Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.587 karya publik ditemukan.

2026: 4482025: 2782024: 252023: 1122022: 2162020: 3022018: 12016: 180

"Pengajian Rutin Jamaah Yasin Ibu-ibu dalam Membangun Karakter Keagamaan di Lingkungan Masjid Darusallam Rumbia Lampung Tengah"

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran majelis taklim sebagai lembaga pendidikan non-formal dalam mengatasi rendahnya kesadaran beragama dan keharmonisan sosial di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran pengajian rutin jamaah Yasin ibu-ibu dalam membangun karakter keagamaan di Masjid Darusallam, Desa Reno Basuki, Kecamatan Rumbia. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pimpinan pengajian, ustadz, serta jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian rutin berhasil meberikan perubahan karakter jamaah melalui empat pilar utama: penguatan Akidah sebagai pondasi mental dalam rumah tangga; peningkatan kualitas Ibadah wajib dan sunnah yang berbasis pemahaman fikih; pembentukan Akhlak mulia dalam menjaga lisan dan etika berpakaian; serta aktualisasi Amaliah nyata melalui dzikir dan kesalehan sosial. Kontribusi penelitian ini memberikan model penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat (pendidikan non-formal) yang efektif bagi ibu rumah tangga dalam menciptakan ketahanan spiritual keluarga dan keharmonisan lingkungan sosial. Melalui integrasi dakwah lisan dan praktik tradisi keagamaan, majelis taklim terbukti mampu menjadi benteng moral di tengah dinamika perubahan zaman.

Peran Diklatsar dalam Membentuk Militansi dan Akhlak Kader Banser NU pada Diklatsar di Pondok Pesantren sunan Ampel Punggur

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

This study aims to describe and analyze the role of the Basic Education and Training (Diklatsar) of Barisan Ansor Serbaguna (Banser) in shaping the militancy and moral character of Nahdlatul Ulama (NU) cadres at SMA Pondok Pesantren Sunan Ampel Punggur. This research is motivated by the perception that Banser Diklatsar tends to emphasize physical training and semi-military discipline, thereby overlooking its role in value education, NU ideology, and moral development. The research problems focus on how Banser Diklatsar is implemented, how Islamic education values are internalized in the training process, and how Diklatsar contributes to the formation of cadre militancy and moral character. This study employs a qualitative approach using a descriptive-analytical method. Research data were collected through direct observation of Banser Diklatsar activities, in-depth interviews with Diklatsar participants, Banser instructors, pesantren administrators, and local NU officials, as well as documentation of relevant archives and organizational records. Data analysis was conducted using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Banser Diklatsar plays a significant role in fostering cadre militancy through the internalization of NU ideological values, discipline, organizational loyalty, and readiness to serve. In addition, Banser Diklatsar contributes to moral development through religious habituation, exemplary conduct of instructors, and the internalization of Islamic moral values (akhlaq al-karimah). Therefore, Banser Diklatsar functions as an integral medium of Islamic education in the NU cadreization process.

STRATEGI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM MENUMBUHKAN KEPERCAYAAN DIRI DAN MENGATASI INSECURE PADA SISWA MTs DARUL ULUM PANARAGAN JAYA DI ERA MEDIA SOSIAL

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran Akidah Akhlak yang tepat dalam menumbuhkan kepercayaan diri dan mengatasi insecure pada siswa MTs Darul Ulum Panaragan Jaya di era media sosial. Di era digital saat ini membawa perubahan terhadap pola interaksi sosial, fear of missing out, rendahnya harga diri, pembentukan identitas dan perkembangan moral peserta didik. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data mencakup proses reduksi data, display data (penyajian data), dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa banyak yang merasa tidak percaya diri dikarenakan media sosial. Strategi pembelajaran Akidah Akhlak yang diterapkan melalui pembelajaran inkuiri, pembiasaan akhlak positif, diskusi reflektif, mampu membantu siswa meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi rasa insecure. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak berperan penting sebagai sarana pembinaan karakter dan penguatan mental siswa di tengah gempuran era media sosial.

Implementasi Media Edukasi Berupa Pop Up Book Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1 SD NU Metro

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keterampilan membaca merupakan kompetensi fundamental yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan proses belajar peserta didik di sekolah dasar, terutama pada jenjang kelas awal. Berdasarkan hasil pengamatan di kelas I SDNU Metro, diketahui bahwa kemampuan membaca siswa masih berada pada kategori rendah, yang ditunjukkan melalui kesulitan dalam mengenal huruf dan bunyinya, menggabungkan huruf menjadi kata, serta memahami bacaan sederhana. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya variasi metode pembelajaran serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan media edukasi berbasis pop up book serta dampaknya terhadap peningkatan keterampilan membaca siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SD NU Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes awal dan tes akhir, serta dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop up book mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa. Dengan hasil t-test, diperoleh nilai t hitung sebesar 12,782 dengan df 52 dan nilai signifikasi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 dan lebih kecil dari 0,05, maka terdapat perbedaan keterampilan membaca siswa menggunakan media pop up book dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvesional pada siswa kelas 1 SDNU Metro.

Pengembangan Media Komik Edukasi Dalam Pembelajaran PKN Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik Kelas IV SD

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study addresses the limited use of innovative learning media in Civic Education (PKn)which affects students’ activeness and literacy skills in elementary schools. The research aimsto develop educational comic media in PKn learning and to examine its feasibility and students’responses in improving literacy skills. This study employed a Research and Development(R&D) method using the 4-D model, consisting of define, design, develop, and disseminatestages. The subjects of the study were fourth-grade students of SDNU Metro. Data werecollected through interviews with teachers and the school principal, material expert and mediaexpert validation questionnaires, and student response questionnaires. The findings indicate thatthe developed educational comic media is feasible to use based on material and media expertevaluations. Students' responses show a very positive category, particularly in increasinglearning interest, reading motivation, and understanding of Pancasila values. Therefore,educational comic media can serve as an effective alternative learning medium to supportliteracy improvement in Civic Education learning at the elementary school level.

Implementasi Nilai-Nilai Islam Melalui Dzikir Fida' untuk menumbuhkan Karakter Religius Jamaah Mushola Darussalamah Dusun v Renobasuki Kecamatan Rumbia

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study examines the implementation of Islamic values through dzikir fida’ in fostering the religious character of the congregation at Mushola Darussalamah, Dusun V, Reno Basuki Village, Rumbia District, Central Lampung Regency. Dzikir fida’, as a collective spiritual practice, is identified as an effective medium for strengthening faith, moral conduct, and daily behavior grounded in Islamic values, including i‘tiqādiyyah (creedal), khuluqiyyah (moral), and ‘amaliyyah (practical) dimensions. The research employs a qualitative field approach using purposive sampling. Data were collected through structured interviews, participant observation, and documentation involving dzikir leaders, congregation members, and community figures, with data validity ensured through source triangulation. The findings reveal that dzikir fida’, conducted congregationally every Wednesday night until Thursday with a structured sequence of supplications and the recitation of “lā ilāha illā Allāh” 70,000 times, significantly contributes to the development of religious character. Its impact is reflected in enhanced inner peace, strengthened social solidarity, and increased piety. The influence of the practice is evident across social aspects (reinforcing ukhuwah islāmiyyah), psychological aspects (reducing stress and fostering gratitude), and religious aspects (strengthening faith and discipline in worship). Nevertheless, challenges remain, particularly the limited participation of younger generations, which calls for more intensive outreach and promotion. This study contributes to the discourse on character education rooted in spiritual and cultural traditions and offers recommendations for expanding dzikir fida’ as a moral and spiritual intervention within society.

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK ETIKA SISWA DI GTENGAH FEMOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA PENGGUNAAN TIKTOK ( STUDI DI SMA DARUSSALAM)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang dipicu oleh penggunaan media sosial, khususnya TikTok, telah menimbulkan permasalahan etis di kalangan siswa, seperti ketergantungan pada media digital, orientasi berlebihan pada pengakuan sosial, serta perubahan sikap, tutur kata, dan perilaku di lingkungan sekolah. Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan serius dalam pembentukan etika siswa di era digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk dan menginternalisasikan etika Islami siswa di tengah fenomena FOMO pada penggunaan TikTok di SMA Darussalam Adijaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PAI dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan pengontrol moral dalam membentuk etika siswa. Guru PAI mengintegrasikan nilai-nilai etika Islam, seperti adab bermedia sosial, tanggung jawab, kesederhanaan, dan pengendalian diri, baik dalam proses pembelajaran maupun kegiatan keagamaan sekolah. Selain itu, penguatan etika dilakukan melalui nasihat, pembiasaan, serta pendekatan persuasif agar siswa mampu mengelola penggunaan TikTok secara bijak dan proporsional. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan peran guru PAI sangat penting sebagai benteng moral siswa dalam menghadapi arus budaya digital, sehingga sekolah perlu mendukung pengintegrasian literasi digital berbasis nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PAI secara berkelanjutan.

Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Melalui Permainan Tradisional di RA Athfalul Huda Guppi Desa Qurnia Mataram

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendidikan akhlak memegang peran penting dalam pembentukan karakter anak usia dini karena akhlak yang baik menjadi fondasi perilaku mulia dan terciptanya kehidupan sosial yang harmonis. Pada usia emas, anak sangat peka terhadap rangsangan nilai, sikap, dan kebiasaan dari lingkungan sekitarnya. Namun, pendidikan akhlak di lembaga RA seringkali disampaikan secara verbal atau hafalan, sehingga kurang efektif dalam menginternalisasi nilai moral. Anak usia dini lebih mudah memahami nilai melalui pengalaman konkret dan aktivitas bermain. Permainan tradisional seperti Cublak-Cublak Suweng, Gobak Sodor, Petak Umpet, dan Dakon memiliki potensi tinggi sebagai media pembelajaran akhlak karena mengandung unsur kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, kesabaran, sportivitas, dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat interaksi sosial dan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain field research di RA Athfalul Huda GUPPI Desa Qurnia Mataram. Subjek penelitian terdiri atas kepala RA, guru, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman, melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai pendidikan akhlak melalui permainan tradisional berlangsung secara sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan. Anak-anak menanamkan nilai kejujuran, amanah, toleransi, kesabaran, tawadhu’, kasih sayang, dan rasa malu berbuat salah melalui pengalaman bermain, interaksi sosial, kepatuhan terhadap aturan, serta bimbingan guru sebagai fasilitator dan teladan. Perubahan perilaku anak juga terlihat di lingkungan rumah, menunjukkan transfer nilai yang efektif. Permainan tradisional terbukti menjadi strategi pedagogis yang menyenangkan dan relevan dalam pendidikan akhlak anak usia dini, selaras dengan nilai budaya lokal dan prinsip pendidikan Islam.

Pengembangan media komik edukatif dalam pendidikan kewarganegaraan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa.

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

This study addresses the limited use of innovative learning media in Civic Education (PKn)which affects students’ activeness and literacy skills in elementary schools. The research aimsto develop educational comic media in PKn learning and to examine its feasibility and students’responses in improving literacy skills. This study employed a Research and Development(R&D) method using the 4-D model, consisting of define, design, develop, and disseminatestages. The subjects of the study were fourth-grade students of SDNU Metro. Data werecollected through interviews with teachers and the school principal, material expert and mediaexpert validation questionnaires, and student response questionnaires. The findings indicate thatthe developed educational comic media is feasible to use based on material and media expertevaluations. Students' responses show a very positive category, particularly in increasinglearning interest, reading motivation, and understanding of Pancasila values. Therefore,educational comic media can serve as an effective alternative learning medium to supportliteracy improvement in Civic Education learning at the elementary school level.

Implementasi Media Edukasi Berupa Pop Up Book Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1 SD NU Metro

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Keterampilan membaca merupakan kompetensi fundamental yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan proses belajar peserta didik di sekolah dasar, terutama pada jenjang kelas awal. Berdasarkan hasil pengamatan di kelas I SDNU Metro, diketahui bahwa kemampuan membaca siswa masih berada pada kategori rendah, yang ditunjukkan melalui kesulitan dalam mengenal huruf dan bunyinya, menggabungkan huruf menjadi kata, serta memahami bacaan sederhana. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya variasi metode pembelajaran serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan media edukasi berbasis pop up book serta dampaknya terhadap peningkatan keterampilan membaca siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SD NU Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes awal dan tes akhir, serta dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop up book mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa. Dengan hasil t-test, diperoleh nilai t hitung sebesar 12,782 dengan df 52 dan nilai signifikasi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 dan lebih kecil dari 0,05, maka terdapat perbedaan keterampilan membaca siswa menggunakan media pop up book dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvesional pada siswa kelas 1 SDNU Metro.

Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Melalui Permainan Tradisional di RA Athfalul Huda Guppi Desa Qurnia Mataram

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pendidikan akhlak memegang peran penting dalam pembentukan karakter anak usia dini karena akhlak yang baik menjadi fondasi perilaku mulia dan terciptanya kehidupan sosial yang harmonis. Pada usia emas, anak sangat peka terhadap rangsangan nilai, sikap, dan kebiasaan dari lingkungan sekitarnya. Namun, pendidikan akhlak di lembaga RA seringkali disampaikan secara verbal atau hafalan, sehingga kurang efektif dalam menginternalisasi nilai moral. Anak usia dini lebih mudah memahami nilai melalui pengalaman konkret dan aktivitas bermain. Permainan tradisional seperti Cublak-Cublak Suweng, Gobak Sodor, Petak Umpet, dan Dakon memiliki potensi tinggi sebagai media pembelajaran akhlak karena mengandung unsur kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, kesabaran, sportivitas, dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat interaksi sosial dan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain field research di RA Athfalul Huda GUPPI Desa Qurnia Mataram. Subjek penelitian terdiri atas kepala RA, guru, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman, melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai pendidikan akhlak melalui permainan tradisional berlangsung secara sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan. Anak-anak menanamkan nilai kejujuran, amanah, toleransi, kesabaran, tawadhu’, kasih sayang, dan rasa malu berbuat salah melalui pengalaman bermain, interaksi sosial, kepatuhan terhadap aturan, serta bimbingan guru sebagai fasilitator dan teladan. Perubahan perilaku anak juga terlihat di lingkungan rumah, menunjukkan transfer nilai yang efektif. Permainan tradisional terbukti menjadi strategi pedagogis yang menyenangkan dan relevan dalam pendidikan akhlak anak usia dini, selaras dengan nilai budaya lokal dan prinsip pendidikan Islam.

Implementasi Nilai-Nilai Islam Melalui Dzikir Fida' untuk menumbuhkan Karakter Religius Jamaah Mushola Darussalamah Dusun v Renobasuki Kecamatan Rumbia

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

This study examines the implementation of Islamic values through dzikir fida’ in fostering the religious character of the congregation at Mushola Darussalamah, Dusun V, Reno Basuki Village, Rumbia District, Central Lampung Regency. Dzikir fida’, as a collective spiritual practice, is identified as an effective medium for strengthening faith, moral conduct, and daily behavior grounded in Islamic values, including i‘tiqādiyyah (creedal), khuluqiyyah (moral), and ‘amaliyyah (practical) dimensions. The research employs a qualitative field approach using purposive sampling. Data were collected through structured interviews, participant observation, and documentation involving dzikir leaders, congregation members, and community figures, with data validity ensured through source triangulation. The findings reveal that dzikir fida’, conducted congregationally every Wednesday night until Thursday with a structured sequence of supplications and the recitation of “lā ilāha illā Allāh” 70,000 times, significantly contributes to the development of religious character. Its impact is reflected in enhanced inner peace, strengthened social solidarity, and increased piety. The influence of the practice is evident across social aspects (reinforcing ukhuwah islāmiyyah), psychological aspects (reducing stress and fostering gratitude), and religious aspects (strengthening faith and discipline in worship). Nevertheless, challenges remain, particularly the limited participation of younger generations, which calls for more intensive outreach and promotion. This study contributes to the discourse on character education rooted in spiritual and cultural traditions and offers recommendations for expanding dzikir fida’ as a moral and spiritual intervention within society.

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK ETIKA SISWA DI GTENGAH FEMOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA PENGGUNAAN TIKTOK ( STUDI DI SMA DARUSSALAM)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang dipicu oleh penggunaan media sosial, khususnya TikTok, telah menimbulkan permasalahan etis di kalangan siswa, seperti ketergantungan pada media digital, orientasi berlebihan pada pengakuan sosial, serta perubahan sikap, tutur kata, dan perilaku di lingkungan sekolah. Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan serius dalam pembentukan etika siswa di era digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk dan menginternalisasikan etika Islami siswa di tengah fenomena FOMO pada penggunaan TikTok di SMA Darussalam Adijaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PAI dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan pengontrol moral dalam membentuk etika siswa. Guru PAI mengintegrasikan nilai-nilai etika Islam, seperti adab bermedia sosial, tanggung jawab, kesederhanaan, dan pengendalian diri, baik dalam proses pembelajaran maupun kegiatan keagamaan sekolah. Selain itu, penguatan etika dilakukan melalui nasihat, pembiasaan, serta pendekatan persuasif agar siswa mampu mengelola penggunaan TikTok secara bijak dan proporsional. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan peran guru PAI sangat penting sebagai benteng moral siswa dalam menghadapi arus budaya digital, sehingga sekolah perlu mendukung pengintegrasian literasi digital berbasis nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PAI secara berkelanjutan.

Dinamika Konflik Sosial dalam Pernikahan Antar Etnis Studi Kasus Pernikahan Suku Adat Jawa dan Lampung Di Sungkai Barat Lampung Utara

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas dinamika konflik sosial dalam pernikahan antar etnis Jawa–Lampung, faktor-faktor pemicu konflik, serta strategi adaptasi dan penyelesaian yang diterapkan oleh pasangan. Tujuan penelitian adalah memahami bagaimana perbedaan budaya, adat, dan kebiasaan sehari-hari memengaruhi hubungan pasangan dan keluarga besar, serta bagaimana konflik tersebut dikelola. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terkait adat istiadat kedua suku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik muncul akibat perbedaan pandangan mengenai peran gender, hierarki keluarga, cara menunjukkan rasa hormat, dan tata cara pelaksanaan upacara adat, yang diperparah oleh kurangnya toleransi sosial dan penilaian subjektif lingkungan sekitar. Strategi adaptasi yang dilakukan pasangan meliputi diskusi terbuka, saling memahami budaya pasangan, meminta saran anggota keluarga, dan menyesuaikan kebiasaan agar tercipta harmonisasi. Konflik yang dikelola dengan baik justru memperkuat hubungan, menumbuhkan pengertian, dan meningkatkan komitmen pasangan.

Internalisasi Nilai-Nilai Islam dalam tradisi suroan di Dusun Bumiasri, Desa Bumiharjo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tradisi Suroan merupakan budaya lokal masyarakat Jawa yang masih dilestarikan di Dusun Bumiasri Desa Bumiharjo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur dan mengandung nilai-nilai religius Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Islam serta pemahaman dan penghayatan masyarakat terhadap nilai akidah, ibadah, dan akhlak dalam tradisi Suroan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, melibatkan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Suroan telah mengalami transformasi makna dari sekadar tradisi budaya menjadi media dakwah kultural yang efektif. Proses internalisasi nilai Islam berlangsung secara bertahap melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Nilai akidah terinternalisasi melalui penguatan tauhid dalam doa bersama, nilai ibadah melalui pembiasaan tahlilan, sedekah, dan pengajian, serta nilai akhlak melalui praktik gotong royong, solidaritas, dan ukhuwah Islamiyah. Masyarakat tidak hanya memahami tradisi Suroan sebagai adat, tetapi menghayatinya sebagai aktivitas bernilai ibadah yang memberikan ketenangan batin dan memperkuat kesadaran beragama. Internalisasi nilai ini berdampak pada perubahan perilaku keagamaan dan sosial masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, tradisi Suroan terbukti mampu menjadi sarana harmonisasi antara ajaran Islam dan budaya lokal dalam membentuk karakter religius dan harmoni sosial masyarakat.

Pembentukan Karakter Religius Melalui Pencak Silat GASMI Seni Beladiri di Masjid Ar Rohman Kecamatan Metro Utara

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to analyze the process of developing religius character among students through GASMI martial arts training at Ar Rohman Mosque, Metro Utara District, and to identify the supporting and inhibiting factors influencing its implementation. The research was motivated by preliminary findings indicating that several students demonstrated low levels of religious understanding, ethical behavior, and discipline prior to joining GASMI training. Employing a qualitative approach with a descriptive field research design, data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving fifteen students selected using purposive sampling based on their limited religious background before participating in training activities. The findings reveal that the development of religious character is fostered through the integration of religious practices into the training process, including habitual prayers before training, participation in congregational prayer, weekly recitations, fasting prior to level advancement examinations, and the implementation of educational sanctions such as calling the or reciting for students who violate training regulations. Thematic analysis highlights the strengthening of several dimensions of religious character, including discipline, responsibility, independence, honesty, cooperation, humility, courage, and patience. These results demonstrate that GASMI martial arts function not only as a physical training activity but also as an effective medium for the internalization of Islamic values. This study concludes that a religious-oriented martial arts training model significantly contributes to shaping students’ religious character and recommends further research to explore its applicability and effectiveness in broader educational and community contexts.

PEMANFAATAN CHATBOT BERBASIS AI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The low level of students’ interest and engagement in learning Islamic Cultural History (Sejarah Kebudayaan Islam or SKI) remains a persistent issue, primarily due to the use of less varied teaching methods, despite the availability of technological facilities in madrasahs. This condition highlights the need for innovative learning media that align with the characteristics of learners in the digital era. This study aims to examine the use of Artificial Intelligence based chatbots as interactive learning media to enhance students’ understanding of SKI and to explore students’ learning experiences and perceptions of their use. The research employed a qualitative approach using a case study method conducted at MTs Manbaul Ulum Seputih Surabaya. Research participants were selected through purposive sampling and included SKI teachers, AI and Coding teachers, and the head of a ninth grade class. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that AI based chatbots function as supportive learning media that enhance interactivity, help students understand learning materials more concisely, and encourage active participation in the learning process. However, their use is not optimal without proper guidance and teacher facilitation. These findings emphasize the importance of pedagogically integrating AI based chatbots into SKI learning to improve students’ understanding while maintaining the internalization of Islamic values.

Internalisasi Nilai-Nilai pendidikan akhlak remaja Melalui tradisi Diba' Albarzanji Pada Komunitas As Sa'adah An Nahdliyah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai akhlak pada remaja melalui tradisi Diba' Al-Barzanji di Komunitas As-Sa'adah An-Nahdliyah di Kampung Nambah Dadi. Latar belakang penelitian ini berawal dari melemahnya akhlak remaja akibat pengaruh modernisasi dan media sosial. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini memaparkan bagaimana tradisi Diba' Al-Barzanji berfungsi sebagai pendidikan nonformal yang menanamkan nilai-nilai akhlak melalui tahapan transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Internalisasi terjadi melalui pemberian nasihat, keteladanan (uswatun hasanah), pembiasaan ibadah, serta pengalaman emosional-spiritual dalam pelantunan shalawat dan kisah-kisah Nabi Muhammad SAW. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku remaja, seperti peningkatan kesopanan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ajaran Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi keagamaan lokal memainkan peran penting dalam membentuk akhlak remaja di era modern.

Internalisasi Nilai-Nilai Islam dalam tradisi suroan di Dusun Bumiasri, Desa Bumiharjo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tradisi Suroan merupakan budaya lokal masyarakat Jawa yang masih dilestarikan di Dusun Bumiasri Desa Bumiharjo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur dan mengandung nilai-nilai religius Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Islam serta pemahaman dan penghayatan masyarakat terhadap nilai akidah, ibadah, dan akhlak dalam tradisi Suroan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, melibatkan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Suroan telah mengalami transformasi makna dari sekadar tradisi budaya menjadi media dakwah kultural yang efektif. Proses internalisasi nilai Islam berlangsung secara bertahap melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Nilai akidah terinternalisasi melalui penguatan tauhid dalam doa bersama, nilai ibadah melalui pembiasaan tahlilan, sedekah, dan pengajian, serta nilai akhlak melalui praktik gotong royong, solidaritas, dan ukhuwah Islamiyah. Masyarakat tidak hanya memahami tradisi Suroan sebagai adat, tetapi menghayatinya sebagai aktivitas bernilai ibadah yang memberikan ketenangan batin dan memperkuat kesadaran beragama. Internalisasi nilai ini berdampak pada perubahan perilaku keagamaan dan sosial masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, tradisi Suroan terbukti mampu menjadi sarana harmonisasi antara ajaran Islam dan budaya lokal dalam membentuk karakter religius dan harmoni sosial masyarakat.

Dinamika Konflik Sosial dalam Pernikahan Antar Etnis Studi Kasus Pernikahan Suku Adat Jawa dan Lampung Di Sungkai Barat Lampung Utara

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini membahas dinamika konflik sosial dalam pernikahan antar etnis Jawa–Lampung, faktor-faktor pemicu konflik, serta strategi adaptasi dan penyelesaian yang diterapkan oleh pasangan. Tujuan penelitian adalah memahami bagaimana perbedaan budaya, adat, dan kebiasaan sehari-hari memengaruhi hubungan pasangan dan keluarga besar, serta bagaimana konflik tersebut dikelola. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terkait adat istiadat kedua suku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik muncul akibat perbedaan pandangan mengenai peran gender, hierarki keluarga, cara menunjukkan rasa hormat, dan tata cara pelaksanaan upacara adat, yang diperparah oleh kurangnya toleransi sosial dan penilaian subjektif lingkungan sekitar. Strategi adaptasi yang dilakukan pasangan meliputi diskusi terbuka, saling memahami budaya pasangan, meminta saran anggota keluarga, dan menyesuaikan kebiasaan agar tercipta harmonisasi. Konflik yang dikelola dengan baik justru memperkuat hubungan, menumbuhkan pengertian, dan meningkatkan komitmen pasangan.