2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini membahas ilmu komunikasi dalam perspektif filsafatnya, etikanya, dan perspektif Islam. Ilmu komunikasi memiliki peran besar dalam membangun pola berpikir di masyarakat karena itu para pencinta dan pengguna ilmu harus mengolaborasi antara aspek keilmuan dan kearifan lokal serta agama. Diharapkan penggunaan ilmu ini, seperti dalam praktik komunikasi politik, public relations atau komunikasi pemasaran, tetap dalam koridor titik harmoni bangsa, yakni Pancasila. Pancasila sendiri merupakan perwujudan nilai-nilai agama. Agama menjadi bahasan yang harus selalu menyertai pengembangan dan penggunaan ilmu karena sumber segala ilmu adalah Allah. Rasionalitas manusia dalam pengembangan ilmu harus ditempatkan sesuai dengan rasionalitas Allah sebagai Pencipta. Buku ini penting sebagai sarana introspeksi perilaku-perilaku komunikasi era digital agar juga tidak meninggalkan adab atau etika komunikasi yang diajarkan agama dan kearifan bangsa ini agar tidak muncul bencana komunikasi. Buku persembahan penerbit PrenadaMedia
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ilmu akhlak berperan sebagai media atau lebih tepat sebagai katalisator yang memberi kesempatan seseorang memiliki ruang untuk menjadikan tingkalakunya lebih baik, sekalipun tidak memberikan jaminan kepada orang yang mempelajarinya akan menjadi orang yang berakhlak baik. Mungkin saja ilmu akhlak tidak menjamin orang yang mempelajarinya secara otomatis akan berakhlak baik, tetapi setidaknya ilmu akhlak memberikan pengetahuan tentang yang baik dan yang buruk. Ilmu akhlak juga menunjukkan kepada orang yang mempelajarinya bukan hanya tahu apa yang baik dan apa yang buruk, tetapi juga menunjukkan apa akibat dari kebaikan dan keburukan bagi yang menjalankan atau meninggalkannya. Ilmu akhlak pun bukan hanya sekedar menjadikan seseorang memiliki pengetahuan tentang yang baik dan buruk, tetapi juga menyadarkan seseorang akan apa yang harus dilakukan dan apa yang mesti ditinggalkan untuk keselamatan hidupnya, dan juga agar dapat mencapai tujuan hidup yang hendak dicapai. Selain itu, ilmu akhlak juga dapat menjadi stimulus bagi jiwa untuk melakukan penilaian terhadap dirinya sendiri, dan sekaligus menjadi pendorong bagi jiwa-jiwa yang memiliki kemauan untuk membenahi dan memperbaiki kebeningan dan kejernihannya. Ibarat matahari di siang hari, ilmu akhlak dapat menunjukkan manusia segala sesuatu yang ada di sekelilingnya terlihat secara jelas, baik itu yang baik maupun yang buruk, sehingga mudah bagi manusia untuk memilah dan memilih yang baik dan yang buruk, atau seperti bulan dan bintang di malam hari, ilmu akhlak menjadi petunjuk arah, sehingga manusia dapat mengetahui kemana arah Timur, Barat, Utara dan Selatan, sehingga manusia tidak tersesat dalam perjalanannya.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Filsafat ini berisi konsep dasar dari filsafat, sejarah munculnya ilmu filsafat, kaitan ilmu filsafat dengan ilmu pengetahuan teknologi, serta kajian ilmu ilmiah da lam perspektif filsafat ilmu. Pembaca dapat memperoleh manfaat edukasi dan pencerahan bagi kelangsungan kehidupannya. Oleh karena buku ini mengedukasi dan memberikan pencerahan kepada kita, kita dapat mengerti dan memahami tentang filsafat, perkembangan filsafat, hubungan filsafat dengan ilmu pengetahuan, manfaat dan kontribusi nyata filsafat dalam kehidupan. Dengan demikian, buku ini layak menjadi bacaan bagi berbagai kalangan atau lapisan masyarakat. Pengetahuan tentang filsafat akan menjadikan seseorang menyadari tentang konsep dirinya sebagai manusia dan kontribusi yang bisa diberikannya pada kehidupan manusia. Selamat membaca dan menemukan konsep diri Anda untuk dapat berkontribusi dalam kehidupan manusia!
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku yang berjudul Buku Ajar Akhlak Tasawuf ini dibuat untuk bahan ajar mahasiswa yang disesuaikan berdasarkan Kurikulum KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dan RPS (Rencana Pembelajaran Semester). Dengan diterbitkannya buku ini diharapkan para mahasiswa dapat memahami secara mendalam tentang hal-hal yang berkaitan dengan materi yang dikaji dalam Akhlak Tasawuf, di antaranya agar mahasiswa dapat memahami persoalan-persoalan pokok di sekitar nilai-nilai baik buruknya, tingkah laku manusia dan memahami esensi, upaya pakar, dan ide suatu praktik yang berkembang dalam tasawuf.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Pegangan Guru Akidah Akhlak Kelas XI untuk Madrasah Aliyah Semester Genap ini sebagai bahan untuk dapat digunakan oleh seorang guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di mana di dalamnya berisi tentang materi pelajaran Akidah Akhlak kelas XI, dan bagaimana kita mengajar dan memberikan penilaian kepada peserta didik. Di dalam masing–masing Bab dijelaskan tentang kompetensi dasar, iqra, proses pembelajaran dan penilaian. Semoga buku ini dapat dijadikan referensi dan bahan literasi.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Syari’ah adalah aspek eksoterik islam secara formal dalam pelaksanaan beribadah kepada Allah yang dirujuk al-Qur’an sebagai tujuan utama penciptaan, sedangkan tasawuf merupakan aspek esoterik islam sebagaimana diisyaratkan dalam konsep ihsan: Beribadahlah engkau seakan-akan melihat Tuhan, dan seandainya engkau tidak melihat-Nya, niscaya Dia melihatmu. Oleh karenanya, Sepantasnyalah kedua aspek penting ini tidak dipahami secara parsial, namun dapat diintegrasikan sebagai dua hal yang saling melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya. Pemaduan yang seimbang terhadap kedua aspek itu, baik aspek lahir maupun aspek batin, maka akan mampu mengapresiasi dimensi spiritual dari ibadah formal dan non formal yang bersimbiosis ekspresi keimanan yang subur. Tasawuf adalah pemurnian hati dengan takhallinya dari selain Allah kemurnian hati dapat diraih melalui proses musyahadat, berpegang teguh pada sunnah dalam segala kondisi, zuhud terhadap keduniaan, dan menundukan nafsu diri dari kecenderugan menuruti syahwat-syahwat hedonisme yang bertentagan dengang syara`. Tasawuf dan mistisisme sangat erat terkait dengan Imam Ghazali, yaitu ihya` ‘ulum al-din, bidayah al-hidayah, kimiya’ al-sa’adah al-arbain fi ushul al-din. Mistisisme adalah ikatan spiritual transendental yang mempertautkan seorang sufi dengan Sang Khaliq, yang terwujud dalam peningkatan ibadah dan ketaatan terhadap-Nya serta teraktualisasi dalam perilaku kehidupannya melalui akhlak mulia. Karena misi propetik Rasulullah diutus ke muka bumi, untuk menyempurnakan akhlak mulia. Prinsip dasar tasawuf adalah zuhud terhadap keduniaan, menapak naik ke jenjang maqamat dan ahwal, hingga mencapai fana` dari segala sesuatu selain Allah swt. Adapun tujuan idealistiknya adalah memperoleh makrifat sempurna dari Allah melalui jalan kasyf dan ilham dari-Nya. Buku Mutiara Akhlak Tasawuf ini merupakan referensi utama mahasiswa dalam mata kuliah Akhlak Tasawuf di berbagai perguruan tinggi agama islam di UIN, IAIN, STAIN serta PTKAI khususnya di Fakultas-fakultas Tarbiyah, Dakwah, Syari’ah, Ushuluddin, dan Adab. Selain itu, juga dapat dikonsumsi siapa saja yang ingin memperdalam tasawuf secara komprehensif untuk meningkatkan kesalehan dalam beribadah dan bermu’amalah.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku hadir sebagai buah kegelisahan melihat dan mengamati keadaan dewasa ini. Tampaknya akhlak manusia semakin hancur dan kebablasan disebabkan pengaruh global. Kebebasan manusia memperturutkan keinginan dan hawa nafsunya tanpa memikirkan konsekuensinya. Ajaran yang terdapat dalam tasawuf akhlaki antara lain: 1) Takhalli, yaitu penyucian diri dari sifat-sifat tercela. 2) Tahalli, yaitu menghiasi dan membiasakan diri dengan sikap perbuatan terpuji. 3) Tajalli, yaitu tersingkapnya Nur Ilahi (cahaya Tuhan) seiring dengan sirnanya sifat-sifat kemanusiaan yang negatif pada diri manusia setelah tahapan takhalli dan tahalli. Tasawuf akhlaki akan mewujudkan akhlak mulia kepada manusia yang mengamalkan ajaran-ajarannya. Akhlak mulia adalah puncak dari segala amal ibadah manusia, ibarat pohon kayu adalah buahnya. Buah pohon kayu itu, baik atau buruk tergantung perawatannya dan pemeliharaannya. Begitu pula gambaran amal ibadah dan akhlak manusia. Jadi indikator ibadah manusia, diterima atau tidak diterima oleh Allah swt, dapat dilihat dan diamati dari akhlaknya (bersikap dan bertutur kata) dalam kehidupan sehari-harinya.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini sengaja hadir untuk ikut memberikan informasi dan pengetahuan secara komprehensif mengenai sejarah kehidupan Al-Ghazali, peran, dan jasanya pada bidang sosial politik, pendidikan , filsafat, akhlak dan tasawuf. Keempat bidang tersebut menjadi kajian penting dalam buku ini mengigat al Ghazali begitu "getol" memberikan penjelasan mengenai kehidupan sosial politik yang memang pada masa itu sangat mencekam akibat pencaturan dua aliran teologi yakni sunni dan syia'ah ditambah kondisi perpolitikan yang cenderung tidak stabil
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ilmu Perbandingan Agama adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang berusaha untuk memahami gejala-gejala keagamaan dari suatu kepercayaan dalam hubungannya dengan agama lain. Pemahaman ini meliputi persamaan juga perbedaan.3 Definisi yang hampir serupa juga dikemukakan oleh K. Sukardji yang menjelaskan bahwa Ilmu Perbandingan Agama adalah Ilmu yang mengkaji sejumlah agama (beberapa agama) dengan berbagai aspkenya untuk mengetahui persamaan dan perbedaannya satu sama lain, secara keseluruhan atau pada masalah-masalah tertentu menurut azas, sistem dan metode tertentu yang dilakukan dengan teliti.4 Karena berimplikasi kepada komparasi inilah kemudian ada sarjana yang mendefinisikan Ilmu Perbandingan Agama sebagai ilmu yang membandingkan asal-usul, struktur dan ciri-ciri dari berbagai agama dunia, dengan maksud untuk menentukkan persamaanpersamaan dan perbedaan-perbedaannya yang sebenarnya, sejauh mana hubungan antar satu agama dengan agama-agama yang lain, dan superioritas dan inferioritas yang relatif apabila dianggap sebagai tipe-tipe. Sekalipun analisis komparatif tidak dapat terhindarkan dalam kajian Ilmu Perbandingan Agama, tetapi kajian komparatif bukanlah misi utama dari kajian ilmu ini karena misi utamanya tidak lain mengajarkan hal-ihwal yang berkaitan dengan agama. Tentang hal ini, Hasbullah Bakry menjelaskan bahwa Ilmu Perbandingan Agama mengajarkan tentang agama-agama, baik yang ada penganutnya di negeri kita ini atau tidak, baik yang disebut missionary religions (ajaran agama untuk disiarkan bagi semua orang), maupun non-missionary religions (ajaran agama yang tidak untuk disiarkan bagi semua orang). Jadi, sebenarnya kata “perbandingan” yang terdapat dalam nama Ilmu Perbandingan Agama tidaklah mewakili substansi dari ilmu ini, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa istilah ini dalam perkembangannya telah dibajak guna kepentingan dan tujuan normatif tertentu. Para pembanding agama memperbandingkan agama dengan tujuan menentukan nilai normatif agama-agama dan menunjukkan keunggulan agamanya sendiri. Houston Smith pernah menyebut “comparative” merosot menjadi “competitive”. Di sini perbandingan agama menjadi “apologetik”. Untuk menghindari kerancuan ini, maka ada yang memakai istilah “Sejarah Agama-agama” dalam arti yang sama dengan “Religionswissenschaft”. Istilah yang terakhir inilah yang pertama kali digunakan oleh Max Muller pada tahun 1857 dengan tujuan agar disiplin baru ini terbebas dari filsafat agama dan terutama dari teologi, sehingga menjadi ilmu yang deskriptif, ilmiah, objektif. Diusahakan agar terhindar dari penilaian normatif dan subjektif.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pendidikan akhlak merupakan soko guru kehidupan yang mempunyai peranan sangat penting dalam menciptakan kedamaian. Nilai-nilai akhlak Qur'ani dalam pemikiran-pemikiran Syaikh Nawawi, kaitannya mengenai pendidikan akhlak dalam Tafsir Munir / Marah Labid layak dibahas dan dipelajari. Dalam hubungan ini merupakan studi kajian Tarbawi Perspektif Syaikh Nawawi Al-Bantani. Di dalamnya dikupas kandungan kajian pendidikan akhlak karimah. Implementasi akhlak diperlukan adab dan tatakrama yang harus dipegang oleh umat manusia baik secara vertikal (antara diri manusia dengan Khaliq), maupun secara horizontal (antara dirinya sendiri dengan masyarakat, maupun dengan lingkungan dan sesama manusia). Urgensi mengkaji pendidikan akhlak Qur'ani berperan positif bagi perkembangan dan kemajuan budaya masyarakat. Pendidikan akhlak hadir memiliki banyak fungsi yang tidak hanya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa an sich, tetapi juga berfungsi sebagai pencerdasan diri, sosial, negara, bangsa, dan bahkan dunia. Pendidikan akhlak yang dijalankan Syaikh Nawawi al-Bantani diarahkan pada pendidikan intelektualitas dan spiritual secara terpadu. Pendidikan intelektualitas dibangunnya pada kajian-kajian keilmuan, sedangkan pendidikan ruhani dibangunnya pada bahasan akhlak-tasawuf. Implikasi pendidikan yang dicanangkan Syaikh 'Abd al-Qâdir al-Jîlâniy perlu diberdayakan pada masyarakat Indonesia dalam rangka upaya optimalisasi potensi dasar manusia secara terpadu dan terarah menuju kesuksesan hidup manusia di dunia dan akhirat. Di kalangan masyarakat dalam manifestasi cita-cita hidup mulia perlu ditransformasikan nilai-nilai budi luhurnya terhadap pribadi generasi penerusnya. Sehingga implikasi dari pemikiran pendidikan akhlak Syaikh Nawawi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan memperkaya konsep-konsep pendidikan Islam di Indonesia.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
“Tidak mudah menjelaskan secara detail dimensi ontologi, epistemologi dan aksiologi ilmu komunikasi. Nyatanya, itu tidak berlaku bagi penulis buku ini. Uraiannya jelas, bahasanya pun lugas. Di sini kepiawaian penulis teruji baik. Selamat membaca….” —Dr. Andy Dermawan, M.Ag., Dosen Filsafat Ilmu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ada sebuah “kegamangan” yang terus menghinggapi benak kita, ketika mempersoalkan kebenaran Ilmu Komunikasi sebagai suatu realitas pengetahuan yang selalu bergerak dan mengalir secara dinamis. Bahkan, keragu-raguan pun mengarah pada pertanyaan-pertanyaan mengenai ontologi, epistemologi dan aksiologi Ilmu Komunikasi itu sendiri. Pertanyaannya, mengapa masyarakat tertutup, total, serta irasional seperti sekarang ini dapat terjadi? Apa relasinya dengan filsafat ilmu dan apa guna filsafat ilmu untuk menguraikan hal ini? Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dalam ilmu-ilmu sosial, termasuk ilmu komunikasi? Benarkah terjadi krisis dalam ilmu komunikasi? Berbagai implikasi dalam mempersoalkan ilmu sebagai satu realitas baik secara ontologi, epistemologi, dan aksiologi menjadi bagian yang signifikan untuk menjawab beragam pertanyaan di atas hal ini.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Filsafat hukum bertumpu pada renungan dan hasrat manusia cerdas sebagai subjek hukum yang hidup di dalam dinamika hukum. Oleh sebab itu, filsafat hukum tidaklah dapat dilepaskan dari manusia yang berperan sebagai subjek hukum maupun subjek filsafat, karena manusia membutuhkan hukum dan hanya manusia yang sesungguhnya lah yang mampu berfilsafat, ini merupakan capaian tertinggi manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Filsafat hukum relevan dalam upaya pembangunan hukum yang seutuhnya. Hal ini disebabkan tugas filsafat hukum adalah untuk menjelaskan sejelas-jelasnya fondasi nilai hukum tersebut secara filosofis, yang mampu memformulasikan cita-cita kemaslahatan dalam wujud damai dan sejahtera di dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya itu melalui filsafat hukum pula secara radikal akan mengubah hasrat manusia melalui paradigma hukum guna memenuhi tuntutan perkembangan hukum pada suatu masa dan tempat tertentu. Penegakan hukum dan kemaslahatan harus menggunakan jalur pemikiran yang tepat dan koheren dengan cita-cita hukum tersebut. Oleh karenanya, untuk merealisasikan pernormaan maupun konten dari norma tersebut harus ditentukan oleh keyakinan etis, keadilan, dan kemaslahatan, supaya norma yang telah dibakukan tersebut tidak menimbulkan suatu kondisi penyelewengan sistematis yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Hukum merupakan sumber kekuasaan berupa kekuatan dan kewibawaan dalam praktik kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Hukum tanpa kekuasaan adalah imajinasi, sedangkan kekuasaan tanpa hukum adalah zalim. Sekalipun zaman berubah, masyarakat berubah hingga mengarah pada perubahan dan perkembangan hukum. Namun, idealnya cita-cita hukum tidak boleh berubah, untuk memastikan konsistensi terhadap pemenuhan dari cita-cita hukum inilah dibutuhkan adanya filsafat hukum.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan