Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project based learning (PjBL) yang terintegrasi dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan numerasi siswa pada materi aritmetika sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe NonEquivalent Control Group Design. Populasi penelitian dari salah satu SMA Swasta di kota Metro. Sampel terdiri atas 44 siswa kelas XI yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 22 siswa. Instrumen penelitian berupa tes numerasi pilihan ganda yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, serta uji Independent Sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (t(42) = −3,737; p = 0,001). Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,557 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,278 (kategori rendah). Disimpulkan bahwa integrasi PjBL dan RME efektif meningkatkan kemampuan numerasi siswa serta dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna.