langsung dan program parenting. Selain itu, pihak sekolah dan keluarga secara selaras menerapkan strategi keteladanan (modeling) dan pembiasaan (habituation) dalam keseharian anak. Kesimpulannya, kolaborasi dan komunikasi terpadu antara sekolah dan rumah terbukti mampu menekan kebiasaan anak mengucapkan kata-kata kasar serta mencegah anak mengalami kebingungan nilai, karena aturan sopan santun mendapatkan penguatan yang konsisten di kedua lingkungan tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pola Komunikasi Guru Dengan Orang Tua Siswa Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Di SDNU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Partisipasi aktif orang tua sebagai mitra pendidikan memiliki peran strategis dalam menopang keberlangsungan proses belajar anak, karena dukungan yang konsisten dari keluarga turut membentuk iklim pendidikan yang kondusif, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi guru dan orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SDNU Metro. Kedua mengkaji faktor-faktor yang berperan sebagai pendukung dan penghambat dalam komunikasi antara guru dan orang tua siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan sumber data yang peneliti gunakan dalam hal ini yaitu, pertama sumber data primer kedua sumber. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode : observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan menunjukan pola komunikasi yang terjadi di SDNU Kota Metro yaitu bahwa pola komunikasi yang terbentuk antara orang tua dan guru adalah komunikasi interpersonal dan juga komunikasi kelompok. Komunikasi interpersonal dapat dilihat dari adanya pemanggilan terhadap wali murid, sedangkan pada komunikasi kelompok dapat dilihat pada adanya musyawarah antara pihak sekolah dengan wali murid pada tiap awal semester. Sedangkan hal-hal yang menjadi penghambat dalam komunikasi orang tua dengan guru adalah Penerimaan informasi yang kurang maksimal , Pemanfaatan media komunikasi yang kurang maksimal, Tim pendidik yang kurang perhatian ketika diluar jam pelajaran. Sedangkan faktor pendukung adalah Masih adanya orang tua yang aktif dalam komunukasi, Nilai Raport.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Berbantu Media Flipchart Terdapat Keterampilan Komunikasi Matematis

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) yang didukung oleh media flipchart terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa SMP. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan komunikasi matematika siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional dan berpusat pada guru. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Ma'arif 1 Metro, dengan sampel dua kelas yang dipilih melalui sampling acak berkluster: kelas VIII B sebagai kelas eksperimen (TSTS dengan flipchart) dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Data dikumpulkan melalui tes keterampilan komunikasi matematika dalam bentuk pertanyaan deskriptif. Validitas instrument diuji melalui penilaian ahli dan reliabilitasnya diukur menggunakan Cronbach's Alpha. Analisis prasyarat meliputi uji normalitas dan homogenitas, diikuti dengan uji hipotesis menggunakan t-test sampel independen. Hasil menunjukkan perbedaan yang signifikan pada skor post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi 0.003 0.05. Selain itu, perhitungan ukuran efek menghasilkan nilai 0,80 yang termasuk dalam kategori “tinggi”. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran kooperatif TSTS yang berbantu media flipchart memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan komunikasi matematika siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif inovatif bagi guru matematika untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Urgensi komunikasi guru dan wali murid sebagai strategi dalam membentuk kedisipilinan kelas 3 di MI Annashirin Al Islami

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan urgensi dari komunikasi yang terbentuk oleh guru dan orang tua, bentuk komunikasinya, dan juga mendeskripsikan faktor pendukung serta penghambat dari komunikasi untuk membentuk kedisiplinan siswa . Masalah yang terdapat dalam penelitian ini yaitu kurangnya komunikasi antara guru dan orang tua, yang berdampak pada penurunan kedisiplinan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data dengan teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumen. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi data, dan member checking. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. untuk menganalisis data peneliti menggunakan triangulasi data. Dari penelitian ini, didapatkan data bahwa komunikasi merupakan sesuatu yang penting untuk membentuk kedisiplinan siswa. Komunikasi dapat membantu guru menyelesaikan masalah kedisiplinan siswa ketika di sekolah maupun di rumah. Pentingnya kedisiplinan dapat menumbuhkan minat belajar siswa baik dalam menaati tata tertib maupun dalam mengerjakan tugasnya. Bentuk komunikasi yang telah dilakukan oleh guru dengan orang tua sebagai upaya dalam membentuk kedisiplinan siswa antara lain, melaporkan kegiatan siswa melalui buku kendali, melaporkan perkembangan anak melalui pesan whatsapp, dan mengadakan pertemuan dengan orang tua ketika pembagian rapor siswa. Adapun faktor yang mendukung keberhasilan komunikasi diantarnya keaktifan orang tua dalam melaporkan perkembangan anak, sarana dan prasarana dari sekolah, juga kemudahan media komunikasi untuk dapat mengkomunikasikan perkembangan anak. Adapun faktor yang menghambat dari proses komunikasi ini adalah kurangnya kontrol dari orang tua dalam mengawasi anak dan keadaan keluarga yang tidak harmonis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail