Tradisi Puasa Sunnah dalam Membentuk Kedisiplinan diri Bagi Santri Pondok Pesantren Darussalam Simpang Mesir
Abstrak Tradisi puasa sunnah merupakan salah satu praktik keagamaan yang berkembang di lingkungan pesantren dan diyakini berperan dalam pembentukan karakter santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tradisi puasa sunnah serta perannya dalam membentuk kedisiplinan diri santri di Pondok Pesantren Darussalam Simpang Mesir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap santri, ustaz/ustazah, serta pengasuh pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik puasa sunnah, seperti puasa laduni, puasa 41 hari, puasa nyatus, puasa naun, dan puasa Daud, berkontribusi dalam melatih pengendalian diri, keteraturan waktu, kesabaran, serta kepatuhan santri terhadap aturan pesantren. Puasa sunnah juga mendorong santri untuk lebih disiplin dalam menjalankan ibadah, belajar, dan aktivitas keseharian. Dengan demikian, puasa sunnah tidak hanya berfungsi sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang efektif dalam membentuk kedisiplinan diri santri di lingkungan pesantren.