Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

27 hasil
Penulis: FEBRI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ADIKSI JUDI ONLINE TERHADAP PENURUNAN INTERAKSI SOSIAL DAN PERILAKU AGRESIF REMAJA DI DESA ADIREJO

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adiksi judi online terhadap penurunan interaksi sosial dan perilaku agresif remaja Disalah satu desa di Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif dan desain korelasional ex post facto, dengan jumlah sampel sebanyak 246 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan Skala Gambling Urge Scale (GUS) untuk adiksi judi online serta Social Skills Inventory (SSI) untuk interaksi sosial dan Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) untuk perilaku agresif yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adiksi judi online berpengaruh signifikan terhadap interaksi sosial dan perilaku agresif dengan nilai signifikansi 0,05. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa adiksi judi online memberikan kontribusi sebesar 27,9% terhadap interaksi sosial dan 33,3% terhadap perilaku agresif . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa judi online memiliki dampak negatif terhadap kondisi sosial dan emosional remaja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ADIKSI JUDI ONLINE TERHADAP PENURUNAN INTERAKSI SOSIAL DAN PERILAKU AGRESIF REMAJA DI DESA ADIREJO

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adiksi judi online terhadap penurunan interaksi sosial dan perilaku agresif remaja Disalah satu desa di Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif dan desain korelasional ex post facto, dengan jumlah sampel sebanyak 246 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan Skala Gambling Urge Scale (GUS) untuk adiksi judi online serta Social Skills Inventory (SSI) untuk interaksi sosial dan Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) untuk perilaku agresif yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adiksi judi online berpengaruh signifikan terhadap interaksi sosial dan perilaku agresif dengan nilai signifikansi 0,05. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa adiksi judi online memberikan kontribusi sebesar 27,9% terhadap interaksi sosial dan 33,3% terhadap perilaku agresif . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa judi online memiliki dampak negatif terhadap kondisi sosial dan emosional remaja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA BONEKA TANGAN SEBAGAI STRATEGI MANAJEMEN KELAS DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK DI KELOMPOK BERMAIN NUSA INDAH MA’ARIF

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kurniasari, Febri. PENGEMBANGAN MEDIA BONEKA TANGAN SEBAGAI STRATEGI MANAJEMEN KELAS DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK DI KELOMPOK BERMAIN NUSA INDAH MA’ARIF Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media boneka tangan dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 3–4 tahun melalui metode bercerita di Kelompok Bermain Nusa Indah Ma’arif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan media, uji coba, revisi, dan uji coba lapangan. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa anak sebelum penggunaan media boneka tangan masih tergolong rendah dengan nilai rata-rata 55,2. Sebagian besar anak berada pada kategori belum berkembang dan mulai berkembang. Setelah penerapan media boneka tangan melalui metode bercerita, kemampuan bahasa anak mengalami peningkatan yang signifikan dengan nilai rata-rata mencapai 78,6 atau meningkat sebesar 23,4 poin. Selain itu, terjadi peningkatan pada kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik, serta penurunan pada kategori kemampuan rendah. Penggunaan media boneka tangan juga terbukti mampu meningkatkan keaktifan berbicara anak sebesar 87%, kemampuan menyusun kalimat sederhana sebesar 80%, dan penguasaan kosakata sebesar 93%. Sebanyak 93,3% anak mengalami peningkatan kemampuan bahasa secara signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media boneka tangan melalui metode bercerita efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 3–4 tahun. Media ini mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi. Kata Kunci : Media Boneka Tangan, Kemampuan Bahasa, Anak Usia Dini, Metode Bercerita, R&D.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA BONEKA TANGAN SEBAGAI STRATEGI MANAJEMEN KELAS DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK DI KELOMPOK BERMAIN NUSA INDAH MA’ARIF

2026•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Kurniasari, Febri. PENGEMBANGAN MEDIA BONEKA TANGAN SEBAGAI STRATEGI MANAJEMEN KELAS DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK DI KELOMPOK BERMAIN NUSA INDAH MA’ARIF Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media boneka tangan dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 3–4 tahun melalui metode bercerita di Kelompok Bermain Nusa Indah Ma’arif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan media, uji coba, revisi, dan uji coba lapangan. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa anak sebelum penggunaan media boneka tangan masih tergolong rendah dengan nilai rata-rata 55,2. Sebagian besar anak berada pada kategori belum berkembang dan mulai berkembang. Setelah penerapan media boneka tangan melalui metode bercerita, kemampuan bahasa anak mengalami peningkatan yang signifikan dengan nilai rata-rata mencapai 78,6 atau meningkat sebesar 23,4 poin. Selain itu, terjadi peningkatan pada kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik, serta penurunan pada kategori kemampuan rendah. Penggunaan media boneka tangan juga terbukti mampu meningkatkan keaktifan berbicara anak sebesar 87%, kemampuan menyusun kalimat sederhana sebesar 80%, dan penguasaan kosakata sebesar 93%. Sebanyak 93,3% anak mengalami peningkatan kemampuan bahasa secara signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media boneka tangan melalui metode bercerita efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 3–4 tahun. Media ini mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi. Kata Kunci : Media Boneka Tangan, Kemampuan Bahasa, Anak Usia Dini, Metode Bercerita, R&D.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektifitas Media Amplop Bergambar Dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Pada Pelajaran IPAS dikelas IVA Mi.Miftahul Ulum

2026•Koleksi Perpustakaan

. Proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di MI Miftahul Ulum menunjukkan kurangnya keterlibatan siswa. Hal ini disebabkan oleh pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centered) dan keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran yang variative, sehingga rendahnya berpikir kritis. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media amplop bergambar serta menganalisis kontribusinya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 4A MI Miftahul Ulum Kecamatan Braja Selebah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, melibatkan satu guru kelas 4A, kepala sekolah, dan siswa kelas 4A sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media amplop bergambar mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan, ditandai dengan keaktifan dalam mengamati, berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta kemampuan dalam mengidentifikasi masalah, memberikan alasan logis, dan menarik kesimpulan. Selain itu, media ini juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan menyenangkan. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh faktor kualitas media, kesiapan guru, serta keterbatasan sarana pendukung. Kesimpulannya, media amplop bergambar merupakan alternatif inovatif yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS, serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis visual yang sederhana, kontekstual, dan adaptif terhadap kondisi madrasah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Media Pembelajaran Interaktif Duck Race Pada Website Online Stopwatch Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang memanfaatkan media pembelajaran interaktif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keaktifan, perhatian, dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran interaktif Duck Race pada website Online Stopwatch, menganalisis perubahan motivasi belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, dengan subjek penelitian siswa kelas VII SMP Islam Plus Hidayatut Thullab Lampung Tengah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif Duck Race mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, motivasi belajar siswa mulai meningkat namun belum merata, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan yang ditunjukkan oleh meningkatnya keaktifan, perhatian, antusiasme, serta partisipasi siswa dalam pembelajaran. Selain itu, penggunaan media ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menarik, dan menyenangkan. Keberhasilan penerapan media pembelajaran ini didukung oleh ketersediaan fasilitas teknologi, kreativitas guru, serta antusiasme siswa. Namun demikian, terdapat kendala dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kestabilan jaringan internet. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif Duck Race dapat menjadi alternatif inovatif yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Kelas IV SDNU Metro

2026•Koleksi Perpustakaan

Penggunaan gadget di kalangan siswa sekolah dasar meningkat pesat seiring perkembangan teknologi digital. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap konsentrasi belajar siswa, terutama pada jenjang pendidikan dasar yang merupakan masa kritis pembentukan kebiasaan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa kelas IV SDNU Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah siswa kelas IVB sebanyak 24 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa (r = -0,862; p 0,001). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,743 menunjukkan bahwa penggunaan gadget memberikan kontribusi sebesar 74,3% terhadap konsentrasi belajar siswa. Persamaan regresi yang diperoleh adalah y =31,016 - 0,881X, yang berarti setiap peningkatan satu unit skor penggunaan gadget akan menurunkan konsentrasi belajar sebesar 0,881 unit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa kelas IV SDNU Metro, Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengawasan dan pembatasan waktu penggunaan gadget oleh orang tua dan guru.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Kelas IV SDNU Metro

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan gadget di kalangan siswa sekolah dasar meningkat pesat seiring perkembangan teknologi digital. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap konsentrasi belajar siswa, terutama pada jenjang pendidikan dasar yang merupakan masa kritis pembentukan kebiasaan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa kelas IV SDNU Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah siswa kelas IVB sebanyak 24 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa (r = -0,862; p 0,001). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,743 menunjukkan bahwa penggunaan gadget memberikan kontribusi sebesar 74,3% terhadap konsentrasi belajar siswa. Persamaan regresi yang diperoleh adalah y =31,016 - 0,881X, yang berarti setiap peningkatan satu unit skor penggunaan gadget akan menurunkan konsentrasi belajar sebesar 0,881 unit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa kelas IV SDNU Metro, Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengawasan dan pembatasan waktu penggunaan gadget oleh orang tua dan guru.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektifitas Media Amplop Bergambar Dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Pada Pelajaran IPAS dikelas IVA Mi.Miftahul Ulum

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

. Proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di MI Miftahul Ulum menunjukkan kurangnya keterlibatan siswa. Hal ini disebabkan oleh pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centered) dan keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran yang variative, sehingga rendahnya berpikir kritis. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media amplop bergambar serta menganalisis kontribusinya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 4A MI Miftahul Ulum Kecamatan Braja Selebah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, melibatkan satu guru kelas 4A, kepala sekolah, dan siswa kelas 4A sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media amplop bergambar mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan, ditandai dengan keaktifan dalam mengamati, berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta kemampuan dalam mengidentifikasi masalah, memberikan alasan logis, dan menarik kesimpulan. Selain itu, media ini juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan menyenangkan. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh faktor kualitas media, kesiapan guru, serta keterbatasan sarana pendukung. Kesimpulannya, media amplop bergambar merupakan alternatif inovatif yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS, serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis visual yang sederhana, kontekstual, dan adaptif terhadap kondisi madrasah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Media Pembelajaran Interaktif Duck Race Pada Website Online Stopwatch Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang memanfaatkan media pembelajaran interaktif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keaktifan, perhatian, dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran interaktif Duck Race pada website Online Stopwatch, menganalisis perubahan motivasi belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, dengan subjek penelitian siswa kelas VII SMP Islam Plus Hidayatut Thullab Lampung Tengah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif Duck Race mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, motivasi belajar siswa mulai meningkat namun belum merata, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan yang ditunjukkan oleh meningkatnya keaktifan, perhatian, antusiasme, serta partisipasi siswa dalam pembelajaran. Selain itu, penggunaan media ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menarik, dan menyenangkan. Keberhasilan penerapan media pembelajaran ini didukung oleh ketersediaan fasilitas teknologi, kreativitas guru, serta antusiasme siswa. Namun demikian, terdapat kendala dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kestabilan jaringan internet. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif Duck Race dapat menjadi alternatif inovatif yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan alat evaluasi berbasis word wall untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan pancasila

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemilihan alat evaluasi ini memiliki pertimbangan. Misalnya, materi pelajaran, sarana atau fasilittas yang tersedia di sekolah. Sehingga, tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai. Hal tersebut dapat di fasilitasi dengan mengembangkan alat evaluasi berbasis Wordwall di pelajaran pendidikan pancasila pada materi nilai-nilai pancasila. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluation). Subjek penelitian ini dilakukan pada 23peserta didik kelas III A MI NU Metro Lampung. Validasi oleh pakar materi dan media memastikan isi yang relevan serta tampilan yang efektif, sehingga materi lebih menarik bagi pengguna dan menghasilkan nilai kelayakn yang tinggi, yaitu 94% oleh pakar media dan 82% dari pakar materi. Uji coba dengan siswa menunjukan peningkatan hasil belajar yang signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 75% (pre-test) menjadi 88% (post-test). Masukan dari guru dan siswa menunjukan bahwa alat evaluasi berbasis Wordwall praktis, efektif, dan menarik. Dan dapat dinyatakan “Sangat Layak” digunakan pada peserta didik kelas III A MI NU Metro untuk meningkatkan hasil belajar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis strategi pemasaran produk tabungan idul Fitri dalam meningkatkan jumlah anggota ( studi KSPPS BMT ARTHA BUANA metro cabang mulyojati tahun 2024)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Strategi pemasaran merupakan serangkaian langkah terencana yang dilakukan untuk mempromosikan dan mendistribusikan produk kepada konsumen dengan tujuan meningkatkan daya tarik dan jumlah anggota. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi masyarakat terhadap produk Tabungan Idul Fitri di KSPPS BMT Artha Buana Metro Cabang Mulyojati, meskipun produk ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) serta membantu masyarakat dalam merencanakan kebutuhan Hari Raya. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana strategi pemasaran yang diterapkan dapat meningkatkan jumlah anggota produk tersebut. Penelitian ini menggunakan teori bauran pemasaran 4P (Product, Price, Place, Promotion) untuk menganalisis strategi yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, serta dilengkapi observasi dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data menggunakan induktif melalui tahapan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi untuk menguji keabsahan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran 4P mampu meningkatkan jumlah anggota Tabungan Idul Fitri secara bertahap, dari 167 orang pada tahun 2022 menjadi 215 orang pada tahun 2024. Walaupun peningkatan jumlah anggota belum signifikan, strategi ini cukup baik dalam mempertahankan loyalitas anggota lama serta menarik anggota baru. Penelitian ini menyarankan agar KSPPS BMT Artha Buana Metro Cabang Mulyojati lebih mengoptimalkan aspek promosi digital dan memperluas jaringan distribusi produk untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas serta meningkatkan daya tarik program tabungan serupa di masa mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan alat evaluasi berbasis word wall untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan pancasila

2025•Koleksi Perpustakaan

Pemilihan alat evaluasi ini memiliki pertimbangan. Misalnya, materi pelajaran, sarana atau fasilittas yang tersedia di sekolah. Sehingga, tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai. Hal tersebut dapat di fasilitasi dengan mengembangkan alat evaluasi berbasis Wordwall di pelajaran pendidikan pancasila pada materi nilai-nilai pancasila. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluation). Subjek penelitian ini dilakukan pada 23peserta didik kelas III A MI NU Metro Lampung. Validasi oleh pakar materi dan media memastikan isi yang relevan serta tampilan yang efektif, sehingga materi lebih menarik bagi pengguna dan menghasilkan nilai kelayakn yang tinggi, yaitu 94% oleh pakar media dan 82% dari pakar materi. Uji coba dengan siswa menunjukan peningkatan hasil belajar yang signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 75% (pre-test) menjadi 88% (post-test). Masukan dari guru dan siswa menunjukan bahwa alat evaluasi berbasis Wordwall praktis, efektif, dan menarik. Dan dapat dinyatakan “Sangat Layak” digunakan pada peserta didik kelas III A MI NU Metro untuk meningkatkan hasil belajar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

analisis strategi pemasaran produk tabungan idul Fitri dalam meningkatkan jumlah anggota ( studi KSPPS BMT ARTHA BUANA metro cabang mulyojati tahun 2024)

2025•Koleksi Perpustakaan

Strategi pemasaran merupakan serangkaian langkah terencana yang dilakukan untuk mempromosikan dan mendistribusikan produk kepada konsumen dengan tujuan meningkatkan daya tarik dan jumlah anggota. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi masyarakat terhadap produk Tabungan Idul Fitri di KSPPS BMT Artha Buana Metro Cabang Mulyojati, meskipun produk ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) serta membantu masyarakat dalam merencanakan kebutuhan Hari Raya. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana strategi pemasaran yang diterapkan dapat meningkatkan jumlah anggota produk tersebut. Penelitian ini menggunakan teori bauran pemasaran 4P (Product, Price, Place, Promotion) untuk menganalisis strategi yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, serta dilengkapi observasi dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data menggunakan induktif melalui tahapan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi untuk menguji keabsahan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran 4P mampu meningkatkan jumlah anggota Tabungan Idul Fitri secara bertahap, dari 167 orang pada tahun 2022 menjadi 215 orang pada tahun 2024. Walaupun peningkatan jumlah anggota belum signifikan, strategi ini cukup baik dalam mempertahankan loyalitas anggota lama serta menarik anggota baru. Penelitian ini menyarankan agar KSPPS BMT Artha Buana Metro Cabang Mulyojati lebih mengoptimalkan aspek promosi digital dan memperluas jaringan distribusi produk untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas serta meningkatkan daya tarik program tabungan serupa di masa mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perspektif permensos no 20 tahun 2019 (studi didesa Menggala mas, Kecamatan Tulang Bawang Tengah)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas banyak mendapatkan keluhan dari KPM (kelompok penerima manfaat) karena untuk bahan pangan yang diberikan oleh KPM sudah ditentukan dan tidak bisa dipilih sesuai kemauan KPM, jadi sebagian KPM merasa membutuhkan bahan pokok lain namun yang didapat lain lagi. Selain itu, dalam pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tidak tepat sasaran dikarenakan masih banyak penerima BPNT yang berasal dari masyarakat mampu dan bahkan terdapat masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan tetapi tidak mendapatkan bantuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas dan untuk menganalisis apakah penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Permensos No.20 Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan sifat penelitiannya bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sehingga dapat di analisis dengan menggunakan teknik analisis yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa 1) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas belum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan saja dan hanya mengurangi beban pengeluaran yang sebelumnya pengeluaran untuk bahan pokok bisa dialihkan dengan memenuhi kebutuhan lainnya. Dimana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya diberikan kepada masyarakat 3 bulan sekali saja bukan setiap bulan sehingga masyarakat merasa tetap belum terpenuhi kebutuhannya. 2) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 20 Tahun 2019. Dimana dalam hal memberikan bantuan tersebut sudah diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan BPNT. Penyaluran bantuan untuk orang penerima kartu manfaat (KPM) berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) telah sesuai ketentuan yang ada. Namun, kenyataan yang terjadi data tidak ditinjau ulang untuk menemukan kejanggalan apabila terdapat masyarakat yang tergolong sejahtera mendapatkan bantuan dan sebaliknya masyarakat miskin kadangkala tidak mendapatkan bantuan pangan non tunai karena pihak yang memverifikasi data tersebut hanya terpaku pada data yang ada tanpa melakukan pengawasan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perspektif permensos no 20 tahun 2019 (studi didesa Menggala mas, Kecamatan Tulang Bawang Tengah)

2024•Koleksi Perpustakaan

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas banyak mendapatkan keluhan dari KPM (kelompok penerima manfaat) karena untuk bahan pangan yang diberikan oleh KPM sudah ditentukan dan tidak bisa dipilih sesuai kemauan KPM, jadi sebagian KPM merasa membutuhkan bahan pokok lain namun yang didapat lain lagi. Selain itu, dalam pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tidak tepat sasaran dikarenakan masih banyak penerima BPNT yang berasal dari masyarakat mampu dan bahkan terdapat masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan tetapi tidak mendapatkan bantuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas dan untuk menganalisis apakah penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Permensos No.20 Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan sifat penelitiannya bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sehingga dapat di analisis dengan menggunakan teknik analisis yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa 1) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas belum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan saja dan hanya mengurangi beban pengeluaran yang sebelumnya pengeluaran untuk bahan pokok bisa dialihkan dengan memenuhi kebutuhan lainnya. Dimana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya diberikan kepada masyarakat 3 bulan sekali saja bukan setiap bulan sehingga masyarakat merasa tetap belum terpenuhi kebutuhannya. 2) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Menggala Mas sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 20 Tahun 2019. Dimana dalam hal memberikan bantuan tersebut sudah diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan BPNT. Penyaluran bantuan untuk orang penerima kartu manfaat (KPM) berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) telah sesuai ketentuan yang ada. Namun, kenyataan yang terjadi data tidak ditinjau ulang untuk menemukan kejanggalan apabila terdapat masyarakat yang tergolong sejahtera mendapatkan bantuan dan sebaliknya masyarakat miskin kadangkala tidak mendapatkan bantuan pangan non tunai karena pihak yang memverifikasi data tersebut hanya terpaku pada data yang ada tanpa melakukan pengawasan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Buku Ajar Kewirausahaan

2023•Koleksi Perpustakaan

Puji dan syukur kita persembahkan ke hadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya yang tak terhingga. Shalawat dan salam untuk Nabi Muhammmad SAW yang telah membawa umatnya menuju peradaban yang berilmu pengetahuan dan berakhlak mulia, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan “Buku Ajar Kewirausahaan”. Buku ini disusun sebagai salah satu bagian pendukung Penerapan Hibah Penelitian Produk Terapan berjudul Pengembangan Model Pelatihan Kewirausahaan Smart Entrepreneur Model bagi Mahasiswa Universitas Negeri Padang yang didanai oleh Kementrian Riset Teknologi Direktorat Perguruan Tinggi Tahun 2017 – 2018. Penulisan Buku ini banyak mendapatkan uluran tangan dari berbagai pihak terutama dari Kemenristek Dikti sebagai pendana dari penelitian yang dilakukan. Oleh karena itu, atas segala kemurahan hati dalam memudahkan penyelesaian Modul ini maka Penulis memohonkan kepada Allah SWT untuk diberikan rahmat serta karunia yang tidak terhingga. Akhir kata penulis memohonkan maaf atas segala kekhilafan dalam penulisan Modul ini, harapan penulis akan adanya kritikan yang membangun. © 2020 UNP Press

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Akuntansi Syariah pada Perbankan Syariah di Indonesia

2023•Koleksi Perpustakaan

Era digital saat ini yang memudahkan masyarakat mendapatkan akses informasi termasuk informasi mengenai perkembangan akuntansi serta pembaharuan yang terjadi. Berawal dari berdirinya bank syariah pertama kali pada tahun 1991, perkembangan perekonomian berbasis syariah di Indonesia berkembang pesat, melahirkan peraturan mengenai perbankan syariah serta pembaharuan mindset mengenai lembaga keuangan syariah di masyarakat. Buku ini akan membahas mengenai perkembangan akuntansi syariah sejak zaman Rasulullah Saw., bank syariah di Indonesia serta akad-akad syariah. Harapannya pembaca lebih memahami mengenai syariah mulai sejarah hingga implementasinya saat ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail