Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah NU Metro. Fokus penelitian mencakup fleksibilitas pembelajaran, pembelajaran berbasis proyek, penguatan profil Pelajar Pancasila, penggunaan asesmen formatif dan diagnostik, serta penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas dalam pembelajaran memungkinkan guru menyesuaikan metode dan materi sesuai kemampuan serta minat siswa, sementara pembelajaran berbasis proyek mendorong keterlibatan aktif siswa dalam praktik ibadah dan akhlak. Penguatan profil Pelajar Pancasila dan asesmen formatif serta diagnostik mendukung pengembangan karakter religius, sosial, dan kognitif siswa. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi memastikan setiap siswa memperoleh pengalaman belajar yang sesuai ritme belajarnya. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka berhasil mendukung internalisasi nilai keagamaan secara holistik, membentuk siswa yang religius, kritis, kreatif, dan berakhlak mulia, sekaligus mendorong kemandirian dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran.