Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Pendidikan Nonformal
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Akhlak Dan Sosial Dalam Tradisi Kenduri Di Kampung Negara Jaya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tradisi tahlilan dan kenduri sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam yang berkembang dalam kehidupan sosial keagamaan. Di Kampung Negara Jaya, tradisi ini masih dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk ungkapan syukur, doa bersama, serta sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Pelaksanaannya tidak hanya berfungsi sebagai ritual adat dan keagamaan, tetapi juga mengandung nilai-nilai akhlak dan sosial yang sejalan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai akhlak dan sosial yang terkandung dalam tradisi tahlilan dan kenduri serta mengkaji perannya dalam pembentukan karakter masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tahlilan dan kenduri mengandung nilai-nilai akhlak seperti keikhlasan, adab, tanggung jawab, dan saling menghormati, serta nilai-nilai sosial berupa gotong royong, kebersamaan, solidaritas, dan silaturahmi. Nilai-nilai tersebut terinternalisasi melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa tradisi tahlilan dan kenduri berfungsi sebagai media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius dan memperkuat hubungan sosial masyarakat, serta menjadi bagian penting dari pelestarian kearifan lokal yang bernilai edukatif bagi generasi mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Ajaran Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Terhadap Pembentukan Karakter Remaja di Desa Totokaton, Kec. Punggur.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ajaran organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terhadap pembentukan karakter remaja di Desa Totokaton, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologis melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran PSHT yang berlandaskan Panca Dasar (persaudaraan, olahraga, bela diri, seni, dan kerohanian) berperan signifikan dalam membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, solidaritas, dan spiritualitas pada remaja. Partisipasi dalam kegiatan PSHT, seperti latihan bela diri, pengajian, kerja bakti, dan silaturahmi, terbukti mampu mengurangi perilaku menyimpang sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Kesimpulannya, PSHT tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan fisik, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif bagi generasi muda, serta memberikan kontribusi positif terhadap kehidupan sosial masyarakat desa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Internalisasi Nilai-Nilai pendidikan akhlak remaja Melalui tradisi Diba' Albarzanji Pada Komunitas As Sa'adah An Nahdliyah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai akhlak pada remaja melalui tradisi Diba' Al-Barzanji di Komunitas As-Sa'adah An-Nahdliyah di Kampung Nambah Dadi. Latar belakang penelitian ini berawal dari melemahnya akhlak remaja akibat pengaruh modernisasi dan media sosial. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini memaparkan bagaimana tradisi Diba' Al-Barzanji berfungsi sebagai pendidikan nonformal yang menanamkan nilai-nilai akhlak melalui tahapan transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Internalisasi terjadi melalui pemberian nasihat, keteladanan (uswatun hasanah), pembiasaan ibadah, serta pengalaman emosional-spiritual dalam pelantunan shalawat dan kisah-kisah Nabi Muhammad SAW. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku remaja, seperti peningkatan kesopanan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ajaran Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi keagamaan lokal memainkan peran penting dalam membentuk akhlak remaja di era modern.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail