Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.587 karya publik ditemukan.

2026: 4482025: 2782024: 252023: 1122022: 2162020: 3022018: 12016: 180

Penerapan Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga Pekebun Pada Anak Usia Dini Di RA Nurul Muttaqin Penumangan Baru Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2025/2026

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anak usia dini merupakan masa penting dalam pembentukan karakter, moral, dan spiritual. Pada usia 5–6 tahun, anak mulai menyerap nilai-nilai yang memengaruhi perilaku mereka di masa depan. Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membangun dasar keimanan dan akhlak anak sejak dini. Keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama menjadi tempat awal penanaman nilai-nilai keagamaan melalui keteladanan dan pembiasaan. Namun, keluarga dengan profesi sebagai pekebun sering memiliki keterbatasan waktu dalam mendampingi anak sehingga menjadi tantangan dalam penerapan pendidikan agama Islam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendidikan agama Islam dalam keluarga pekebun pada anak usia dini di RA Nurul Muttaqin Penumangan Baru Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah orang tua yang berprofesi sebagai pekebun serta anak usia 5–6 tahun di RA Nurul Muttaqin Penumangan Baru. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang mendalam. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi data dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan agama Islam dalam keluarga pekebun dilakukan melalui beberapa cara, yaitu keteladanan orang tua, pembiasaan ibadah, pemberian nasihat, serta pengawasan terhadap perilaku anak. Orang tua berupaya membiasakan anak untuk berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, melaksanakan shalat, serta mengenal nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, orang tua juga menanamkan sikap sopan santun, menghormati orang yang lebih tua, dan membiasakan anak untuk berkata baik. Meskipun memiliki keterbatasan waktu karena pekerjaan di kebun, orang tua tetap berusaha mendampingi anak dalam kegiatan keagamaan di rumah. Lingkungan keluarga yang harmonis dan religius turut memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan religius anak. Dengan demikian, penerapan pendidikan agama Islam dalam keluarga pekebun tidak hanya mengajarkan praktik ibadah, tetapi juga membentuk karakter, sikap moral, serta kebiasaan religius anak sejak usia dini.

Ta'tsir Wasilah al-Ghaz al-Faqratiyyah Li Tarqiyah Nata'ij at-Ta'allum Maharah al-Qira'ah 'Inda Thalabah al-'Aliyyah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Reading skill is one of the important competencies in learning Arabic. However, many students still experience difficulties in understanding reading texts and organizing ideas coherently, so appropriate learning media are needed to support the learning process. This study aims to determine the effect of the use of paragraph puzzle media on improving the learning outcomes of reading skills of grade X students at Madrasah Aliyah Ma'arif Raudhatut Thalibin, Metro, Lampung. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method and Nonequivalent Control Group Design design. The research sample totaled 29 students divided into experimental classes and control classes. Data collection is carried out through tests and non-tests, namely pretest and posttest, observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using the Shapiro–Wilk normality test, the Levene homogeneity test, the t-test of two independent samples, and the N-Gain analysis. The results showed that there was a significant difference between the learning outcomes of reading skills of students in the experimental class and the control class. The sig value 0.05, which shows a significant influence of the use of paragraph puzzle media on reading learning outcomes. N-Gain analysis showed that the improvement in learning outcomes in the experimental class was in the high category, while in the control class it was in the medium category. These findings show that paragraph puzzle media is effective in improving students' reading skills, especially in understanding the content of reading texts, arranging paragraphs logically, and increasing students' activeness and motivation to learn. Theoretically, this research enriches the discourse on Arabic language learning media by demonstrating that paragraph puzzle media plays a significant role in enhancing reading comprehension processes, particularly in integrating linguistic knowledge, text coherence, and higher-order thinking skills in maharah qirā’ah. Future research is recommended to apply paragraph puzzle media in different educational contexts and with larger samples in order to obtain more comprehensive results.

EKSPLORASI TAFSIR AYAT-AYAT MERITOKRASI DALAM AL-QUR’AN: STUDI PENDEKATAN KONTEKSTUAL ABDULLAH SAEED

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Meritokrasi merupakan sistem penempatan individu dalam jabatan atau peran berdasarkan kemampuan, prestasi, dan kelayakan, bukan karena hubungan kekerabatan, status sosial, atau kepentingan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tafsir ayat-ayat meritokrasi dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir kontekstual Abdullah Saeed serta menganalisis relevansinya terhadap sistem kepemimpinan meritokratis kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan meritokrasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari karya-karya Abdullah Saeed, kitab tafsir, buku, jurnal, dan kajian akademik yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui empat langkah tafsir kontekstual Abdullah Saeed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meritokrasi dalam Al-Qur’an tidak hanya menekankan kemampuan dan prestasi, tetapi juga integritas, karakter, empati, dan tanggung jawab moral. QS. Al-Qaṣaṣ [28]:26 menekankan kompetensi dan amanah, QS. Al-Isrā’ [17]:84 menegaskan kesesuaian peran dengan karakter individu, dan QS. At-Taubah [9]:128 menghadirkan model kepemimpinan yang empatik dan penuh kasih sayang. Dengan demikian, meritokrasi dalam perspektif Al-Qur’an menawarkan paradigma kepemimpinan yang holistik, etis, dan relevan bagi tata kelola organisasi maupun pemerintahan kontemporer.

Upaya Guru Dan Orang Tua Dalam Pengembangan Akhlak Anak Melalui Metode Komunikasi Terpadu Pada Anak Usia Dini Di RA Nurul Huda

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UPAYA GURU DAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN AKHLAK ANAK MELALUI METODE KOMUNIKASI TERPADU PADA ANAK USIA DINI DI RA NURUL HUDA BANDAR MATARAM Oleh : Nur Thila Syarofa Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku anak usia dini yang belum sepenuhnya mencerminkan akhlak terpuji, seperti kebiasaan berbicara kasar dan mengumpat, yang sering kali dipengaruhi oleh lingkungan sekitar maupun paparan media digital tanpa pengawasan orang tua. Kondisi ini mengindikasikan adanya ketidaksinkronan (mismatch) antara pembiasaan nilai akhlak di sekolah dengan pola pengasuhan di rumah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya guru dan orang tua dalam mengembangkan akhlak anak melalui metode komunikasi terpadu pada Anak Usia Dini di RA Nurul Huda Bandar Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, Guru Kelas, Orang Tua/Wali Murid, serta Peserta Didik di RA Nurul Huda Bandar Mataram. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan induktif yang terdiri dari tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengembangan akhlak anak dilakukan secara efektif melalui metode komunikasi terpadu yang memiliki dimensi kolaboratif dan partisipatif. Guru dan orang tua menerapkan proses perancangan bersama (co-designing) untuk menyepakati target perilaku spesifik yang ingin dicapai, seperti adab berbicara. Upaya ini didukung oleh penggunaan berbagai media komunikasi secara optimal, mulai dari buku penghubung, pesan WhatsApp pribadi, hingga forum dialog langsung dan program parenting. Selain itu, pihak sekolah dan keluarga secara selaras menerapkan strategi keteladanan (modeling) dan pembiasaan (habituation) dalam keseharian anak. Kesimpulannya, kolaborasi dan komunikasi terpadu antara sekolah dan rumah terbukti mampu menekan kebiasaan anak mengucapkan kata-kata kasar serta mencegah anak mengalami kebingungan nilai, karena aturan sopan santun mendapatkan penguatan yang konsisten di kedua lingkungan tersebut.

Praktik Pengangkatan Anak Temuan dalam Perspektif Hukum di Desa Sidosari Kecamatan Natar Lampung Selatan: Implikasi terhadap Status Hukum dan Perlindungan Hak Anak

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrac Penelitian ini mengkaji praktik pengangkatan anak temuan (laqith) yang berkembang secara nonformal dalam masyarakat Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Fokus permasalahan penelitian terletak pada adanya ketidakharmonisan antara ketentuan pengangkatan anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 dengan praktik sosial masyarakat yang lebih berorientasi pada nilai kemanusiaan dan relasi kekeluargaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola pengangkatan anak temuan di tingkat lokal serta menilai tingkat kesesuaiannya dengan norma hukum positif. Penelitian ini menggunakan kerangka teori perlindungan anak dan sosiologi hukum, khususnya konsep living law. Metode yang diterapkan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangkatan anak temuan dilakukan secara de facto tanpa melalui prosedur hukum formal, sehingga belum memberikan jaminan kepastian status hukum dan perlindungan hak keperdataan anak. Penelitian ini menegaskan bahwa dominasi nilai sosial dan lemahnya peran institusional negara menjadi faktor utama rendahnya efektivitas implementasi hukum pengangkatan anak di tingkat desa.

Implementasi Tabungan Ta'awun Dengan Akad Mudharabah di BPRS Aman Syariah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tabungan Ta’awun dengan akad mudharabah di BPRS Aman Syariah serta kesesuaiannya dengan perspektif ekonomi syariah. Tabungan Ta’awun merupakan produk yang menggabungkan prinsip tolong-menolong (ta’awun) dengan sistem bagi hasil (mudharabah) dalam pengelolaan dana nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak terkait di BPRS Aman Syariah, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tabungan ta’awun dengan akad mudharabah telah berjalan sesuai prinsip operasional perbankan syariah, menggunakan sistem setoran rutin dengan mekanisme keuntungan berbasis undian dan bagi hasil. Implementasi produk tabungan ta’awun dengan akad mudharabah dalam perspektif ekonomi syariah telah sesuai dengan prinsip syariah, seperti terhindar dari riba, mengandung nilai ta’awun, serta mendukung inklusi keuangan. Namun, dalam praktiknya masih belum optimal penerapan prinsip mudharabah dan nilai solidaritas sosial. Oleh karena itu, disarankan agar BPRS Aman Syariah meningkatkan transparansi dan edukasi kepada nasabah, nasabah lebih memahami mekanisme produk, serta peneliti selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam dampak produk terhadap kesejahteraan masyarakat.

analisis manajemen risiko dan mitigasi pembiayaan bermasalah pada akad murabahah studi kasus di bmt arta buana metro kc. tulang bawang

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko dan strategi mitigasi pembiayaan bermasalah pada akad murabahah di KSPPS BMT Arta Buana Metro Cabang Tulang Bawang, serta mengidentifikasi faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala cabang dan staf, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko di BMT Arta Buana dilakukan melalui tahap identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan monitoring dengan menerapkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) secara konsisten sejak tahap survei hingga pasca realisasi. Strategi mitigasi yang dilakukan meliputi tindakan preventif (analisis 5C ketat), kuratif (pendekatan persuasif dan kekeluargaan, komunikasi intensif), dan restrukturisasi pembiayaan (reschedule) bagi anggota yang memenuhi kriteria. Adapun faktor penyebab pembiayaan bermasalah adalah faktor internal (lemahnya analisis/monitoring) dan faktor eksternal, yang dominan disebabkan oleh kegagalan usaha dan penurunan ekonomi anggota.

Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Animasi Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas III SD N 1 Banarjoyo Mata Pelajaran Matematika

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual berbasis animasi terhadap prestasi belajar matematika materi bilangan pecahan sederhana. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas III SDN 1 Banarjoyo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sangat tinggi berdasarkan penilaian ahli media sebesar 91% termasuk dalam kategori “sangat layak”. Dan ahli materi sebesar 87% termasuk dalam kategori “ sangat layak”. Selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan respon positif dari peserta didik dengan persentase 86% serta respon guru sebesar 90% yang termasuk dalam kategori “sangat praktis’. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis animasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan dan prestasi belajar siswa.

Kesejahteraan Spiritual pada Pengamal dan Non-Pengamal Dzikir Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dirancang untuk menganalisis perbedaan kesejahteraan spiritual sebagai indikator ketenangan batin antara santri pengamal dan non-pengamal Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Lampung Tengah. Menggunakan metode kuantitatif komparatif non-eksperimental, sebanyak 108 santri dipilih melalui teknik sampling jenuh berdasarkan kriteria purposive, yang terdiri dari 55 santri pengamal dan 53 santri non-pengamal. Skala Kesejahteraan Spiritual (Spiritual Well-Being Scale/SWBS) yang mengukur dimensi religius dan eksistensial digunakan sebagai instrumen dengan validitas dan reliabilitas yang telah teruji. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji independent sample t-test untuk menguji perbedaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesejahteraan spiritual santri pengamal (Mean=87,49; SD=11,117) secara deskriptif lebih tinggi dibandingkan santri non-pengamal (Mean=86,25; SD=9,663). Namun, uji independent sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,536 (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menolak hipotesis alternatif (H₁) dan menerima hipotesis nol (H₀). Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa praktik thoriqoh saja tidak cukup untuk menjamin peningkatan kesejahteraan spiritual, dan pendekatan holistik yang mempertimbangkan dukungan sosial serta aspek eksistensial perlu dipertimbangkan dalam layanan bimbingan dan konseling di pesantren.

Hubungan empati terhadap kecenderungan perundungan pada remaja SMP

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

: Penelitian ini menyelidiki korelasi antara empati dan perilaku perundungan di kalangan siswa di Sekolah Menengah Pertama Ma'arif 1 Metro. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan populasi 321 siswa dengan ukuran sampel 178 siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen yang telah divalidasi yang terdiri dari skala empati 10 item dan skala perilaku perundungan 15 item. Uji asumsi awal menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi secara normal (p = 0,019) dan menunjukkan heteroskedastisitas (p = 0,000). Oleh karena itu, analisis non-parametrik melalui korelasi peringkat Spearman digunakan. Temuan deskriptif mengkategorikan empati (M = 22,69) dan perilaku perundungan (M = 23,93) dalam kategori sedang. Analisis inferensial mengungkapkan adanya korelasi positif yang signifikan, meskipun lemah (rₛ = 0,268, p 0,05) antara kedua variabel. Hasil ini menunjukkan bahwa dalam konteks penelitian ini, peningkatan empati berkaitan dengan peningkatan perilaku perundungan, yang mengindikasikan adanya kompleksitas hubungan antar variabel serta kemungkinan pengaruh faktor lain di luar penelitian.

Pengaruh Self-Efficacy dan Pola Asuh Demokratis Terhadap Pengambilan Keputusan Karir Remaja

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengambilan keputusan karier merupakan aspek penting bagi remaja dalam menentukan arah masa depan mereka. Kemampuan ini dianggap dipengaruhi oleh faktor internal berupa self-efficacy dan faktor eksternal berupa gaya pengasuhan demokratis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy dan gaya pengasuhan demokratis terhadap pengambilan keputusan karier pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Metro, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner atau angket. Populasi penelitian ini terdiri dari 1.040 siswa kelas sepuluh dan sebelas, dengan sampel sebanyak 289 siswa yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala self-efficacy, skala pola asuh demokratis, dan skala pengambilan keputusan karir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan karir dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Pola pengasuhan demokratis juga memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Selain itu, self-effcacy, memiliki pengaruh yang lebih dominan daripada pola pengasuhan demokratis, ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,895 dan nilai Beta sebesar 0,481. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan karir. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi self-efficacy dan semakin baik pola pengasuhan demokratis yang diterima siswa, semakin baik kemampuan siswa dalam mengambil keputusan karir dan sebaliknya.

PERAN REGULASI EMOSI SEBAGAI MEDIATOR ANTARA EMPATI DAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku bullying di kalangan siswa sekolah menengah pertama (SMP) merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis korban maupun pelaku. Berdasarkan data asesmen nasional Kemendikbudristek, tercatat 24,4 persen siswa berpotensi mengalami insiden bullying di sekolah, dengan separuh kasus terjadi di tingkat SMP. Empati dan regulasi emosi diduga memiliki peran penting dalam mencegah kecenderungan perilaku bullying. Namun, masih terbatas penelitian yang secara khusus menelaah peran regulasi emosi sebagai mediator dalam hubungan antara empati dan perilaku bullying pada siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran regulasi emosi sebagai mediator antara empati dan perilaku bullying pada siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi moderasi. Sampel penelitian sebanyak 222 siswa SMP Ma'arif 1 Metro yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Skala Empati (EmQue-CA versi Indonesia, α = 0,96), Skala Regulasi Emosi (α = 0,865), dan Skala Perilaku Bullying (α = 0,88). Analisis data menggunakan regresi moderasi dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku bullying (p = 0,285 > 0,05). Namun, regulasi emosi mampu memoderasi pengaruh empati terhadap perilaku bullying secara signifikan (p = 0,000 0,05). Nilai R Square sebesar 0,888 menunjukkan bahwa kontribusi regulasi emosi dan empati terhadap perilaku bullying mencapai 88,8%. Penelitian ini membuktikan bahwa regulasi emosi berperan sebagai variabel moderator yang memperkuat hubungan antara empati dan perilaku bullying pada siswa SMP. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya program pengembangan regulasi emosi dan empati secara terintegrasi dalam upaya pencegahan bullying di sekolah.

Kesejahteraan Spiritual pada Pengamal dan Non-Pengamal Dzikir Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dirancang untuk menganalisis perbedaan kesejahteraan spiritual sebagai indikator ketenangan batin antara santri pengamal dan non-pengamal Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Lampung Tengah. Menggunakan metode kuantitatif komparatif non-eksperimental, sebanyak 108 santri dipilih melalui teknik sampling jenuh berdasarkan kriteria purposive, yang terdiri dari 55 santri pengamal dan 53 santri non-pengamal. Skala Kesejahteraan Spiritual (Spiritual Well-Being Scale/SWBS) yang mengukur dimensi religius dan eksistensial digunakan sebagai instrumen dengan validitas dan reliabilitas yang telah teruji. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji independent sample t-test untuk menguji perbedaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesejahteraan spiritual santri pengamal (Mean=87,49; SD=11,117) secara deskriptif lebih tinggi dibandingkan santri non-pengamal (Mean=86,25; SD=9,663). Namun, uji independent sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,536 (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menolak hipotesis alternatif (H₁) dan menerima hipotesis nol (H₀). Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa praktik thoriqoh saja tidak cukup untuk menjamin peningkatan kesejahteraan spiritual, dan pendekatan holistik yang mempertimbangkan dukungan sosial serta aspek eksistensial perlu dipertimbangkan dalam layanan bimbingan dan konseling di pesantren.

analisis manajemen risiko dan mitigasi pembiayaan bermasalah pada akad murabahah studi kasus di bmt arta buana metro kc. tulang bawang

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko dan strategi mitigasi pembiayaan bermasalah pada akad murabahah di KSPPS BMT Arta Buana Metro Cabang Tulang Bawang, serta mengidentifikasi faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala cabang dan staf, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko di BMT Arta Buana dilakukan melalui tahap identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan monitoring dengan menerapkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) secara konsisten sejak tahap survei hingga pasca realisasi. Strategi mitigasi yang dilakukan meliputi tindakan preventif (analisis 5C ketat), kuratif (pendekatan persuasif dan kekeluargaan, komunikasi intensif), dan restrukturisasi pembiayaan (reschedule) bagi anggota yang memenuhi kriteria. Adapun faktor penyebab pembiayaan bermasalah adalah faktor internal (lemahnya analisis/monitoring) dan faktor eksternal, yang dominan disebabkan oleh kegagalan usaha dan penurunan ekonomi anggota.

Implementasi Tabungan Ta'awun Dengan Akad Mudharabah di BPRS Aman Syariah

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tabungan Ta’awun dengan akad mudharabah di BPRS Aman Syariah serta kesesuaiannya dengan perspektif ekonomi syariah. Tabungan Ta’awun merupakan produk yang menggabungkan prinsip tolong-menolong (ta’awun) dengan sistem bagi hasil (mudharabah) dalam pengelolaan dana nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak terkait di BPRS Aman Syariah, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tabungan ta’awun dengan akad mudharabah telah berjalan sesuai prinsip operasional perbankan syariah, menggunakan sistem setoran rutin dengan mekanisme keuntungan berbasis undian dan bagi hasil. Implementasi produk tabungan ta’awun dengan akad mudharabah dalam perspektif ekonomi syariah telah sesuai dengan prinsip syariah, seperti terhindar dari riba, mengandung nilai ta’awun, serta mendukung inklusi keuangan. Namun, dalam praktiknya masih belum optimal penerapan prinsip mudharabah dan nilai solidaritas sosial. Oleh karena itu, disarankan agar BPRS Aman Syariah meningkatkan transparansi dan edukasi kepada nasabah, nasabah lebih memahami mekanisme produk, serta peneliti selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam dampak produk terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pengaruh Self-Efficacy dan Pola Asuh Demokratis Terhadap Pengambilan Keputusan Karir Remaja

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pengambilan keputusan karier merupakan aspek penting bagi remaja dalam menentukan arah masa depan mereka. Kemampuan ini dianggap dipengaruhi oleh faktor internal berupa self-efficacy dan faktor eksternal berupa gaya pengasuhan demokratis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy dan gaya pengasuhan demokratis terhadap pengambilan keputusan karier pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Metro, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner atau angket. Populasi penelitian ini terdiri dari 1.040 siswa kelas sepuluh dan sebelas, dengan sampel sebanyak 289 siswa yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala self-efficacy, skala pola asuh demokratis, dan skala pengambilan keputusan karir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan karir dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Pola pengasuhan demokratis juga memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Selain itu, self-effcacy, memiliki pengaruh yang lebih dominan daripada pola pengasuhan demokratis, ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,895 dan nilai Beta sebesar 0,481. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan karir. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi self-efficacy dan semakin baik pola pengasuhan demokratis yang diterima siswa, semakin baik kemampuan siswa dalam mengambil keputusan karir dan sebaliknya.

Hubungan empati terhadap kecenderungan perundungan pada remaja SMP

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

: Penelitian ini menyelidiki korelasi antara empati dan perilaku perundungan di kalangan siswa di Sekolah Menengah Pertama Ma'arif 1 Metro. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan populasi 321 siswa dengan ukuran sampel 178 siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen yang telah divalidasi yang terdiri dari skala empati 10 item dan skala perilaku perundungan 15 item. Uji asumsi awal menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi secara normal (p = 0,019) dan menunjukkan heteroskedastisitas (p = 0,000). Oleh karena itu, analisis non-parametrik melalui korelasi peringkat Spearman digunakan. Temuan deskriptif mengkategorikan empati (M = 22,69) dan perilaku perundungan (M = 23,93) dalam kategori sedang. Analisis inferensial mengungkapkan adanya korelasi positif yang signifikan, meskipun lemah (rₛ = 0,268, p 0,05) antara kedua variabel. Hasil ini menunjukkan bahwa dalam konteks penelitian ini, peningkatan empati berkaitan dengan peningkatan perilaku perundungan, yang mengindikasikan adanya kompleksitas hubungan antar variabel serta kemungkinan pengaruh faktor lain di luar penelitian.

PERAN REGULASI EMOSI SEBAGAI MEDIATOR ANTARA EMPATI DAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perilaku bullying di kalangan siswa sekolah menengah pertama (SMP) merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis korban maupun pelaku. Berdasarkan data asesmen nasional Kemendikbudristek, tercatat 24,4 persen siswa berpotensi mengalami insiden bullying di sekolah, dengan separuh kasus terjadi di tingkat SMP. Empati dan regulasi emosi diduga memiliki peran penting dalam mencegah kecenderungan perilaku bullying. Namun, masih terbatas penelitian yang secara khusus menelaah peran regulasi emosi sebagai mediator dalam hubungan antara empati dan perilaku bullying pada siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran regulasi emosi sebagai mediator antara empati dan perilaku bullying pada siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi moderasi. Sampel penelitian sebanyak 222 siswa SMP Ma'arif 1 Metro yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Skala Empati (EmQue-CA versi Indonesia, α = 0,96), Skala Regulasi Emosi (α = 0,865), dan Skala Perilaku Bullying (α = 0,88). Analisis data menggunakan regresi moderasi dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku bullying (p = 0,285 > 0,05). Namun, regulasi emosi mampu memoderasi pengaruh empati terhadap perilaku bullying secara signifikan (p = 0,000 0,05). Nilai R Square sebesar 0,888 menunjukkan bahwa kontribusi regulasi emosi dan empati terhadap perilaku bullying mencapai 88,8%. Penelitian ini membuktikan bahwa regulasi emosi berperan sebagai variabel moderator yang memperkuat hubungan antara empati dan perilaku bullying pada siswa SMP. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya program pengembangan regulasi emosi dan empati secara terintegrasi dalam upaya pencegahan bullying di sekolah.