ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pemahaman kedisiplinan aturan di SMK Negeri Metro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan konseling kelompok dengan media poster terhadap peningkatan pemahaman kedisiplinan aturan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang bagiannya menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan teknik. Teknik pengumpulan data meliputi angket. Analisis data dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, rata-rata pemahaman kedisiplinan pada kelompok eksperimen dan kontrol relatif sama (62,5 dan 61,8). Setelah perlakuan, kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan menjadi 82,3, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat menjadi 65,2. Hal ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan konseling kelompok dengan media poster berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman kedisiplinan aturan . Dengan demikian, penggunaan media poster efektif sebagai strategi dalam meningkatkan kedisiplinan dan dapat diterapkan dalam layanan bimbingan konseling di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Tradisi puasa sunnah merupakan salah satu praktik keagamaan yang berkembang di lingkungan pesantren dan diyakini berperan dalam pembentukan karakter santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tradisi puasa sunnah serta perannya dalam membentuk kedisiplinan diri santri di Pondok Pesantren Darussalam Simpang Mesir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap santri, ustaz/ustazah, serta pengasuh pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik puasa sunnah, seperti puasa laduni, puasa 41 hari, puasa nyatus, puasa naun, dan puasa Daud, berkontribusi dalam melatih pengendalian diri, keteraturan waktu, kesabaran, serta kepatuhan santri terhadap aturan pesantren. Puasa sunnah juga mendorong santri untuk lebih disiplin dalam menjalankan ibadah, belajar, dan aktivitas keseharian. Dengan demikian, puasa sunnah tidak hanya berfungsi sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang efektif dalam membentuk kedisiplinan diri santri di lingkungan pesantren.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemajuan teknologi informasi, khususnya dalam bentuk media sosial, memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, termasuk pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap kedisiplinan beribadah remaja di Desa Rejomulyo, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur. Penggunaan media sosial yang intens di kalangan remaja sering kali mempengaruhi kegiatan keagamaan mereka, khususnya dalam melaksanakan ibadah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala desa, tokoh agama, orang tua, dan remaja, serta dokumentasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan dampak positif dan negatif terhadap kedisiplinan beribadah remaja. Dampak positifnya termasuk akses mudah terhadap konten dakwah dan pengingat waktu salat yang mendorong remaja untuk lebih disiplin. Namun, dampak negatifnya adalah kecenderungan remaja menghabiskan waktu berlebihan di media sosial, terutama untuk hiburan, yang mengakibatkan pengabaian ibadah seperti salat. Oleh karena itu, penting bagi lingkungan keluarga dan masyarakat untuk memberikan pengawasan dan pembinaan agar penggunaan media sosial dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung kedisiplinan beribadah remaja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kedisiplinan siswa merupakan salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan yang berkontribusi terhadap keberhasilan akademik dan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kedisiplinan siswa di SDN 01 Bumi Sari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran yang signifikan dalam membentuk kedisiplinan siswa melalui keteladanan, pembiasaan, serta penerapan aturan yang konsisten. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pembentukan kedisiplinan siswa meliputi peran aktif guru dalam memberikan motivasi, kerja sama dengan orang tua, serta penerapan metode pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai disiplin. Namun, terdapat pula tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin dan minimnya keterlibatan orang tua dalam pengawasan perilaku anak di rumah.Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi guru, orang tua, dan pihak sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui peran guru PAI yang lebih optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan urgensi dari komunikasi yang terbentuk oleh guru dan orang tua, bentuk komunikasinya, dan juga mendeskripsikan faktor pendukung serta penghambat dari komunikasi untuk membentuk kedisiplinan siswa . Masalah yang terdapat dalam penelitian ini yaitu kurangnya komunikasi antara guru dan orang tua, yang berdampak pada penurunan kedisiplinan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data dengan teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumen. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi data, dan member checking. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. untuk menganalisis data peneliti menggunakan triangulasi data. Dari penelitian ini, didapatkan data bahwa komunikasi merupakan sesuatu yang penting untuk membentuk kedisiplinan siswa. Komunikasi dapat membantu guru menyelesaikan masalah kedisiplinan siswa ketika di sekolah maupun di rumah. Pentingnya kedisiplinan dapat menumbuhkan minat belajar siswa baik dalam menaati tata tertib maupun dalam mengerjakan tugasnya. Bentuk komunikasi yang telah dilakukan oleh guru dengan orang tua sebagai upaya dalam membentuk kedisiplinan siswa antara lain, melaporkan kegiatan siswa melalui buku kendali, melaporkan perkembangan anak melalui pesan whatsapp, dan mengadakan pertemuan dengan orang tua ketika pembagian rapor siswa. Adapun faktor yang mendukung keberhasilan komunikasi diantarnya keaktifan orang tua dalam melaporkan perkembangan anak, sarana dan prasarana dari sekolah, juga kemudahan media komunikasi untuk dapat mengkomunikasikan perkembangan anak. Adapun faktor yang menghambat dari proses komunikasi ini adalah kurangnya kontrol dari orang tua dalam mengawasi anak dan keadaan keluarga yang tidak harmonis.