ResearchOpen AccessMetadata saja
•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<ol>
<li>
Menganalisis efektivitas layanan konseling kelompok dalam meningkatkan kemampuan self-defense pada santri putri.</li>
</ol>
<p>
2. Menilai perubahan tingkat sexual awareness pada santri putri setelah mendapatkan layanan konseling kelompok dan membandingkannya dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan layanan</p>
<p>
</p>
<p>
catatan</p>
<p>
1. Judul bisa diperpendek tanpa kehilangan maknanya. Misalnya, "Efektivitas Konseling Kelompok dalam Meningkatkan Kesadaran Seksual dan Pertahanan Diri untuk Mencegah Pelecehan Seksual pada Santri Putri." Kata-kata yang terlalu panjang bisa disederhanakan agar lebih fokus.</p>
<p>
2. Perkuat argumen mengapa pesantren tempat penelitian menjadi tempat yang perlu difokuskan. Misalnya, dengan menjelaskan tantangan yang dihadapi santri putri dalam menghadapi isu pelecehan seksual karena karakteristik lingkungan yang lebih tertutup atau konservatif. Jelaskan juga pentingnya peningkatan <em>sexual awareness</em> di lingkungan berbasis agama.</p>
<p>
3. Secara keseluruhan, proposal ini menyentuh topik yang sangat penting dengan relevansi sosial yang tinggi. Pendekatan konseling kelompok menawarkan solusi yang proaktif, tetapi metodologi dan detail eksekusi harus diperjelas untuk memastikan bahwa penelitian dapat berjalan dengan baik dan hasilnya dapat diukur secara objektif.</p>
<p>
<br />
</p>
<p>
</p>
<p>
</p>
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Madrasah Aliyah Takhassus Al-Qur’an Al Falahiyah didirikan pada tahun 2018 sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan Islam yang mengintegrasikan ilmu umum dan pendalaman Al-Qur’an. Berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Al Falahiyah, madrasah ini berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di era global. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) terhadap peningkatan keputusan karir siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Takhassus Al-Qur’an Al Falahiyah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yaitu siswa yang mengalami keraguan dalam menentukan keputusan karir. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang diadaptasi dari Career Decision-Making Difficulties Questionnaire (CDDQ), serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keputusan karir dari sebelum ke sesudah perlakuan. Uji prasyarat analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya, hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,018 (p 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Temuan ini mengindikasikan bahwa konseling kelompok berbasis CBT efektif dalam meningkatkan keputusan karir siswa. Secara substantif, intervensi ini mampu membantu siswa mengubah pola pikir negatif menjadi lebih rasional, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat kemampuan dalam mengevaluasi dan menentukan pilihan karir secara matang dan realistis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pemahaman kedisiplinan aturan di SMK Negeri Metro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan konseling kelompok dengan media poster terhadap peningkatan pemahaman kedisiplinan aturan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang bagiannya menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan teknik. Teknik pengumpulan data meliputi angket. Analisis data dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, rata-rata pemahaman kedisiplinan pada kelompok eksperimen dan kontrol relatif sama (62,5 dan 61,8). Setelah perlakuan, kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan menjadi 82,3, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat menjadi 65,2. Hal ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan konseling kelompok dengan media poster berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman kedisiplinan aturan . Dengan demikian, penggunaan media poster efektif sebagai strategi dalam meningkatkan kedisiplinan dan dapat diterapkan dalam layanan bimbingan konseling di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kesejahteraan psikologis remaja rentan terganggu akibat toxic relationship yang dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan isolasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja yang terjebak dalam toxic relationship dengan mengevaluasi pendekatan SFBC sebagai metodenya. Dengan desain kuasi-eksperimen, penelitian ini melibatkan 24 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan skala Toxic Relationship yang valid dengan skor 0.40 hingga 0.79 dan reliabel dengan skor 0.934 sebagai alat pengumpulan sampel dan Psychological Well-Being yang valid dengan skor 0.6 hingga 0.95 dan reliabel dengan skor 0.543 dan 0.828 dengan menggunakan desain pretest-postest. Dalam uji asumsi dasar pada hasil pretest dan postest seluruh data berdistribusi normal dan homogen dengan signifikansi 0.05, sehingga uji T dapat digunakan untuk analisis perbedaan skor. Hasil uji T menunjukkan bahwa konseling SFBC secara signifikan meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja dalam kelompok eksperimen, dengan skor meningkat dari 44,00 menjadi 100,67. Peningkatan ini lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, yang hanya mengalami peningkatan dari 44,25 menjadi 59,25. Dengan demikian, konseling SFBC terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja yang terjebak dalam hubungan toxic. Kesimpulan pada penelitian ini menegaskan bahwa SFBC dapat menjadi pendekatan yang efisien dan praktis karna pendekatan ini berfokus pada solusi yang dapat diterapkan dengan cepat, yang sesuai dengan karakteristik remaja yang lebih menyukai metode konseling yang langsung memberikan hasil.