Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Tafsir Maqāṣidī
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Akhlak Berpakaian Muslimah dalam Al-Qur’an: Studi Tafsir Maqasidi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji akhlak berpakaian muslimah dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir maqāṣidī. Hal ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi di era modern yang turut memengaruhi dunia fashion, sehingga mendorong terjadinya pergeseran antara tren berpakaian muslimah yang cenderung lebih menekankan aspek estetika dan gaya dibandingkan nilai-nilai syariat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan (library research) untuk membatasi kajian serta memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang akhlak berpakaian muslimah dalam Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak berpakaian muslimah dalam Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga mengandung dimensi moral dan spiritual yang mendalam. Prinsip tersebut meliputi kewajiban menutup aurat, tidak ketat dan transparan, menjaga kesederhanaan, serta menghindari tabarruj. Dalam analisis maqāṣidī, ketentuan berpakaian mencerminkan tujuan syariat yang komprehensif, yaitu menjaga agama (ḥifẓ al-dīn), menjaga jiwa (ḥifẓ al-nafs), dan menjaga keturunan (ḥifẓ al-nasl). Selain itu, nilai-nilai fundamental yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut meliputi nilai ketakwaan (at-taqwā), tanggung jawab (al-mas’ūliyyah), dan kebebasan (al-ḥurriyyah) yang bersifat terarah dan bertanggung jawab.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Akhlak Tabayyun dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Maqashidi atas Ayat-Ayat Tabayyun

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemajuan teknologi informasi pada era digital telah memunculkan berbagai persoalan etika dalam komunikasi, seperti penyebaran hoaks, misinformasi, dan ujaran kebencian. Fenomena ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip verifikasi informasi dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep akhlak tabayyun dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir maqāṣidī, serta menjelaskan urgensinya dalam pembentukan etika komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang menjadikan Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir sebagai sumber utama, serta didukung oleh berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabayyun tidak hanya dipahami sebagai proses verifikasi secara teknis, tetapi juga sebagai prinsip akhlak yang berorientasi pada tujuan-tujuan syariat (maqāṣid al-syarī‘ah), seperti menjaga akal, kehormatan, dan stabilitas sosial. Oleh karena itu, internalisasi nilai-nilai tabayyun menjadi kebutuhan yang mendasar dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail