Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

941 karya publik ditemukan.

2026: 2712025: 2092024: 72023: 582022: 1342021: 12020: 1832018: 12016: 66

SEJARAH SOSIAL STATUS DAN HAK ANAK DI LUAR NIKAH

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini membahas tentang status dan hak anak di luar nikah. Hukum Islam menyatakan bahwa anak di luar nikah hanya mempunyai hubungan nasab dengan ibunya. Hukum Nasional Indonesia dalam Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam Pasal 100 juga mengatakan anak yang lahir di luar nikah hanya mempunyai hubungan nasab dengan ibunya dan keluarga ibunya. Hal ini menyadarkan kita bahwa ternyata selama ini semua hukum memandang anak yang lahir di luar nikah dengan sebelah mata dan mendiskriminasikan, padahal pada hakikatnya semua manusia terlahir secara fitrah (suci). Anak yang terlahir di luar nikah juga berhak hidup layak. Pada tahun 2012, muncul Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010 Tentang Status Anak di Luar Nikah, yang menyatakan anak yang lahir di luar nikah memiliki hubungan perdata dengan ayah biologisnya. Dengan munculnya putusan itu, penulis tertarik untuk mengkajinya dengan menggunakan pendekatan sejarah sosial.

SEJARAH LOKAL DAN TRADISI LISAN TENTANG BABAD TEMPUREJO

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Babad identik dengan tempat yang masih “perawan” dan oleh karenanya bersifat wingit. Sebagaimana tanah Jawa, pada abad ke-2 Masehi bangsa Hindu menamainya yabadiu. Yaba artinya enjelai (bidadari, surga) dan diu artinya tanah, sehingga yabadiu artinya tanah surga. 27 Karena keperawanan dan keindahannya tersebut, tidak hanya bangsa manusia yang memperebutkannya, akan tetapi bangsa lelembut juga berkeinginan menguasainya sebagai tempat tinggal. Karena tempat yang terbaik adalah yang terbaik bagi dua golongan tersebut. Konon, sejak abad ke-17 Masehi, tanah Jawa sudah ditempati oleh Bangsa Kalang yang pandai menempa besi dan bertanam padi di ladang. Tapi hidup mereka masih berpindahpindah (nomaden), 28 oleh karenanya belum dapat dikatakan sebagai pembabad. Hal yang sama juga berlaku bagi bangsa Hindu yang hanya mendiami pinggiran-pinggiran pulau dengan kelompok kecil. Semua ini adalah tentang riwayat kehidupan orang-orang terdahulu. Dalam konteks “Babad Tempurejo”, semua pengertian di atas dapat digunakan. Babad Tempurejo berarti sejarah, riwayat, dan cerita yang turun temurun tentang Tempurejo. Babad Tempurejo juga dapat berarti membuka lahan baru dengan menebas dan merambah pepohonan, semak belukar, rerumputan untuk mendirikan suatu pemukiman dengan nama Tempurejo. Pengertian pertama berarti merujuk kepada hasil jadi yang sudah terdokumentasi lewat proses heuristis, sedangkan yang kedua merupakan aktualisasi dari refleksi peristiwa di masa silam. Di dalam buku ini, pengertian pertama dapat dirujukkan kepada bagian awal hingga akhir. Sedangkan pengertian kedua kepada bagian ke-6 sebagai core-nya. “Babad Tempurejo” ber-setting pra dan pascaperang Jawa (de Java Oorlog, 1825-1830). Ia bermula dari motivasi internal beberapa individu untuk mencari “suasana baru” dan “dunia masa depan” bagi mereka dan keturunannya dari “kebisingan politik” dan “teror kolonialisme”.

METODE RISET EKONOMI & BISNIS

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Untuk penelitian tingkat tinggi di sekolah pasca sarjana, pemahaman terhadap teori secara mendalam sangat diperlukan dengan imajinasi yang tinggi terhadap permasalahan dan fenomena sosial di lapangan. Dengan memahami teori secara cermat, mendalam dan "kaffah", maka peneliti akan sangat gampang merumuskan kerangka pemikiran, yang merupakan pilar pokok dari gagasan, yang akan dijalankan. Jika kerangka pemikiran sudah dirumuskan dengan sempurna, maka keseluruhan "blueprint" bisa terlihat dengan jelas dan gamblang. Buku ini dilengkapi dengan contoh analisa data yang lengkap tentang regresi dan korelasi dengan menggunakan SPSS. Lebih dari itu, pembaca atau pembelajar juga disuguhi contoh analisa SEM (Structurel Equation Model), yang detail, lengkap dan bisa menjadi contoh untuk riset, yang akan dilakukan oleh mahasiswa, dosen maupun peneliti.

PERTAUTAN BUDAYA - SEJARAH MINANGKABAU & NEGERI SEMBILAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan “Bunga Rampai Catatan Perjalanan Suku Minangkabau di Tanah Semenanjung”. Sebagai bunga rampai, tentu saja isinya aneka rupa, aneka warna, baik dari segi isinya maupun cara mendeskripsikannya. Isi buku ini dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian. Bagian pertama berisi deskripsi tentang Alam Minangkabau dengan segala aspek budayanya. Diawali dengan Minangkabau: Tanah Leluhur, yang merupakan tema utama dan asal mulanya kajian, dan dari padanyalah kajian berikutnya dikembangkan. Artikel kedua, Negeri Sembilan: Rantau Minangkabau Tanah Semenanjung dan selanjutnya Menggali Pertautan Budaya dan Sejarah: Negeri Sembilan (Malaysia) dan Minangkabau (Indonesia). Ketiga tulisan tersebut menjelaskan tentang etnik Minangkabau dan budaya “Merantau” dengan seluruh penyebab dan implikasinya, baik ketika akan meninggalkan kampung halaman maupun ketika beradaptasi di negeri orang. Bagian Kedua berisi suka-suka dan narasi perantau Minangkabau ke Tanah Semenanjung Malaya. Dimulai dengan Syeikh Tahir Jalaluddin al-Falaki al-Azhari: Ulama Pembaharu (Ishlah) Malaysia . Kemudian Khatijah Sidek: “Unieng Pariaman” yang pernah menggegerkan Perpolitikan Malaysia. Dilanjutkan dengan Dato’ Seri Utama Tan Sri Abdul Samad Idris: Tokoh yang berjasa membuka kembali hubungan Negeri Sembilan dan Minangkabau dan Dato’ Seri Utama DR. Rais Yatim: Urang Minang yang berkhidmat pada Negara dan Masyarakat Malaysia. Prof. Dr. Dato’ Firdaus Abdullah: Ilmuan politik yang berkhidmat dalam bidang budaya. Diakhiri dengan Ahmad Boestamam: Merdeka dengan darah dama API. Pemilihan tokoh-tokoh tersebut, pertama-tama karena ikatan kulturalnya dengan Minangkabau cukup tinggi, dan hal itu terasa baik dalam tulisan-tulisan maupun dalam pembicaraannya dimana-mana tempat. Yang kedua, tokoh-tokoh tersebut memiliki zamannya, mulai dari era klasik sampai zaman mutakhir sekarang ini. Mulai dari profesi ulama, budayawan, wartawan, sampai pada politisi. Seluruhnya memiliki perbedaan tetapi juga memiliki persamaan. Salah satu persamaannya adalah mereka memiliki watak egalitarian, demokratis , memiliki mobilitas yang tinggi, siap untuk berbeda dengan arus utama zamannya (pembangkang) dan “berhaluan kiri” serta kebanyakan mereka memulai karir dengan dan dalam bidang tulis-menulis atau kewartawanan. Pilihan wilayah Tanah Semenanjung umumnya dan Negeri Sembilan khususnya sebagai obyek kajian bukan sekedar karena Negeri Sembilan sebagai sasaran merantau awal etnik Minangkabau. Tetapi karena kedua wilayah ini mengalami pasang naik dan pasang surut dalam pertautan sejarah dan budayanya masing-masing. Terdapat hubungan sejarah, budaya dan peradaban yang sangat erat antara Minangkabau dengan Negeri Sembilan. Bahkan raja pertama, kedua, ketiga Negeri Sembilan dijemput ke Pagaruyung. Namun juga menjadi kenyataan bahwa selama berabad-abad hubungan tersebut terkubur karena berlalunya waktu dan memburuknya hubungan Indonesia dan Malaysia. Oleh karena itu, inilah waktu yang tepat untuk menggali hubungan lama dan membina hubungan masa depan yang jauh lebih baik dan mesra. Buku ini adalah awal dari sebuah usaha besar untuk memberikan makna bagi hubungan kedua Negara Indonesia dan Malaysia, antara dua Propinsi/Kerajaan Negeri - Sumatera Barat (Minangkabau) dan Negeri Sembilan. Mudah-mudahan dengan usaha ini semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia.

Sejarah Sastra Arab dari Beragam Perspektif

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan hasil penelusuran penulis tentang perjalanan sastra Arab, mulai dari kemunculannya hingga saat ini sebagai bahan literatur untuk dosen, mahasiswa, dan pemerhati Sastra Arab pada umumnya. Buku ini mengacu pada beragam perspektif yang tertuang di dalam berbagai referensi, baik yang ditulis oleh sejarawan-kritikus Arab maupun Barat sehingga diyakini berbeda dari buku sejenis yang sudah ada sebelumnya. Penelitian dan penelusuran ini juga berupaya mengumpulkan sebanyak mungkin contoh karya para sastrawan Arab yang tersebar di pelbagai literatur yang jarang digunakan oleh peneliti. Materi yang termuat didalamnya seputar sastra arab hingga kemunculan islam, sastra arab era Nabi Muhammad, perkembangan sastra arab pada masa dinasti umayyah, bani abbasiyah, hingga awal perkembangan sastra arab modern.