2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemunculan aset digital dan properti virtual bernilai ekonomi belum diimbangi pengaturan kewarisan yang komprehensif, sehingga berpotensi menimbulkan sengketa dan kerugian bagi ahli waris. Dalam hukum Islam, hak waris dijamin secara tegas, sedangkan dalam hukum positif Indonesia pengaturannya masih parsial. Penelitian ini menganalisis kedudukan dan perlindungan hukum aset digital sebagai objek waris serta mengidentifikasi legal conflict dalam regulasi yang berlaku. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dua tahap: yuridis normatif-deskriptif untuk menentukan kriteria aset digital sebagai harta waris berdasarkan hukum Islam, hukum positif, dan teori klasik; serta yuridis evaluatif untuk mengidentifikasi legal gap, legal vacuum, dan legal conflict guna merumuskan pembaruan hukum kewarisan digital. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak semua aset digital memenuhi syarat sebagai harta waris; penentuannya bergantung pada orisinalitas, kepemilikan, legalitas, stabilitas nilai, dan transferabilitas. Konflik hukum ditemukan pada pembatasan jangka waktu hak cipta yang menghapus hak eksklusif serta pada larangan pengalihan akun dan domain oleh platform. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih adaptif, termasuk mekanisme royalti berkelanjutan berbasis kontribusi, agar selaras dengan prinsip hak milik dan keadilan modern.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perkembangan teknologi komunikasi seiring dengan perkembangan sains dan teknologi yang merupakan kemajuan zaman, menuntut peningkatan kualitas, pengetahuan dan keterampilan kita dalam berkomunikasi. Sehingga kita memerlukan suatu teknologi yang dapat memberikan pengetahuan yang lebih banyak dengan informasi yang paling mutakhir. Dalam menghadapi perkembangan teknologi komunikasi, kita dituntut untuk belajar sejak dini agar kita dapat berperan secara optimal. Paket pembelajaran ini adalah untuk mengenalkan kepada siswa tentang penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak untuk menghasilkan karya informasi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak hal yang dapat siswa pelajari melalui pengamatan, penggalian informasi dari berbagai sumber baik cetak maupun elektronik, serta melalui tugas-tugas praktikum. Dengan cara seperti itu, maka siswa mempelajari perangkat keras dan lunak secara praktis serta mendapatkan keterampilan mengoperasikan dan pengalaman proses berpikir. Hal ini diharapkan dapat menjadi bekal siswa dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang terkait ditengah-tengah kehidupan baik di rumah maupun di sekolah. Dalam paket pembelajaran ini siswa diharuskan mengikutinya dengan seksama melalui pendekatan pemecahan masalah (problem solving) dimana siswa akan berfikir sistematis berdasarkan fakta yang ada yang didukung oleh daya kreatifitas siswa. Dengan buku pembelajaran ini juga diharapkan siswa memiliki cakrawala pemikiran dan pengetahuan secara umum ataupun khusus yang sekarang ini banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Negara equador beriklim Tropis pada daerah pantai dan beriklim Sedang pada daerah pegunungan. Iklim Geografis dipengaruhi olen pegunungan Andes dan Arus Laut Peru yang mengalis di sepanjang pantai Ekuador yang bersuhu panas dan semakin jauh dari pantai suhu semakin meningkat.luas wilayah Negara equador 283,561 KM² Jumlah Penduduk Negara equador 14,573,101 jiwa. Pada tahun 1998 , Ekuador mengalami salah satu krisis ekonomi terburuk . El Nino menyebabkan $ 3 miliar kerusakan , harga pokok ekspor , minyak , anjlok , dan inflasi tingkat – 43 % – adalah yang tertinggi di Amerika Latin . Pada tahun 1999 , pemerintah sudah dekat kebangkrutan, mata uang kehilangan 40 % nilainya terhadap dolar , dan tingkat kemiskinan melonjak sampai 70 % , dua kali lipat dalam lima tahun. Rencana penghematan ekonomi presiden diprotes dengan pemogokan besar-besaran pada Maret 1999. Bank Sentral Ekuador lahir dari proses perubahan yang dihasilkan dari Revolusi Julian 9 Juli, 1925, yang berusaha untuk memprioritaskan kepentingan terbaik orang atas orang capital1, dengan menghadapi pemerintah plutokratis waktu, untuk mengakhiri krisis akut bangsa menemukan dirinya . Menurut Luis Napoleón Dillon, Menteri Keuangan saat itu, itu adalah krisis yang disebabkan oleh non-konvertibilitas dari banknote2, penerbitan tidak didukung, inflasi, spekulasi, penyalahgunaan kredit, kesenjangan neraca pembayaran, kurangnya kontrol resmi atas bank, dan tingkat anarki perbankan dan persaingan, yang harus berhadapan dengan restrukturisasi mata uang dan regularizing nilai tukar. Maka lahirlah Bank Sentral Ekuador -BCE-, dalam satu set beraneka ragam dari reformasi untuk ekonomi Ekuador, dianjurkan oleh militer dan warga sipil yang berkumpul di sekitar ide Julian, dan mengalahkan inersia dari kelompok-kelompok tertentu yang tidak tertarik pada jenis ini kemajuan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Krisis keuangan global 2008/09 memberikan pelajaran mendasar bahwa untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan, bank sentral tidak bisa hanya dengan mengandalkan kebijakan moneter konvensional Bank sentral perlu menerapkan paradigma kebijakan baru yaitu bauran kebijakan (policy mix), yang pada dasarnya merupakan integrasi optimal antara kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, dan manajemen aliran modal asing, serta didukung oleh penguatan koordinasi kebijakan ekonomi makro, untuk mencapai stabilitas mata uang dan mendukung terjaganya stabilitas sistem keuangan Buku ini memaparkan secara sederhana berbagai perkembangan teori dan kebijakan bank sentral, termasuk yang bersifat frontier, seperti linkage stabilitas moneter dan keuangan, aspek kelembagaan kebijakan ekonomi makro, serta tantangan perkembangan teknologi yang tidak dapat dipisahkan dengan peran dan tugas bank sentral di era modern.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang pengetahuan kewarganegaraan. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang pendidikan kewarganegaraan dan diberbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dan menyesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari latar belakang pendidikan kewarganegaraan dan juga Pendidikan kewarganegaraan bagi pengembangan kepribadian bangsa, Ideologi Pancasila, serta ditutup dengan materi mengenai Hak & kewajiban warga negara. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan pengembangan dari disertasi penulis yang selesai pada tahun 2022. Pada bagian awal dimulai dengan bahasan dinamika pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia untuk memberikan gambaran apa yang terjadi dan apa yang dapat dilakukan agar Pendidikan Kewarganegaraan dapat sesuai dengan kehendak negara. Pada bagian berikutnya dibahas mengenai berbagai padangan yang berkaitan dengan teori-teori yang sesuai dengan konteks pendidikan umum dan pendidikan karakter dari berbagai ahli. Adapun penyusunan buku ini bertujuan untuk membantu dosen dan mahasiswa secara khusus dan masyarakat secara umum memahami pengetahuan, keterampilan, dan watak yang dibutuhkan warga negara dalam usahausaha bela negara meski tidak dengan mengangkat senjata, melainkan dengan profesi dan keahlian masing- masing warga negara. Oleh sebab itu, materi-materi yang terdapat dalam buku ini, disesuaikan dengan perbedaan profesi dan keahlian tersebut dengan harapan dapat membimbing mahasiswa dan masyarakat menjadi manusia yang berkualitas sesuai dengan tujuan PKn yaitu membentuk warga negara yang baik (to be a good citizenship) sesuai dengan harapan bangsa dan negara.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Keyakinan dasar yang melatarbelakangi penulisan buku ini adalah bahwa setiap profesi dan pekerjaan apa pun bentukdan jenisnya harus dikawal dengan kode etik. Buku yang merupakan kompilasi pelbagai kode etik profesi dan pekerjaan ini merupakan kristaiisasi dari hasil "perburuan" penulisterhadap pelbagai literaturyang berkenaan dengan kode etik profesi dan pekerjaan. Buku ini diawali dengan ulasan tentang elemen persamaan dan per-bedaan antara profesi dan pekerjaan, yang kemudian pada bab dan subbab selanjutnya diikuti dengan pendeskripsian pelbagai bentuk profesi dan pekerjaan berikut kode etik yang mengawalnya. Buku ini juga mengulas sanksi-sanksi yang merupakan konsekuensi dari di-langgarnya kode etik profesi dan pekerjaan. Terdapat 21 kode etik profesi dan 7 pekerjaan yang dijabarkan dalam buku ini, di mana tiap-tiap babnyadisistematiskan dengan cara: penggambaran profesi dan pekerjaan, kode etik yang mengawalnya, sanksi yang mengancam bagi pihak yang melanggar kode etik tersebut, dan yang terakhir bagaimana mekanisme penegakannya ketika secara nyata kode etik tersebut di-langgar. • Uraian Lengkap tentang Ragam Etika dalam Profesi dan Pekerjaan: Advokat; Polisi; Tentara; Jaksa; Hakim; Kurator; Notaris; PPAT; Akuntan Publik; Politikus; Wartawan; Guru; Dokter; Perawat; Bidan; Psikolog/Psikiater; PNS; Satpol PP; Pustakawan; Penerbit Buku; Arsitek; Marketing; Bankir; dll. • Pedoman bagi Masyarakat yang Ingin Mengadu/Melaporkan Pihak-pihak yang Melanggar Etika. Buku persembahan penerbit MediaPressindoGroup #MediaPressindo
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Rangkuman Hukum Acara Pidana merupakan buku digital yang Penulis susun untuk mempermudah Pelajar atau Mahasiswa atau siapapun yang bergelut di dunia hukum dalam mempelajari mengenai Hukum Acara Pidana. Buku digital ini disusun secara terinci, mencakup hal-hal penting yang harus diketahui dalam Hukum Acara Pidana seperti Pengertian Hukum Acara Pidana, Tujuan dan Fungsi Hukum Acara Pidana, Asas-Asas Hukum Acara Pidana, Sumber Hukum Acara Pidana, Pihak dalam Hukum Acara Pidana, Proses dalam Hukum Acara Pidana, Proses Sebelum Persidangan, dan seterusnya. Tanpa perlu memperbanyak kata, Penulis berharap, semoga melalui Buku Digital ini dapat memberikan banyak manfaat serta wawasan untuk para pembaca sekalian maupun untuk penulis sendiri. Terimakasih.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam menghadapi kebutuhan informasi, sampai saat ini nampak teknologinya sudah cukup siap, terlihat dengan semakin berkembangnya teknologi komunikasi yang memungkinkan terjadinya komunikasi antara pengirim dan penerima yang berjauhan dalam waktu singkat sehingga batas ruang dan waktu seolah-olah menjadi semakin hilang. Oleh karena itu, buku ini merupakan respons terhadap perkembangan teknologi dan informasi terutama yang bersentuhan dengan manajemen pendidikan. Respons dalam buku ini menekankan pada upaya yang bisa dilakukan oleh pendidik, kepala sekolah, dan pengelola pendidikan lainnya dalam menerapkan teknologi informasi dalam lingkup pendidikan terutama pada segi manajerialnya.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
The Islamic Civilization atau peradaban Islam dimulai dari zaman Rasulullah Saw. sampai sekitar abad ke 13 M. Meskipun mengalami pasang surut, jatuh-bangun, dan berbagai peristiwa yang menghiasi perjalanannya, dinasti-dinasti Islam yang berkuasa saat itu berhasil membangun peradaban yang spektakuler dan melahirkan ilmuwan-ilmuwan kelas dunia. Bagaimana sejarah lengkapnya? Dinasti apa saja yang berhasil membawa kejayaan Islam? Semuanya tersaji di sini! Di dalam buku ini, dikupas tuntas perjuangan Rasulullah Saw. dan kepimpinan Khulafaur Rasyidin dalam menyebarkan dan membangun kejayaan Islam, hingga era keemasannya di bawah kekhalifahan Bani Abbasiyah di Baghdad dan Kesultanan Utsmaniyah di Turki. Disertai dengan gambar full color, buku ini juga mengajak kita mengingat kembali kejayaan Islam di tanah Andalusia (Spanyol) dan beberapa Negara lainnya. Dengan buku ini, mari kita mengambil ibrah dan teladan dari para pejuang Islam di masa lalu agar tetap mampu menyiarkan nilai-nilai Islam sehingga menjadi agama yang rahmatal lil’alamin.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ajar Sejarah Peradaban Islam yang disuguhkan kepada pembaca tidak hanya diperuntukan bagi Perguruan Tinggi yang menggambarkan bagaimana materi kuliah Sejarah Peradaban Islam dapat dipelajari dengan mudah dan dipahami secara komprehensif. Namun buku ajar ini layak menjadi konsumsi seluruh akademisi maupun masyarakat pada umumnya yang ingin memahami Islam secara historis. Buku ajar ini memuat ilustrasi ilustrasi yang membuat buku ini tidak monoton dipelajari karena menyuguhkan gambar-gambar yang memiliki konektivitas dengan kejadian-kejadian maupun peristiwa-peristiwa sejarah perdaban Islam masa lalu. Dengan buku ini pembaca kekinian akan dibawa ke masa lalu yang bisa memberikan motivasi mendalam, sehingga dapat meningkatkan sense belonging-nya pada kecintaan sejarah Islam. Belajar sejarah Islam akan mengkuatkan pembaca pada keilmuan terhadap kelahiran Islam dalam catatan-catatan sejarah yang dilampirkan dengan bukti-bukti autentik. Oleh karena itulah, buku ajar Sejarah Perdaban Islam hadir dan ditampilkan hari ini dengan sesederhana mungkin dari segi bahasa maupun alur cerita yang sistematis dan kronologis sehingga memberikan kemudahan bagi para pembaca yang ingin memahami dan mendalaminya. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup #Kencana
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kemunculan aset digital dan properti virtual bernilai ekonomi belum diimbangi pengaturan kewarisan yang komprehensif, sehingga berpotensi menimbulkan sengketa dan kerugian bagi ahli waris. Dalam hukum Islam, hak waris dijamin secara tegas, sedangkan dalam hukum positif Indonesia pengaturannya masih parsial. Penelitian ini menganalisis kedudukan dan perlindungan hukum aset digital sebagai objek waris serta mengidentifikasi legal conflict dalam regulasi yang berlaku. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dua tahap: yuridis normatif-deskriptif untuk menentukan kriteria aset digital sebagai harta waris berdasarkan hukum Islam, hukum positif, dan teori klasik; serta yuridis evaluatif untuk mengidentifikasi legal gap, legal vacuum, dan legal conflict guna merumuskan pembaruan hukum kewarisan digital. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak semua aset digital memenuhi syarat sebagai harta waris; penentuannya bergantung pada orisinalitas, kepemilikan, legalitas, stabilitas nilai, dan transferabilitas. Konflik hukum ditemukan pada pembatasan jangka waktu hak cipta yang menghapus hak eksklusif serta pada larangan pengalihan akun dan domain oleh platform. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih adaptif, termasuk mekanisme royalti berkelanjutan berbasis kontribusi, agar selaras dengan prinsip hak milik dan keadilan modern.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The textbook is a fundamental component in Arabic language education, requiring evaluation of its alignment with national educational standards and moderate Islamic values. This study aims to analyze the content of Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik, Part One (Units 1–8), from the perspectives of the Indonesian Ministry of Education and Culture and the Ahl al-Sunnah wa al-Jamaʿah an-Nahdiyyah theoretical framework. Employing a qualitative research design with content analysis, data were collected through library research using listening and note-taking methods on instructional materials, dialogues, illustrations, and the presentation of exercises in the textbook. The findings reveal that Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik, Part One (Units 1–8), is generally suitable for Arabic language instruction in Indonesia. The textbook demonstrates a systematic and well-organized structure, clear design, and appropriate readability for beginner learners. It adopts a communicative approach that develops the four language skills and implicitly incorporates moderate Islamic values such as tolerance, balance, and moderation. However, notable limitations include implicit gender bias in visual representations that predominantly depict males in professional and public roles. The printed version also lacks sufficient visual elements and decorative features, resulting in visually monotonous pages. The digital version preserves the print content but suffers from low image resolution when enlarged, a static non-responsive layout, inadequate font and color design for fully vocalized Arabic text, and a lack of interactive features such as digital navigation, vocabulary highlighting, and interactive exercises, reducing its effectiveness for online learning. This study contributes to the development of a comprehensive evaluation model for international educational textbooks as transformative media in promoting moderate Islamic values and recommends the necessity of contextual content adaptation by teachers. Keywords: content analysis; Arabic language textbook; Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik Part One; Indonesian Ministry of Education and Culture; Ahl al-Sunnah wa al-Jamaʿah an-Nahdiyyah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran majelis taklim sebagai lembaga pendidikan non-formal dalam mengatasi rendahnya kesadaran beragama dan keharmonisan sosial di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran pengajian rutin jamaah Yasin ibu-ibu dalam membangun karakter keagamaan di Masjid Darusallam, Desa Reno Basuki, Kecamatan Rumbia. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pimpinan pengajian, ustadz, serta jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian rutin berhasil meberikan perubahan karakter jamaah melalui empat pilar utama: penguatan Akidah sebagai pondasi mental dalam rumah tangga; peningkatan kualitas Ibadah wajib dan sunnah yang berbasis pemahaman fikih; pembentukan Akhlak mulia dalam menjaga lisan dan etika berpakaian; serta aktualisasi Amaliah nyata melalui dzikir dan kesalehan sosial. Kontribusi penelitian ini memberikan model penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat (pendidikan non-formal) yang efektif bagi ibu rumah tangga dalam menciptakan ketahanan spiritual keluarga dan keharmonisan lingkungan sosial. Melalui integrasi dakwah lisan dan praktik tradisi keagamaan, majelis taklim terbukti mampu menjadi benteng moral di tengah dinamika perubahan zaman.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
The textbook is a fundamental component in Arabic language education, requiring evaluation of its alignment with national educational standards and moderate Islamic values. This study aims to analyze the content of Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik, Part One (Units 1–8), from the perspectives of the Indonesian Ministry of Education and Culture and the Ahl al-Sunnah wa al-Jamaʿah an-Nahdiyyah theoretical framework. Employing a qualitative research design with content analysis, data were collected through library research using listening and note-taking methods on instructional materials, dialogues, illustrations, and the presentation of exercises in the textbook. The findings reveal that Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik, Part One (Units 1–8), is generally suitable for Arabic language instruction in Indonesia. The textbook demonstrates a systematic and well-organized structure, clear design, and appropriate readability for beginner learners. It adopts a communicative approach that develops the four language skills and implicitly incorporates moderate Islamic values such as tolerance, balance, and moderation. However, notable limitations include implicit gender bias in visual representations that predominantly depict males in professional and public roles. The printed version also lacks sufficient visual elements and decorative features, resulting in visually monotonous pages. The digital version preserves the print content but suffers from low image resolution when enlarged, a static non-responsive layout, inadequate font and color design for fully vocalized Arabic text, and a lack of interactive features such as digital navigation, vocabulary highlighting, and interactive exercises, reducing its effectiveness for online learning. This study contributes to the development of a comprehensive evaluation model for international educational textbooks as transformative media in promoting moderate Islamic values and recommends the necessity of contextual content adaptation by teachers. Keywords: content analysis; Arabic language textbook; Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik Part One; Indonesian Ministry of Education and Culture; Ahl al-Sunnah wa al-Jamaʿah an-Nahdiyyah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to describe and analyze the role of the Basic Education and Training (Diklatsar) of Barisan Ansor Serbaguna (Banser) in shaping the militancy and moral character of Nahdlatul Ulama (NU) cadres at SMA Pondok Pesantren Sunan Ampel Punggur. This research is motivated by the perception that Banser Diklatsar tends to emphasize physical training and semi-military discipline, thereby overlooking its role in value education, NU ideology, and moral development. The research problems focus on how Banser Diklatsar is implemented, how Islamic education values are internalized in the training process, and how Diklatsar contributes to the formation of cadre militancy and moral character. This study employs a qualitative approach using a descriptive-analytical method. Research data were collected through direct observation of Banser Diklatsar activities, in-depth interviews with Diklatsar participants, Banser instructors, pesantren administrators, and local NU officials, as well as documentation of relevant archives and organizational records. Data analysis was conducted using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Banser Diklatsar plays a significant role in fostering cadre militancy through the internalization of NU ideological values, discipline, organizational loyalty, and readiness to serve. In addition, Banser Diklatsar contributes to moral development through religious habituation, exemplary conduct of instructors, and the internalization of Islamic moral values (akhlaq al-karimah). Therefore, Banser Diklatsar functions as an integral medium of Islamic education in the NU cadreization process.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran Akidah Akhlak yang tepat dalam menumbuhkan kepercayaan diri dan mengatasi insecure pada siswa MTs Darul Ulum Panaragan Jaya di era media sosial. Di era digital saat ini membawa perubahan terhadap pola interaksi sosial, fear of missing out, rendahnya harga diri, pembentukan identitas dan perkembangan moral peserta didik. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data mencakup proses reduksi data, display data (penyajian data), dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa banyak yang merasa tidak percaya diri dikarenakan media sosial. Strategi pembelajaran Akidah Akhlak yang diterapkan melalui pembelajaran inkuiri, pembiasaan akhlak positif, diskusi reflektif, mampu membantu siswa meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi rasa insecure. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak berperan penting sebagai sarana pembinaan karakter dan penguatan mental siswa di tengah gempuran era media sosial.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keberagaman latar belakang agama siswa di sekolah dasar menuntut penerapan strategi pembelajaran yang mampu membangun lingkungan belajar yang inklusif serta menumbuhkan sikap toleransi antar siswa. Dalam hal ini, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya berperan sebagai penyampai materi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan sikap saling menghormati melalui proses pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif guna menumbuhkan toleransi antar siswa beragama di SD Negeri 1 Metro Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru PAI, guru kelas, dan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif dilakukan melalui penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran, pemberian keteladanan sikap saling menghargai, pembiasaan kegiatan belajar bersama tanpa diskriminasi, serta kerja sama antar guru dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Strategi tersebut berperan dalam menumbuhkan sikap toleransi antar siswa sejak dini. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru PAI memiliki peran penting dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif serta menanamkan sikap toleransi beragama di sekolah dasar.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Keberagaman latar belakang agama siswa di sekolah dasar menuntut penerapan strategi pembelajaran yang mampu membangun lingkungan belajar yang inklusif serta menumbuhkan sikap toleransi antar siswa. Dalam hal ini, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya berperan sebagai penyampai materi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan sikap saling menghormati melalui proses pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif guna menumbuhkan toleransi antar siswa beragama di SD Negeri 1 Metro Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru PAI, guru kelas, dan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif dilakukan melalui penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran, pemberian keteladanan sikap saling menghargai, pembiasaan kegiatan belajar bersama tanpa diskriminasi, serta kerja sama antar guru dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Strategi tersebut berperan dalam menumbuhkan sikap toleransi antar siswa sejak dini. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru PAI memiliki peran penting dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif serta menanamkan sikap toleransi beragama di sekolah dasar.