2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang meliputi akidah, ibadah, dan akhlak dalam kegiatan Jama’ah Manaqib Jawahirul Ma’ani di Desa Sumbergede Dusun V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berlangsung melalui tahapan pemahaman, penghayatan, pembiasaan, dan internalisasi nilai melalui keteladanan. Nilai akidah, ibadah, dan akhlak tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari jama’ah, seperti meningkatnya kesadaran beribadah, sikap tawakal, keikhlasan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan proses ini didukung oleh lingkungan religius, kegiatan manaqib yang rutin, keteladanan tokoh agama, serta kuatnya ukhuwah antar jama’ah. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan tingkat pemahaman, kurangnya kesadaran individu, serta pengaruh lingkungan sosial dan modernisasi. Dengan demikian, kegiatan manaqib terbukti menjadi media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius jama’ah.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya membentuk akhlak siswa di tengah fenomena penurunan moral remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi implementasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran PAI siswa kelas VII SMP Ma’arif 01 Kota Metro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru PAI, dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, guru telah mengintegrasikan nilai-nilai moral dalam perangkat pembelajaran, namun belum sepenuhnya terukur secara sistematis. Pada tahap pelaksanaan, nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian, serta toleransi telah diterapkan melalui metode keteladanan dan pembiasaan, meskipun belum konsisten pada semua siswa. Sementara itu, pada tahap evaluasi, penilaian dilakukan melalui observasi perilaku, namun belum menggunakan instrumen autentik yang terstruktur. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran PAI telah berjalan cukup baik, namun masih perlu penguatan agar lebih efektif dalam membentuk akhlak siswa secara berkelanjutan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pada lembaga pendidikan saat ini proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru cenderung hanya didominasi dengan model satu arah dan tidak diselingi dengan yang lain sehingga siswa tidak antusias dalam mengikuti pembelajaran. Untuk itu diperlukan minat dan motivasi belajar saat proses pembelajaran berlangsung. Jika siswa tertarik saat kegiatan belajar mengajar, maka diharapkan prestasi belajarpun meningkat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “apakah ada pengaruh yang positif minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI siswa kelas VIII di SMP Ma’arif 9 Kecamatan Seputih banyak kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2024/2025”. Tujuan penelitian ini adalah: “untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang positif minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI siswa kelas VIII di SMP Ma’arif 9 Kecamatan Seputih banyak kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2024/2025”. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif kemudian yang menjadi populasinya terdiri dari 208 siswa sehingga dinamakan penelitian sampel penelitian dengan 90 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode angket (Questionare), metode wawancara (Interview) dan metode dokumentasi. Hasil analisa data yang telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan statistik Regresi Linier Multiple dan menghasilkan model persamaan regresi (Yc=113.984,07+(-0,033)X1+3,057X2) menunjukkan bahwa harga Fhitung jika di bandingkan dengan Ftabel ternyata lebih besar, yaitu -41,736 > 3,13. Maupun Fhitung yang diperoleh untuk menguji keberartian koefisien korelasi multiple -41,778 sehingga mampu menjelaskan pengaruh yang positif minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI. Hal ini menunjukkan model regresi tersebut sangat signifikan. Berarti hipotesis (Ha) yang penulis ajukan dalam penelitian ini diterima yaitu terdapat pengaruh yang positif minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar PAI siswa kelas VIII di SMP Ma’arif 9 Seputih Banyak Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2024/2025.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Critical Thinking, Collaboration, dan Communication) serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang dilanjutkan dengan uji coba quasi experimental desain nonequivalent control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Kesumajaya semester genap tahun ajaran 2025/2026. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kritis dan kreatif, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta angket respons siswa. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis 4C yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Nilai N-Gain kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen sebesar 0,72 (kategori tinggi) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,31 (kategori sedang). Nilai N-Gain kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen sebesar 0,68 (kategori sedang) sedangkan kelas kontrol 0,25 (kategori rendah). Hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (p 0,05). Respons siswa terhadap pembelajaran sangat positif dengan rata-rata skor 86,5%. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian game-based learning, media manipulatif, dan permainan tradisional dalam kerangka 4C secara sistematis dan terpadu. Kata kunci: pemb
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tradisi keagamaan berperan sebagai sarana penting dalam penanaman nilai-nilai islam di dalam komunitas, tetapi mengalami transformasi sejalan dengan kemajuan modern dan teknologi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai islam dalam tradisi keagamaan masyarakat desa Bumiharjo, mendeskripsikan makna dan fungsi tradisi keagamaan sebagai media internalisasi nilai-nilai islam dalam kehidupan masyarakat, menganalisis perubahan praktik keagamaan masyarakat desa Bumiharjo dari segi bentuk, intensitas,dan partisipasi,serta mengkaji perbedaan respons antara generasi tua dan generasi muda dalam menjalankan tradisi keagamaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik etnografi untuk memahami makna praktik keagamaan dari sudut pandang data diperoleh melalui pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Temuan penelitian menunjukan bahwa tradisi keagamaan seperti, pengajian, yasinan, dan tahlilan tetap berperan penting sebagai sarana utama dalam menginternalisasikan nilai-nilai islam melalui proses hubilitasi, interaksi sosial, dan pengalaman bersama.Namun praktik keagamaan menunjukan adanya praktik keagamaan, menunjukan adanya perubahan, dicirikan oleh variasi bentuk, tingkat keterlibatan, dan pemaknaan, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung bersikap fleksibel dan individualistik. Studi ini memberikan konstribusi dalam kajian sosial keagamaan dengan mengungkapkan bahwa tradisi keagamaan adalah medium yang dinamis untuk menjaga kelangsungan nilai-nilai islam ditengah perubahan sosial
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Arabic plays a central roll in islamic education at the language Arabic Qur'an and sunnah
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Discovery Learning pada materi aritmatika sosial kelas VII SMP yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa Indonesia berdasarkan hasil PISA serta terbatasnya bahan ajar yang mendorong pembelajaran penemuan mandiri. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang dimodifikasi hingga tahap develop dengan uji coba terbatas. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas VII MTs Al-Asror Lampung Timur. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket praktikalitas guru dan siswa, serta tes kemampuan pemecahan masalah (pretest-posttest). Hasil penelitian menunjukkan: (1) LKPD yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh ahli materi (88,89%) dan ahli media (88,57%); (2) LKPD dinyatakan sangat praktis berdasarkan respon guru (92,77%) dan siswa (90,00%); (3) LKPD efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan nilai N-Gain sebesar 0,57 (kategori sedang). Produk LKPD memiliki karakteristik memuat enam sintaks Discovery Learning yang terintegrasi dengan langkah pemecahan masalah Polya, menggunakan bahasa komunikatif, dan menyajikan masalah kontekstual. Kesimpulannya, LKPD berbasis Discovery Learning yang dikembangkan layak digunakan untuk memfasilitasi peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi aritmatika sosial.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Talking Stick terhadap keaktifan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Ilmu Shorof di Pondok Pesantren Wali Songo. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat partisipasi dan pemahaman siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Partisipan penelitian adalah siswa yang mengikuti pembelajaran Ilmu Shorof, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest) serta lembar observasi untuk mengukur keaktifan siswa. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keaktifan dan pemahaman siswa setelah penerapan metode Talking Stick, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai antara pretest dan posttest. Oleh karena itu, hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa metode Talking Stick berpengaruh positif terhadap hasil belajar dapat diterima. Kesimpulannya, metode Talking Stick efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Ilmu Shorof. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembinaan karakter literasi santri di Pondok Pesantren Nurul Qodiri dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kendala dalam pembinaan literasi santri, seperti kurangnya konsistensi kegiatan belajar ketika ustadz tidak hadir, rendahnya motivasi sebagian santri, serta penggunaan handphone yang lebih dominan untuk hiburan dibandingkan sebagai sarana belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi ustadz dan santri yang telah lulus Alfiyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan literasi santri dilakukan melalui kegiatan ngaji kitab, diskusi, dan belajar mandiri. Kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter santri seperti kebiasaan membaca, kemandirian, serta tanggung jawab dalam belajar. Peran ustadz sangat penting sebagai pembimbing dan motivator dalam membentuk kebiasaan literasi santri. Selain itu, penggunaan handphone memberikan dampak ganda, yaitu sebagai alat bantu belajar sekaligus potensi pengganggu konsentrasi. Faktor pendukung pembinaan literasi meliputi lingkungan pesantren yang kondusif dan tradisi keagamaan yang kuat, sedangkan faktor penghambat antara lain kurangnya konsistensi, rasa malas, serta penggunaan handphone untuk hiburan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter literasi di pesantren berjalan dengan baik, namun perlu penguatan dalam pengawasan penggunaan teknologi dan peningkatan motivasi belajar santri.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
A B S T R A K Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I di SDN 21 Tegineneng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah merancang strategi pembelajaran secara sistematis melalui penyusunan modul ajar, pemilihan metode seperti read aloud dan mengeja, serta penggunaan media pembelajaran berupa kartu kata dan gambar. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan membaca bersama dan latihan individu. Respon siswa terhadap pembelajaran menunjukkan kecenderungan positif, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dan minat membaca, meskipun kemampuan membaca masih beragam. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa, rendahnya motivasi, serta keterbatasan dukungan orang tua. Guru mengatasi kendala tersebut melalui bimbingan individual, penggunaan media konkret, serta pemberian motivasi. Temuan penelitian menegaskan bahwa strategi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual berperan penting dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang masih dipengaruhi oleh penggunaan strategi pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung berpusat pada guru. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep ideal pembelajaran yang interaktif dan praktik pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya pada mata pelajaran PAI di SMP Ma’arif 1 Metro. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling yang melibatkan guru PAI dan siswa kelas VIII. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan secara integratif melalui bimbingan individual, pendekatan afektif berupa pujian dan nasihat, penggunaan media pembelajaran, serta penerapan kuis sebagai evaluasi formatif. Strategi tersebut mampu meningkatkan minat, keterlibatan, dan pemahaman siswa, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan variasi strategi. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran PAI tidak hanya ditentukan oleh metode, tetapi juga oleh interaksi pedagogik yang adaptif dan kontekstual, sehingga memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan humanis.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT This study aims to examine the strategy of religious escalation efforts in enhancing religious values among inmates at the Correctional Facility of Polres Mesuji. The background of this research is based on the importance of religious development as a part of moral and spiritual rehabilitation to help inmates lead better lives after serving their sentences.The research uses a qualitative method with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The informants consist of correctional officers, religious leaders, and inmates who participate in religious development programs. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions in a descriptive manner.The findings show that the religious escalation strategy implemented at the Polres Mesuji correctional facility includes several steps: (1) strengthening routine religious programs such as Qur'anic study sessions, congregational prayers, and Islamic lectures; (2) active involvement of local religious figures as spiritual mentors; (3) personal and religious counseling approaches; and (4) motivation and Accepted rewards for inmates who demonstrate positive behavioral changes. This strategy has proven effective in building inmates' spiritual awareness, improving discipline, and reinforcing religious values such as honesty, responsibility, and repentance.This research recommends Enriches the body of knowledge in the fields of criminology, religious psychology, and religious education, particularly in the context of inmate rehabilitation.Offers a new perspective on the escalation of religious effort as a strategy for moral and spiritual development within correctional institutions.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keharmonisan keluarga dan sopan santun siswa serta menganalisis pengaruh keharmonisan keluarga terhadap sopan santun siswa di MTs TQ Al-Falahiyah Lampung Timur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MTs TQ Al-Falahiyah sebanyak 170 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik cluster sampling, diperoleh 100 siswa. Instrumen penelitian berupa skala keharmonisan keluarga (20 item) dan skala sopan santun (20 item) dengan skala Likert 1-5. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat (normalitas, linearitas, heteroskedastisitas), dan uji hipotesis (korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear sederhana) dengan bantuan SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keharmonisan keluarga siswa berada pada kategori sedang (65%) dan tingkat sopan santun siswa pada kategori sedang (62%). Terdapat pengaruh yang signifikan antara keharmonisan keluarga terhadap sopan santun siswa dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,452, yang berarti keharmonisan keluarga memberikan kontribusi sebesar 45,2% terhadap sopan santun siswa, sedangkan 54,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris pertama yang mengukur secara kuantitatif pengaruh keharmonisan keluarga terhadap sopan santun siswa pada konteks madrasah tsanawiyah berbasis pesantren di Lampung Timur, yang sebelumnya belum tersedia data statistik yang sistematis.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Rohimatul Fua’dah.”Penggunaan Metode Drill Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 2 di MI Darul Ulum Panaragan.” Skripsi, Universitas Ma’arif Lampung ( UMALA ), 2026 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa kelas II sekolah dasar, khususnya dalam membaca permulaan seperti mengenal huruf, membaca suku kata, kata, dan kalimat sederhana. Berdasarkan hasil observasi awal di MI Darul Ulum Panaragan, masih terdapat siswa yang belum mampu membaca dengan lancar sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman terhadap materi pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa, salah satunya adalah metode drill. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan metode drill dalam pembelajaran membaca serta untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode drill terhadap kemampuan membaca siswa kelas II MI Darul Ulum Panaragan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa kelas II. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes membaca. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 54,3 dan nilai rata-rata posttest sebesar 72,6, sehingga terjadi peningkatan sebesar 18,3. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 9,12 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,06 pada taraf signifikan 5%, sehingga hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode drill berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II MI Darul Ulum Panaragan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman konsep pecahan siswa yang ditandai dengan kesulitan dalam memahami makna pecahan, operasi hitung pecahan, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran deep learning dipilih karena menekankan pada pemahaman mendalam, keterkaitan konsep, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII, dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model deep learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep pecahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol serta hasil uji-t yang menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, model pembelajaran deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep matematika dalam musik tradisional Jawa, dengan fokus pada struktur irama dan pola bilangan. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnomatematika ini dilaksanakan di Sanggar Tari Kridho Bhirowo, Lampung Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan pengrawit dan guru seni, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur irama gending lancaran dan ladrang merepresentasikan pola bilangan aritmetika dan geometri. Ditemukan bahwa ketukan kethuk mengikuti pola Mn = 2n-1, sementara siklus kolotomis (gong, kenong, kempul) mencerminkan konsep kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan pola periodik. Prinsip pengulangan, pembagian waktu, dan pengelompokan dalam struktur gatra (4, 8, 16, 32 ketukan) secara eksplisit mengimplementasikan aktivitas matematika fundamental seperti membilang loncat (skip counting), perkalian, dan himpunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa musik tradisional Jawa merupakan artefak budaya yang kaya akan struktur matematis. Temuan ini memiliki implikasi penting sebagai sumber pembelajaran matematika kontekstual berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan literasi numerik siswa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai moderasi beragama dalam interaksi sosial siswa di SMP Negeri 02 Seputih Banyak serta mengetahui factor pendukung dan penghambat penerapannya di sekolah. Melalui pendekatan kualitatif, analisis dilakukan dengan melihat langsung kegiatan yang ada di sekolah untuk penanaman nilai-nilai moderasi beragama. Terdapat dukungan utama meliputi pedoman sekolah, peran guru, kegiatan antaragama, dan dukungan orang tua. Hambatan yang diidentifikasi mencakup kurangnya program khusus dalam kurikulum dan dampak media sosial dan radikalisme digital. Studi ini merekomendasikan strategi seperti pengembangan kurikulum, pelatihan guru, pemanfaatan teknologi, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter multikultural pada siswa Generasi Alpha serta mengidentifikasi nilai-nilai multikultural yang dikembangkan di MA Ma'arif Roudlotut Tholibin Kota Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Partisipan dipilih secara purposif terdiri dari guru PAI, siswa kelas X, kepala madrasah, dan wali kelas, dengan analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menemukan lima peran strategis guru PAI (pendidik nilai, teladan, fasilitator dialog lintas budaya, motivator, dan evaluator) serta tujuh nilai multikultural yang diinternalisasikan (toleransi, keadilan, persaudaraan, empati, keterbukaan pikiran, dialog demokratis, dan cinta damai). Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan utama berupa paparan konten digital intoleran dan kecenderungan individualistis siswa Generasi Alpha. Implikasi penelitian menekankan perlunya integrasi literasi digital dalam pembelajaran PAI serta pelatihan pedagogi responsif budaya bagi guru.