SEPTIA NOVITA SARI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pengawasan internal di BPRS Rajasa Lampung Tengah dan menganalisis efektivitasnya dalam meminimalisir pembiayaan bermasalah pada produk murabahah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari pihak manajemen dan marketing BPRS Rajasa, sementara data sekunder bersumber dari laporan nominatif pembiayaan dan laporan NPF per Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPRS Rajasa telah menerapkan sistem pengawasan internal melalui unit audit internal yang melakukan pengecekan berkas, verifikasi agunan, dan monitoring pembayaran secara berkala menggunakan core banking system. Namun demikian, tingkat NPF per Desember 2025 masih berada di angka 5,70%, melampaui batas maksimal 5% yang ditetapkan OJK, dengan total 257 dari 1.772 nasabah (14,49%) mengalami pembiayaan bermasalah yang terdiri dari 40 nasabah DPK, 48 nasabah KL, 64 nasabah Diragukan, dan 145 nasabah Macet. Kendala utama yang ditemukan adalah miskomunikasi antar bagian dan kelemahan seleksi nasabah awal. Pengawasan internal dinilai belum sepenuhnya efektif karena belum mampu menekan NPF di bawah ambang batas OJK, meskipun telah berkontribusi dalam pencegahan dan deteksi dini pembiayaan bermasalah.
ARIYAN DWI WIBOWO
2026 · Thesis · Open Access
Perkembangan layanan buy now pay later (BNPL) dalam ekosistem e-commerce menimbulkan persoalan normatif dalam perspektif hukum ekonomi syariah, khususnya terkait penerapan denda keterlambatan dan kesesuaiannya dengan prinsip keadilan serta larangan penambahan atas utang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik denda keterlambatan pada layanan ShopeePay Later dan menilai kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI No. 17/DSN-MUI/IX/2000 yang diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh pengguna yang pernah mengalami keterlambatan pembayaran, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa denda diberlakukan secara otomatis tanpa verifikasi kemampuan ekonomi pengguna dan tanpa transparansi pengelolaan dana. Praktik ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip ta‘zīr yang mensyaratkan sanksi hanya bagi pihak yang mampu namun sengaja menunda pembayaran serta mengharuskan alokasi dana untuk kepentingan sosial. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi mekanisme sanksi fintech agar selaras dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan.
DEVI FITRI ARIFAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan realitas sosial dalam tradisi tedhak siten di Desa Sukajadi, Lampung Tengah, melalui perspektif konstruksi sosial. Tradisi tedhak siten sebagai bagian dari warisan budaya Jawa mengalami dinamika makna dan praktik seiring perubahan sosial, modernisasi, serta pergeseran pola pikir masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori konstruksi sosial yang meliputi tahapan eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tedhak siten tidak hanya merepresentasikan ekspresi budaya lokal, tetapi juga merupakan hasil konstruksi sosial yang dibentuk melalui interaksi antar generasi dan negosiasi makna dalam konteks sosial-keagamaan masyarakat. Proses eksternalisasi tampak dalam pelaksanaan tradisi sebagai ekspresi nilai kolektif, objektivasi tercermin pada pelembagaan simbol dan ritual, sedangkan internalisasi terjadi melalui pewarisan nilai sosial dan pendidikan Islam dalam keluarga. Namun demikian, modernisasi dan pertimbangan ekonomi menyebabkan terjadinya penyederhanaan praktik serta pergeseran pemaknaan tradisi di kalangan generasi muda.
ERNI NOVIA MARISA
2026 · Thesis · Open Access
Tradisi tahlilan dan kenduri sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam yang berkembang dalam kehidupan sosial keagamaan. Di Kampung Negara Jaya, tradisi ini masih dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk ungkapan syukur, doa bersama, serta sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Pelaksanaannya tidak hanya berfungsi sebagai ritual adat dan keagamaan, tetapi juga mengandung nilai-nilai akhlak dan sosial yang sejalan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai akhlak dan sosial yang terkandung dalam tradisi tahlilan dan kenduri serta mengkaji perannya dalam pembentukan karakter masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tahlilan dan kenduri mengandung nilai-nilai akhlak seperti keikhlasan, adab, tanggung jawab, dan saling menghormati, serta nilai-nilai sosial berupa gotong royong, kebersamaan, solidaritas, dan silaturahmi. Nilai-nilai tersebut terinternalisasi melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa tradisi tahlilan dan kenduri berfungsi sebagai media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius dan memperkuat hubungan sosial masyarakat, serta menjadi bagian penting dari pelestarian kearifan lokal yang bernilai edukatif bagi generasi mendatang.
ARIYANDA
2026 · Thesis · Open Access
Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya praktik penitipan kendaraan yang secara hukum membentuk hubungan perikatan antara konsumen dan pengelola, sehingga menuntut adanya kepastian hukum, keamanan, serta perlindungan bagi pihak yang menitipkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tanggung jawab pengelola jasa penitipan motor di Kecamatan Natar serta upaya penyelesaian hukum yang dapat dilakukan apabila terjadi kehilangan kendaraan berdasarkan ketentuan hukum perdata. Penelitian ini menggunakan metode field research dengan pendekatan studi kasus kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengelola jasa penitipan, pengguna layanan, serta pihak yang mengalami kehilangan kendaraan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model MilesHuberman untuk menemukan pola pertanggungjawaban dan mekanisme penyelesaian sengketa yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab pengelola jasa penitipan motor di Kecamatan Natar secara hukum timbul dari hubungan perikatan penitipan barang sebagaimana diatur dalam KUHPerdata. Bentuk tanggungjawab yaitu Pengelola berkewajiban menjaga kendaraan titipan dengan kehati-hatian, tidak menggunakan barang titipan, serta mengembalikannya dalam kondisi semula sesuai ketentuan Pasal 17061709 KUHPerdata. Apabila terjadi kehilangan akibat kelalaian petugas, maka pengelola dapat dikategorikan melakukan wanprestasi bahkan perbuatan melawan hukum sehingga wajib memberikan ganti rugi kepada konsumen. Dalam praktiknya, upaya penyelesaian sengketa lebih banyak dilakukan melalui musyawarah atau mediasi langsung antara pengelola dan konsumen dengan pemberian kompensasi berupa kendaraan pengganti atau sejumlah uang sesuai kesepakatan. Pengelola berkewajiban memberikan informasi yang jelas, bertindak dengan itikad baik, serta menyediakan ganti rugi melalui musyawarah sebagai bentuk pemenuhan kewajiban hukum terhadap konsumen. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa sistem keamanan, administrasi penitipan, serta kejelasan perjanjian tertulis masih terbatas sehingga berpotensi melemahkan perlindungan hukum bagi konsumen. Oleh karena itu, peningkatan sistem keamanan, penyediaan perjanjian tertulis, serta peningkatan pemahaman hukum bagi pengelola dan konsumen menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan hukum dalam layanan penitipan kendaraan.
SITI HUMAIROH
2026 · Thesis · Open Access
Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dan interaksi sosial siswa, khususnya melalui media sosial. Namun, belum optimalnya penguatan etika digital dalam pendidikan menyebabkan munculnya reasoning gap, yakni kesenjangan antara kebebasan berekspresi dan kesadaran moral siswa, yang tercermin dalam perilaku anonim tanpa pertimbangan etika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi perilaku anonim pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Ma’arif 1 Kota Metro. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan siswa pengguna aktif media sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siswa aktif menggunakan berbagai platform media sosial, masih ditemukan interaksi negatif seperti ejekan, hinaan verbal, dan komentar tidak pantas yang mengarah pada perundungan siber ringan. Untuk mengatasinya, guru PAI menerapkan strategi berupa pembinaan moral, keteladanan, integrasi nilai-nilai Islam seperti konsep tabayyun dalam pembelajaran, konseling personal, serta kerja sama dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru PAI berperan penting dalam membentuk etika digital dan menanamkan akhlakul karimah melalui kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga.
DIAH AJENG PALUPI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas penggunaan Google Spreadsheet
terhadap kemampuan mengolah data statistik siswa MTs, serta memberikan kontribusi berupa
alternatif pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif dan aplikatif. Dilatarbelakangi oleh
rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi statistik yang diajarkan secara
konvensional, penelitian kuantitatif ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest
control group. Populasi seluruh siswa kelas VIII MTsS Takhassus Al-Qur'an Al-Falahiyah tahun
ajaran 2025/2026 (dua kelas). Teknik total sampling digunakan, dengan kelas VIII A (26 siswa)
sebagai kelompok eksperimen (Google Spreadsheet) dan kelas VIII B (28 siswa) sebagai
kelompok kontrol (konvensional). Instrumen tes kemampuan mengolah data statistik telah
divalidasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji independent sample t-test. Hasil
menunjukkan perbedaan signifikan: rata-rata posttest eksperimen (83,50) lebih tinggi dari
kontrol (71,75) dengan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05. Simpulan, Google Spreadsheet efektif
meningkatkan kemampuan mengolah data statistik. Kebaruan penelitian ini adalah integrasi
Google Spreadsheet sebagai alat pengolah data langsung dalam pembelajaran statistik di MTs,
yang selama ini masih terbatas.
ALFI NURSTYA
2026 · Thesis · Open Access
Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi persentase dan bunga masih rendah karena pembelajaran cenderung bersifat abstrak dan kurang dikaitkan dengan konteks finansial nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran kontekstual finansial dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa kelas XI yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes esai yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data menggunakan Paired Sample T-test dan Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelompok eksperimen (Sig. = 0,000), dengan rata-rata skor meningkat dari 54,33 menjadi 82,17. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol pada posttest (Sig. = 0,000), dengan selisih rata-rata sebesar 10,94 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual finansial lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional, serta berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan siswa mengaitkan konsep matematika dengan pengambilan keputusan finansial dalam kehidupan sehari-hari.
EVA AINUR RIZQI
2026 · Thesis · Open Access
Kemampuan aritmatika dasar santri di pondok pesantren masih tergolong rendah, yang berdampak langsung pada pemahaman ilmu hisab. Problematika ini diperparah oleh model pembelajaran matematika yang masih berpusat pada guru dan tidak terkait dengan konteks keagamaan santri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah model pembelajaran matematika berbasis aritmatika yang terintegrasi dengan ilmu hisab efektif meningkatkan kompetensi hisab santri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest control group design yang melibatkan santri pada kelas tingkat ulya di Pondok Pesantren Roudlotussolihin Purwosari. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran berbasis aritmatika terintegrasi hisab, sedangkan kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Instrumen berupa tes kompetensi yang telah divalidasi (α = 0,78). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis aritmatika terbukti secara signifikan meningkatkan kompetensi hisab santri dibandingkan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model ini efektif dan relevan untuk meningkatkan kemampuan hitung keagamaan santri.
IKE WARIDATUL JANAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbasis pembelajaran kontekstual pada materi bilangan rasional kelas VII SMP yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep bilangan rasional siswa serta keterbatasan bahan ajar yang belum mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata secara sistematis. Gap penelitian terletak pada masih terbatasnya pengembangan modul kontekstual yang tidak hanya berfokus pada validitas dan kepraktisan, tetapi juga menguji efektivitas secara komprehensif melalui analisis statistik. Kebaruan penelitian ini adalah pengembangan modul ajar yang mengintegrasikan konteks kehidupan nyata secara terstruktur dalam setiap komponen pembelajaran serta dilengkapi analisis efektivitas menggunakan uji statistik dan N-Gain. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri dari validator ahli, guru, dan 23 siswa kelas VII SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar memiliki tingkat kelayakan sebesar 76% (ahli materi) dan 80% (ahli media) dengan kategori layak, tingkat kepraktisan sebesar 90% (guru) dan 77,78% (siswa) dengan kategori sangat praktis dan praktis, serta efektif meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,47 (kategori sedang). Dengan demikian, modul ajar berbasis pembelajaran kontekstual ini layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar untuk meningkatkan pemahaman konsep bilangan rasional siswa.
UMAR SYAHID
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi pembelajaran PAI berbasis ranah afektif Taksonomi Bloom serta dampaknya dalam menumbuhkan sikap moderasi beragama siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Rumbia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI dan siswa yang mengikuti proses pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran PAI berbasis ranah afektif Taksonomi Bloom dilakukan melalui kegiatan pembiasaan sikap toleransi, keteladanan guru, dan diskusi reflektif. Pendekatan ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran pai serta membantu siswa memahami materi dalam hal sikap moderasi. Faktor pendukung dalam penerapan pendekatan ini antara lain kompetensi dan keteladanan guru, lingkungan sekolah yang kondusif, serta Partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran. Namun demikian, terdapat beberapa faktor penghambat seperti keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan latar belakang dan karakter siswa perbedaan, serta kurangnya kesadaran sebagian siswa terhadap pentingnya sikap moderasi.
ANANG TAUFIK
2026 · Thesis · Open Access
Pendidikan Islam tidak hanya berlangsung melalui lembaga formal, tetapi juga berkembang dalam praktik sosial-keagamaan masyarakat sebagai bagian dari proses internalisasi nilai. Dalam konteks ini, tradisi keagamaan lokal dapat berfungsi sebagai media pendidikan Islam nonformal yang kontekstual. Namun, kajian mengenai bagaimana mekanisme penguatan pendidikan Islam berlangsung dalam praktik tradisi masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penguatan pendidikan Islam dalam tradisi khataman Al-Qur’an (Mappanre Temme) pada masyarakat Bugis di Desa Sukorahayu, Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif fenomenologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh agama, tokoh adat, keluarga, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan Islam dalam tradisi Mappanre Temme berlangsung melalui mekanisme internalisasi nilai yang mencakup dimensi akidah, ibadah, akhlak, dan sosial. Mekanisme tersebut terwujud melalui pembacaan Al-Qur’an sebagai praksis ibadah, penyampaian paseng sebagai transmisi nilai moral, keteladanan tokoh agama dan adat sebagai model pembelajaran, serta partisipasi kolektif masyarakat sebagai sarana pembentukan kesadaran sosial. Selain itu, tradisi ini tetap relevan dalam konteks masyarakat Bugis perantauan meskipun menghadapi dinamika sosial seperti modernisasi dan mobilitas penduduk. Dengan demikian, tradisi Mappanre Temme dapat dipahami sebagai model pendidikan Islam nonformal berbasis kearifan lokal yang bekerja melalui mekanisme internalisasi nilai secara kultural dalam kehidupan masyarakat.
RISKA MELINDA
2026 · Thesis · Open Access
Abstrak Pertumbuhan Lembaga Keuangan Mikro Syariah sering kali dihadapkan pada dilema antara kecepatan layanan likuiditas dengan ketepatan peruntukan dana sesuai akad syariah. Fenomena side-streaming atau penyimpangan penggunaan dana menjadi risiko nyata yang dapat mencederai integritas pembiayaan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme praktik Dana Talangan Usaha (DTU) di KSPPS BMT Ar- rahmah Jaya Mulya Metro serta mengevaluasi tingkat kesesuaiannya dengan prinsip Hukum Ekonomi Syariah (HES), khususnya dalam memitigasi risiko side-streaming. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research), di mana data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara administratif, produk DTU telah menggunakan akad Qardh dan Ijarah yang sesuai dengan standar DSN- MUI. Namun, tantangan utama yang ditemukan adalah adanya perilaku nasabah yang melakukan penyimpangan penggunaan dana (side-streaming) dari tujuan produktif menjadi konsumtif. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun secara legal formal telah memenuhi aspek syariah, efektivitas implementasinya masih memerlukan penguatan pada fungsi pengawasan pasca-pencairan serta edukasi spiritual agar substansi akad amanah tetap terjaga dan tidak sekadar menjadi formalitas legalitas semata Kata Kunci: Dana Talangan Usaha, Ekonomi Syariah, BMT Ar-rahmah, Side-Streaming, Hukum Ekonomi Syariah.
BAGUS GALIH ADITYA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana praktik penjualan tanah warisan tanpa
persetujuan seluruh ahli waris terjadi di Desa Margorahayu serta bagaimana implikasi hukumnya jika
ditinjau berdasarkan Undang-Undang Pokok Agraria. Berdasarkan temuan di lapangan, tanah yang
menjadi objek sengketa masih berstatus boedel waris dan belum pernah dibagi secara resmi, namun
salah satu ahli waris tetap menjualnya secara sepihak dengan surat di bawah tangan yang hanya
diketahui aparat desa tanpa dibuatkan akta oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Tindakan
tersebut memicu konflik di antara anggota keluarga dan menimbulkan ketidakpastian mengenai status
kepemilikan tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode deskriptif
kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menilai
terpenuhi atau tidaknya syarat materil dan formil peralihan hak atas tanah serta dikaitkan dengan
teori kewenangan dan kepastian hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi tersebut
mengandung cacat kewenangan karena tidak mendapat persetujuan seluruh pemilik bersama dan
tidak memenuhi syarat formil berupa akta otentik, sehingga secara hukum berpotensi dibatalkan, yang
pada akhirnya memperlihatkan adanya perbedaan antara praktik sosial di tingkat desa dengan
ketentuan hukum pertanahan nasional.
IHSAN NURUDDIN
2026 · Thesis · Open Access
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik penggantian tanah warisan dengan uang yang
terjadi di Desa Mekar Sari, Kabupaten Lampung Utara, yang dalam pelaksanaannya seringkali tidak
melibatkan seluruh ahli waris dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan serta konflik keluarga.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik tersebut ditinjau dari perspektif
maqasid al-syari’ah dan hukum positif Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
kesesuaian praktik penggantian tanah warisan dengan prinsip keadilan, perlindungan hak, serta
keabsahan hukum. Metode yang digunakan adalah penelitian empiris dengan pendekatan yuridis,
maqasid al-syari’ah, dan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi,
kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik
penggantian tanah warisan dengan uang belum memenuhi prinsip keadilan prosedural karena tidak
melibatkan seluruh ahli waris dan tidak didukung oleh mekanisme penilaian yang transparan. Dalam
perspektif maqasid al-syari’ah, praktik ini belum sepenuhnya mencerminkan perlindungan harta (hifz
al-mal) dan keharmonisan keluarga (hifz al-nasl). Sementara itu, dalam hukum positif Indonesia,
ketiadaan persetujuan kolektif menyebabkan praktik tersebut berpotensi cacat hukum. Kebaruan
penelitian ini terletak pada analisis integratif antara maqasid al-syari’ah dan hukum positif berbasis
data empiris. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya musyawarah, transparansi, dan
kesadaran hukum dalam pembagian warisan guna mewujudkan keadilan dan kemaslahatan.
YASIN HIDAYAT
2026 · Thesis · Open Access
Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan dari lembaga keuangan formal, sehingga mendorong peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah, khususnya Baitul Maal wat Tamwil, sebagai alternatif pembiayaan berbasis prinsip syariah. Salah satu BMT yang menerapkan model koperasi closed-loop adalah KSPPS BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional Cabang Tanjung Jaya, yang membatasi layanan hanya kepada anggota dan mengintegrasikan kegiatan penghimpunan dana serta penyaluran pembiayaan dalam ekosistem internal koperasi. Pendekatan perspektif perbankan syariah digunakan untuk mengevaluasi konsistensi implementasi model tersebut dalam aspek kelembagaan, operasional, dan kepatuhan syariah. Penelitian ini diharapkan mampu menyajikan pemahaman yang lebih utuh mengenai relevansi dan urgensi model closed-loop, proses penerapannya dalam konteks operasional BMT, serta dampak yang ditimbulkan bagi keberlanjutan lembaga dan kontribusinya terhadap penguatan ekonomi syariah di tingkat lokal. Fokus Penelitian ini terdapatnya praktik administratif yang belum selaras dengan prinsip idealnya. Pelayanan pembayaran dari pihak luar melalui transfer digital menunjukkan adanya aktivitas yang keluar dari batasan layanan khusus anggota. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil kajian diharapkan memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi penguatan tata kelola BMT agar lebih efektif, mandiri, dan berkelanjutan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi anggota.
ADIEN WAHYU LESTARI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial literacy yang terdiri dari financial knowledge, financial skill, dan financial confidence terhadap minat investasi emas pada mahasiswa Universitas Ma’arif Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis survei, melibatkan 103 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, financial knowledge dan financial skill tidak berpengaruh signifikan terhadap minat investasi emas. Sebaliknya, financial confidence terbukti berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap minat investasi emas. Nilai koefisien determinasi (R-Square) menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan sebesar 40,5% variasi minat investasi, sedangkan sisanya sekitar 59,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa aspek psikologis, khususnya kepercayaan diri keuangan, memiliki peran penting dalam mendorong minat investasi mahasiswa dibandingkan aspek pengetahuan dan keterampilan semata.
DADANG SUHENDAR
2026 · Thesis · Open Access
This study aims to analyze the application of Article 1243 of the Civil Code to default in a rubber plantation land sale and purchase agreement without handing over the certificate in Bumi Mulya Village, Way Kanan Regency. The study uses a juridical-empirical approach with qualitative methods. Data were obtained through in-depth interviews and literature studies. The results of the study indicate that the failure to hand over the certificate after payment has been made fulfills the elements of default because the seller failed to fulfill the agreed performance. The legal consequence of this default is the emergence of the right for the buyer to demand fulfillment of the agreement or compensation. This study emphasizes the importance of integration between contractual agreements and compliance with formal procedures in ensuring legal certainty and protection of land rights.
MULYA NANDA EKA SASTY
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hak khiyar dalam transaksi telepon seluler bekas di Toko AFA, Bandar Lampung, dari perspektif Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Khiyar, khususnya khiyar 'aib, adalah mekanisme hukum Islam yang melindungi pembeli ketika ditemukan cacat tersembunyi pada barang yang dibeli. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pemilik toko, observasi langsung, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa Toko AFA telah sebagian menerapkan prinsip khiyar 'aib: penjual menjelaskan kondisi fisik dan teknis setiap perangkat sebelum transaksi, pembeli diberi kesempatan untuk memeriksa telepon, dan mekanisme garansi tersedia dalam bentuk perbaikan atau penggantian unit dalam masa garansi yang disepakati. Namun, praktik-praktik ini sebagian besar masih informal dan belum sepenuhnya selaras dengan kewajiban yang ditetapkan dalam Pasal 7 dan 19 Undang-Undang Perlindungan Konsumen, yang mengharuskan pelaku usaha untuk mengungkapkan informasi yang akurat dan memberikan kompensasi atas cacat tersembunyi. Studi ini merekomendasikan pembentukan mekanisme tertulis yang menguraikan hak pembeli dan ketentuan garansi untuk lebih melindungi konsumen dalam transaksi telepon seluler bekas.
AHMAD ZAINUL RIDWAN
2026 · Thesis · Open Access
Abstract This study aims to examine the application of art and culture in Islamic Religious Education (PAI) learning through an interdisciplinary approach at SMA Al-Qur'an Tri Bhakti At-Taqwa. The main issue is the limited range of contextual learning methods in PAI, which tend to be theoretical and fail to address students' affective aspects and character development. Therefore, an innovative approach is needed to integrate Islamic values with art and culture elements relevant to students' lives. This research uses a qualitative, descriptive approach, drawing on observations, interviews with teachers and students, and documentation of learning activities. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that integrating art and culture into PAI learning enhances students' interest and participation and strengthens their understanding of Islamic values. The integration of art, such as religious music, calligraphy, and Islamic-themed performances, helps shape students' character to be moderate, tolerant, and virtuous. Thus, art and culture serve as an effective medium for shaping a holistic Islamic character relevant to the demands of the times within the school environment.