KONSERVASI AYAT-AYAT EKOLOGI AL-QUR’AN: ANALISIS DEFORESTASI DALAM STUDI PEMIKIRAN EKOLOGI SAKRAL SEYYED HOSSEIN NASR
Penelitian ini mengkaji deforestasi melalui perspektif konsep ekologi sakral Seyyed Hossein Nasr dengan mengintegrasikannya dengan ayat-ayat Al-Qur’an tentang pelestarian lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan studi tokoh untuk menganalisis kerangka pemikiran Nasr serta ajaran ekologis dalam Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi bukan hanya persoalan lingkungan atau ekonomi, melainkan merupakan krisis spiritual yang berakar pada desakralisasi alam. Ekologi sakral Nasr menekankan keterkaitan antara Tuhan, manusia, dan alam, di mana alam dipandang sebagai manifestasi tanda-tanda Ilahi (āyāt). Ayat-ayat Al-Qur’an juga menegaskan prinsip keseimbangan (mīzān), amanah kekhalifahan (khalīfah), serta larangan berbuat kerusakan (fasād), yang menunjukkan tanggung jawab etis dan teologis manusia dalam menjaga lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya mengatasi deforestasi tidak cukup hanya melalui pendekatan teknis dan kebijakan, tetapi juga memerlukan transformasi kesadaran manusia menuju pemahaman sakral terhadap alam. Dengan mengintegrasikan ajaran Islam dan pemikiran Nasr, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kerangka ekoteologi yang komprehensif untuk pelestarian lingkungan.