Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

941 karya publik ditemukan.

2026: 2712025: 2092024: 72023: 582022: 1342021: 12020: 1832018: 12016: 66

تَأْثِيرُ وَسِيلَةِ الْمُتَقَاطِعَةِ بِاللُّغَةِ الْعَرَبِيَّةِ لِفَهْمِ قَوَاعِدِ عِلْمِ النَّحْوِ لَدَى الطُّلَّابِ

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

This stu y aims to examine the effect of using Arabic crossword puzzle media in improving students’ understanding of Arabic grammar (nahwu) rules at Darul Ma’arif Islamic Boarding School, East Lampung. The background of this research is based on the importance of education as a key factor in societal progress, as well as the significance of the Arabic language—particularly grammar (nahwu)—in understanding Islamic texts. However, the teaching of nahwu is still largely dominated by traditional methods such as lectures and memorization, which often result in low student participation and difficulties in applying grammatical rules in practice. The objective of this study is to measure the effectiveness of crossword puzzle media as an interactive learning tool in enhancing students’ understanding of grammar rules, focusing on Jurumiyah-level students. The study employs a quantitative experimental method using a pretest-posttest design. Data collection techniques include tests, questionnaires, observations, interviews, and documentation. The results show a significant improvement in students’ understanding, with the mean score increasing from 69.50 in the pretest to 85.50 in the posttest, with a statistically significant difference (Sig. = 0.000 0.05). In addition, the crossword puzzle media proved effective in increasing students’ learning motivation, enhancing participation, and developing critical thinking and classroo interaction skills. In conclusion, the use of crossword puzzle media is an effective method in teaching Arabic grammar, particularly in Islamic oarding school environments, as it combines educational and entertaining elements. This study contributes academically to the develop ent of Arabic language teaching methods through educational game-based learning. It also recommends broader use of interactive learning media a d suggests further research with larger samples and different educatio al levels to obtain more comprehensive results.

PERAN KELUARGA TERHADAP TANGGUNG JAWAB PADA ANAK ERA GLIBALISASI DI DESA SUMBER AGUNG

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstract The family is the most important institution in raising and developing children. The first place of education that children receive is the family. In fact, the family is the first foundation for children's growth and development, because the family is the place where children spend more or less of their lives. Character formation is also greatly determined by parents, especially during the growth period. The period that determines how character is formed. The aim of this research is to determine the role of the family in shaping children's character in the era of globalization in Sumber Agung Village. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. Meanwhile, the data sources that researchers use in this case are, first, primary data sources, second sources. The data collection technique uses methods: observation, interviews and documentation. The results obtained show that there is a role of parents in forming character in children, namely by using several methods such as providing direct examples, educating children from an early age and also making habits.

PERAN KELUARGA TERHADAP TANGGUNG JAWAB PADA ANAK ERA GLIBALISASI DI DESA SUMBER AGUNG

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract The family is the most important institution in raising and developing children. The first place of education that children receive is the family. In fact, the family is the first foundation for children's growth and development, because the family is the place where children spend more or less of their lives. Character formation is also greatly determined by parents, especially during the growth period. The period that determines how character is formed. The aim of this research is to determine the role of the family in shaping children's character in the era of globalization in Sumber Agung Village. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. Meanwhile, the data sources that researchers use in this case are, first, primary data sources, second sources. The data collection technique uses methods: observation, interviews and documentation. The results obtained show that there is a role of parents in forming character in children, namely by using several methods such as providing direct examples, educating children from an early age and also making habits.

Internalilasi Nilai-Nilai Moral Pada Anak Gen Z Melalui Pendidikan Agama Islam Pada Era Digitalisasi di SMA Wahid Hasyim Rumbia Lampung Tengah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan era digital memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan moral generasi Z sehingga sekolah perlu memperkuat internalisasi nilai melalui pembelajaran yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai moral melalui Pendidikan Agama Islam (PAI) pada peserta didik generasi Z di SMA Wahid Hasyim Rumbia. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moral berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi. Pada tahap transformasi, guru menyampaikan konsep kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan sopan santun secara eksplisit dalam pembelajaran. Pada tahap transaksi, siswa terlibat aktif dalam diskusi mengenai etika bermedia sosial dan perilaku sehari-hari. Pada tahap transinternalisasi, nilai diperkuat melalui pembiasaan seperti doa sebelum belajar, shalat berjamaah, penegakan tata tertib, dan keteladanan guru. Faktor pendukung berupa budaya religius sekolah, sedangkan hambatan utama berasal dari intensitas penggunaan media sosial dan inkonsistensi pengendalian diri siswa.

Pengaruh Paparan Konten Kecantikan TikTok terhadap Body Image Generasi Z: Mediasi Self-Esteem dan Moderasi Gender

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya intensitas penggunaan TikTok menyebabkan meningkatnya paparan konten kecantikan yang berpotensi memengaruhi cara Generasi Z menilai penampilan fisiknya. Interaksi yang berkelanjutan dengan representasi standar kecantikan ideal dapat membentuk body image melalui mekanisme perbandingan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh paparan konten kecantikan TikTok terhadap body image dengan menelaah peran self-esteem sebagai mediator serta gender sebagai moderator pada hubungan langsung tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan survei kuantitatif terhadap 326 mahasiswa Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner bentuk skala yang mengukur paparan konten kecantikan, self-esteem, dan body image, kemudian dianalisis dengan regresi menggunakan PROCESS Model 5. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh langsung yang signifikan antara paparan konten kecantikan dan body image. Akan tetapi, self-esteem tidak berperan sebagai mediator dan gender tidak terbukti memoderasi hubungan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pengaruh konten kecantikan TikTok terhadap body image terjadi secara langsung dan relatif seragam pada kedua gender.

Konseling kelompok dengan pendekatan behavior teknik modeling terhadap prilaku agresif santri yang di pengaruhi budaya senioritas di pondok pesantren

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku agresif santri di lingkungan pondok pesantren yang dipengaruhi budaya senioritas menjadi permasalahan serius yang memerlukan penanganan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan behavior teknik modeling dalam menurunkan perilaku agresif santri di Pondok Pesantren Walisongo. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Pretest- Posttest. Sebanyak 20 santri putra asrama Sunan Kalijogo yang teridentifikasi memiliki kecenderungan perilaku agresif dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil skrining Buss Aggression Scale. Sampel dibagi menjadi kelompok eksperimen (n = 10) dan kelompok kontrol (n = 10). Kelompok eksperimen mendapatkan empat sesi konseling kelompok behavior dengan teknik modeling masing-masing selama 45 menit, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 25 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, uji t sampel berpasangan, dan uji t sampel independen dengan koreksi Welch. Hasil penelitian menunjukkan penurunan skor perilaku agresif yang signifikan setelah intervensi (t(19) = -19,965, p 0,001), dengan rerata pretest 60,45 (SD = 7,13) dan rerata posttest 96,75 (SD = 3,14). Temuan ini mengonfirmasi bahwa konseling kelompok behavior dengan teknik modeling efektif dalam menurunkan perilaku agresif santri yang dipengaruhi budaya senioritas.

Pembatalan perjanjian jual beli dengan sistem pesanan pada bengkel las prespektif fatwa Dsn MUI/No.06/2000

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini mengkaji pembatalan perjanjian jual beli dengan sistem pesanan (akad istishna’) pada bengkel las Folding Gate Desa Mulyosari dalam perspektif Fatwa Dsn-Mui No. 06/2000. Tujuan penelitian adalah mengetahui penyebab pembatalan perjanjian secara sepihak oleh konsumen serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan fatwa. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatalan terjadi saat barang masih dalam proses produksi, sehingga menimbulkan kerugian bagi produsen karena bahan telah dibeli dan pekerjaan telah berjalan. Faktor penyebabnya kurangnya pemahaman dalam akad jual beli pesanan (Istishna), dan tidak adanya perjanjian tertulis rinci. Berdasarkan fatwa, pembatalan akad istishna’ hanya dibenarkan apabila disepakati kedua belah serta pembatalan harus persetujuan kedua belah pihak tanpa merugikan sepihak. Pembatalan sepihak yang merugikan produsen belum sesuai dengan prinsip pihak prinsip keadilan, kejelasan, dan saling ridha dalam transaksi. Kesimpulannya, praktik pembatalan tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan syariah. oleh karena itu, disarankan adanya perjanjian tertulis yang jelas, peningkatan pemahaman hukum syariah, serta penegasan sanksi atau ganti rugi untuk meminimalisir kerugian dan sengketa di masa mendatang.

Pembatalan perjanjian jual beli dengan sistem pesanan pada bengkel las prespektif fatwa Dsn MUI/No.06/2000

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pembatalan perjanjian jual beli dengan sistem pesanan (akad istishna’) pada bengkel las Folding Gate Desa Mulyosari dalam perspektif Fatwa Dsn-Mui No. 06/2000. Tujuan penelitian adalah mengetahui penyebab pembatalan perjanjian secara sepihak oleh konsumen serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan fatwa. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatalan terjadi saat barang masih dalam proses produksi, sehingga menimbulkan kerugian bagi produsen karena bahan telah dibeli dan pekerjaan telah berjalan. Faktor penyebabnya kurangnya pemahaman dalam akad jual beli pesanan (Istishna), dan tidak adanya perjanjian tertulis rinci. Berdasarkan fatwa, pembatalan akad istishna’ hanya dibenarkan apabila disepakati kedua belah serta pembatalan harus persetujuan kedua belah pihak tanpa merugikan sepihak. Pembatalan sepihak yang merugikan produsen belum sesuai dengan prinsip pihak prinsip keadilan, kejelasan, dan saling ridha dalam transaksi. Kesimpulannya, praktik pembatalan tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan syariah. oleh karena itu, disarankan adanya perjanjian tertulis yang jelas, peningkatan pemahaman hukum syariah, serta penegasan sanksi atau ganti rugi untuk meminimalisir kerugian dan sengketa di masa mendatang.

Analisis Nilai Akhlak Dan Sosial Dalam Tradisi Kenduri Di Kampung Negara Jaya

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tradisi tahlilan dan kenduri sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam yang berkembang dalam kehidupan sosial keagamaan. Di Kampung Negara Jaya, tradisi ini masih dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk ungkapan syukur, doa bersama, serta sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Pelaksanaannya tidak hanya berfungsi sebagai ritual adat dan keagamaan, tetapi juga mengandung nilai-nilai akhlak dan sosial yang sejalan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai akhlak dan sosial yang terkandung dalam tradisi tahlilan dan kenduri serta mengkaji perannya dalam pembentukan karakter masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tahlilan dan kenduri mengandung nilai-nilai akhlak seperti keikhlasan, adab, tanggung jawab, dan saling menghormati, serta nilai-nilai sosial berupa gotong royong, kebersamaan, solidaritas, dan silaturahmi. Nilai-nilai tersebut terinternalisasi melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa tradisi tahlilan dan kenduri berfungsi sebagai media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius dan memperkuat hubungan sosial masyarakat, serta menjadi bagian penting dari pelestarian kearifan lokal yang bernilai edukatif bagi generasi mendatang.

Strategi Guru PAI dalam menghadapi prilaku anonim siswa SMP Ma'arif 1 Metro

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dan interaksi sosial siswa, khususnya melalui media sosial. Namun, belum optimalnya penguatan etika digital dalam pendidikan menyebabkan munculnya reasoning gap, yakni kesenjangan antara kebebasan berekspresi dan kesadaran moral siswa, yang tercermin dalam perilaku anonim tanpa pertimbangan etika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi perilaku anonim pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Ma’arif 1 Kota Metro. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan siswa pengguna aktif media sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siswa aktif menggunakan berbagai platform media sosial, masih ditemukan interaksi negatif seperti ejekan, hinaan verbal, dan komentar tidak pantas yang mengarah pada perundungan siber ringan. Untuk mengatasinya, guru PAI menerapkan strategi berupa pembinaan moral, keteladanan, integrasi nilai-nilai Islam seperti konsep tabayyun dalam pembelajaran, konseling personal, serta kerja sama dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru PAI berperan penting dalam membentuk etika digital dan menanamkan akhlakul karimah melalui kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS RANAH AFEKTIF TAKSONOMI BLOOM UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP MODERASI BERAGAMA SISWA SMA NEGERI 1 RUMBIA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi pembelajaran PAI berbasis ranah afektif Taksonomi Bloom serta dampaknya dalam menumbuhkan sikap moderasi beragama siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Rumbia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI dan siswa yang mengikuti proses pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran PAI berbasis ranah afektif Taksonomi Bloom dilakukan melalui kegiatan pembiasaan sikap toleransi, keteladanan guru, dan diskusi reflektif. Pendekatan ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran pai serta membantu siswa memahami materi dalam hal sikap moderasi. Faktor pendukung dalam penerapan pendekatan ini antara lain kompetensi dan keteladanan guru, lingkungan sekolah yang kondusif, serta Partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran. Namun demikian, terdapat beberapa faktor penghambat seperti keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan latar belakang dan karakter siswa perbedaan, serta kurangnya kesadaran sebagian siswa terhadap pentingnya sikap moderasi.

Budaya dan Seni Dalam Pendidikan Agama Islam Melalui Interdisiplener Dalam Mengarjakan Nilai-Nilai Islam Melalui Seni dan Budaya

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract This study aims to examine the application of art and culture in Islamic Religious Education (PAI) learning through an interdisciplinary approach at SMA Al-Qur'an Tri Bhakti At-Taqwa. The main issue is the limited range of contextual learning methods in PAI, which tend to be theoretical and fail to address students' affective aspects and character development. Therefore, an innovative approach is needed to integrate Islamic values with art and culture elements relevant to students' lives. This research uses a qualitative, descriptive approach, drawing on observations, interviews with teachers and students, and documentation of learning activities. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that integrating art and culture into PAI learning enhances students' interest and participation and strengthens their understanding of Islamic values. The integration of art, such as religious music, calligraphy, and Islamic-themed performances, helps shape students' character to be moderate, tolerant, and virtuous. Thus, art and culture serve as an effective medium for shaping a holistic Islamic character relevant to the demands of the times within the school environment.

Marketing Funding Officer Berbasis Nilai Ahlussunnah wal Jamaah dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Pembiayaan Haji dan Umroh: Studi di BMT Artha Buana Kota Metro

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan dalam penelitian ini terletak pada belum optimalnya internalisasi nilai Ahlussunnah Wal Jamaah (ASWAJA) dalam strategi pemasaran oleh Marketing Funding Officer (MFO), sehingga nilai keagamaan belum terintegrasi secara sistematis dan belum mampu secara maksimal meningkatkan kepercayaan serta daya saing produk pembiayaan haji dan umroh.Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai ASWAJA dalam strategi pemasaran serta implikasinya terhadap daya saing produk pembiayaan haji dan umroh di BMT Artha Buana Kota Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap MFO, manajemen, dan nasabah yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis kebutuhan, peran MFO sebagai agen kepercayaan melalui pendekatan relasi sosial, serta keunggulan produk berupa kebijakan diskon menjadi faktor utama daya saing. Namun, internalisasi nilai ASWAJA masih bersifat implisit dan belum terstandarisasi dalam strategi pemasaran maupun evaluasi kinerja. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan daya saing memerlukan integrasi nilai ASWAJA secara sistematis serta optimalisasi peran MFO sebagai pendamping spiritual guna meningkatkan kepercayaan dan loyalitas anggota

Konseling kelompok dengan pendekatan behavior teknik modeling terhadap prilaku agresif santri yang di pengaruhi budaya senioritas di pondok pesantren

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perilaku agresif santri di lingkungan pondok pesantren yang dipengaruhi budaya senioritas menjadi permasalahan serius yang memerlukan penanganan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan behavior teknik modeling dalam menurunkan perilaku agresif santri di Pondok Pesantren Walisongo. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Pretest- Posttest. Sebanyak 20 santri putra asrama Sunan Kalijogo yang teridentifikasi memiliki kecenderungan perilaku agresif dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil skrining Buss Aggression Scale. Sampel dibagi menjadi kelompok eksperimen (n = 10) dan kelompok kontrol (n = 10). Kelompok eksperimen mendapatkan empat sesi konseling kelompok behavior dengan teknik modeling masing-masing selama 45 menit, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 25 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, uji t sampel berpasangan, dan uji t sampel independen dengan koreksi Welch. Hasil penelitian menunjukkan penurunan skor perilaku agresif yang signifikan setelah intervensi (t(19) = -19,965, p 0,001), dengan rerata pretest 60,45 (SD = 7,13) dan rerata posttest 96,75 (SD = 3,14). Temuan ini mengonfirmasi bahwa konseling kelompok behavior dengan teknik modeling efektif dalam menurunkan perilaku agresif santri yang dipengaruhi budaya senioritas.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS RANAH AFEKTIF TAKSONOMI BLOOM UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP MODERASI BERAGAMA SISWA SMA NEGERI 1 RUMBIA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi pembelajaran PAI berbasis ranah afektif Taksonomi Bloom serta dampaknya dalam menumbuhkan sikap moderasi beragama siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Rumbia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI dan siswa yang mengikuti proses pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran PAI berbasis ranah afektif Taksonomi Bloom dilakukan melalui kegiatan pembiasaan sikap toleransi, keteladanan guru, dan diskusi reflektif. Pendekatan ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran pai serta membantu siswa memahami materi dalam hal sikap moderasi. Faktor pendukung dalam penerapan pendekatan ini antara lain kompetensi dan keteladanan guru, lingkungan sekolah yang kondusif, serta Partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran. Namun demikian, terdapat beberapa faktor penghambat seperti keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan latar belakang dan karakter siswa perbedaan, serta kurangnya kesadaran sebagian siswa terhadap pentingnya sikap moderasi.

Analisis Nilai Akhlak Dan Sosial Dalam Tradisi Kenduri Di Kampung Negara Jaya

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tradisi tahlilan dan kenduri sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam yang berkembang dalam kehidupan sosial keagamaan. Di Kampung Negara Jaya, tradisi ini masih dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk ungkapan syukur, doa bersama, serta sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Pelaksanaannya tidak hanya berfungsi sebagai ritual adat dan keagamaan, tetapi juga mengandung nilai-nilai akhlak dan sosial yang sejalan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai akhlak dan sosial yang terkandung dalam tradisi tahlilan dan kenduri serta mengkaji perannya dalam pembentukan karakter masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tahlilan dan kenduri mengandung nilai-nilai akhlak seperti keikhlasan, adab, tanggung jawab, dan saling menghormati, serta nilai-nilai sosial berupa gotong royong, kebersamaan, solidaritas, dan silaturahmi. Nilai-nilai tersebut terinternalisasi melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa tradisi tahlilan dan kenduri berfungsi sebagai media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius dan memperkuat hubungan sosial masyarakat, serta menjadi bagian penting dari pelestarian kearifan lokal yang bernilai edukatif bagi generasi mendatang.

Strategi Guru PAI dalam menghadapi prilaku anonim siswa SMP Ma'arif 1 Metro

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dan interaksi sosial siswa, khususnya melalui media sosial. Namun, belum optimalnya penguatan etika digital dalam pendidikan menyebabkan munculnya reasoning gap, yakni kesenjangan antara kebebasan berekspresi dan kesadaran moral siswa, yang tercermin dalam perilaku anonim tanpa pertimbangan etika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi perilaku anonim pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Ma’arif 1 Kota Metro. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan siswa pengguna aktif media sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siswa aktif menggunakan berbagai platform media sosial, masih ditemukan interaksi negatif seperti ejekan, hinaan verbal, dan komentar tidak pantas yang mengarah pada perundungan siber ringan. Untuk mengatasinya, guru PAI menerapkan strategi berupa pembinaan moral, keteladanan, integrasi nilai-nilai Islam seperti konsep tabayyun dalam pembelajaran, konseling personal, serta kerja sama dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru PAI berperan penting dalam membentuk etika digital dan menanamkan akhlakul karimah melalui kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga.

Penerapan Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats ( SWOT ) dalam Menentukan Strategi Bisnis Kafi Mart Pondok Pesantren Wali Songo

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats (SWOT) dalam menentukan strategi bisnis Koperasi Kafi Mart Pondok Pesantren Wali Songo Sukajadi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terstruktur kepada pengelola, karyawan, santri, serta masyarakat sekitar, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kafi Mart memiliki kekuatan berupa captive market santri, lokasi strategis, dukungan pesantren, dan loyalitas pelanggan. Kelemahan utama terletak pada sistem manajemen yang belum terdigitalisasi dan keterbatasan variasi produk. Peluang pengembangan berasal dari tren ekonomi pesantren dan digitalisasi usaha, sedangkan ancaman berasal dari persaingan toko sekitar dan perubahan preferensi konsumen. Strategi yang direkomendasikan adalah penguatan manajemen digital, diversifikasi produk, dan peningkatan kualitas pelayanan. Penerapan analisis SWOT terbukti membantu koperasi dalam merumuskan strategi bisnis yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Analisis Hubungan antara Karakter Religius Dengan Kontrol Diri Pada Siswa Madrasah Aliyah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Religious character is widely recognized as an essential component in shaping students’ moral attitudes and behavioral regulation. In Islamic educational institutions such as Madrasah Aliyah, the internalization of religious values is expected to support the development of students’ self-control. Methods: This research applied a quantitative approach with a correlational design to explore the relationship between religious character and self-control. The population included students from grade X and XI at Madrasah Aliyah Wali Songo Sukajadi, Lampung Tengah. Based on the Slovin formula with a 5% margin of error, 155 students were selected as participants using a simple random sampling technique. Data were gathered through structured questionnaires based on a Likert scale measuring both variables. Prior to the main analysis, the instruments were tested for validity using Pearson correlation and for reliability using Cronbach’s Alpha. Statistical analysis was conducted using SPSS, including tests of normality, linearity, Pearson correlation, and simple linear regression. Results: The findings indicated that the data met the assumptions of normal distribution and linear relationship. Correlation analysis revealed a positive and statistically significant association between religious character and students’ self-control (r = 0.186, p = 0.008). The regression test also confirmed that religious character significantly predicted students’ self-control (F = 6.118, p = 0.014). Conclusion: These results suggest that students with stronger religious character tend to demonstrate better self-control. Strengthening religious values within educational practices may therefore contribute to improving students’ behavioral regulation and emotional management.

Penggunaan Metode Students Teams Achievement Divisions Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII SMP Pancasila Sidokerto Kecamatan Bumi Ratu Nuban Tahun 2025/2026

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract Education plays a role as the main foundation to grow the next generation who are able to build the country, with the hope of creating sustainable quality improvement. One approach that is in line with this spirit is cooperative learning, which according to experts such as Gunawan and Suprijono, is a structured group learning system that supports contextual learning. This study aims to determine the learning outcomes of students of Ikhsan Pancasila Bumi Ratu Nuban Junior High School, Central Lampung Regency using the STAD method. The research method used is Classroom Action Research (PTK) with STAD as the main strategy, carried out in two cycles each through four stages: planning, action, observation, and reflection of the theory developed by Kemmis Mc Taggart. Based on the findings at Ikhsan Pancasila Junior High School which was contained in the Pre-Cycle, there were students who did not pass the learning which reached 76%, then the teacher changed the learning method with the STAD method which was compiled as follows, The data collection technique applied in the first cycle started from the planning stage where the teacher prepared learning tools and student worksheets consisting of several questions and answer keys, then in the implementation of class actions was carried out In 1x meetings which are arranged in learning activities as usual using the STAD method with the arrangement of initial activities, core and closing activities where students get quite good learning results with details of 76% of students passing and 24% with the provision that 25 students pass and 8 students do not pass. Then it was developed again through the second cycle where the results obtained from the second cycle were more increased than the first cycle with the provision that the percentage of 93% of students graduated with a total of 31 students and 7% of students did not graduate with a total of 2 students. The results of this study include the condition of student learning outcomes using the application of the STAD method which greatly supports the increasing student learning outcomes. Keywords: Islamic Religious Education, STAD Learning Methods, Student Learning Outcomes. Abstract Pendidikan berperan sebagai fondasi utama untuk menumbuhkan generasi penerus yang mampu membangun negeri, dengan harapan terciptanya peningkatan kualitas yang berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang sejalan dengan semangat ini adalah pembelajaran kooperatif, yang menurut para ahli seperti Gunawan dan Suprijono, merupakan sistem belajar kelompok terstruktur yang mendukung pembelajaran kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa SMP Ikhsan Pancasila Bumi Ratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah dengan menggunakan metode STAD. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan STAD sebagai strategi utama, dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing melalui empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi teori tersebut dikembangkan oleh Kemmis Mc Taggart. Berdasarkan hasil temuan di SMP Ikhsan Pancasila yang dimuat dalam Pra Siklus terdapat siswa yang tidak lulus dalam pembelajaran yang mencapai 76% kemudian Guru merubah metode pembelajaran dengan metode STAD yang disusun sebagai berikut, Teknik pengumpulan data yang diterapkan pada siklus I dimulai dari tahap perencanaan yang dimana Guru menyipkan perangkat pembelajaran serta lembar kerja siswa yang terdiri dari beberapa soal dan kunci jawabanya kemudian dalam pelaksanaan tindak kelas dilakukan dalam 1x pertemuan yang di susun dalam kegiatan pembelajaran seperti biasanya dengan menggunakan metode STAD dengan susunan kegiatan awal, kegiatan inti dan penutup yang dimana siswa mendapatkan hasil belajar yang cukup baik dengan rincian 76% siswa lulus dan 24% dengan ketentuan 25 siswa lulus dan 8 siswa tidak lulus. Kemudian dikembangkan lagi melalui sisklus II yang dimana hasil yang didapat dari siklus II lebih meningkat dari sisklus pertama dengan ketentuan presentase 93% siswa lulus dengan jumlah siswa 31 dan 7% siswa tidak lulus dengan jumlah siswa 2 siswa. Hasil dari penelitian ini yang mencakup tentang kondisi hasil belajar siswa menggunakan penerapan metode STAD yang sangat mendukung hasil belajar siswa yang semakin meningkat. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Metode Pembelajaran STAD, Hasil Belajar Siswa.