Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: pemecahan masalah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning Pada Materi Aritmatika Sosial Kelas VII SMP Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Discovery Learning pada materi aritmatika sosial kelas VII SMP yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa Indonesia berdasarkan hasil PISA serta terbatasnya bahan ajar yang mendorong pembelajaran penemuan mandiri. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang dimodifikasi hingga tahap develop dengan uji coba terbatas. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas VII MTs Al-Asror Lampung Timur. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket praktikalitas guru dan siswa, serta tes kemampuan pemecahan masalah (pretest-posttest). Hasil penelitian menunjukkan: (1) LKPD yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh ahli materi (88,89%) dan ahli media (88,57%); (2) LKPD dinyatakan sangat praktis berdasarkan respon guru (92,77%) dan siswa (90,00%); (3) LKPD efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan nilai N-Gain sebesar 0,57 (kategori sedang). Produk LKPD memiliki karakteristik memuat enam sintaks Discovery Learning yang terintegrasi dengan langkah pemecahan masalah Polya, menggunakan bahasa komunikatif, dan menyajikan masalah kontekstual. Kesimpulannya, LKPD berbasis Discovery Learning yang dikembangkan layak digunakan untuk memfasilitasi peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi aritmatika sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Aplikasi Photomath Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Photomath terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dan model nonequivalent control group. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII dengan sampel yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan aplikasi Photomath, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai berdasarkan indikator Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan strategi, melaksanakan rencana, dan memverifikasi hasil. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, Photomath dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Eksperimentasi Model Inquiry Learning Melalui Pendekatan Open Ended Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kemampuan Pemecahan Masalah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa Madrasah Ibtidaiyah masih tergolong rendah karena pembelajaran didominasi pendekatan konvensional dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model Inquiry Learning melalui pendekatan Open Ended terhadap kedua kemampuan tersebut secara simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari dua kelas IV MIS Al-Qur’an yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Kelas eksperimen (n=22) memperoleh pembelajaran Inquiry Learning-Open Ended, sedangkan kelas kontrol (n=21) menggunakan pembelajaran langsung. Instrumen berupa tes uraian terbuka untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan pemecahan masalah. Analisis data menggunakan MANOVA dilanjutkan uji ANOVA univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (multivariat) terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol pada kedua kemampuan (F=17,584; p=0,000). Secara univariat, kemampuan berpikir kreatif (F=14,730; p=0,000) dan kemampuan pemecahan masalah (F=34,637; p=0,000) pada kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Simpulan penelitian ini adalah model Inquiry Learning melalui pendekatan Open Ended efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa Madrasah Ibtidaiyah pada materi geometri dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesulitan Belajar Matematika Dalam Memecahkan Masalah Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Di Madrasah Tsanawiyah Takhassus Al-Qur'an Al-Falahiyah Batanghari

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika siswa dalam memecahkan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di MTs Takhassus Al- Qur'an Al-Falahiyah Batanghari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, yang tercermin dari hasil PISA 2022 dan observasi awal yang menunjukkan siswa kesulitan menghubungkan konsep SPLDV dengan konteks sehari-hari serta menerapkan metode eliminasi, substitusi, dan grafik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VIII, yang kemudian dikelompokkan menjadi tiga kategori kesulitan (tinggi, sedang, rendah) berdasarkan hasil angket dan tes. Data dikumpulkan melalui angket kesulitan belajar, tes tertulis (LKPD), wawancara semi-terstruktur, dan observasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kategori kesulitan tinggi (25%) mengalami hambatan pada seluruh indikator, terutama keterampilan operasional dan pemahaman konsep. Siswa kategori sedang (54,2%) umumnya kesulitan pada perencanaan strategi dan pemeriksaan kembali. Siswa kategori rendah (20,8%) hanya mengalami kendala pada soal non-rutin. Faktor penyebab utama kesulitan adalah kurangnya penguasaan prasyarat aljabar, metode pembelajaran yang monoton, dan rendahnya minat belajar. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya desain pembelajaran remedial yang berfokus pada penguatan prasyarat dan kontekstualisasi masalah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Problem Based Learning Berbantuan Ular Tangga terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Ditinjau dari Minat Belajar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media permainan ular tangga terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari minat belajar siswa pada materi lingkaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2×2. Adapun sampel 46 siswa kelas XI SMA Taruna Gajah Mada Metro, terdiri atas kelompok eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan angket minat belajar, kemudian dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah \left(F=82.631,\;p0.05\right). Siswa yang belajar dengan PBL berbantuan media ular tangga memiliki kemampuan pemecahan masalah lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar secara konvensional. Minat belajar juga berpengaruh signifikan\left(F=82.631,\;p0.05\right), di mana siswa dengan minat tinggi memiliki kemampuan lebih baik dibanding siswa dengan minat rendah. Tidak ditemukan interaksi signifikan antara model pembelajaran dan minat belajar (F\ =\ 0.394,\ \;\ p\ >\ 0.05). Dengan demikian, baik model PBL berbantuan media ular tangga maupun minat belajar secara mandiri berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Model Problem Based Learning (PBL) Berbantu Media Papan Grafik SPLDV untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan keterampilan penting yang masih menjadi tantangan bagi banyak siswa, terutama dalam memahami Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas Problem Based Learning (PBL) berbantu media papan grafik SPLDV dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP. Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari siswi MTs Tri Bhakti At-Taqwa, dengan kelompok eksperimen menggunakan PBL berbantu papan grafik SPLDV dan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Hasil uji-t sampel berpasangan menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen dengan nilai t-hitung 294.87 dan p-value 0.00 0.05, yang menandakan peningkatan pemahaman yang signifikan. Hasil uji-t dua sampel independen juga menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol, dengan t-hitung 24.72 dan p-value 0.00 0.05, serta rata-rata perbedaan 13.21. Observasi juga menunjukkan bahwa siswa lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam pembelajaran. Dengan demikian, PBL berbantu papan grafik SPLDV terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan pemahaman konsep matematika, serta direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran di tingkat SMP.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Model Team Game Tournament dengan Media KELMAT pada Materi Perbandingan Kelas VII dalam Pemecahan Masalah Matematika

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memerlukan pemahaman konsep yang kuat, terutama pada materi perbandingan yang seringkali menjadi tantangan bagi siswa kelas VII. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dengan media KELMAT (Kelereng Matematika) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental (Pre-experimental). Adapun populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII SMP Ma’arif 1 Metro pada semester genap tahun ajaran 2024/2025, selanjutnya teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen penelitian ini meliputi tes kemampuan pemecahan masalah dan lembar observasi aktivitas siswa. Data diperoleh melalui tes pemahaman konsep matematika dan lembar observasi aktivitas siswa. Berdasarkan hasil analisis data nilai sign = 0,000 = 0,05 artinya H0 ditolak dan H1 diterima, dengan kata lain model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dengan media KELMAT secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa pada materi perbandingan siswa kelas VII SMP Ma’arif 1 Metro.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail