2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tradisi keagamaan berperan sebagai sarana penting dalam penanaman nilai-nilai islam di dalam komunitas, tetapi mengalami transformasi sejalan dengan kemajuan modern dan teknologi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai islam dalam tradisi keagamaan masyarakat desa Bumiharjo, mendeskripsikan makna dan fungsi tradisi keagamaan sebagai media internalisasi nilai-nilai islam dalam kehidupan masyarakat, menganalisis perubahan praktik keagamaan masyarakat desa Bumiharjo dari segi bentuk, intensitas,dan partisipasi,serta mengkaji perbedaan respons antara generasi tua dan generasi muda dalam menjalankan tradisi keagamaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik etnografi untuk memahami makna praktik keagamaan dari sudut pandang data diperoleh melalui pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Temuan penelitian menunjukan bahwa tradisi keagamaan seperti, pengajian, yasinan, dan tahlilan tetap berperan penting sebagai sarana utama dalam menginternalisasikan nilai-nilai islam melalui proses hubilitasi, interaksi sosial, dan pengalaman bersama.Namun praktik keagamaan menunjukan adanya praktik keagamaan, menunjukan adanya perubahan, dicirikan oleh variasi bentuk, tingkat keterlibatan, dan pemaknaan, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung bersikap fleksibel dan individualistik. Studi ini memberikan konstribusi dalam kajian sosial keagamaan dengan mengungkapkan bahwa tradisi keagamaan adalah medium yang dinamis untuk menjaga kelangsungan nilai-nilai islam ditengah perubahan sosial
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media daur ulang sebagai alat peraga terhadap pemahaman siswa pada konsep bangun ruang serta mendeskripsikan proses penerapannya dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental design nonequivalent control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas V MTs Nasyrul Ulum, Trimurjo, Lampung Tengah tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 58 siswa, terbagi dalam kelas eksperimen (29 siswa) yang menggunakan media daur ulang dan kelas kontrol (29 siswa) dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman konsep bangun ruang, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket motivasi belajar. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan uji t independen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman konsep kelas eksperimen meningkat dari 58,4 (pretest) menjadi 85,7 (posttest) dengan N-Gain 0,66 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol meningkat dari 57,9 menjadi 68,3 dengan N-Gain 0,25 (kategori rendah). Hasil uji t menunjukkan nilai thitung = 6,842 > ttabel = 2,003 dengan signifikansi (p-value) = 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak. Observasi menunjukkan keterlibatan aktif siswa mencapai 82,5% dan motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 84,3%. Kebaruan: Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi nilai edukasi lingkungan melalui pemanfaatan bahan bekas (kardus, botol plastik, kertas karton) sebagai media pembelajaran bangun ruang yang kreatif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kata kunci: media daur ulang, alat peraga, bangun ruang, pemahaman konsep, sekolah dasar ABSTRACT Purpose: This research aims to determine the effect of using recycled media as teaching aids on students' understanding of geometric concepts and to describe the process of its application in mathematics learning in elementary schools. Method: This research is a quantitative study with a quasi-experimental nonequivalent control group design. The research subjects were fifth-grade students of MTs Nasyrul Ulum, Trimurjo, Central Lampung in the 2025/2026 academic year, totaling 58 students, divided into an experimental class (29 students) using recycled media and a control class (29 students) with conventional learning. The instruments used included a test of understanding geometric concepts, an observation sheet of student activities, and a learning motivation questionnaire. Data analysis used the N-Gain test and independent t-test. Results: The results showed that the average conceptual understanding score of the experimental class increased from 58.4 (pretest) to 85.7 (posttest) with an N-Gain of 0.66 (medium category), while the control class increased from 57.9 to 68.3 with an N-Gain of 0.25 (low category). The t-test results showed tcount = 6.842 > ttable = 2.003 with significance (p-value) = 0.000 0.05, so H₀ was rejected. Observation showed active student engagement reached 82.5% and student learning motivation was in the high category with an average score of 84.3%. Novelty: The novelty of this research lies in the integration of environmental education values through the use of used materials (cardboard, plastic bottles, paperboard) as creative, economical, and environmentally friendly learning media for geometric concepts.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembinaan karakter literasi santri di Pondok Pesantren Nurul Qodiri dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kendala dalam pembinaan literasi santri, seperti kurangnya konsistensi kegiatan belajar ketika ustadz tidak hadir, rendahnya motivasi sebagian santri, serta penggunaan handphone yang lebih dominan untuk hiburan dibandingkan sebagai sarana belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi ustadz dan santri yang telah lulus Alfiyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan literasi santri dilakukan melalui kegiatan ngaji kitab, diskusi, dan belajar mandiri. Kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter santri seperti kebiasaan membaca, kemandirian, serta tanggung jawab dalam belajar. Peran ustadz sangat penting sebagai pembimbing dan motivator dalam membentuk kebiasaan literasi santri. Selain itu, penggunaan handphone memberikan dampak ganda, yaitu sebagai alat bantu belajar sekaligus potensi pengganggu konsentrasi. Faktor pendukung pembinaan literasi meliputi lingkungan pesantren yang kondusif dan tradisi keagamaan yang kuat, sedangkan faktor penghambat antara lain kurangnya konsistensi, rasa malas, serta penggunaan handphone untuk hiburan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter literasi di pesantren berjalan dengan baik, namun perlu penguatan dalam pengawasan penggunaan teknologi dan peningkatan motivasi belajar santri.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang masih dipengaruhi oleh penggunaan strategi pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung berpusat pada guru. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep ideal pembelajaran yang interaktif dan praktik pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya pada mata pelajaran PAI di SMP Ma’arif 1 Metro. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling yang melibatkan guru PAI dan siswa kelas VIII. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan secara integratif melalui bimbingan individual, pendekatan afektif berupa pujian dan nasihat, penggunaan media pembelajaran, serta penerapan kuis sebagai evaluasi formatif. Strategi tersebut mampu meningkatkan minat, keterlibatan, dan pemahaman siswa, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan variasi strategi. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran PAI tidak hanya ditentukan oleh metode, tetapi juga oleh interaksi pedagogik yang adaptif dan kontekstual, sehingga memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan humanis.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta implikasinya terhadap internalisasi nilai-nilai keislaman dan kecerdasan emosional siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman serta makna yang dirasakan oleh siswa dan guru dalam proses pembelajaran berbasis teknologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif guna memperoleh gambaran yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI mampu meningkatkan keaktifan, minat belajar, dan pemahaman siswa terhadap materi keagamaan. Selain itu, AI juga berkontribusi dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa, seperti kesadaran diri, pengendalian emosi, motivasi, dan empati. Dalam konteks internalisasi nilai-nilai keislaman, AI berperan sebagai media pembelajaran yang membantu siswa memahami serta mengaplikasikan nilai-nilai tersebut secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan AI juga memiliki tantangan, seperti potensi berkurangnya interaksi sosial dan munculnya distraksi selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, peran guru tetap sangat penting dalam mengarahkan, membimbing, dan mengelola penggunaan teknologi secara seimbang. Dengan demikian, AI dapat menjadi media pendukung yang efektif dalam pembelajaran PAI apabila digunakan secara bijak dan terarah sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman konsep pecahan siswa yang ditandai dengan kesulitan dalam memahami makna pecahan, operasi hitung pecahan, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran deep learning dipilih karena menekankan pada pemahaman mendalam, keterkaitan konsep, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII, dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model deep learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep pecahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol serta hasil uji-t yang menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, model pembelajaran deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Photomath terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dan model nonequivalent control group. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII dengan sampel yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan aplikasi Photomath, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai berdasarkan indikator Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan strategi, melaksanakan rencana, dan memverifikasi hasil. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, Photomath dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep matematika dalam musik tradisional Jawa, dengan fokus pada struktur irama dan pola bilangan. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnomatematika ini dilaksanakan di Sanggar Tari Kridho Bhirowo, Lampung Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan pengrawit dan guru seni, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur irama gending lancaran dan ladrang merepresentasikan pola bilangan aritmetika dan geometri. Ditemukan bahwa ketukan kethuk mengikuti pola Mn = 2n-1, sementara siklus kolotomis (gong, kenong, kempul) mencerminkan konsep kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan pola periodik. Prinsip pengulangan, pembagian waktu, dan pengelompokan dalam struktur gatra (4, 8, 16, 32 ketukan) secara eksplisit mengimplementasikan aktivitas matematika fundamental seperti membilang loncat (skip counting), perkalian, dan himpunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa musik tradisional Jawa merupakan artefak budaya yang kaya akan struktur matematis. Temuan ini memiliki implikasi penting sebagai sumber pembelajaran matematika kontekstual berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan literasi numerik siswa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
This study aims to improve Grade V students’ reading comprehension of Islamic descriptive texts through the implementation of the Gallery Walking strategy in an English for Young Learners (EYL) classroom. The Gallery Walking strategy is implemented by having students work in small groups, move from one station to another, read short and simple texts, and discuss answers collaboratively using guided questions. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, involving planning, acting, observing, and reflecting stages, implemented collaboratively between the researcher as the teacher and the classroom teacher as the observer. The findings indicate a marked improvement in students’ reading comprehension. In Cycle I, only 52% of students achieved the minimum mastery criterion (≥ 76), indicating difficulties in identifying explicit information and answering basic comprehension questions. After instructional revisions in Cycle II, the proportion of students achieving mastery increased and successfully exceeded the predetermined success criterion (≥ 80%). This improvement was reflected in students’ ability to recognize vocabulary and understand short descriptive texts more meaningfully. It was also supported by increased student participation and more positive learning responses, indicating a more engaging classroom environment. The findings suggest that repeated text exposure, structured peer interaction, and the use of simplified contextual texts contribute to students’ comprehension development. Therefore, the Gallery Walking strategy effectively improves students’ basic reading comprehension and promotes active learning in the EYL classroom.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini unuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva maupun mengetahui tingkat kelayakan serta pengaruhnya terhadap minat belajar siswa kelas II SD. Studi ini menerapkan metode R&D melalui model pengembangan ADDIE yang mencakup berbagai tahap di antaranya analysis, design, development, implementation, serta evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa kelas II sekolah dasar serta melibatkan ahli materi serta media yang dijadikan validator produk. Data didapatkan dari wawancara, observasi, angket, serta dokumentasi. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya media pembelajaran interaktif berbasis Canva yang dikembangkan memperoleh hasil validasi dari ahli media sebesar 68% dengan kategori layak dan hasil validasi dari ahli materi sebesar 81% dengan kategori sangat layak. Selain itu, hasil pengukuran minat belajar siswa melalui angket menunjukkan persentase sebesar 82% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki minat belajar yang tinggi setelah menggunakan media pembelajaran Canva interaktif. Hasil ini memperlihatkan bahwasanya Canva mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif serta menarik sehingga bisa menaikkan tingkat minat belajar siswa SD. Oleh karenanya, media pembelajaran interaktif berbasis Canva bisa digunakan menjadi alternatif pembelajaran dalam menaikkan tingkat kualitas proses pembelajaran di SD
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Nahdlatul Ulama Metro. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang ditandai dengan kurangnya kemampuan dalam menganalisis, mengemukakan pendapat, dan menarik kesimpulan dalam pembelajaran IPA yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah (sesuaikan jumlah siswa). Teknik pengumpulan data meliputi tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, observasi untuk mengetahui aktivitas siswa selama pembelajaran, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TGT mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar dari pra-siklus ke siklus I, dan meningkat kembali pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Perbaikan pembelajaran yang dilakukan pada setiap siklus, terutama dalam pengelolaan waktu dan pembagian kelompok, turut mendukung keberhasilan penerapan metode ini. Dengan demikian, metode Teams Games Tournament (TGT) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, TGT, berpikir kritis, pembelajaran IPA, sekolah dasar.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung kesiapan siswa mengikuti pembelajaran melalui pemenuhan kebutuhan gizi sebelum kegiatan belajar dimulai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Makan Bergizi Gratis terhadap kehadiran dan konsentrasi belajar siswa kelas IV di SD Negeri 8 Mesuji Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Sampel penelitian berjumlah 34 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kehadiran siswa sebesar 55,8% serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsentrasi belajar siswa sebesar 62,1%. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis berperan sebagai salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kehadiran dan konsentrasi belajar siswa di sekolah dasar.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract. Penelitian ini dilatarbelakangi meningkatnya problem pengasuhan dalam keluarga, seperti lemahnya komunikasi, kekerasan, dan ketidakseimbangan antara kontrol serta kasih sayang. Di sisi lain, konsep authoritative parenting dipandang efektif, namun masih memerlukan landasan nilai yang sesuai dengan konteks keluarga Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis penafsiran ayat-ayat kisah Nabi Ibrahim AS serta mengidentifikasi nilai-nilai pola asuh authoritative yang terkandung di dalamnya dan relevansinya bagi pengasuhan kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui tafsir tematik (maudhu‘i). Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an tentang kisah Nabi Ibrahim AS, sedangkan data sekunder berasal dari kitab tafsir, buku, dan jurnal ilmiah terkait parenting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS memuat tiga nilai utama pengasuhan, yaitu keteladanan sebagai dasar otoritas moral, komunikasi dialogis-partisipatif sebagai bentuk penghargaan terhadap anak, dan orientasi spiritual melalui doa sebagai fondasi pendidikan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakteristik authoritative parenting yang menekankan keseimbangan antara ketegasan dan kehangatan, bahkan melampauinya melalui dimensi tauhid. Penelitian ini menegaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS relevan dijadikan model pengasuhan keluarga Muslim masa kini karena mampu menghadirkan pola asuh yang seimbang, humanis, dan religius.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Efektifitas Pembiayaan Murabahah Terhadap Produktivitas Usaha Mikro Anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional” Skripsi Universitas Ma’arif Lampung (UMALA), 2026 Pembiayaan murabahah merupakan suatu pembiayaan yang diberikan kepada anggota untuk membeli barang yang diperlukan dengan perjanjian. Efektifitas pembiayaan kepada Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Assyafiiyah yang dilakukan oleh nasabah bertujuan untuk menambah modal usaha yang dimilikinya dengan harapan kedepannya usaha yang dijalankan bisa berjalan dengan lancar. Efektivitas pada produktivitas usaha mikro anggota semakin berhasil rencana yang dilaksanakan semakin efektif terencana. Pembiayaan berfokus pada produktivitas usaha mikro anggota, karena menentukan kemampuan seseorang untuk menghasilkan barang atau produk untuk anggota. Efektivitas disini menunjukkan keberhasilan tercapai atau tidaknya sasaran yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional. Manfaat penelitian Memperluas wawasan penulis dibidang perbankan Syariah, khususnya pada pengaruh efektifitas pembiayaan Murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif.. Populasi adalah jumlah keseluruhan dari unit analisis (subjek) yang ciri-cirinya akan diduga, Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Teknik pengumpulan datanya Angket dan dokumentasi. Analisis data dalam suatu proses pengolahan datanya dengan Analisis regresi sederhana digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen dengan skala pengukuran interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efektifitas pembiayaan murabahah yang diperoleh dari hasil penelitian adalah 1791 skor teoritik tertinggi variabel ini, karena jumlah responden 50 anggota, Sehingga, produktivitas usaha mikro anggota adalah 1791: 2000 = 0.8955 atau 89% termasuk kategori sangat baik. Pernyataan di atas dapat diketahui nilai thitung = 4.555 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh yang signifikan efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional dengan kondisi bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel dan nilai Sig yang lebih kecil dari alfha (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa menerima Ha yang berarti terdapat efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota.