Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Keagamaan
DaftarKartu
ResearchOpen AccessMetadata saja

TRANSFORMASI KEAGAMAAN DAN SOSIAL DALAM KOMUNITAS THORIKOH QODIRIYAH NAQSABANDIYAH ROUDLOTUS SOLIHIN PURWOSARI LAMPUNG TENGAH

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p style="margin-left:21.3pt;"> Penelitian dengan judul &quot;Transformasi Keagamaan dan Sosial dalam Komunitas Thorikoh Qodiriyah Naqsabandiyah Roudlotus Solihin Purwosari Lampung Tengah&quot; memiliki beberapa tujuan diantaranya:</p> <ol> <li> Menganalisis Perubahan Keagamaan yaitu Meneliti bagaimana transformasi ajaran dan praktik keagamaan terjadi dalam komunitas tersebut, termasuk pemahaman dan penerapan ajaran Thorikoh, serta bagaimana anggota komunitas merespons perubahan tersebut.</li> <li> Mengidentifikasi Pengaruh Sosial melalui Menilai dampak sosial dari transformasi keagamaan dalam komunitas, seperti perubahan dalam struktur sosial, hubungan antaranggota, dan peran sosial yang dijalankan oleh individu dalam komunitas Thorikoh tersebut.</li> <li> Mengeksplorasi Dinamika Internal dan Eksternal dengan jalan Memahami faktor-faktor yang mendorong perubahan tersebut, baik dari dalam komunitas (internal) maupun dari luar (eksternal), seperti perubahan sosial, ekonomi, politik, dan budaya di sekitar mereka.</li> <li> Mendokumentasikan Perkembangan Komunitas dengan cara Melacak perkembangan sejarah dan dinamika komunitas Thorikoh Qodiriyah Naqsabandiyah di Roudlotus Solihin, termasuk bagaimana komunitas ini beradaptasi dengan perubahan zaman.</li> <li> Mengkaji implikasi dari transformasi tersebut terhadap kehidupan spiritual, sosial, dan budaya anggota komunitas, serta terhadap persepsi dan hubungan mereka dengan masyarakat luas.</li> <li> Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Universitas Ma&rsquo;arif Lampung, maksudnya Hasil penelitian ini dapat menjadi sumber referensi dan bahan ajar yang berharga dalam pengembangan pendidikan dan penelitian di bidang studi agama, budaya, dan masyarakat. Hal ini dapat digunakan untuk memperkaya kurikulum universitas ma&rsquo;arif lampung yang mengedepankan karakter ahlus sunah wal-jamaah an-nahdiyah serta menjadi inspirasi bagi penelitian-penelitian selanjutnya dalam bidang Thorikoh.</li> </ol> <p> &nbsp;</p>

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Internalisasi Nilai-Nilai Islam Dalam Tradisi Keagamaan Masyarakat Desa Bumiharjo; Studi Etnografis Tentang Praktik Keagamaan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tradisi keagamaan berperan sebagai sarana penting dalam penanaman nilai-nilai islam di dalam komunitas, tetapi mengalami transformasi sejalan dengan kemajuan modern dan teknologi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai islam dalam tradisi keagamaan masyarakat desa Bumiharjo, mendeskripsikan makna dan fungsi tradisi keagamaan sebagai media internalisasi nilai-nilai islam dalam kehidupan masyarakat, menganalisis perubahan praktik keagamaan masyarakat desa Bumiharjo dari segi bentuk, intensitas,dan partisipasi,serta mengkaji perbedaan respons antara generasi tua dan generasi muda dalam menjalankan tradisi keagamaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik etnografi untuk memahami makna praktik keagamaan dari sudut pandang data diperoleh melalui pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Temuan penelitian menunjukan bahwa tradisi keagamaan seperti, pengajian, yasinan, dan tahlilan tetap berperan penting sebagai sarana utama dalam menginternalisasikan nilai-nilai islam melalui proses hubilitasi, interaksi sosial, dan pengalaman bersama.Namun praktik keagamaan menunjukan adanya praktik keagamaan, menunjukan adanya perubahan, dicirikan oleh variasi bentuk, tingkat keterlibatan, dan pemaknaan, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung bersikap fleksibel dan individualistik. Studi ini memberikan konstribusi dalam kajian sosial keagamaan dengan mengungkapkan bahwa tradisi keagamaan adalah medium yang dinamis untuk menjaga kelangsungan nilai-nilai islam ditengah perubahan sosial

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MAJELIS TA`LIM SHOLAWAT TERHADAP PARTISIPASI KEAGAMAAN REMAJA ISLAM DI ERA MEDIA SOSIAL DESA HARGOMULYO, SEKAMPUNG, LAMPUNG TIMUR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo pada era media sosial. Pergeseran pola interaksi dari kegiatan keagamaan tatap muka ke aktivitas digital menyebabkan keterlibatan remaja dalam majelis ta’lim semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Majelis Ta’lim dalam meningkatkan partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur dengan ketua majelis ta’lim dan remaja, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ta’lim memiliki peran sebagai fasilitator pembinaan keagamaan, penguat nilai spiritual, serta agen dakwah yang perlu beradaptasi dengan media sosial agar lebih relevan dengan dunia remaja. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi metode dakwah berbasis digital untuk meningkatkan partisipasi keagamaan remaja secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Orang Tua Dalam Mendidik Keagamaan Anak di Dusun II Desa Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran orang tua sebagai pendidik utama dalam pendidikan keagamaan anak, khususnya di Dusun II Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Perubahan gaya hidup, pengaruh teknologi, serta keterbatasan waktu menjadi tantangan yang dapat mengurangi intensitas dan kualitas pendidikan agama di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam pendidikan keagamaan anak, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menemukan pendekatan efektif yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan sifat deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan teknik purposive sampling terhadap 4 keluarga yang memenuhi kriteria. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua mencakup keteladanan, pengajaran nilai-nilai agama, pembiasaan ibadah, dan penciptaan lingkungan religius di rumah. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu akibat pekerjaan, rendahnya konsistensi teladan, serta pengaruh negatif teknologi dan lingkungan. Meski demikian, orang tua berupaya mengatasinya dengan strategi seperti pembiasaan positif, pengawasan ketat, dan keterlibatan anak dalam kegiatan keagamaan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran dan dukungan bagi orang tua agar dapat optimal menjalankan perannya membentuk religius anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi kurikulum merdeka dalam penanamam nilai-nilai keagamaan di MINU Purwosari metro utara kota metro

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah NU Metro. Fokus penelitian mencakup fleksibilitas pembelajaran, pembelajaran berbasis proyek, penguatan profil Pelajar Pancasila, penggunaan asesmen formatif dan diagnostik, serta penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas dalam pembelajaran memungkinkan guru menyesuaikan metode dan materi sesuai kemampuan serta minat siswa, sementara pembelajaran berbasis proyek mendorong keterlibatan aktif siswa dalam praktik ibadah dan akhlak. Penguatan profil Pelajar Pancasila dan asesmen formatif serta diagnostik mendukung pengembangan karakter religius, sosial, dan kognitif siswa. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi memastikan setiap siswa memperoleh pengalaman belajar yang sesuai ritme belajarnya. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka berhasil mendukung internalisasi nilai keagamaan secara holistik, membentuk siswa yang religius, kritis, kreatif, dan berakhlak mulia, sekaligus mendorong kemandirian dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

"Pengajian Rutin Jamaah Yasin Ibu-ibu dalam Membangun Karakter Keagamaan di Lingkungan Masjid Darusallam Rumbia Lampung Tengah"

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran majelis taklim sebagai lembaga pendidikan non-formal dalam mengatasi rendahnya kesadaran beragama dan keharmonisan sosial di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran pengajian rutin jamaah Yasin ibu-ibu dalam membangun karakter keagamaan di Masjid Darusallam, Desa Reno Basuki, Kecamatan Rumbia. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pimpinan pengajian, ustadz, serta jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian rutin berhasil meberikan perubahan karakter jamaah melalui empat pilar utama: penguatan Akidah sebagai pondasi mental dalam rumah tangga; peningkatan kualitas Ibadah wajib dan sunnah yang berbasis pemahaman fikih; pembentukan Akhlak mulia dalam menjaga lisan dan etika berpakaian; serta aktualisasi Amaliah nyata melalui dzikir dan kesalehan sosial. Kontribusi penelitian ini memberikan model penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat (pendidikan non-formal) yang efektif bagi ibu rumah tangga dalam menciptakan ketahanan spiritual keluarga dan keharmonisan lingkungan sosial. Melalui integrasi dakwah lisan dan praktik tradisi keagamaan, majelis taklim terbukti mampu menjadi benteng moral di tengah dinamika perubahan zaman.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Internalisasi Nilai-Nilai pendidikan akhlak remaja Melalui tradisi Diba' Albarzanji Pada Komunitas As Sa'adah An Nahdliyah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai akhlak pada remaja melalui tradisi Diba' Al-Barzanji di Komunitas As-Sa'adah An-Nahdliyah di Kampung Nambah Dadi. Latar belakang penelitian ini berawal dari melemahnya akhlak remaja akibat pengaruh modernisasi dan media sosial. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini memaparkan bagaimana tradisi Diba' Al-Barzanji berfungsi sebagai pendidikan nonformal yang menanamkan nilai-nilai akhlak melalui tahapan transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Internalisasi terjadi melalui pemberian nasihat, keteladanan (uswatun hasanah), pembiasaan ibadah, serta pengalaman emosional-spiritual dalam pelantunan shalawat dan kisah-kisah Nabi Muhammad SAW. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku remaja, seperti peningkatan kesopanan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ajaran Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi keagamaan lokal memainkan peran penting dalam membentuk akhlak remaja di era modern.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi nilai-nilai aswaja dalam kehidupan: studi kasus di desa Trimulyo

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana prinsip-prinsip Aswaja memengaruhi kehidupan masyarakat di Desa Trimulyo. Sebagian besar penduduk desa ini menganut agama Islam dan telah lama menjadikan ajaran Aswaja sebagai pedoman dalam kehidupan sosial dan spiritual mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan serta studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Aswaja berperan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Desa Trimulyo. Dalam bidang sosial, masyarakat menerapkan prinsip gotong royong, kebersamaan, dan toleransi antar agama dan suku. Dalam hal keagamaan masyarakat secara rutin melaksanakan ibadah sholat berjamaah, dan aktif dalam kegiatan majelis taklim, seperti yasinan, sholawatan, yang memperdalam pemahaman agama secara moderat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana ajaran islam yang moderat dapat diterapkan dalam konteks masyarakat desa untuk menciptakan kedamaian sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail