2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstract This study aims to analyze the planning, implementation, and evaluation of interactive technology-based media in Islamic Religious Education (PAI) learning at SMP Ma’arif 1 Metro and to examine its implications for students’ internalization of religious values. This research employs a qualitative descriptive field approach. Data were collected through observation, in-depth interviews with PAI teachers and seventh-grade students, and documentation. The findings indicate that interactive media such as animated videos, multimedia presentations, and digital quizzes (Quizizz and Kahoot) enhance students’ engagement, motivation, and conceptual understanding. More importantly, the use of interactive media supports the internalization of religious values through three stages: moral knowing, moral feeling, and moral action, as proposed by Thomas Lickona. Students demonstrate improved understanding of values such as honesty, responsibility, and tolerance, accompanied by reflective attitudes and practical application in classroom activities. However, the implementation still faces challenges, including limited technological infrastructure and varying levels of teachers’ digital competence. This study concludes that interactive technology-based media can serve as an effective pedagogical tool in strengthening both learning quality and religious character formation when supported by proper pedagogical guidance. Keywords: Interactive Media, Technology, Islamic Religious Education
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
This Study aims to analyze the implementation of the acceleration examination for first year dan intensive KMI classes at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Campus 8.the background of this research is based on the institutin’s need to align educational values in order to enhance learning quality and academic development. This effort is particularly important for new students,as they are still adapting to the education system and learning environment at Gontor.through participation in the structed programs implementend by the institution,students are nurtured to develop the spirit of becoming future leadears og the muslim community.teachers also play a significant role in guiding and mentoring students in pursuing knowledge as an act worship(thalabul ‘ilmi).this study employs a descriptive qualitative approach,with dta collected through interviews,observations, and documentation involving examiners,students,and academic administrators.the finding show that the implementation of the acceleration abilities at an early stage,although there are still challenges related to study time asjustment and participants’mental readiness.in general,this system contributs positively to improving student’s learning motivation and the efficiency of the learning process in the early classes.the study corludes that the implementation of the acceleration examination at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Campus 8 serves as an adaptive ecvaluation model for Islamic boarding school-based education and successfully instills education values grounded in the panca jiwa principles..
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tradisi Mapag Panganten merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Sunda yang masih lestari di Desa Banjar Kerta Rahayu, Lampung Tengah. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai rangkaian upacara penyambutan pengantin, tetapi juga mengandung nilai-nilai spiritual, sosial, dan religius yang mencerminkan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Islam dalam tradisi Mapag Panganten serta mengidentifikasi bentuk-bentuk nilai Islami yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, serta dokumentasi kegiatan tradisi Mapag Panganten. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mapag Panganten mengandung nilai-nilai Islam seperti nilai tauhid, adab dan akhlak, doa dan tawakal, ukhuwah Islamiyah, serta rasa syukur kepada Allah SWT. Proses internalisasi nilai-nilai terjadi melalui simbol-simbol ritual, doa, nasihat tokoh adat dan agama, serta keterlibatan masyarakat dalam setiap rangkaian acara. Tradisi ini menjadi sarana efektif dalam menanamkan ajaran Islam secara kultural kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mampu menjaga keseimbangan antara nilai agama dan budaya lokal. Mapag Panganten tidak hanya berfungsi sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai media pendidikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial masyarakat di Desa Banjar Kerta Rahayu.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This Study aims to analyze the implementation of the acceleration examination for first year dan intensive KMI classes at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Campus 8.the background of this research is based on the institutin’s need to align educational values in order to enhance learning quality and academic development. This effort is particularly important for new students,as they are still adapting to the education system and learning environment at Gontor.through participation in the structed programs implementend by the institution,students are nurtured to develop the spirit of becoming future leadears og the muslim community.teachers also play a significant role in guiding and mentoring students in pursuing knowledge as an act worship(thalabul ‘ilmi).this study employs a descriptive qualitative approach,with dta collected through interviews,observations, and documentation involving examiners,students,and academic administrators.the finding show that the implementation of the acceleration abilities at an early stage,although there are still challenges related to study time asjustment and participants’mental readiness.in general,this system contributs positively to improving student’s learning motivation and the efficiency of the learning process in the early classes.the study corludes that the implementation of the acceleration examination at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Campus 8 serves as an adaptive ecvaluation model for Islamic boarding school-based education and successfully instills education values grounded in the panca jiwa principles..
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran Akidah Akhlak yang tepat dan dapat membantu peserta didik memahami dan juga merasakan nilai-nilai akidah akhlak secara nyata. Serta dapat membantu peserta didik dalam belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian sosial, serta sikap religius. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajaran Akidah Akhlak di MTs Darul Ulum Panaragan Jaya saat ini masih banyak menggunakan metode konvensional, guru lebih banyak ceramah, sehingga siswa hanya tahu teorinya tapi belum benar-benar menghayati dan mempraktikkannya dalam tingkah laku sehari-hari. Kondisi ini menyebabkan sebagian peserta didik memahami materi secara teori, tetapi belum sepenuhnya terlihat dalam sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari dalam meningkatkan kedisiplinan, mengembangkan rasa syukur, serta menumbuhkan akhlak sosial. Peserta didik lebih sering menerima materi dari guru tanpa banyak kegiatan yang melibatkan mereka secara aktif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa mata pelajaran Akidah Akhlak berfungsi sebagai instrumen fundamental dalam membangun fondasi kepribadian peserta didik, khususnya jenjang Madrasah Tsanawiyah harus diupayakan melalui strategi yang berorientasi pada pembentukan karakter
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract This study aims to analyze the planning, implementation, and evaluation of interactive technology-based media in Islamic Religious Education (PAI) learning at SMP Ma’arif 1 Metro and to examine its implications for students’ internalization of religious values. This research employs a qualitative descriptive field approach. Data were collected through observation, in-depth interviews with PAI teachers and seventh-grade students, and documentation. The findings indicate that interactive media such as animated videos, multimedia presentations, and digital quizzes (Quizizz and Kahoot) enhance students’ engagement, motivation, and conceptual understanding. More importantly, the use of interactive media supports the internalization of religious values through three stages: moral knowing, moral feeling, and moral action, as proposed by Thomas Lickona. Students demonstrate improved understanding of values such as honesty, responsibility, and tolerance, accompanied by reflective attitudes and practical application in classroom activities. However, the implementation still faces challenges, including limited technological infrastructure and varying levels of teachers’ digital competence. This study concludes that interactive technology-based media can serve as an effective pedagogical tool in strengthening both learning quality and religious character formation when supported by proper pedagogical guidance. Keywords: Interactive Media, Technology, Islamic Religious Education
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The present study involved seventh-grade students from classes VII A and VII B at SMP Negeri 02 Abung Surakarta. In this context, vocabulary mastery was emphasized as a core element of English language learning, as it serves as the foundation for the development of key language skills, including reading, writing, and speaking. In this study, Wayground was employed as a gamified assessment tool in class VII A, whereas class VII B received instruction and assessment through conventional methods. The post-test results showed that students in class VII A obtained a higher mean score (89.05) compared to those in class VII B, who achieved a mean of 72.78. To examine the significance of this difference, an independent samples t-test assuming unequal variances (Welch’s t-test) was performed at the 0.05 significance level. The analysis revealed a t-value of 2.84, which was greater than the critical value of 2.06. The p-value (0.008) was lower than the significance level of 0.05, confirming that the difference was statistically significant. Therefore, the null hypothesis (H₀) was rejected, indicating that the use of Wayground as a gamified assessment tool resulted in a statistically significant difference in students’ English vocabulary mastery.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
The present study involved seventh-grade students from classes VII A and VII B at SMP Negeri 02 Abung Surakarta. In this context, vocabulary mastery was emphasized as a core element of English language learning, as it serves as the foundation for the development of key language skills, including reading, writing, and speaking. In this study, Wayground was employed as a gamified assessment tool in class VII A, whereas class VII B received instruction and assessment through conventional methods. The post-test results showed that students in class VII A obtained a higher mean score (89.05) compared to those in class VII B, who achieved a mean of 72.78. To examine the significance of this difference, an independent samples t-test assuming unequal variances (Welch’s t-test) was performed at the 0.05 significance level. The analysis revealed a t-value of 2.84, which was greater than the critical value of 2.06. The p-value (0.008) was lower than the significance level of 0.05, confirming that the difference was statistically significant. Therefore, the null hypothesis (H₀) was rejected, indicating that the use of Wayground as a gamified assessment tool resulted in a statistically significant difference in students’ English vocabulary mastery.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract This study aims to explore the strategies of Islamic Religious Education teachers in enhancing students’ intrinsic learning motivation through Game-Based Learning (GBL) assisted by sticky note media in teaching Asmaul Husna. The primary issue underlying this research is the dominance of conventional methods, particularly mechanistic memorization, which has led to low student engagement and limited intrinsic motivation in the classroom. This study employed a qualitative research design with a descriptive approach. The research subjects consisted of one Islamic Religious Education teacher and 21 third-grade students at MHM Dayamurni Excellent Islamic Elementary School. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The findings indicate that the implementation of Game-Based Learning (GBL) assisted by sticky note media significantly enhanced students’ intrinsic learning motivation, as reflected in increased interest, self-confidence, active participation, and enthusiasm during the learning process. The teacher’s structured, collaborative, and interactive strategy created an enjoyable and meaningful learning environment. Therefore, the use of GBL supported by simple media can serve as an effective alternative instructional strategy for improving students’ motivation in Islamic Religious Education at the elementary school level.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ajaran organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terhadap pembentukan karakter remaja di Desa Totokaton, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologis melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran PSHT yang berlandaskan Panca Dasar (persaudaraan, olahraga, bela diri, seni, dan kerohanian) berperan signifikan dalam membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, solidaritas, dan spiritualitas pada remaja. Partisipasi dalam kegiatan PSHT, seperti latihan bela diri, pengajian, kerja bakti, dan silaturahmi, terbukti mampu mengurangi perilaku menyimpang sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Kesimpulannya, PSHT tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan fisik, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif bagi generasi muda, serta memberikan kontribusi positif terhadap kehidupan sosial masyarakat desa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstract This study aims to explore the strategies of Islamic Religious Education teachers in enhancing students’ intrinsic learning motivation through Game-Based Learning (GBL) assisted by sticky note media in teaching Asmaul Husna. The primary issue underlying this research is the dominance of conventional methods, particularly mechanistic memorization, which has led to low student engagement and limited intrinsic motivation in the classroom. This study employed a qualitative research design with a descriptive approach. The research subjects consisted of one Islamic Religious Education teacher and 21 third-grade students at MHM Dayamurni Excellent Islamic Elementary School. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The findings indicate that the implementation of Game-Based Learning (GBL) assisted by sticky note media significantly enhanced students’ intrinsic learning motivation, as reflected in increased interest, self-confidence, active participation, and enthusiasm during the learning process. The teacher’s structured, collaborative, and interactive strategy created an enjoyable and meaningful learning environment. Therefore, the use of GBL supported by simple media can serve as an effective alternative instructional strategy for improving students’ motivation in Islamic Religious Education at the elementary school level.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ajaran organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terhadap pembentukan karakter remaja di Desa Totokaton, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologis melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran PSHT yang berlandaskan Panca Dasar (persaudaraan, olahraga, bela diri, seni, dan kerohanian) berperan signifikan dalam membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, solidaritas, dan spiritualitas pada remaja. Partisipasi dalam kegiatan PSHT, seperti latihan bela diri, pengajian, kerja bakti, dan silaturahmi, terbukti mampu mengurangi perilaku menyimpang sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Kesimpulannya, PSHT tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan fisik, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif bagi generasi muda, serta memberikan kontribusi positif terhadap kehidupan sosial masyarakat desa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media permainan ular tangga terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari minat belajar siswa pada materi lingkaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2×2. Adapun sampel 46 siswa kelas XI SMA Taruna Gajah Mada Metro, terdiri atas kelompok eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan angket minat belajar, kemudian dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah \left(F=82.631,\;p0.05\right). Siswa yang belajar dengan PBL berbantuan media ular tangga memiliki kemampuan pemecahan masalah lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar secara konvensional. Minat belajar juga berpengaruh signifikan\left(F=82.631,\;p0.05\right), di mana siswa dengan minat tinggi memiliki kemampuan lebih baik dibanding siswa dengan minat rendah. Tidak ditemukan interaksi signifikan antara model pembelajaran dan minat belajar (F\ =\ 0.394,\ \;\ p\ >\ 0.05). Dengan demikian, baik model PBL berbantuan media ular tangga maupun minat belajar secara mandiri berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project based learning (PjBL) yang terintegrasi dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan numerasi siswa pada materi aritmetika sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe NonEquivalent Control Group Design. Populasi penelitian dari salah satu SMA Swasta di kota Metro. Sampel terdiri atas 44 siswa kelas XI yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 22 siswa. Instrumen penelitian berupa tes numerasi pilihan ganda yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, serta uji Independent Sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (t(42) = −3,737; p = 0,001). Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,557 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,278 (kategori rendah). Disimpulkan bahwa integrasi PjBL dan RME efektif meningkatkan kemampuan numerasi siswa serta dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar matematika siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berbentuk nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII pada salah satu Sekolah Menengah Pertama swasta di Kabupaten Lampung Tengah, dengan sampel dua kelas yang dipilih secara purposive sampling, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan PMRI dan kelas kontrol dengan pembelajaran langsung. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar dan tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol pada minat dan hasil belajar matematika siswa. Pendekatan PMRI terbukti efektif meningkatkan minat belajar yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi aktif siswa dan efektif meningkatkan hasil belajar yang terlihat dari peningkatan kemampuan siswa dalam memodelkan dan menyelesaikan masalah kontekstual SPLDV.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran matematika pada materi operasi hitung bilangan cacah di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman konsep, kesalahan perhitungan, serta kurangnya motivasi belajar siswa akibat penggunaan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan permainan Sudoku terhadap kemampuan operasi hitung bilangan cacah siswa kelas V MI Wali Songo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain Pretest Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene Test), serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen dengan selisih rata-rata sebesar 23,48, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 5,32. Uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 ( 0,05) dengan selisih rata-rata sebesar 18,88. Dengan demikian, permainan Sudoku terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan cacah siswa. Hasil ini menegaskan bahwa integrasi permainan edukatif dapat menjadi strategi inovatif dalam pembelajaran matematika.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran matematika pada materi operasi hitung bilangan cacah di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman konsep, kesalahan perhitungan, serta kurangnya motivasi belajar siswa akibat penggunaan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan permainan Sudoku terhadap kemampuan operasi hitung bilangan cacah siswa kelas V MI Wali Songo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain Pretest Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene Test), serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen dengan selisih rata-rata sebesar 23,48, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 5,32. Uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 ( 0,05) dengan selisih rata-rata sebesar 18,88. Dengan demikian, permainan Sudoku terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan cacah siswa. Hasil ini menegaskan bahwa integrasi permainan edukatif dapat menjadi strategi inovatif dalam pembelajaran matematika.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project based learning (PjBL) yang terintegrasi dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan numerasi siswa pada materi aritmetika sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe NonEquivalent Control Group Design. Populasi penelitian dari salah satu SMA Swasta di kota Metro. Sampel terdiri atas 44 siswa kelas XI yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 22 siswa. Instrumen penelitian berupa tes numerasi pilihan ganda yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, serta uji Independent Sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (t(42) = −3,737; p = 0,001). Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,557 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,278 (kategori rendah). Disimpulkan bahwa integrasi PjBL dan RME efektif meningkatkan kemampuan numerasi siswa serta dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media permainan ular tangga terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari minat belajar siswa pada materi lingkaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2×2. Adapun sampel 46 siswa kelas XI SMA Taruna Gajah Mada Metro, terdiri atas kelompok eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan angket minat belajar, kemudian dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah \left(F=82.631,\;p0.05\right). Siswa yang belajar dengan PBL berbantuan media ular tangga memiliki kemampuan pemecahan masalah lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar secara konvensional. Minat belajar juga berpengaruh signifikan\left(F=82.631,\;p0.05\right), di mana siswa dengan minat tinggi memiliki kemampuan lebih baik dibanding siswa dengan minat rendah. Tidak ditemukan interaksi signifikan antara model pembelajaran dan minat belajar (F\ =\ 0.394,\ \;\ p\ >\ 0.05). Dengan demikian, baik model PBL berbantuan media ular tangga maupun minat belajar secara mandiri berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar matematika siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berbentuk nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII pada salah satu Sekolah Menengah Pertama swasta di Kabupaten Lampung Tengah, dengan sampel dua kelas yang dipilih secara purposive sampling, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan PMRI dan kelas kontrol dengan pembelajaran langsung. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar dan tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol pada minat dan hasil belajar matematika siswa. Pendekatan PMRI terbukti efektif meningkatkan minat belajar yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi aktif siswa dan efektif meningkatkan hasil belajar yang terlihat dari peningkatan kemampuan siswa dalam memodelkan dan menyelesaikan masalah kontekstual SPLDV.